<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217</id><updated>2012-01-03T17:25:20.576-08:00</updated><title type='text'>daninurriyadi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>125</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7927853356762392167</id><published>2012-01-03T14:48:00.000-08:00</published><updated>2012-01-03T17:25:20.594-08:00</updated><title type='text'>Kejurnas Pra-PON XVIII Karate di Batam Siapkan 11 Tiket Per Kelas - Tribunnews Batam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-38AtdTeGYT8/TwOqbS6jJaI/AAAAAAAAAzA/2zMKf8zOpFY/s1600/100_4242.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-38AtdTeGYT8/TwOqbS6jJaI/AAAAAAAAAzA/2zMKf8zOpFY/s320/100_4242.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693581739837040034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-y_2fdz3MPCk/TwOkpDo5qcI/AAAAAAAAAy0/gdhG4ZQT2ws/s1600/Kejurnas-Pra-PON-XVIII-Karate-di-Batam%2B%25281%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-y_2fdz3MPCk/TwOkpDo5qcI/AAAAAAAAAy0/gdhG4ZQT2ws/s320/Kejurnas-Pra-PON-XVIII-Karate-di-Batam%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693575379184888258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tribun Batam - Jumat, 9 Desember 2011 17:12 WIBShare |&lt;br /&gt;(Dudi Nur Hadi_ Jawa Barat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pembukaan Kejuaraan Nasional Karate Pra-Kualifikasi PON XVIII yang berlangsung di GOR Sport Hall, Kamis (8/12) pukul 8.30 WIB diikuti sebanyak 450 orang atlet dari 32 provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu turut hadir Ketua Umum PB FORKI, Hendardji Soepandji, Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Asisten III Provinsi Kepulauan Riau, Said Agil, Ketua Umum Pengprov. FORKI Kepulauan Riau, Hotman Hutapea, dan Ketua Harian KONI Kepulauan Riau, Nur Syafriadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan perhelatan Pra PON ini ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 8 kali oleh Hendardji Soepandji, sekaligus pemberian cendera mata dari Hotman Hutapea kepada Hendardji Soepandji. Sedangkan untuk pertandingan dimulai pukul 10.55 WIB, dengan penampilan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pra-PON kali ini, dari sekitar 450 atlet akan dipilih 187 orang yang melaju ke PON XVIII. Masing-masing atlet akan berjuang memperebutkan 11 tiket per kelasnya, sedangkan total atlet yang berlaga di PON mendatang sebanyak 222 orang. Beberapa orang atlet di antaranya berasal dari atlet Pelatnas SEA Games yang menang kemarin mendapat fasilitas wild card.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada 19 orang yang mendapat fasilitas wild card," ungkap Daroe Nugroho, Sekretaris Umum Pengprov. FORKI Kepulauan Riau, Kamis (8/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keseluruhan atlet yang bertanding di Pra PON venue karate 8-10 Desember ini terdapat juga atlet Pelatnas SEA Games. "Banyak juga yang berasal dari atlet Pelatnas," kata Hotman Hutapea, Ketua Umum Pengprov. FORKI Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, atlet Kepri yang diturunkan di Pra PON Karate sebanyak 17 orang. "Ada beberapa kelas yang tidak turun," ungkap Sensei Mohd. Hidjrat, ZE, pelatih kata beregu untuk Pra PON Karate Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa atlet Kepri yang turun di Pra PON kali ini di antaranya, Rika Safitri, Wilda Gustina dan Desi Wulandari, peraih perak di kata beregu putri POMNas lalu, Larisman Sinambela, Abu Abdillah Fahmi, M. Chogun Miyagi, dan beberapa orang lainnya. Rika yang ditemui Tribun siang itu (8/12) mengatakan lawan tanding mereka cukup berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka rata-rata sudah senior, sedangkan pertandingan kata beregu kami yang pertama baru di POMNas kemarin, jadi masih bisa dibilang juniorlah," ungkap Rika. Namun demikian, Rika tetap optimis ia dan teman-temannya dapat bertanding dengan baik dan berhasil lolos PON tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau untuk latihan kata sudah dari bulan Juli kemarin sebelum POMNas, tapi kalau untuk persiapan Pra PON ini baru 2 bulan kurang," ungkapnya. (wie)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7927853356762392167?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7927853356762392167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2012/01/kejurnas-pra-pon-xviii-karate-di-batam_7098.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7927853356762392167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7927853356762392167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2012/01/kejurnas-pra-pon-xviii-karate-di-batam_7098.html' title='Kejurnas Pra-PON XVIII Karate di Batam Siapkan 11 Tiket Per Kelas - Tribunnews Batam'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-38AtdTeGYT8/TwOqbS6jJaI/AAAAAAAAAzA/2zMKf8zOpFY/s72-c/100_4242.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6003484449414478351</id><published>2011-11-23T20:28:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T20:45:30.295-08:00</updated><title type='text'>kehidupan duniawi adalah bayangan belaka dan kehidupan akhiratlah yang kekal dan abadi.serta hati-hatilah terhadap kehidupan duniawi.</title><content type='html'>AL QASHASH 28 : 60-61&lt;br /&gt;kehidupan duniawi adalah bayangan belaka dan&lt;br /&gt;kehidupan akhiratlah yang kekal dan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 :11 - 18&lt;br /&gt;Hati - hatilah terhadap kehidupan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 : 11&lt;br /&gt;tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin allah,dan bareang siapa yang beriman kepada Allah,niscaya dia akan memberi petunjuk kepada hatinya,dan Allah maha mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 : 12&lt;br /&gt;dan taatlah kepada allah dan taatlah kepada Rasul,jika kamu perpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 : 14&lt;br /&gt;hai orang - orang yang berima,sesungguhnya diantara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu&lt;br /&gt;(kadang-kadang istri/anak dapat menjerumuskan suami/ayahnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak di benarkan agama)&lt;br /&gt;maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah maha pengampun lagi Maha penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 : 15&lt;br /&gt;sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) di sisi allahlah pahala yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT TAQHAABAN 64 : 16&lt;br /&gt;maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta'atlah,dan nafkahkanlah nafkah yag baik untukdirimu&lt;br /&gt;(nafkahkanlah nafkah yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat)&lt;br /&gt;dan barang siapa yang di pelihara dari kekikirannya dirinya ,maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6003484449414478351?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6003484449414478351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/kehidupan-duniawi-adalah-bayangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6003484449414478351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6003484449414478351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/kehidupan-duniawi-adalah-bayangan.html' title='kehidupan duniawi adalah bayangan belaka dan kehidupan akhiratlah yang kekal dan abadi.serta hati-hatilah terhadap kehidupan duniawi.'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-2330870152213172109</id><published>2011-11-23T20:15:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T20:26:22.822-08:00</updated><title type='text'>semua perbuatan manusia di catat oleh malaikat dan akan mendapat balasan yang seimbang.</title><content type='html'>AL INFITHARR 82 : 10 _ 19&lt;br /&gt;semua perbuatan manusia di catat oleh malaikat dan akan mendapat balasan yang seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL MA'ARIJ 70 : 19&lt;br /&gt;sesungguhnya manusia di ciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL MA'ARIJ 70 : 20&lt;br /&gt;apa bila ia di timpah kesusahan ia berkeluh kesah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL MA'ARIJ 70 : 21&lt;br /&gt;dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL MA'ARIJ 70 : 22&lt;br /&gt;kecuali orang - orang yang mengerjakan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL MA'ARIJ 70 : 23&lt;br /&gt;yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************************************************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMAT MERUGILAH ORANG - ORANG YANG TERPEDAYA OLEH DIRINYA SENDIRI&lt;br /&gt;AL KAHFI 19 : 103 - 106&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YAITU ORANG - ORANG YANG TELAH SIA-SIA PERBUATANYA DALAM KEHIDUPAN DUNIA INI,SEDANGKAN MEREKA MENYANGKA BAHWA MEREKA BERBUAT SEBAIK-BAIKNYA.&lt;br /&gt;AL KAHFI 19 : 104&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-2330870152213172109?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/2330870152213172109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/semua-perbuatan-manusia-di-catat-oleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2330870152213172109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2330870152213172109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/semua-perbuatan-manusia-di-catat-oleh.html' title='semua perbuatan manusia di catat oleh malaikat dan akan mendapat balasan yang seimbang.'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1426072005764935692</id><published>2011-11-23T19:06:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T20:14:52.772-08:00</updated><title type='text'>ayat - ayat  alquran tentang keduniaan (dunia yang kita tempati saat ini) ,kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan sendagurau belaka</title><content type='html'>ALI IMRON 3 : 196&lt;br /&gt;Jangan sekali - kali kamu terpedaya oleh kegiatan - kegiatan orang - orang (yang ber gerak )di seluruh negri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALI IMRON 3 : 200&lt;br /&gt;Wahai orang - orang yang beriman ! &lt;br /&gt;bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negri) dan bertaqwalah kepadaallah agar kamu beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL AN'AM 6 : 116&lt;br /&gt;Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini,niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan allah,yang mereka ikuti hanya persaingan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NAHL 16 : 96&lt;br /&gt;Apa yang ada di sisimu akan lenyam dan &lt;br /&gt;apa yang ada di sisi allah adalah kekal.Dan&lt;br /&gt;kami pasti akan memberi balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL AHZAB 33 : 42&lt;br /&gt;dan bertasbihlah kepadaNya pada waktu pagi dan petang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL ISRA 17 : 7&lt;br /&gt;jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri,dan &lt;br /&gt;jika kamu berbuat jahat maka (kerugian kejahatan)itu untuk dirimu sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL KAHF 18 : 73&lt;br /&gt;...janganlah engkau menghukum aku karena kelupaanku dan &lt;br /&gt;janganlah engkau membebani aku dengan esuatu kesulitan dalam urusanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL AN'AM 6 : 32&lt;br /&gt;DAN KEHIDUPAN DUNIA INI HANYALAH PERMAINAN DAN SENDA GURAU SEDANGKAN NEGRI AKHIRAT ITU,SUNGGUH LEBIH BAIK BAGI ORANG - ORANG YANG BERTAQWA,TIDAKKAH KAMU MENGERTI ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL AHZAB 33 : 35&lt;br /&gt;sungguh ,&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan muslim&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan mukmin&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatanNYa&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang benar&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang sabar&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang khusu&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan bersedekah&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan berpuasa&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya&lt;br /&gt;laki - laki dan perempuan yang banyak menyebu (nama) Allah&lt;br /&gt;Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUQMAN 31 : 22&lt;br /&gt;dan barang siapa berserah diri kepada allah,sedang dia orang yang berbuat&lt;br /&gt;kebaikan,maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada bukul )tali) yang kokoh.Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUQMAN 31 : 12&lt;br /&gt;... bersyukurlah kepada Allah ! dan &lt;br /&gt;barang siapa bersyukur Kepada allah,maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri,dan&lt;br /&gt;barang siapa tidak bersyukur (kufur),maka sesungguhnya Allah maha kaya,maha terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUQMAN 31 : 14&lt;br /&gt;... bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu,Hanya aku kembalimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL QASAS 28 : 84&lt;br /&gt;barang siapa datang dengan (membawa) kebaikan,maka dia akan mendapat (pahala) yang&lt;br /&gt;lebih baik dari pada kebaikan itu, dan&lt;br /&gt;barang siapa datang dengan (membawa) kejahatan,maka orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu hanya di beri balasan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL QASAS 28 : 60&lt;br /&gt;dan apa saja ( kekayaan , Jabatan , keturunan ) yang di berikan kepadamu,maka itu adalah Kesenangan hidup duniawi dan perhiasanya,sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal,tidakkah kamu mengerti ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NAML 27 : 69&lt;br /&gt;... berjalanlah kamu di bumi,lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan orang - orang yang berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NAML 27 : 70&lt;br /&gt;dan janganlah engkau bersedih hati terhadap mereka,dan janganlah (dadamu) merasa sempit terhadap upaya tipu daya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NAML 27 : 50&lt;br /&gt;dan mereka membuat tipu daya dan kami pun menyusun tipu daya sedang mereka tidak menyadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL FURQAN 25 : 64&lt;br /&gt;ketahuilah,sesungguhnya milik Allahlah apa yang ada di langit dan di bumi.&lt;br /&gt;Dia mengetahui keadaan kamu sekarang,dan (mengetahui pula) hari (ketika mereka)di kembalikan kepadaNya,lalu di terangkanNya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NUR 24 :52&lt;br /&gt;DAN BARANG SIAPA TAAT KEPADA ALLAH DAN RASULNYA,SERTA TAKUT KEPADA ALLAH DAN BER TAQWA KEPADAnYA,MEREKA ITULAH ORANG-ORANG YANG TELAH MENDAPAT KEMENANGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN NUR 24 :21&lt;br /&gt;wahai orang - orang yang beriman !&lt;br /&gt;janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan.&lt;br /&gt;barang siapa mengikuti langkah- langkah setan,maka sesungguhnya dia (setan) menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan munkar,kalau bukan karena karunia Allah dan Rahmatnya kepadamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL ANBIYA 21 : 35&lt;br /&gt;setiap yang bernyawa akan merasakan mati.&lt;br /&gt;kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.dan &lt;br /&gt;kamu akan di kembalikan hanya kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL KAHF 18 : 7&lt;br /&gt;sesungguhnya kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasanya baginya,untuk kami menguji mereka ,siapakah diantaranya yang terbaik perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL KAHF 18 : 84&lt;br /&gt;... tiap - tiap orang berbuat menurut kadaanya &lt;br /&gt;(keadaan,disini ialah Tabiat,karakter dan pengaruh alam sekitarnya_ lingkungan) masing - masing.&lt;br /&gt;Maka TuhanMu lebih mengetahui siapa yang lebih mengetahui jalannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1426072005764935692?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1426072005764935692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/ayat-ayat-alquran-tentang-keduniaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1426072005764935692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1426072005764935692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/ayat-ayat-alquran-tentang-keduniaan.html' title='ayat - ayat  alquran tentang keduniaan (dunia yang kita tempati saat ini) ,kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan sendagurau belaka'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3544613205094674016</id><published>2011-11-23T18:31:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T19:04:27.682-08:00</updated><title type='text'>Do'a setelah membaca Alquran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-VbAqeZrLspk/Ts2z7JX0ZgI/AAAAAAAAAxE/8a3d354eiJs/s1600/C1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VbAqeZrLspk/Ts2z7JX0ZgI/AAAAAAAAAxE/8a3d354eiJs/s320/C1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678392533893539330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;Dengan alquran,karuniakanlah kasih sayangMu kepada Hamba.jadikan alquran sebagai iman,cahaya,hidayah dan sumber rahmat bagi hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;ingatkan hamba bila ada ayat yang hamba lupa mengingatnya.Ajarkan pada hamba,ayat yang hamba bodoh memahaminya,karuniakan pada hamba kenikmatan membacanya.Sepanjang waktu baik tengah malam atau tengah hari,jadikan alquran bagi hamba sebagai hujjah,yaa Rabbal alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;karuniakanlah kebaikan bagi hamba dalam beragama,yang merupakan kunci kehormatan bagi hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&gt;&gt;&gt; karuniakan kebaikan kepada hamba di dunia,yang merupakan tempat hamba menjalani hidup.&lt;br /&gt;*&gt;&gt;&gt; karuniakan kebaikan akhirat bagi hamba ,yang merupakan tempat hamba kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan Kehidupan hamba senantiasa lebih baik.&lt;br /&gt;Jadikan Kematian sebagai kebebasan hamba dari segala keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;jadikan umur terbaik hamba di penghujungnya&lt;br /&gt;jadikan amal terbaik hamba di penutupnya&lt;br /&gt;jadikan hari_hari terbaik hamba saat bertemu denganMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah&lt;br /&gt;Hamba memohon kepadaMU :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;permintaan terbaik&lt;br /&gt;doa terbaik&lt;br /&gt;kesuksesan terbaik&lt;br /&gt;ilmu terbaik&lt;br /&gt;amal terbaik&lt;br /&gt;pahala terbaik&lt;br /&gt;kehidupan terbaik&lt;br /&gt;kematian terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuatkanlah hamba,beratkanlah timbangan hamba tinggikan derajat hamba.Terima hamba shalatnya,Ampuni dosa - dosa Hamba dan memohon surga tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;hamba memohon karunia yang  wajib engkau berikan,Ampunan yang harus engkau karuniakan,Keselamatan dari segala dosa,ghamimah dari segala kebajikan dan kemenangan mendapat surga serta keselamatan dari api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;karuniakan kebaikan bagi hamba dalam segala urusan ,berikan pahala kepada kami dari segenap luka dunia dan siksa akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;anugrahkanlah untuk kami rasa takut kepadaMu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadaMu dan &lt;br /&gt;anugrahkanlah ketaatan kepadaMu yang akan menyampaikan kami ke surgaMU.&lt;br /&gt;anugrahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;anugrahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran,penglihatan dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup dan &lt;br /&gt;jadikanlah balasan kami atas orang - orang yang menganiaya kami dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami.&lt;br /&gt;janganlah engkau jadikan musibah kami ada di dalam urusan agama kami.&lt;br /&gt;janganlah engkau jadikan dunia ini adalah cita - cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami.&lt;br /&gt;janganlah engkau jadikan berkuasa atas kami,orang - orang yang tidak mengkasihi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;jangan pernah engkau tinggalkan dosa melainkan engkau ampuni &lt;br /&gt;tidak ada kegalauan kecuali engkau berikan jalan keluar,&lt;br /&gt;tidak ada utang kecuali engkau penuhi dan&lt;br /&gt;tidak ada satu kebutuhan dunia dan akhirat kecuali engkau penuhi,Wahai Tuhan Semesta Alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah,&lt;br /&gt;ya rabb kami brtikan kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat serta jagalah kami dari api neraka.&lt;br /&gt;semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpah curah kepada nabi muhammad,keluarga serta para sahabat terpilin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3544613205094674016?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3544613205094674016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/doa-alquran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3544613205094674016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3544613205094674016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/doa-alquran.html' title='Do&apos;a setelah membaca Alquran'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VbAqeZrLspk/Ts2z7JX0ZgI/AAAAAAAAAxE/8a3d354eiJs/s72-c/C1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-132443659408996721</id><published>2011-11-23T04:38:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T05:17:48.881-08:00</updated><title type='text'>makna hidup dalam  pandangan islam</title><content type='html'>Tiga Golongan Manusia dalam menghadapi Al-Qur'an (1-20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Golongan Mukmin (1-5)&lt;br /&gt;    Golongan Kafir (6-7)&lt;br /&gt;    Golongan Munafik (8-20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesaan dan kekuasaan Allah SWT. (21-39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Perintah menyembah Allah SWT. Yang Maha Esa (21-22)&lt;br /&gt;    Tantangan Allah SWT. kepada Kaum Musyrikin mengenai Al-Qur'an (23-24)&lt;br /&gt;    Ganjaran bagi orang-orang yang beriman (25)&lt;br /&gt;    Perumpamaan-perumpamaan dalam Al-Qur'an dan hikmah-hikmahnya (26-27)&lt;br /&gt;    Bukti-bukti kekuasaan Allah SWT. (28-29)&lt;br /&gt;    Penciptaan manusia dan penguasaannya di bumi (30-39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan Allah SWT. kepada Bani Israil (40-141)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Beberapa perintah dan larangan Allah SWT. kepada Bani Israil (40-48)&lt;br /&gt;    Perincian nikmat Allah SWT. kepada Bani Israil (49-60)&lt;br /&gt;    Pembalasan terhadap sikap dan perbuatan Bani Israil (61)&lt;br /&gt;    Pahala orang yang beriman (62)&lt;br /&gt;    Pembalasan terhadap Bani Israil yang melanggar perjanjian dengan Allah SWT. (63-66)&lt;br /&gt;    Kisah penyembelihan Sapi Betina (67-74)&lt;br /&gt;    Keimanan Orang Yahudi sukar diharapkan (75-82)&lt;br /&gt;    Bani Israil mengingkari janjinya dengan Allah SWT. (83-86)&lt;br /&gt;    Sikap Orang Yahudi terhadap para rasul dan kitab-kitab yang diturunkan Allah SWT. (87-91)&lt;br /&gt;    Penyembelihan anak sapi yang dilakukan Bangsa Yahudi merupakan tanda kecenderungan mereka kepada benda (92-96)&lt;br /&gt;    Memusuhi Malaikat Jibril AS. berarti memusuhi Allah SWT. yang mengutusnya (97-101)&lt;br /&gt;    Tuduhan Orang Yahudi terhadap Nabi Sulaiman AS. (102-103)&lt;br /&gt;    Ketidaksopanan orang-orang Yahudi terhadap Nabi Muhammad SAW. dan sahabat-sahabatnya (104-105)&lt;br /&gt;    Menasakhkan suatu ayat adalah urusan Allah SWT. (106-113)&lt;br /&gt;    Tindakan-tindakan menghalangi ibadah (114-118)&lt;br /&gt;    Larangan mengikuti Yahudi dan Nasrani (119-123)&lt;br /&gt;    Perjanjian dengan Nabi Ibrahim AS. (124-129)&lt;br /&gt;    Agama Nabi Ibrahim AS. (130-141)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ka'bah adalah kiblat bagi seluruh umat Islam (142-214)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sekitar pemindahan Ka'bah (142-152)&lt;br /&gt;    Cobaan berat dalam menegakkan kebenaran (153-157)&lt;br /&gt;    Manasik Haji (158)&lt;br /&gt;    Laknat terhadap orang-orang yang menyembunyikan ayat-ayat Allah SWT. dan orang-orang kafir (159-162)&lt;br /&gt;    Allah SWT. Yang Berkuasa dan Yang Menentukan (163-170)&lt;br /&gt;    Makanan yang Halal dan yang Haram (172-176)&lt;br /&gt;    Pokok-pokok kebajikan (117)&lt;br /&gt;    Kisas dan hikmahnya (178-179)&lt;br /&gt;    Wasiat (180-182)&lt;br /&gt;    Puasa (183-188)&lt;br /&gt;    Berjihad dengan jiwa dan harta di jalan Allah SWT. (189-195)&lt;br /&gt;    Haji (196-203)&lt;br /&gt;    Perbuatan orang-orang munafik (204-210)&lt;br /&gt;    Hikmah diutusnya para rasul dan berbagai cobaan bagi para pengikutnya (211-214)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Hukum Syariat (215-252)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Orang-orang yang diberi nafkah (215)&lt;br /&gt;    Hukum perang dalam Islam (216-218)&lt;br /&gt;    Khamr, judi, harta yang dinafkahkan dan pemeliharaan anak yatim (219-220)&lt;br /&gt;    Pokok-pokok hukum perkawinan, perceraian, dan penyusuan (221-237)&lt;br /&gt;    Kewajiban mengerjakan salat biarpun dalam keadaan takut (238-239)&lt;br /&gt;    Wasiat untuk Istri dan Mutah (240-242)&lt;br /&gt;    Kewajiban berjihad dan mengeluarkan harta di jalan Allah SWT. (243-252)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang rasul-rasul dan kekuasaan Allah SWT. (253-260)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keistimewaan dan perbedaan derajat rasul-rasul (253)&lt;br /&gt;    Anjuran membelanjakan harta (254)&lt;br /&gt;    Ayat Kursi (255)&lt;br /&gt;    Tidak ada paksaan memasuki agama Islam (256-257)&lt;br /&gt;    Membangkitkan kembali orang-orang yang sudah mati (258-260)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara-cara menggunakan harta dan hukum-hukumnya (261-286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menafkahkan harta di jalan Allah SWT. (261-274)&lt;br /&gt;    Hukum Riba (275-281)&lt;br /&gt;    Kesaksian dalam Muamalah (282-283)&lt;br /&gt;    Pujian Allah SWT. terhadap para mukmin dan do'a mereka (284-286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keimanan:&lt;br /&gt;    Dakwah Islamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.&lt;br /&gt;    Hukum-hukum:&lt;br /&gt;    Perintah mengerjakan salat; menunaikan zakat; hukum puasa; hukum haji dan umrah; hukum qishash; hal-hal yang halal dan yang haram; bernafkah di jalan Allah; hukum arak dan judi; cara menyantuni anak yatim, larangan riba; hutang piutang; nafkah dan yang berhak menerimanya; wasiat kepada dua orang ibu-bapa dan kaum kerabat; hukum sumpah; kewajiban menyampaikan amanat; sihir; hukum merusak mesjid; hukum mengubah kitab-kitab Allah; hukum haidh, 'iddah (masa menunggu bagi perempuan yang baru ditinggal suaminya karena meninggal atau cerai), thalak (perceraian), khulu', ilaa' dan hukum susuan; hukum melamar, mahar (mas kawin), larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya; hukum perang.&lt;br /&gt;    Kisah-kisah:&lt;br /&gt;    Kisah penciptaan Nabi Adam a.s.; kisah Nabi Ibrahim a.s.; kisah Nabi Musa a.s. dengan Bani Israil.&lt;br /&gt;    Dan lain-lain:&lt;br /&gt;    Sifat-sifat orang yang bertakwa; sifat orang-orang munafik; sifat-sifat Allah; perumpamaan-perumpamaan; kiblat, kebangkitan sesudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'min (bahasa Arab: مؤمن) adalah istilah Islam dalam bahasa Arab yang sering disebut dalam Al-Qur'an, berarti "orang beriman", dan merupakan seorang Muslim yang dapat memenuhi seluruh kehendak Allah, dan memiliki iman kuat dalam hatinya. Selain itu, ada pendapat lain yang menyatakan bahwa mu'min tidak serta-merta berarti "orang beriman" namun orang yang menyerahkan dirinya agar diatur dengan Din Islam. Selain itu, mu'min juga dapat dikatakan orang yang memberikan keamanan atas Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur'an dijelaskan:&lt;br /&gt;“  Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah kami telah tunduk, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Surah Al-Hujurat [49]:14)  ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini memnjelaskan perbedaan antara seorang Muslim dan orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga:&lt;br /&gt;“  Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (Surah An-Nisa' [4]:136)  ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini mengacu pada orang yang beriman, yang diperintah untuk tetap beriman, dan menjelaskan banyaknya syarat-syarat beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIDUP ini sebuah misteri dan penuh rahasia! Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada umumnya, manusia tidak mengetahui banyak hal tentang sesuatu, yang mereka ketahui hanyalah realitas yang nampak saja (Q.S 30: 6-7). Tidak ada seorang pun yang tahu berapa lama ia akan hidup, di mana ia akan mati, (Q.S 31: 34) dalam keadaan apa ia akan mati, dan dengan cara apa ia akan mati, sebagian manusia menyangka bahwa hidup ini hanya satu kali dan setelah itu mati ditelan bumi. Mereka meragukan dan tidak percaya bahwa mereka akan dibangkitkan kembali setelah mati (Q.S An-Naml: 67). Adapun mengenai kepercayaan adanya kehidupan setelah mati pandangannya sangat beragam tergantung pada agama dan kepercayaan yang dipeluk dan diyakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menjelaskan makna hidup yang hakiki melalui perbandingan dua ayat yang sangat kontras, seperti dicontohkan di dalam Alquran. Seorang yang telah mati menurut mata lahir kita, bahkan telah terkubur ribuan tahun, jasadnya telah habis dimakan cacing dan belatung lalu kembali menjadi tanah, namanya sudah hampir dilupakan orang. Tetapi yang mengherankan, Allah SWT memandangnya masih hidup dan mendapat rezeki di sisi-Nya serta melarang kepada kita menyebut mati kepada orang tersebut. Hal ini dapat kita lihat dalam (Q.S 3: 169). "Janganlah kalian menyangka orang-orang yang gugur di jalan Allah itu telah mati, bahkan mereka itu hidup dan mendapat rezeki di sisi Allah." Sebaliknya ada orang yang masih hidup menurut mata lahir kita, masih segar-bugar, masih bernapas, jantungnya masih berdetak, darahnya masih mengalir, matanya masih berkedip, tetapi justru Allah menganggapnya tidak ada dan telah mati, seperti disebutkan dalam firmannya "Tidak sama orang yang hidup dengan orang yang sudah mati. Sesungguhnya Allah SWT mendengar orang yang dikehendaki-Nya, sedangkan kamu tidak bisa menjadikan orang-orang yang di dalam kubur bisa mendengar," (QS Al-Fathir 22). Maksud ayat ini menjelaskan Nabi Muhammad tidak bisa memberi petunjuk kepada orang-orang musyrikin yang telah mati hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ayat ini memberikan perbandingan yang terbalik, di satu sisi orang yang telah mati dianggap masih hidup, dan di sisi lain orang yang masih hidup dianggap telah mati. Lalu apa hakikat makna hidup menurut Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang filusuf Yunani Descartes pernah mendefinisikan, manusia ada dan dinyatakan hidup di dunia bila ia melakukan aktivitas berpikir. Kemudian Karl Marx menyatakan, manusia ada dan dinyatakan hidup jika manusia mampu berusaha untuk mengendalikan alam dalam rangka mempertahankan hidupnya. Sedangkan Islam menjelaskan manusia ada dan dianggap hidup jika ia telah melakukan aktivitas "jihad" seperti yang telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Q.S. Ali Imron: 169 di atas. Tentu saja jihad dalam pengertian yang sangat luas. Jihad dalam pengertian bukan hanya sebatas mengangkat senjata dalam peperangan saja, tetapi jihad dalam konteks berusaha mengisi hidup dengan karya dan kerja nyata. Jihad dalam arti berusaha memaksimalkan potensi diri agar hidup ini berarti dan bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Misalnya, seseorang yang berusaha mencari dan menemukan energi alternatif ketika orang sedang kesulitan BBM itu juga sudah dipandang jihad karena ia telah mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Seseorang yang keluar dari sifat malas, kemudian bekerja untuk memerangi kemiskinan, kebodohan, itu juga termasuk jihad karena ia telah mampu mengalahkan hawa nafsunya sendiri, dan bukankah ini jihad yang paling besar karena Rasulullah sendiri menyatakan bahwa jihad yang paling akbar adalah melawan hawa nafsu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dalam pandangan Islam adalah kebermaknaan dalam kualitas secara berkesinambungan dari kehidupan dunia sampai akhirat, hidup yang penuh arti dan manfaat bagi lingkungan. Hidup seseorang dalam Islam diukur dengan seberapa besar ia melaksanakan kewajiban-kewajiban sebagai manusia hidup yang telah diatur oleh Dienull Islam. Ada dan tiadanya seseorang dalam Islam ditakar dengan seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh umat dengan kehadiran dirinya. Sebab Rasul pernah bersabda "Sebaik-baiknya manusia di antara kalian adalah yang paling banyak memberikan manfaat kepada orang lain. (Alhadis). Oleh karena itu, tiada dipandang berarti (dipandang hidup) ketika seseorang melupakan dan meninggalkan kewajiban-kewajiban yang telah diatur Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, seorang muslim dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidup sehingga eksistensinya bermakna dan bermanfaat di hadapan Allah SWT, yang pada akhirnya mencapai derajat Al-hayat Al-thoyyibah (hidup yang diliputi kebaikan). Untuk mencapai derajat tersebut maka setiap muslim diwajibkan beribadah, bekerja, berkarya berinovasi atau dengan kata lain beramal saleh. Sebab esensi hidup itu sendiri adalah bergerak (Al-Hayat) kehendak untuk mencipta (Al-Khoolik), dorongan untuk memberi yang terbaik (Al-Wahhaab) serta semangat untuk menjawab tantangan zaman (Al-Waajid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna hidup yang dijabarkan Islam jauh lebih luas dan mendalam dari pada pengertian hidup yang dibeberkan Descartes dan Marx. Makna hidup dalam Islam bukan sekadar berpikir tentang realita, bukan sekadar berjuang untuk mempertahankan hidup, tetapi lebih dari itu memberikan pencerahan dan keyakinan bahwa. Hidup ini bukan sekali, tetapi hidup yang berkelanjutan, hidup yang melampaui batas usia manusia di bumi, hidup yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan sang Kholik. Setiap orang beriman harus meyakini bahwa setelah hidup di dunia ini ada kehidupan lain yang lebih baik, abadi dan lebih indah yaitu alam akhirat (Q.S. Adl-dluha: 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim yang aktif melakukan kerja nyata (amal saleh), Allah menjanjikan kualitas hidup yang lebih baik seperti dalam firmannya "Barang siapa yang melakukan amal saleh baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan ia beriman, maka pasti akan kami hidupkan ia dengan al-hayat al-thoyibah (hidup yang berkualitas tinggi)." (Q.S. 16: 97). Ayat tersebut dengan jelas sekali menyatakan hubungan amal saleh dengan kualitas hidup seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktualisasi diri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kebutuhan manusia yang paling mendasar adalah pengakuan dari komunitas manusia yang disebut masyarakat. Betapa menderitanya seseorang, sekalipun umpamanya ia seorang kaya raya, berkedudukan, mempunyai jabatan, namun masyarakat di sekitarnya tidak mengakui keberadaannya bahkan menganggapnya tidak ada, antara ada dan tiada dirinya tidak berpengaruh bagi masyarakat. Dan hal ini adalah sebuah fenomena yang terjadi pada masyarakat muslim. Terlebih rugi lagi jika keberadaan kita tidak diakui oleh Allah SWT, berarti alamat sebuah kemalangan yang akan menimpa. Ketika usia kita tidak menambah kebaikan terhadap amal-amal, ketika setiap amal perbuatan tidak menambah dekatnya diri dengan Sang Pencipta, berarti hidup kita sia-sia belaka. Allah menganggap kita sudah mati sekalipun kita masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, seorang muslim "diwajibkan" untuk mengaktualisasikan dirinya dalam segenap karya nyata (amal saleh) dalam kehidupan. "Sekali berarti, kemudian mati" begitulah sebaris puisi yang diungkapkan penyair terkenal Chairil Anwar. Walaupun ia meninggal dalam keadaan masih muda dan telah lama dikubur di pemakaman Karet Jakarta, tetapi nama dan karya-karyanya masih hidup sampai sekarang. Kalau Chairil Anwar telah "berjihad" selama hidupnya di bidang sastra. Bagaimana dengan kita? Mari berjihad dengan amal saleh di bidang-bidang yang lain. Agar kita dipandang hidup oleh Allah SWT. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an yang menjadi dasar ajaran hidup dalam Islam, memberikan alasan dan keterangan secukupnya mengenai sebab, arti dan tujuan hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sebab adanya hidup&lt;br /&gt;Semesta raya ini dulunya dari kekosongan total, tidak satupun yang ada kecuali Allah yang ESA yang senantiasa dalam keadaan ghaib. DIA mempunyai maksud agar berlaku penyembahan terhadapNYA yang tentu harus dilaksanakan oleh makhluk yang memiliki logika Maka perlulah diciptakan jin dan manusia yang akan menjalani ujian dimana dapat ditentukan berlakunya pengabdian dimaksud. Kedua macam makhluk ini membutuhkan tempat hidup dimana segala kebutuhan dalam pengujian tersedia secara alamiah atau ilmiah, maka diciptakanlah benda angkasa berbagai bentuk, masa dan fungsi. Semuanya terlaksana secara logis menurut rencana tepat, dan tiba masanya dimulai penciptaan Jin dan Manusia, masing-masing berbeda di segi abstrak dan konkrit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah itu Pencipta tiap sesuatu dan DIA menjaga tiap sesuatu itu. (QS 39/62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIA pelaksana bagi apa yang DIA inginkan. (QS 85/16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidaklah AKU ciptakan jin dan manusia itu kecuali untuk menyembah AKU (di akhirat utamanya). QS 51/96.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Arti Hidup KINI&lt;br /&gt;Al Qur’an memberikan ajaran tentang arti hidup bahwa hendaklah menghubungkan dirinya secara langsung kepada Allah dengan cara melaksanakan hukum-hukum tertulis dalam al quran, dan menghubungkan dirinya pada masyarakat sesamanya dalam melaksanakan tugas amar makhruf nahi munkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAlah yang menciptakan kematian dan kehidupan agar DIA menguji kamu yang mana diantara kamu yang lebih baik perbuatannya, dan DIA Mulia dan Pengampun. (QS 67/2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Kami menunjukkan garis hukum padanya (manusia itu), terserah padanya untuk bersyukur atau kafir. (QS 76/3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan hidup&lt;br /&gt;Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan kini bukanlah akan berlalu tanpa akibat tetapi berlangsung dengan catatan atas semua gerak zahir dan batin yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang beriman dan yang kafir untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya sama dengan luas planet-planet dan Bumi ini, dijanjikan untuk para muttaqien. (QS 3/133)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah. Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang terhingga. QS 95/4-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja menjelaskan kenapa adanya hidup kini, tetapi juga memberikan arti hidup serta tujuannya yang harus dicapai oleh setiap diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan memang hanyalah kitab suci itulah yang mungkin memberikan penjelasan demikian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-132443659408996721?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/132443659408996721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/makna-hidup-dalam-pandangan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/132443659408996721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/132443659408996721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/makna-hidup-dalam-pandangan-islam.html' title='makna hidup dalam  pandangan islam'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4419312581401669566</id><published>2011-11-23T03:19:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T04:32:27.711-08:00</updated><title type='text'>siksa alam kubur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ywg95ZW_DxE/Tszn02S5BtI/AAAAAAAAAus/fe2HQA_Gpj4/s1600/alam%2Bbarzah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 262px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ywg95ZW_DxE/Tszn02S5BtI/AAAAAAAAAus/fe2HQA_Gpj4/s320/alam%2Bbarzah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678168125321316050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-7fb912fcaf9218ca" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v23.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D7fb912fcaf9218ca%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3DD89C69C4815695A5D3525D5DD9C1CBD057D349.6E4E343B7318EED30C533B7256EB7C9D7AED5E61%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7fb912fcaf9218ca%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DjLrsteM0lCMW5r_4_Pwb7eAdbnM&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v23.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D7fb912fcaf9218ca%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3DD89C69C4815695A5D3525D5DD9C1CBD057D349.6E4E343B7318EED30C533B7256EB7C9D7AED5E61%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7fb912fcaf9218ca%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DjLrsteM0lCMW5r_4_Pwb7eAdbnM&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-cf370e40430f79e3" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v16.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dcf370e40430f79e3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D27262BBBC6ED8CAAF8E05EFDC432B4703C06032D.37080E6EB5A8A6D7116EAEC47E049171A88B631B%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dcf370e40430f79e3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DdZjz1pJ7IaRg5pks90pfL3TUCRI&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v16.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dcf370e40430f79e3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D27262BBBC6ED8CAAF8E05EFDC432B4703C06032D.37080E6EB5A8A6D7116EAEC47E049171A88B631B%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dcf370e40430f79e3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DdZjz1pJ7IaRg5pks90pfL3TUCRI&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-24e6b5eb790406cd" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v19.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D24e6b5eb790406cd%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D821382B4D5F8DC9FBE7B92C297B687E97BCDA712.19C7074B12A24DE8459DB220F1EBADC3FFA4F3F5%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D24e6b5eb790406cd%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D30NAaZvIeBdOug-uyopQLZoeCeM&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v19.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D24e6b5eb790406cd%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D821382B4D5F8DC9FBE7B92C297B687E97BCDA712.19C7074B12A24DE8459DB220F1EBADC3FFA4F3F5%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D24e6b5eb790406cd%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D30NAaZvIeBdOug-uyopQLZoeCeM&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4419312581401669566?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4419312581401669566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/siksa-alam-kubur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4419312581401669566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4419312581401669566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/siksa-alam-kubur.html' title='siksa alam kubur'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ywg95ZW_DxE/Tszn02S5BtI/AAAAAAAAAus/fe2HQA_Gpj4/s72-c/alam%2Bbarzah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-2834213180513959641</id><published>2011-11-23T03:05:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T03:19:03.957-08:00</updated><title type='text'>MENANGIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HHDcW8AggqU/TszWo9uwhwI/AAAAAAAAAug/zhBKgnuzQJs/s1600/DDN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HHDcW8AggqU/TszWo9uwhwI/AAAAAAAAAug/zhBKgnuzQJs/s320/DDN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678149229461145346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi )&lt;br /&gt;Sepasang suami isteri, akan merasa bahagia ketika mendengar suara tangisan pertama bayinya. Sebaliknya, akan terdengar banyak tangisan ketika sesosok tubuh terbujur kaku sudah tidak bernyawa.  Dua tangisan ini  biasa terjadi.&lt;br /&gt;Berarti, kita semua kemungkinan besar pernah menangis dan mungkin juga satu saat nanti, akan ditangisi. Memang, tidak ada larangan menangis didalam ajaran Islam.&lt;br /&gt;Pertanyaannya, sudah pernahkah kita menangis karena merasa takut kepada Allah SWT?  Menangis seperti itu sangat bernilai.  Semua juga tahu, bahwa neraka itu tempat terburuk. Amat sangat menyengsarakan. Tempat yang sangat-sangat perlu dihindari.&lt;br /&gt;Untuk terhindar dari tempat terburuk itu, mumpung masih ada waktu,  menangislah puas-puas karena merasa takut kepada Allah SWT. Takut karena pernah meninggalkan perintah-Nya. Takut karena pernah mengerjakan larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Aku berdiri di muka pintu surga tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang fakir miskin sedangkan orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaannya dan orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan."(HR. Bukhari - Muslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-2834213180513959641?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/2834213180513959641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2834213180513959641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2834213180513959641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/menangis.html' title='MENANGIS'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HHDcW8AggqU/TszWo9uwhwI/AAAAAAAAAug/zhBKgnuzQJs/s72-c/DDN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1463857509815939747</id><published>2011-11-23T02:51:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T03:04:44.723-08:00</updated><title type='text'>konsep ibadah dalam islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-YAKXChwLzX8/TszSEJe08VI/AAAAAAAAAuU/wg6MsxTYv9c/s1600/DNR.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-YAKXChwLzX8/TszSEJe08VI/AAAAAAAAAuU/wg6MsxTYv9c/s320/DNR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678144198913880402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KONSEP IBADAH DALAM ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukaddimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup manusia dibumi ini bukanlah suatu kehidupan yang tidak mempunyai tujuan dan matlamat dan bukanlah mereka boleh melakukan sesuatu mengikut kehendak perasaan dan keinginan tanpa ada batas dan tanggungjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi penciptaan makhluk manusia di bumi ini adalah mempunyai suatu tujuan dan tugas risalah yang telah ditentu dan ditetapkan oleh Allah Tuhan yang menciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas dan tanggungjawab manusia sebenarnya telah nyata dan begitu jelas sebagaimana terkandung di dalam al-Quran iaitu tugas melaksanakan ibadah mengabdikan diri kepada Allah dan tugas sebagai khalifah-Nya dalam makna mentadbir dan mengurus bumi ini mengikut undang-undang Allah dan peraturan- Nya. Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Dan Aku Tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (menyembah) kepada Ku”. (Az-Zaariyaat: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt. bermaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Dan Dialah yang menjadikan kamu khalifah (penguasa-penguasa) di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebaha-gian (yang lain) beberapa darjat untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu”. (al-An’aam: 165)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas sebagai khalifah Allah ialah memakmurkan bumi ini dengan mentadbir serta mengurusnya dengan peraturan dan undang-undang Allah. Tugas beribadah dan mengabdi diri kepada Allah dalam rangka melaksanakan segala aktiviti pengurusan bumi ini yang tidak terkeluar dari garis panduan yang datang dari Allah swt. dan dikerjakan segala kegiatan pengurusan itu dengan perasaan ikhlas kerana mencari kebahagian dunia dan akhirat serta keredaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. telah menyediakan garis panduan yang lurus dan tepat kepada manusia dalam rangka pengurusan ini. Allah dengan rasa kasih sayang yang bersangatan kepada manusia diturunkannya para rasul dan bersamanya garis panduan yang diwahyukan dengan tujuan supaya manusia itu boleh mengurus diri mereka dengan pengurusan yang lebih sempurna dan bertujuan supaya manusia itu dapat hidup sejahtera dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ibadah berasal daripada kalimat `abdun’. Ibadah dari segi bahasa bererti patuh, taat, setia, tunduk, menyembah dan memperhambakan diri kepada sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi istilah agama Islam pula ialah tindakan, menurut, mengikut dan mengikat diri dengan sepenuhnya kepada segala perkara yang disyariatkan oleh Allah dan diserukan oleh para Rasul-Nya, sama ada ia berbentuk suruhan atau larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiah pula memberi takrif Ibadah, iaitu nama bagi sesuatu yang disukai dan kasihi oleh Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Allah dan Rasul-Nya ini hendaklah ditunaikan dengan perasaan penuh sedar, kasih dan cinta kepada Allah, bukan kerana terpaksa atau kerana yang lain dari cintakan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Nabi dan Rasul merupakan hamba Allah yang terbaik dan sentiasa melaksanakan ibadah dengan penuh kesempurnaan di mana setiap arahan Tuhannya, mereka patuhi dengan penuh perasaan cinta dan kasih serta mengharap keredaan dari Tuhannya. Mereka menjadi contoh teladan yang paling baik kepada kita semua dalam setiap pekerjaan dan amalan sebagaimana yang dianjurkan oleh al-Quran itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Sesungghnya bagi mu, apa yang ada pada diri Rasulullah itu contoh yang paling baik”. (al-Ahzab: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesetengah ulama mengatakan bahawa perhambaan (ibadah) kepada Allah hendaklah disertai dengan perasaan cinta serta takut kepada Allah swt. dan hati yang sihat dan sejahtera tidak merasa sesuatu yang lebih manis, lebih lazat, lebih seronok dari kemanisan iman yang lahir dari pengabdian (ibadah) kepada Allah swt. Dengan ini maka akan bertautlah hatinya kepada Allah dalam keadaan gemar dan reda terhadap setiap perintah serta mengharapkan supaya Allah menerima amalan yang dikerjakan dan merasa bimbang serta takut kalau-kalau amalan tidak sempurna dan tidak diterima oleh Allah seperti yang ditegaskan dalam firman-Nya yang bermaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “(Ia itu) Oran yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat”. (Qaf: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memperhambakan dirinya (beribadah) kepada Allah mereka akan sentiasa patuh dan tunduk kepada kehendak dan arahan Tuhannya, sama ada dalam perkara yang ia suka atau yang ia tidak suka dan mereka mencintai dan mengasihi Allah dan Rasul-Nya lebih dari yang lain-lainnya. Mereka mengasihi makhluk yang lain hanyalah kerana Allah semata-mata, tidak kerana yang lain Kasihkan kepada Rasulullah saw. pula kerana ia membawa Risalah Islam, cintakan kepada Rasulullah saw. hendaklah mengikuti sunahnya sebagaimana firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Katakanlah (wahai Muhammad) sekiranya kamu kasihkan Allah maka ikutilah aku (pengajaranku) nescaya Allah akan mengasihi kamu dan mengampunkan dosa- dosa kamu”. (Al-Imran: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan andainya kecintaan kamu kepada selain Allah dan Rasul-Nya itu mengatasi dan melebihi dari kencintaan dan kasih kepada yang lain; Allah akan turunkan keseksaan-Nya kepada manusia yang telah meyimpang dari ketentuan-Nya. Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Katakanlah (Muhammad) jika ibu bapa kamu, anak-anak kamu, saudara mara kamu, suami isteri kamu, kaum keluarga kamu, harta benda yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu bimbangkan kerugiannya, dan rumahtangga yang kamu sukai itu lebih kamu kasihi daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad untuk agama Allah, maka tunggulah (kesiksaan yang akan didatangkan) oleh Allah. Dan Allah tidak memberi hidayah kepada orang-orang fasik”. (At-Taubah: 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang lingkup Ibadah dan Hubunganya dengan kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebgaimana yang dijelaskan di atas nyatalah ibadah itu itu bukanlah sesempit apa yang difahami oleh sebahagian dari kalangan manusia yang tidak dapat memahami kesempurnaan Islam itu sendiri di mana pada anggapan mereka Islam itu hanya suatu perbicaraan pasal akhirat (mati) dan melakukan beberapa jenis ibadah persendirian tidak lebih dari itu. Begitu juga bila disebut ibadah apa yang tergambar hanyalah masjid, tikar sembahyang, puasa, surau, tahlil, membaca al-Quran, doa, zikir dan sebagainya iaitu kefahaman sempit disekitar ibadah-ibadah khusus dan ritual sahaja tidak lebih dari itu. Kefahaman seperti ini adalah akibat dari serangan fahaman Sekular yang telah berakar umbi ke dalam jiwa sebahagian dari kalangan orang-orang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah suatu cara hidup yang lengkap dan sempurna, yang merangkumi semua bidang kehidupan dunia dan akhirat, di mana dunia merupakan tanaman atau ladang yang hasil serta keuntungannya akan dituai dan dinikmati pada hari akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah dalam Islam meliputi semua urusan kehidupan yang mempunyai paduan yang erat dalam semua lapangan hidup dunia dan akhirat, tidak ada pemisahan antara kerja-kerja mencari kehidupan di muka bumi ini dan hubungannya dengan balasan akhirat. Islam mengajarkan kepada kita setiap apa juga amalan yang dilakukan oleh manusia ada nilai dan balasan sama ada pahala atau siksa. Inilah keindahan Islam yang disebut sebagai ad-Deen yang lengkap sebagai suatu sistem hidup yang boleh memberi kesejahteraan hidup penganutnya di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain setiap amalan atau pekerjaan yang membawa manfaat kepada individu dan masyarakat selama ia tidak bercanggah dengan syarak jika sekiranya ia memenuhi syarat-syaratnya, seperti dikerjakan dengan ikhlas kerana Allah semata-mata bukan kerana mencari kepentingan dan mencari nama serta ada niat mengharapkan balasan dari manusia atau ingin mendapat pujian dan sanjungan dari manusia; maka amalan-amalan yang demikian akan mejadi ibadah yang diberi pahala di sisi Allah swt di akhirat kelak, insya’-Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kepada konsep ibadah tersebut maka setiap perbuatan pertolongan baik kepada orang lain seperti membantu orang sakit, tolong merengankan beban dan kesukaran hidup orang lain, memenuhi keperluannya, menolong orang yang teraniaya, mengajar dan membimbing orang yang jahil adalah ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk juga dalam makna ibadah ialah setiap perbuatan, perkataan manusia zahir dan batin yang disukai dan diredai oleh Allah swt. Bercakap benar, taat kepada ibu bapa, amanah, menepati janji, berakata benar, memenuhi hajat keperluan orang lain adalah iabadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut ilmu, menyuruh perkara kebaikan dan mencegah segala kejahatan, berjihad, memberi pertolongan kepada sesama manusia, dan kepada binatang, berdoa, puasa, sembahyang, membaca al-Quran semuanya itu juga adalah sebahagian dari ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga termasuk dalam pengertian ibadah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, melaksanakan hukum-hukum Allah, sabar menerima ujian, bersyukur menerima nikmat, reda terhadap qadha’ dan qadar-Nya dan banyak lagi kegiatan dan tindakan manusia yang termasuk dalam bidang ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya ruanglingkup ibadah dalam Islam adalah terlalu terlalu luas yang merangkumi semua jenis amalan dan syiar Islam dari perkara yang sekecil-kecilnya seperti cara makan, minum dan masuk ketandas hinggalah kerja-kerja menguruskan kewangan dan pentadbiran negara semuanya adalah dalam makna dan pengertian ibadah dalam ertikata yang luas apabila semuanya itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya dengan menurut adab dan peraturan serta memenuhi syarat-syaratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Iman dan Amal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman bukanlah sekadar suatu keyakinan dan pembenaran dalam hati terhadap apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. tetapi iman yang hakiki dan sebenar ialah merangkumi pembenaran dan keyakinan di dalam hati, pengucapan di lidah serta melaksanakan amalan dengan anggota badan iaitu melakukan amalan soleh, maka dengan ini dapatlah difahami iman itu bukanlah sekadar ucapan lidah dan keyakinan dalam hati sahaja tetapi amalan merupakan sebagai bukti kesempurnaan, keteguhan dan kemantapan iman seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Ghazali menjelaskan dalam hubungan ini dengan katanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Iman itu ialah akidah, perkataan dan perbuatan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makna akidah itu sebagai membenarkan dan mepercayai dengan hati kepada segala yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. (perkara yang mudah (dharuri) dari agama). Perkataan adalah sebagai ikrar dan pengakuan dengan lisan dan perbuatan adalah sebagai beramal melaksanakan segala perintah Allah dengan anggota (badan yang lahir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis Rasulullah saw. menguatkan adanya hubungan yang sangat erat di antara iman dan amal. dengan sabdanya sebagai berikut: Sabda Rasulullah saw. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Iman itu lebih dari enam puluh cabang; yang paling tingginya La-Ilaaha-Illallaah dan dan yang paling rendahnya membuang sampah dari tengah jalan”. (H.R.Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis ini menyatakan dengan jelas perbuatan membuang sampah sebagai sebahagian dari iman. Ini bermkna iman itu jelas bukan sekadar keyakinan dan kepercayaan dalam hati tetapi ia juga merangkumi amal atau perbuatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahagian Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan bahasan dan perbincangan kita berhubung dengan ibadah ini, ulamak-ulamak Islam membahagikan ibadah kepada dua bahagian sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ibadah khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ibadah Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah khusus ialah semua amalan yang tercantum dalam bab al-Ibadaat yang utamanya ialah sembahyang, puasa, zakat dan haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah Umum pula ialah segala amalan dan segala perbuatan manusia serta gerak-geri dalam kegiatan hidup mereka yang memenuhi syarat-syarat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Amalan yang dikerjakan itu di akui oleh syarak dan sesuai dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Amalan tersebut tidak bercanggah dengan syariat, tidak zalim, khianat dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Amalan tersebut dikerjakan dengan niat ikhlas semata-mata keranaAllah swt. tidak riak, ujub dan um’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Amalan itu hendaklah dikerjakan dengan sebaik-baiknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Ketika mengerjakan amalan tersebut tidak lalai atau mengabaikan kewajipan ibadah khusus seperti sembahyang dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Lelaki yang tidak dilalaikan mereka oleh perniagaan atau jual beli dari mengingati Allah, mendirikan sembahyang dan mengeluarkan zakat mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang”. (An-Nur: 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan-Amalan yang Tidak Menjadi Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari syarat-syarat di atas, nampaklah kepada kita bahawa sesuatu amalan yang dikerjakan oleh seseorang begitu sukar sekali untuk mencapai kesempurnaan dalam makna ibadah dengan ertikata yang sebenar-benarnya mengikut syarat-syarat dan ketentuan tersebut di atas, oleh itu kita hendaklah bersungguh-sungguh dalam mengusahakan amalan kita supaya dapat mencapai matlamat ibadah yang sempurna dengan menyempurnakan segala syarat-syaratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita hendaklah sentiasa meneliti dan memperhatikan dengan sungguh-sungguh agar kita tidak tertipu dengan amalan kita sendiri; dengan menyangka kita telah banyak melaksanakan amal ibadah dengan sempurna tetapi pada hakikatnya tidak demikian, kita takut akan tergolong ke dalam golongan manusia yang tertipu dan sia-sia amalan kita dan apa yang kita dapat hanyalah penat dan lelah. Ini kerana kita melakukan amalan dan kerja-kerja kebajikan itu tidak menepati dan tidak selari dengan ketentuan dan syarat-syarat ibadah dan amal soleh yang dikehandkki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari itu disamping kita melaksanakan segala amalan zahir dengan sempurna mengikut petunjuk dari Rasulullah saw. apa yang lebih penting lagi ialah kita membetulkan amalan batin iaitu amalan hati supaya betul iaitu niat dengan ikhlas, amalan itu semata-mata kerana Allah tidak kerana yang lain dari-Nya. Dan kita juga hendaklah sentiasa menjaga keikhlasan hati kita ini dari penyakit-penyakit yang boleh merusakannya seperti riak, ujub, sum’ah, takabur dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan secara mudah ialah seorang lelaki yang memakai pakaian untuk menutup aurat dari kain sutra, dan perempuan yang berpakaian meliputi badannya tetapi masih menampakan susuk badannya masih lagi tidak dinamakan ibadah, atau seorang menderma dengan tujuan supaya dipuji dan digelar sebagai dermawan atau seorang yang rajin bersembahyang dengan niat tujuan supaya digelar sebagai ahli ibadah oleh manusia; itu semua tidak termasuk dalam makna ibadah yang diterima oleh Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian jelaslah kepada kita segala amalan yang tidak memenuhi syarat-syarat di atas itu tidak dikira sebagai ibadah. Niat dan tujuan serta matlamat adalah sangat penting dalam sesuatu amalan di samping amalan tersebut tidak bercanggah serta diakui sah oleh syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matalamat dan Tujuan Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui dan maklum bahawa pengutusan manusia ke dunia ini tidak lain melainkan untuk beribadah (memperhambakan diri) kepada al-Khaliq, Allah Yang Maha Pencipta dan juga kita telah mengetahui bahawa pengertian ibadah dalam Islam merangkumi semua bidang amalan dalam kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di sini timbul pertanyaan kenapa kita mengabdi menyembah Allah dan apakah matlamat ibadah itu ? Apakah ada faedah untuk-Nya atau apa faedah yang boleh didapati oleh seseorang hamba yang menyembah-Nya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawapannya ialah bahawa Allah swt. Yang Maha Suci dan Maha Tinggi tidak mendapat sebarang faedah dari ketaatan orang yang menyembah-Nya dan tidak memberi mudarat sedikitpun dari keengganan orang yang menentang dan engkar kepada perintah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga tidak menambahkan kuasa keagungan pemerintahan-Nya oleh puji-pujian orang yang memuji-Nya dan tidak mengurangi keagungan kekuasaan-Nya oleh keengkaran orang-orang yang mengengkari perintah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kerana Allah Maha Kaya dan mempunyai segala-galanya kerana semua yang ada di alam ini menjadi milik-Nya belaka sedangkan kita manusia adalah satu dari makhluk Allah yang banyak itu, makhluk manusia ini terlalu kecil, hina dan miskin, serba kekurangan dan sentiasa berhajat dan memerlukan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, Dialah Tuhan Maha Pemurah, Maha Mulia, Maha Penyayang serta bersifat Maha Memberi kepada semua makhuk-Nya dan Dia tidak menyuruh kita mengerjakan sesuatu melainkan perkara itu mendatangkan kebaikan bagi makhluk itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Sesungguhnya Kami telah kurniakan hikmat (ilmu pengetahuan) kepada Luqman supaya dia bersyukur kepada Allah dan sesiapa yang bersyukur, sebenarnya dia bersyukur dagi faedah dirinya sendiri dan sesiapa yang ingkar, sesungghnya Allah Maha Kaya lagi Terpuji”. (Luqman: 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari itu kita wajiblah mensyukuri segala nikmat dan kurniaan Allah swt. kepada kita semua yang mana sekiranya kita hendak menghitugnya sudah tentu kita tidak mampu untuk berbuat demikian, begitulah besar dan banyaknya pemberian Allah kepada kita semua sebagai makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelazatan Bermunajat dan Mentaati Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelazatan beribadah ini dapat digambarkan dari beberapa peristiwa yang berlaku kepada baginda Rasulullah saw. para sahabat, tabi’in dan para solihin, kelazatan ini akan timbul apabila adanya hubungan hamba dengan Tuhannya yang begitu erat dan di mana seorang hamba begitu gembira dan begitu senang memuji-muji kebesaran Allah swt. ini semua berlaku dari sebab makrifat-nya (kenalnya) seseorang hamba itu kepada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhannya sehingga hamba itu merasa rindu apabila ia tidak dapat menghadap Tuhannya, dan merasa gelisah kerana tidak dapat bertemu dengan yang dicintai dan dikasihinya. B begitu juga apabila seorang hamba mengalami sedikit kesusahan tentulah ia akan mengadu ketempat yang dapat menerima pengaduan dan boleh menyelesaikan masalah dan kesusahannya. Tiada tempat yang layak untuk berbuat demikian melainkan kepada Yang Maha Agung dan Maha Berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Demi sesungguhnya Kami mengetahui bahawa engkau (Muhammad) bersusah hati dengan apa yang mereka katakan maka hendaklah engkau bertasbih memuji Tuhanmu serta jadilah dari golongan orang-orang yang sujud beribadah dan sembahlah Tuhanmu sehingga tiba kepadmu perkara yang tetap (iaitu mati)”. (al-Hijr: 97-99)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga di waktu orang-orang mukmin mendapat kurnia ia bersyukur seterusnya memuji kepada Allah swt. Firman Allah swt. maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Bila datang pertolongan Allah dan kemenangan (pembukaan Makkah) dan engkau lihat manusia berduyun-duyun masuk agama Allah swt. maka ucapkanlah tasbih dengan memuji Tuhanmu dan mintalah ampun kepada-Nya, sesungguhnya Dia suka menerima taubat”. (an-Nasr: 1-4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah Hanya Untuk Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya pengabdian terhadap Allah swt. merupakan suatu kebebasan yang hakiki, jalan bagi mencapai kepada ketuannan yang sejati, kerana Allahlah yang boleh membebaskan hati nurani manusia dari perhambaan kepada sebarang makhluk dan memerdekakannya dari perhambaan dan kehinaan serta tunduk kepada yang lain dari Allah seperti tunduk kepada Tuhan-Tuhan palsu, berhala, manusia yang selalunya memperhamba dan mengongkong keyakinan manusia dengan sekuat-kuatnya miskipun pada lahirnya mereka bertindak seperti tuan yang bebas dan merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhambaan diri kepada Allah itu membebaskan manusia daripada perhambaan sesama makhluk kerana dalam hati manusia ada keperluan sejati kepada Allah, kepada Tuhan yang disembah yang mana dia bergantung kepadanya dan berusaha serta bekerja untuk mencapai keredaan-Nya. Jika yang disembah itu bukan Allah Yang Maha Esa tentulah manusia akan meraba-raba meyembah bermacam-macam Tuhan dari setiap objek benda dan khayalan yang ada dalam pemikiran dan yang berada di sekeliling mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada sesuatu pekerjaan yang paling mulia bagi manusia yang berakal selain dari beribadah menyembah Allah yang menciptanya dan menjadikan dirinya dengan sebaik-baiknya dan perkerjaan yang seburuk-buruknya kepada seorang manusia itu pula ialah menafi dan mendustakan Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka menyembah dan mengabdikan diri mereka kepada Tuhan yang lain dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang hamba abdi yang taat kepada tuannya tentulah akan merasa senang dan gembira kerana ia tahu apa yang disukai oleh tuannya lalu disempurnakannya suruhan itu dengan segala senang hati dan disempurnakan dengan sebaik-baiknya. Manakala seorang hamba yang dimiliki oleh beberapa orang tuan selalu bertelingkah antara sesama mereka; yang satu menyuruh hamba itu melakukan sesuatu yang ditegah oleh yang lain, maka alangkah susah dan deritanya hamba tersebu itu untuk melakukan perintah-perintah Tuhan yang saling bertentangan perintahnya antara satu Tuhan dengan Tuhan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orang yang menyembah selain dari Allah menjadi musyrik (kafir di- sebabkan ia melakukan perbuatan syirik), maka begitulah juga orang yang takabur menjadi musyrik (orang syirik), sebagaimana Firaun kerana kesombongan dan takaburnya, sebagaimana firman Allah swt. bermaksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Nabi Musa as. berkata: “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kamu daripada perbuatan orang yang takabur yang tidak percaya hari Perhitungan”, demikianlah Allah meterikan setiap hati orang yang takabur lagi bermaharajalela”. (al-A’raf: 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian menunjukan bahawa semakin besar keangkuhan seseorang yang enggan tunduk dan patuh beribadah (mengabdi diri) kepada Allah, semakin besar kesyirikannya dengan Allah, Kerana menurut kebiasaannya semakin banyak takabur tidak mahu menyembah Allah semakin bertambahlah pergantungan manusia itu terhadap makhluk yang dicintainya yang menjadi pujaan utama bagi hatinya; yang demikian mereka akan menjadi musyrik dengan sebab menjadikan dirinya hamba (menyembah) kepada selain dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati atau keyakinan manusia tidak akan terlepas dari perhambaan kepada makhluk kecuali mereka menjadikan Allah sebagai Tuhannya yang sebenar dan sejati, tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah, tiada tempat bergantung dan meminta pertolongan melainkan dari-Nya, Tidak merasa gembira melainkan dengan apa yang disukai dan diredai-Nya, Tidak ia benci melainkan apa yang dibenci oleh Allah, tidak ia memusuhi kecuali orang yang Allah memusuhinya, tidak ia kasih melainkan kepada orang yang di kasihi oleh Allah, tidak ia memberi kecuali kerana Allah dan tidak ia melarang kecuali kerana Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tulus keikhlasan seseorang itu kepada Allah maka semakin sempurnalah ubudiyahnya (perhambaanya) kepada Allah dan terlepas dari pergantungannya kepada sesama makhluk, dengan sempurna ubudiyahnya kepada Allah maka sempurnalah kesuciannya dari sifat syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Harus Kepentingan Dunia Dijadikan Tujuan Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samasekali tidak sesuai dengan tujuan Islam yang suci di mana tujuan atau kepentingan dunia menjadi matlamat dalam amalan atau ibadah seseorang, ataupun kepentingan dunia atau faedah-faedah dunia menjadi pendorong seseorang untuk melakukan printah ibadah kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kalau tujuan beramal dan beribadah kepada Allah swt. untuk mendapatkan kesucian jiwa dan dengan itu dapat mengembara ke alam arwah dan dapat melihat malaikat serta dapat melakukan sesuatu yang luar biasa, mendapat keramat (kemuliaan) dan ilmu ladunni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya ini disangkal oleh para ulamak dengan katanya: “Yang demikian adalah terkeluar daripada jalan ibadah, Ia merupakan ramalan kepada ilmu atau perkara ghaib, malah akan menjadi ibadah kepada Allah itu sebagai jalan menuju ke arah demikian yang mana pada akhirnya lebih hampir kepada meninggal ibadah.”Orang-orang yang beribadah dengan maksud yang demikian termasuk di bawah pengertian ayat al-Quran yang maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Sebahagian daripada manusia yang menyembah Allah secara tidak tetap, bila mendapat kebaikan dia teruskan dan bila terkena kesusahan dia berpaling tadah. Rugilah dia di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang amat nyata”. (al-Hajj: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah keadaan orang yang beribadah dengan tujuan mendapatkan faedah-faedah dunyawi jika sampai dan berhasil tujuan dan kehendaknya bergembiralah dia dan kuatlah tujuannya tetapi lemahlah ibadahnya jika tujuannya tidak berhasil dia meninggalkan ibadah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah kita faham sebelum ini runglingkup ibadah itu adalah terlalu luas sebagaimana yang telah dijelaskan iaitu ibadah merupakan semua kegiatan hidup manusia itu sendiri yang sesuai dengan syariat Islam yang suci dan murni itu, oleh itu bolehlah difaham ibadah dalam Islam bermula sejak dari adab-adab masuk ketandas mengerjakan qadha’ hajat hinggalah sampai kepada bagaimana cara mengurus kewangan dan mentadbir negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan hidup manusia ini akan termasuk ke dalam makna ibadah yang diberi ganjaran dan pembalasan pahala baik di akhirat apabila ia menepati dengan kehendak syarak, tidak menyeleweng dari kehendak dan ketentuan Allah swt. dikerjakan mengikut peraturan dan syarat-syaratnya, disertai pula dengan niat yang betul dan ikhlas semata-mata dilakukan kerana mencari keredaan Allah swt. tidak kerana yang lain dari-Nya, menghindarkan diri dari perasaan riak, (menunjuk-nunjuk), ingin dipuji dan terkenal sebagai orang yang rajin, tekun, orang baik dan ingin disebut-sebut sebagai ahli ibadah oleh orang ramai dan juga suka berbangga dengan memberi tahu kepada orang lain akan amal kebajikannya. Ia juga hendaklah menghindarkan diri dari merasa bangga kerana ia telah banyak berbuat kebajikan dan berbuat amal ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh itu ibadah dalam Islam bukanlah terhad kepada amalan-amalan ibadah yang ritual semata-mata seperti sembahyang, zikir, puasa, haji dan sebagainya yang disebut sebagai ibadah khusus, tetapi ibadah merangkumi, kerja-kerja kemasyarakatan dan sosial, mencari rezki, sahinggalah kepada mengurus dan mentadbir negara; semuanya itu akan menjadi ibadah sekiranya ia dilakukan menurut cara dan kehendak Islam serta niat dari hati yang ikhlas semata-mata kerana Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1463857509815939747?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1463857509815939747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/konsep-ibadah-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1463857509815939747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1463857509815939747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/konsep-ibadah-dalam-islam.html' title='konsep ibadah dalam islam'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-YAKXChwLzX8/TszSEJe08VI/AAAAAAAAAuU/wg6MsxTYv9c/s72-c/DNR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3717324655810223541</id><published>2011-11-23T02:36:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T02:51:30.456-08:00</updated><title type='text'>pengertian kiyai_ulama_ustad_ahli agama_santri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-D6uo0NPEzg4/TszQLMcQHKI/AAAAAAAAAuI/lzTDCN47fY8/s1600/dani_nr.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-D6uo0NPEzg4/TszQLMcQHKI/AAAAAAAAAuI/lzTDCN47fY8/s320/dani_nr.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678142120944213154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a. Ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian ulama dalam istilah fiqih memang sangat spesifik, sehingga penggunaannya tidak boleh pada sembarang orang. Semua syaratnya jelas dan spesifik serta disetujui oleh umat Islam. Paling tidak, dia menguasai ilmu-ilmu tertentu, seperti ilmu Al-Quran, ilmu hadits, ilmu ifiqih, ushul fiqih,qawaid fiqhiyah serta menguasai dalil-dalil hukum baik dari Quran dan sunnah. Juga mengerti masalah dalil nasikh mansukh, dalil 'amm dan khash, dalil mujmal dan mubayyan dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kunci dari semua itu adalah penguasaan yang cukup tentang bahasa arab dan ilmu-ilmunya. Seperti masalah nahwu, sharf, balaghah, bayan dan lainnya. Ditambah dengan satu lagi yaitu ilmu mantiq atau ilmu logika ilmiyah yang juga sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tidak boleh dilupakan adalah pengetahuan dan wawasan dalam masalah syariah, misalnya mengetahui fiqih-fiqih yang sudah berkembang dalam berbagai mazhab yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu merupakan syarat mutlak bagi seorang ulama, agar mampu mengistimbath hukum dari quran dan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kiyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan sebutan kiyai, yang bukan istilah baku dari agama Islam. Panggilan kiyai bersifat sangat lokal, mungkin hanya di pulau Jawa bahkan hanya Jawa Tengah dan Timur saja. Di Jawa Barat orang menggunakan istilah Ajengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya istilah kiyai juga disematkan kepada orang yang dituakan, bukan hanya dalam masalah agama, tetapi juga dalam masalah lainnya. Bahkan benda-benda tua peninggalan sejarah pun sering disebut dengan panggilan kiyai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat realita ini, sepertinya panggilan kiayi memang tidak selalu mencerminkan tokoh agama, apalagi ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ustadz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan panggilan ustadz, biasanya disematkan kepada orang yang mengajar agama. Artinya secara bebas adalah guru agama, pada semua levelnya. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan kakek dan nenek. Namun hal itu lebih berlaku buat kita di Indonesia ini saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah ini konon walau ada dalam bahasa Arab, namun bukan asli dari bahasa Arab. Di negeri Arab sendiri, istilah ustadz punya kedudukan sangat tinggi. Hanya para doktor (S-3) yang sudah mencapai gelar profesor saja yang berhak diberi gelar Al-Ustadz. Kira-kira artinya memang profesor di bidang ilmu agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi istilah ustadz ini lebih merupakan istilah yang digunakan di dunia kampus di beberapa negeri Arab, ketimbang sekedar guru agama biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Penceramah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nama tokoh seperti yang anda sebutkan di atas, mungkin lebih tepat untuk disebut dengan profesinya, yaitu penceramah. Karena kerjanya memang berceramah ke sana ke mari. Sedangkan untuk disebut sebagai ulama atau ustadz, kalau kita mengacu kepada penggunaan istilah yang baku dan formal, rasanya memang kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya berceramah, memang boleh siapa saja dan juga bisa bicara apa saja. Dari masalah-masalah yang perlu sampai yang tidak perlu. Dengan merujuk langsung kepada literatur hingga yang hanya ngelantur. Yang penting memenuhi selera penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan biasanya ceramah mereka selain lucu, juga komunikatif serta seringkali mengangkat masalah yang aktual. Sehingga yang mendengarkannya betah duduk berjam-jam. Itu sisi positifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positif yang lainnya penceramah model begini adalah mampu merekrut massa yang lumayan banyak. Mungkin karena juga dibantu dengan media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kekurangannya juga ada. Misalnya, umumnya mereka bukan orang yang lahir dan dibesarkan dengan tradisi keilmuan yang mendalam. Juga bukan jebolan perguruan tinggi Islam dengan disiplin ilmu syariah. Padahal point ini cukup penting, sebab yang mereka sampaikan ajaran agama Islam, tentunya mereka harus mampu merujuk langsung ke sumbernya. Agar tidak terjadi keterpelesetan di sana sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, kelemahan tokoh yang dibesarkan media adalah akan cepat surut sebagaimana waktu mulai terkenalnya. Pembesaran nama tokokh lewat media itu memang demikian karakternya. Cepat membuat orang terkenal dan cepat pula 'melupakannya'. Yang dimaksud dengan melupakan maksudnya adalah bahwa media bisa dengan mudah menampilkan sosok baru. Dan sosok lama akan hilang sendirinya dari peredaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali hanya pada tokoh yang dikenal berkarakter kuat, sehingga tidak lekang dilewati panjangnya zaman. Kira-kira seperti bintang film juga. Ada aktor yang sampai tiga zaman, tapi ada juga aktor yang terkenal dan meroket dengan cepat, lalu hilang dari peredaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lepas dari keutamaan dan kelamahannya, para penceramah ini sudah punya banyak jasa buat umat Islam di negeri ini. Banyak orang yang tadinya kurang memahami agama, kemudian menjadi lebih memahami. Yang tadinya kurang suka dengan Islam, berubah jadi lebih suka. Semua itu tentu saja tidak bisa kita nafikan, sekecil apa pun peran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu bukan pada tempatnya bila mereka melakukan hal-hal yang kurang produktif, kita lalu mencemooh, memaki atau bahkan bertepuk tangan gembira melihat bintang mereka mulai pudar. Kekurang-setujuan kita dengan beberapa hal yang mereka lakukan, jangan sampai membuat kita harus melupakan peran dan jasa mereka selama ini. Bahkan belum tentu kalau kita sendiri yang berada pada posisi mereka, kita akan mampu memenuhi harapan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ke depan, tidak ada salahnya kita secara serius dan profesional menyiapkan kelahiran para ulama yang lebih matang. Bukan sekedar yang enak diorbitkan media, tetapi mereka yang kita sekolahkan ke Timur Tengah dengan serius, hingga mendapatkan ilmu yang cukup. Lalu ketika pulang ke negeri ini, mereka bekerja dengan baik menyampaikan ilmunya kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak ada salah tiap masjid di negeri ini berinvestasi untuk melahirkan satu ulama. Misalnya, dengan memilih lulusan pesantren yang punya nilai tinggi, untuk dibiayayi kuliah S-1 dan S-2 ke Mesir, Saudi, Kuwait, Pakistan, Jordan, Suriah atau pusat-pusat ilmu lainnya. Dengan asumsi, 4 tahun lagi mereka akan segera lulus S-1. Itu saja sebenarnya sudah jauh lumayan dari pada sekedar penceramah. Apalagi kalau bisa sampai S-2 atau bahkan S-3, tentu akan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantinya diharapkan tiap masjid dipimpin oleh lulusan-lulusan yang berkualitas seperti mereka. Mereka yang jadi imam, mereka yang juga mengajarkan ilmu-ilmu di masjid, dan mereka juga yang dijadikan rujukan dalam masalah agama. Orang-orang cukup datang ke masjid utuk berkonsultasi masalah syariah. Dan itu bisa dilakukan tiap hari dalam tiap waktu shalat. Sebab mereka memang dipekerjakan dan digaji oleh masjid, tentunya dengan standar yang baik. Sehingga para imam masjid ini tidak perlu nyambi jadi tukang ojek, atau jadi karyawan di pabrik dan perusahaan tertentu. Waktunya bisa dimanfaatkan 24 jam untuk umat dan beliau stand-by di masjid.&lt;br /&gt;Santri berasal dari bahasa sansekerta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;San artinya “Suci”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tri artinya “Tiga”. Jadi santri itu harus suci dari tiga perkara yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Bersih dari kemaksiatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Bersih dari kedholiman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Bersih dari kebodohan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3717324655810223541?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3717324655810223541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/pengertian-kiyaiulamaustadahli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3717324655810223541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3717324655810223541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/11/pengertian-kiyaiulamaustadahli.html' title='pengertian kiyai_ulama_ustad_ahli agama_santri'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-D6uo0NPEzg4/TszQLMcQHKI/AAAAAAAAAuI/lzTDCN47fY8/s72-c/dani_nr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6315389625253451983</id><published>2011-03-19T06:38:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T06:45:01.668-07:00</updated><title type='text'>mahabbah li zaujatii</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-8ipKalCHb5I/TYSzVldrwzI/AAAAAAAAAt8/Lda1PRVzCCM/s1600/arab%2Bwallp%2B%252851%2529.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-8ipKalCHb5I/TYSzVldrwzI/AAAAAAAAAt8/Lda1PRVzCCM/s320/arab%2Bwallp%2B%252851%2529.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585786621261497138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-pgJ68ZKHPOY/TYSy_eqx_rI/AAAAAAAAAt0/rfCS7anerhw/s1600/arab%2Bwallp%2B%252853%2529.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 212px; height: 192px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-pgJ68ZKHPOY/TYSy_eqx_rI/AAAAAAAAAt0/rfCS7anerhw/s320/arab%2Bwallp%2B%252853%2529.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585786241480261298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9iy9Yhx2ob4/TYSyn6fygZI/AAAAAAAAAts/SZ8ITCp29Yw/s1600/Img04_18-03-2011.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9iy9Yhx2ob4/TYSyn6fygZI/AAAAAAAAAts/SZ8ITCp29Yw/s320/Img04_18-03-2011.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585785836633489810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-nsER2f-ZF78/TYSykaHAeZI/AAAAAAAAAtk/F7UsO_d-JFs/s1600/Img01_19-03-2011.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-nsER2f-ZF78/TYSykaHAeZI/AAAAAAAAAtk/F7UsO_d-JFs/s320/Img01_19-03-2011.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585785776400005522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-S5Ky4uQVwwQ/TYSygnlwPRI/AAAAAAAAAtc/kROb5WbyFq0/s1600/Img01_18-03-2011.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-S5Ky4uQVwwQ/TYSygnlwPRI/AAAAAAAAAtc/kROb5WbyFq0/s320/Img01_18-03-2011.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585785711299149074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-xcsUrkCsQS0/TYSyRPCdSJI/AAAAAAAAAtU/XmKyTx4EEVc/s1600/Img01_17-03-2011.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xcsUrkCsQS0/TYSyRPCdSJI/AAAAAAAAAtU/XmKyTx4EEVc/s320/Img01_17-03-2011.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585785447010617490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6315389625253451983?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6315389625253451983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/03/mahabbah-li-zaujatii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6315389625253451983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6315389625253451983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2011/03/mahabbah-li-zaujatii.html' title='mahabbah li zaujatii'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-8ipKalCHb5I/TYSzVldrwzI/AAAAAAAAAt8/Lda1PRVzCCM/s72-c/arab%2Bwallp%2B%252851%2529.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3151338108881084510</id><published>2010-12-04T04:42:00.001-08:00</published><updated>2010-12-04T05:00:16.319-08:00</updated><title type='text'>Mahabbah " isyq Habib Qolby_Zakwa mutia "_المحبة "حبيب بيرل Qolby_Zakwa isyq"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo7WpKCbJI/AAAAAAAAAtA/LuL41rfE_nM/s1600/to%2Blove.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 165px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo7WpKCbJI/AAAAAAAAAtA/LuL41rfE_nM/s320/to%2Blove.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546811151251303570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5u2bQVvI/AAAAAAAAAs4/MI3Rb5mOPwI/s1600/IMG2356A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5u2bQVvI/AAAAAAAAAs4/MI3Rb5mOPwI/s320/IMG2356A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546809368106784498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5ZdYZ3zI/AAAAAAAAAsw/wGUuaaeoJfU/s1600/TILE0002A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5ZdYZ3zI/AAAAAAAAAsw/wGUuaaeoJfU/s320/TILE0002A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546809000606687026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5SOEeXUI/AAAAAAAAAso/jRPvvfuD14M/s1600/TILE0012A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo5SOEeXUI/AAAAAAAAAso/jRPvvfuD14M/s320/TILE0012A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546808876237479234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4yJeYTRI/AAAAAAAAAsY/JkHm7fjvPGU/s1600/TILE%2Bnew.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4yJeYTRI/AAAAAAAAAsY/JkHm7fjvPGU/s320/TILE%2Bnew.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546808325248142610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4rJES-yI/AAAAAAAAAsQ/Ao0hiAon3YY/s1600/TILE%2Bqolby.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4rJES-yI/AAAAAAAAAsQ/Ao0hiAon3YY/s320/TILE%2Bqolby.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546808204879657762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4bJNGiXI/AAAAAAAAAsA/Tn6gXDp2kXY/s1600/qolbizakwa%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4bJNGiXI/AAAAAAAAAsA/Tn6gXDp2kXY/s320/qolbizakwa%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546807930038684018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4UTB9DqI/AAAAAAAAAr4/RBoGyhvPCY4/s1600/arry.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4UTB9DqI/AAAAAAAAAr4/RBoGyhvPCY4/s320/arry.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546807812417195682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4NoxkgoI/AAAAAAAAArw/pMsCgOSS8vE/s1600/IMG%2Bqolbyzakwa.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo4NoxkgoI/AAAAAAAAArw/pMsCgOSS8vE/s320/IMG%2Bqolbyzakwa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546807697994973826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo33JDnnrI/AAAAAAAAAro/kwoaVomqH0Y/s1600/qolbiezakwa.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo33JDnnrI/AAAAAAAAAro/kwoaVomqH0Y/s320/qolbiezakwa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546807311523618482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3151338108881084510?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3151338108881084510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/12/mahabbah-isyq-habib-qolbyzakwa-mutia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3151338108881084510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3151338108881084510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/12/mahabbah-isyq-habib-qolbyzakwa-mutia.html' title='Mahabbah &quot; isyq Habib Qolby_Zakwa mutia &quot;_المحبة &quot;حبيب بيرل Qolby_Zakwa isyq&quot;'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TPo7WpKCbJI/AAAAAAAAAtA/LuL41rfE_nM/s72-c/to%2Blove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-8995835959791249976</id><published>2010-12-04T04:42:00.000-08:00</published><updated>2010-12-04T04:43:45.479-08:00</updated><title type='text'>Mahabbah " isyq Habi</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-8995835959791249976?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/8995835959791249976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/12/mahabbah-isyq-habi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8995835959791249976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8995835959791249976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/12/mahabbah-isyq-habi.html' title='Mahabbah &quot; isyq Habi'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-2574668363705063563</id><published>2010-07-15T06:58:00.000-07:00</published><updated>2010-09-19T09:18:34.519-07:00</updated><title type='text'>Terbaik untukku_أفضل بالنسبة لي</title><content type='html'>sesungguhnya ketentraman bathin itu ada dalam sikap qona'ah,kecantikan wajah ada di dalam senyuman,keamanan harga diri ada didalam hijab(menutup aurat),dan sesungguhnya ketenangan pikiran ada di dalam dzikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup akan lebih berarti jika pada hari ini berusaha untuk :&lt;br /&gt;Menyudahi pertengkaran mencari seorang teman yang terlupakan menghapus kecurigaan dan menggantikannya dengan kepercayaa,menulis surat kapada seseorang yang merindukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika aku tidak mempersiapkan diri hari ini,maka hari esok bukan milikku.&lt;br /&gt;terkadang Allah tidak memberi apa yang kita harapkan.Karena Dia lebih mengetahui mana yang terbaikuntuk kita dan apa yang kita butuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah Belajar.&lt;br /&gt;Belajar bersyukur meski tak cukup (kurang),&lt;br /&gt;Belajar ta'at meski berat,&lt;br /&gt;Belajar memahami mesti tak sehati,&lt;br /&gt;Belajar bersabar mesti terbebani,&lt;br /&gt;Belajar setia mesti tergoda,&lt;br /&gt;Belajar dan terus Belajar dengan keyakinan setegar karang.&lt;br /&gt;Tapi sudah kodrat (takdir) hati seperti air laut bergelombang,pasang surut dan sering terbawa arus.&lt;br /&gt;Maka diri itulah kita tetap harus belajar untuk tetap berada di jalan yang benar,&lt;br /&gt;Belajar dan Belajar untuk "MENJADI YANG TERBAIK"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memberi semangat kepada yang goyah imannya,memenuhi janji,melupakan dendam lama,memperjuangkan sebuah prinsip, mengungkapkan rasa terima kasih,mengatasi rasa takut masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meluanglkan 2 menit untuk menikmati keindahan alam.Memberi tahu seseorang bahwa aku menyayanginya,memberi tahu mereka lagi..&lt;br /&gt;dan lagi... dan lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku..&lt;br /&gt;mari kita rehat sejenak,&lt;br /&gt;beri waktu untuk hati beristigfar... istigfarlah karena kita semua sering lalai dan mengganggap remeh hal kecil...&lt;br /&gt;istighfarlah karena kita tidak tilawah 1 juz hari ini...&lt;br /&gt;istighfarlah karena kita sering tertinggal shalat jama'ah..&lt;br /&gt;istighfarlah karena kita biasanya malas qiamullail tiap malam..&lt;br /&gt;istighfarlah jika kita tidak dzikir pagi tadi..&lt;br /&gt;istighfarlah karena kita jarang dan malas untuk shaum..&lt;br /&gt;istighfarlah karena kita jarang ber istigfar..&lt;br /&gt;istighfarlah karena mungkin ini hari terakhir bagi kita untuk hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah berilsh kami RahmatMu sehinggakesehatan dan keselamatan ada pada kami,serta limpahkan cahaya kemuliaan agar meringankan langkah kami dalam mengemban amanahMu Tinggikan derajat kami seperti para AuliyaMu jaga hati kami agar tetap bening sebening air Zam-zam dari hulu telaga Kautsar yang mengalir di surga..&lt;br /&gt;ampuni segala dosa dan kesalahan kami,lapangkanlah dada kami agar kami dapat saling memahami dan memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buy say yes..&lt;br /&gt;[katakan ya]&lt;br /&gt;-untuk senyum manismu yang membangkitkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama&lt;br /&gt;-untuk tutur katamu yang baik,yang bisa menjamin persahabatan syari'ah dan melenyapkan dengki&lt;br /&gt;-untuk kebersamaanmu dengan Al-quran,membaca,merenungkan,mengamalkan,serta kembali kepada ALLah dengan istighfar.&lt;br /&gt;-untuk banyak berzikir,rajin berdo'a dan memperbaharui taubat&lt;br /&gt;-untuk persahabatan dengan orang - orang yang bertaqwa yang mencintai agama dan menghargai norma- norma.&lt;br /&gt;-untuk berbakti pada orang tua,menyambung ukhuwah,silahturahim,memuliakan tetanggadan anak yatim..&lt;br /&gt;- untuk meluangkan waktu dengan membaca dan menelaah buku - buku yang bermanfaat dan mencerahkan..&lt;br /&gt;-untuk sedekah yang d terima yang bisa membahagiakan fakir..&lt;br /&gt;" PANDANGAN HIDUP DENGAN CINTA DAN OPTIMISME...."&lt;br /&gt;orang bijak tidak menemukan kebahagiaan dalam tiadanya..&lt;br /&gt;kesusahan,melaikan dalam kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Say No..&lt;br /&gt;[katakan tidak]&lt;br /&gt;-menghabiskan usiamu dengan hal - hal remeh &lt;br /&gt;contoh:malas,balas dendam dan debat yang tiada manfaat&lt;br /&gt;-untuk mencari- cari kesalahan orang lain,menggunjing dan melupakan aib sendiri&lt;br /&gt;-untuk minuman yang haram,merokok,candu dan segala sesuatu yang keji dan menjijikan &lt;br /&gt;-untuk menghambur- hamburkan harta dalam perkara haram,berlebih-lebihan dalam perkara mubah sementara pelit dalam perkara ibadah.&lt;br /&gt;-untuk melupakan akhirat dan amalan -amalannya serta lalai terhadap peristiwa yang kelak akan terjadi di sana.&lt;br /&gt;-untuk meratapi musibah yang telah lalu,bencana yang telah lewat dan kesalahan yang telah terjadi.&lt;br /&gt;-memprioritaskan harta dan menimbulkannya dengan mengabaikan kesehatan,kebahagiaan tidur dan istirahat&lt;br /&gt;-menyia-nyiakan waktu tanpa guna bersama pengangguran dan pemalas dan menghabiskan hidupmu dengan sia- sia..&lt;br /&gt;KEEP OUR IMAN..DAN ISTIQOMAH..Be The Best Muslim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingat selalu,saat ini aku milik allah swt dan aku akan baik - baik saja tanpanya.&lt;br /&gt;berat untuk melupakannya karena ini kan melemahkan karena cinta,yang mengendalikan hati bukan nurani...perasaan...angan-angan...&lt;br /&gt;melipakannya bukanlah hal yang mudah &lt;br /&gt;aku sudah banyak berubah dan banyak menenyita waktuuntuk nya ..&lt;br /&gt;yang seharusnya aku lalukan untuk beribadah,berdzikir,belajar,bekerja dan istirahat&lt;br /&gt;aku t'lah berdosa terhadap diriku sendiri...yaa allah ampunkanlah hambaMu ini ..dengan kelalaian yang telah aku lakukan...&lt;br /&gt;aku harus menjalani rutinitas sepeti biasa meski tanpa ia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bidadariku ada di surga, Allah tidak akan ingkar dengan janji nya.&lt;br /&gt;"bidadari itu di peruntukan bagi oarang - orang yang beriman".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan aku hilangkan fikiran yang tak ada guna ini,buang jauh - jauh &lt;br /&gt;aku harus istiqomah dengan keikhlasan yang aku miliki dengan kemampuanku semua amalan yang aku lakukan ,jangan ada bayang - banyang manusia lagi tetapi allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terbaik menurutku belum tentu akan terbaik pula menurut Allah,jadi lapangkan perasaan jika apa yang allah beri kepadaku,Tidak sesuai dengan yang kita harapkan.&lt;br /&gt;apakah aku harus Ikhtiar ..selagi mampu,&lt;br /&gt;istikhoroh dan tawadhu..aku harap allah memberikan niscayanya kepadaku dan membuka pintu hatiku,ilham,dan di tunjukan sesuatu yang tebaik menurutNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al ankabut ayat 2-3) )&lt;br /&gt; supaya kelak kita dapat bengkitkan diri kemuliaan &amp; allah maha mengetahui orang – orang yang haq dan bathil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa ujian seberat ini ?&lt;br /&gt;(al baqarah 286)&lt;br /&gt;Allah tiada menguji hambanya melainkan sebatas kemampuannya,ketahuilah..ujian adalah investasi kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa frustasi ?&lt;br /&gt;(al imron 139)&lt;br /&gt;Janganlah engkau lemah dan berduka..&lt;br /&gt;sambutlah mentari yang bersinar esok nan indah..&lt;br /&gt;sungguh engkau lebih mulia..&lt;br /&gt;jika engkau beriman..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku harus menghadapinya?&lt;br /&gt;(al imron 200,al baqarah 45)&lt;br /&gt;Dengan sabar dan khusyu dalam sholat kita menang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku dapati dari  semua ujian ini?&lt;br /&gt;(at taubah 129)&lt;br /&gt;Sambunglah tali kita dengan allah swt sungguh tidak ada yang dan tidak bisa menggantikan allah bagimu..&lt;br /&gt;Hanya allah yang mencukupi kebutuhan kita semua..&lt;br /&gt;Tuhan selain allah.. Hanya kepadanya kita bertawakal,tiada  &lt;br /&gt;Pemilik arsy yang agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku bertahan ?&lt;br /&gt;(yusuf:87,an nisa:86)&lt;br /&gt;Jangan kita berputus asa dari rahmat allah,karena sesungguhnya sifat itu hanya milik orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Untuk itu,tersenyumlah untuk kehidupan kita..&lt;br /&gt;Karena kehidupan kita adalah manifestasi agung menuju surge,jika anda tetap berpegang teguh dengan syari'at dan keikhlasan kepada allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang – orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita,yang bekerja tanpa bayaran (corrien ten boom)&lt;br /&gt;Bergeraklah dan trus bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia hati..tentang hatiku?kenapa hatiku..?&lt;br /&gt;Semua yang indah itu hati..&lt;br /&gt;Semua yang sakit juga hati..&lt;br /&gt;Letak kesempurnaan ahklak dan etika juga hati..&lt;br /&gt;Cinta kasih dan sayang …hati…&lt;br /&gt;Hati memang aneh..&lt;br /&gt;kadang memang tidak bisa di tebak,..&lt;br /&gt;kadang terlalu berlebihan dan sulit untuk di mengerti..&lt;br /&gt;tetapi aku bersyukur karena dengan hati aku mampu dan bisa menghamba kepada allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati tentang cinta kasih dan sayang terhadap seseorang terbias oleh hal yang tidak  semestinya dan tak di anjurkan oleh agama  dan di syari'atkan,&lt;br /&gt;Jangan terbias dengan perasaan yang seharusnya tidak perlu ada,&lt;br /&gt;Hilangkan rasa ini ..&lt;br /&gt;Awali lagi keseharian seperti biasa…&lt;br /&gt;Semuanya belum terlambat dan masih bisa di benahi lagi &lt;br /&gt;Biarkan kesepian dan kesendirian karena ini lebih baik..&lt;br /&gt;Semoga hati ini selalu dalam penjagaanNya..&lt;br /&gt;Agar aku tidak terhanyut dan lalai dengan hati ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Robb..&lt;br /&gt;Ajari aku tersenyum ikhlas..Meski berat pundak ini memikul beban hidup ini..&lt;br /&gt;Ajari aku berlapang dada..Meski banyak hal yang menyesalkan jiwa..&lt;br /&gt;Ajari aku memaafkan..Meski banyak kesalahan yang aku lakukan&lt;br /&gt;Ajari aku tetap rendah hati..agar aku selalu bersyukur..&lt;br /&gt;Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap dapat berjumpa denganya,aku merindukan seseorang wanita :&lt;br /&gt;pribadi secantik Fatimah&lt;br /&gt;setegar Khadijah&lt;br /&gt;secerdas Aisyah&lt;br /&gt;semulia Khansa&lt;br /&gt;setabah asiah&lt;br /&gt;setangguh zainab&lt;br /&gt;teguh dengan prinsip,kepribadian yang baik (akhlaq nya)&lt;br /&gt;di percaya,dapat menjaga amanah&lt;br /&gt;lembut tutur katanya..&lt;br /&gt;senantiasa selalu menahan pandangannya ..&lt;br /&gt;zakwa mutia (prinsip dan karakter di bangun)&lt;br /&gt;muslimah&lt;br /&gt;memiliki sifat tawadhu,sabar dan istiqomah&lt;br /&gt;senantiasa selalu menjaga kehormatannya&lt;br /&gt;apakah aku mampu bertemu dengannya?siapa?kapan?dimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wanita cantik,melukis kekuatan melalui proses kehidupan,&lt;br /&gt;bersabar saat tertekan,&lt;br /&gt;tersenyum di saat hati menangis,&lt;br /&gt;diam di saat terhina ,dan &lt;br /&gt;mempesona karena memaafkan&lt;br /&gt;Wanita cantik,mengasihi tanpa pamrih dan bertambah kuat di dalam doa dan pengharapan.&lt;br /&gt;Yaa Allah cerahkanlah hatiku dengan cinta dan kelembutan kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum adalah pesan kebahagiaan yang paling cepat sampai ke Hati..Jangan menunggu bahagia untuk bisa tersenyum,tapi tersenyumlah untuk menjemput kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah ibadah dan moral.&lt;br /&gt;Cinta adalah alat bukan tujuan.&lt;br /&gt;Cinta adalah obat,dan obat itu harus sesuai kadarnya,karena jika belebihan maka ia akan menjadi racun.&lt;br /&gt;Cintailah sesuatu dengan penuh etika dan estetika dan keikhlasan,karena tanpa ini ia akan berakhir dengan penyesalan..&lt;br /&gt;Cinta selalu bediri di ujung kebencian,tatkala salah berpijak,mahkota hati akan pecah berantakan sebab ia akan jatuh ke jurang kebencian.Jangan pernah menyalahkan orang lain,jika hati tak dapat menerima Cinta,Sebab cinta tak pernah menyakiti siapapun.&lt;br /&gt;Tetapi salahkan diri sendiri karena kelalaian yang aku perbuat dalam menjaga cinta,dan &lt;br /&gt;tak memupuknya dengan kasih sayang,&lt;br /&gt;tak merawatnya dengan kepercayaan,kerinduan dan suka cita saat ia bertambah dan &lt;br /&gt;tak menempatkannya di tempat yang mulia.&lt;br /&gt;Cinta itu bagian dari kesucian&lt;br /&gt;cinta tanpa moral dan etika adalah nafsu&lt;br /&gt;semoga Allah senantiasa memelihara tubuh dan hatiku dari perkara yang merusak keimanan dan semoga aku termasuk hamba yang beruntung dan di beri petunjuksehingga merasakan keindahan dan kenikmatannya beriman dan berislam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keteguhan hatiku dalam berprinsip hidup,mempertahankan keimananku,meneladani Rasullullah dan sahabat,mempelajari ,mengkaji,mengamalkan ilmu alquran,menghargai kaun Nisa,membimbing,mengarahkan,mengerti,memahami,menafkahi isriku nanti dan menyayangi keluarganya,yang pastinya mengutamakan Allah dan Rasullullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Robb..&lt;br /&gt;ajari aku tersenyum meski berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendapatkan 5 hal melalui 5 hal :&lt;br /&gt;1.berkah rezeki akan di peroleh melalui shalat dhuha&lt;br /&gt;2.cahaya dalam kubur melalui shalat tahajud&lt;br /&gt;3.kemudian dalam menjawab pertanyaan munkar dan nakir melalui membaca Al Quran&lt;br /&gt;4.kemudian melintasi shirotul mustaqim melalui puasa dan sedekah&lt;br /&gt;5.memperoleh perlindungan ARSY ILAHI pada HISAB melalui dzikrullah ( dzikir) &lt;br /&gt;Semoga mendapatkan kemenangan dalam memanaj Qolbu…&lt;br /&gt;  Awali aktivitas pagi ini dengan "bismillah"…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap – tiap manusia memperoleh balasan amal perbuatan masing – masing &lt;br /&gt;(Ar Ra'd 13:18-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan duniawi adalah bayangan belaka dan kehidupan akhiratlah yang kekal dan abadi&lt;br /&gt;(Al Qashash 28:60-61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan tiadalah kehidupan dunia in,selain dari main-main dan senda gurau belaka".Dan sesungguhnya kampong akhirat itu lebih bagi orang – orang yang bertaqwa,maka tidak kah kamu memahaminya"&lt;br /&gt;Maksudnya:kesenangan-kesenangan duniawi itu hanya sebentar dan tidak kekal,janganlah orang terpedaya oleh kesenangan-kesenangan dunia.serta lalai mempehatikan urusan akhirat.&lt;br /&gt;(Al an'am _binatang ternak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobaan itu adalah ukuran bagi sempurna atau tidak iman seseorang &lt;br /&gt;(Al Ankabut 29:1-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing – masing manusia hanya memikul kesalahannya sendiri&lt;br /&gt;(faathir 35:18-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat merugilah orang-orang yang  terpedaya oleh dirinya sendiri&lt;br /&gt;(Al Kahfi 18:103-106)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan manusia baik dan buruk kembali kepada dirinya sendiri&lt;br /&gt;(al Jaatsiyah 45:12-15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati –hatilah terhadap kehidupan duniawi &lt;br /&gt;(At Taghabuun 64:11-18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apapun yang terjadi akukan selalu ada untukMu,&lt;br /&gt;di dalam hatiku,di dalam dadaku   &lt;br /&gt;janganlah kau bersedih..  &lt;br /&gt;saat kau berharap keramahan cinta,&lt;br /&gt;ilmu ikhlas,yaht keikhlasan hati,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Received&lt;br /&gt;16:08:29&lt;br /&gt;15-07-2010&lt;br /&gt;kamis_personal&lt;br /&gt;ari_asa(230791):daninurriyadi_داني نور الرياضي&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-2574668363705063563?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/2574668363705063563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/07/untukku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2574668363705063563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2574668363705063563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/07/untukku.html' title='Terbaik untukku_أفضل بالنسبة لي'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-5302782163398214441</id><published>2010-07-12T04:59:00.000-07:00</published><updated>2010-07-12T05:40:11.861-07:00</updated><title type='text'>Porda XI Jawa barat karate_4 s/d 14  juli 2010 si jalak harupat_Kab.Bandung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHwVcyy_I/AAAAAAAAArY/tvQRNB4w1TA/s1600/Twin_gntng.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHwVcyy_I/AAAAAAAAArY/tvQRNB4w1TA/s320/Twin_gntng.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492992697481481202" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHmTlllII/AAAAAAAAArQ/Yr5cw5EJNiw/s1600/Libra101084.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHmTlllII/AAAAAAAAArQ/Yr5cw5EJNiw/s320/Libra101084.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492992525182801026" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHYiIVGaI/AAAAAAAAArI/ADwcmzcs6H0/s1600/Image115.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHYiIVGaI/AAAAAAAAArI/ADwcmzcs6H0/s320/Image115.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492992288568449442" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHOa6P8qI/AAAAAAAAArA/W_4AxJIksJE/s1600/Image086.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHOa6P8qI/AAAAAAAAArA/W_4AxJIksJE/s320/Image086.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492992114831651490" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsG_tUm7YI/AAAAAAAAAq4/nlJtZkWsUaA/s1600/Image064.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsG_tUm7YI/AAAAAAAAAq4/nlJtZkWsUaA/s320/Image064.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492991862076009858" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGzz3DZfI/AAAAAAAAAqw/-lGls_Fxcw0/s1600/Image062.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGzz3DZfI/AAAAAAAAAqw/-lGls_Fxcw0/s320/Image062.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492991657672664562" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGqCoQMsI/AAAAAAAAAqo/VFwYZuVRl-8/s1600/Image055.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGqCoQMsI/AAAAAAAAAqo/VFwYZuVRl-8/s320/Image055.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492991489838428866" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGhE6JUpI/AAAAAAAAAqg/dUL9EDy3pWE/s1600/Image049.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGhE6JUpI/AAAAAAAAAqg/dUL9EDy3pWE/s320/Image049.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492991335831523986" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGZqCztRI/AAAAAAAAAqY/As3CJwdHhpo/s1600/Image045.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGZqCztRI/AAAAAAAAAqY/As3CJwdHhpo/s320/Image045.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492991208361014546" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGEkfVDOI/AAAAAAAAAqI/1jAKqfsrsHU/s1600/Image034.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsGEkfVDOI/AAAAAAAAAqI/1jAKqfsrsHU/s320/Image034.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492990846092774626" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFzY6UBWI/AAAAAAAAAp4/J2mkOBMfcvM/s1600/Image028.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFzY6UBWI/AAAAAAAAAp4/J2mkOBMfcvM/s320/Image028.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492990550926951778" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFqktjotI/AAAAAAAAApw/nnN-_D-47X4/s1600/Image023.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFqktjotI/AAAAAAAAApw/nnN-_D-47X4/s320/Image023.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492990399475851986" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFhJ-YlkI/AAAAAAAAApo/ZV3B855U8hk/s1600/Image016.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFhJ-YlkI/AAAAAAAAApo/ZV3B855U8hk/s320/Image016.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492990237679851074" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFYN6woRI/AAAAAAAAApg/2ijmOBQ3VQU/s1600/Image021.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFYN6woRI/AAAAAAAAApg/2ijmOBQ3VQU/s320/Image021.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492990084119568658" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFO6JL0_I/AAAAAAAAApY/DgQxsu2Vjbk/s1600/Image010.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsFO6JL0_I/AAAAAAAAApY/DgQxsu2Vjbk/s320/Image010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492989924192539634" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsEs5uYzcI/AAAAAAAAApQ/PylYDOJ86xM/s1600/Image009.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsEs5uYzcI/AAAAAAAAApQ/PylYDOJ86xM/s320/Image009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492989339964591554" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsEZadEZeI/AAAAAAAAApI/oWdEkeJh_eQ/s1600/Azteca_1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsEZadEZeI/AAAAAAAAApI/oWdEkeJh_eQ/s320/Azteca_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492989005152937442" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-1d6c09ca7ed4f0a9" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v8.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1d6c09ca7ed4f0a9%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5E81A208C272BA6B91A81446A8A10F0238EC632F.477BB0A993F585C786A5FBEE3861086622F81796%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1d6c09ca7ed4f0a9%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DG34oqZwRPaS2Cpxt4Pq8E9kHOEg&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v8.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1d6c09ca7ed4f0a9%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5E81A208C272BA6B91A81446A8A10F0238EC632F.477BB0A993F585C786A5FBEE3861086622F81796%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1d6c09ca7ed4f0a9%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DG34oqZwRPaS2Cpxt4Pq8E9kHOEg&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-a69c1f5c09eff4df" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v20.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da69c1f5c09eff4df%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D361A10E720113F87F62269DBD3936B2F1C1A1032.44FAAC32F4499C1B295FDC56B4BEDBDF81CF4282%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da69c1f5c09eff4df%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DVZWWX1ayaSr-jaxYEb_togwCD-Y&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v20.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da69c1f5c09eff4df%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D361A10E720113F87F62269DBD3936B2F1C1A1032.44FAAC32F4499C1B295FDC56B4BEDBDF81CF4282%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da69c1f5c09eff4df%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DVZWWX1ayaSr-jaxYEb_togwCD-Y&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-5302782163398214441?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/5302782163398214441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/07/porda-xi-jabarkabbandung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5302782163398214441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5302782163398214441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/07/porda-xi-jabarkabbandung.html' title='Porda XI Jawa barat karate_4 s/d 14  juli 2010 si jalak harupat_Kab.Bandung'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsHwVcyy_I/AAAAAAAAArY/tvQRNB4w1TA/s72-c/Twin_gntng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4163250080923338529</id><published>2010-05-14T18:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T18:54:19.699-07:00</updated><title type='text'>uji coba tim karate malaysia - indonesia dan tim daerah_jumat-sabtu_14-15 Mei 2010_Gor Jakarta Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-9QPlnRNpI/AAAAAAAAAn8/dLvvIZsBzqg/s1600/spanduk.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-9QPlnRNpI/AAAAAAAAAn8/dLvvIZsBzqg/s320/spanduk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471680301003519634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-54EuOXiOI/AAAAAAAAAms/ikeukfbFDdY/s1600/Dani_koni.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-54EuOXiOI/AAAAAAAAAms/ikeukfbFDdY/s320/Dani_koni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442619824834786" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-539GXKbUI/AAAAAAAAAmk/d6LwP02Iv9Y/s1600/Key_1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-539GXKbUI/AAAAAAAAAmk/d6LwP02Iv9Y/s320/Key_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442488865221954" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-533sEOnfI/AAAAAAAAAmc/oj11t3wXJ8M/s1600/Key_1.1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-533sEOnfI/AAAAAAAAAmc/oj11t3wXJ8M/s320/Key_1.1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442395907137010" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53wbYwARI/AAAAAAAAAmU/TOhz9BAorSA/s1600/Wedus.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53wbYwARI/AAAAAAAAAmU/TOhz9BAorSA/s320/Wedus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442271170724114" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53ok1iFsI/AAAAAAAAAmM/V9sE2PpOjPA/s1600/Stadium+karate+jaktim.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53ok1iFsI/AAAAAAAAAmM/V9sE2PpOjPA/s320/Stadium+karate+jaktim.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442136268412610" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53hUSSnXI/AAAAAAAAAmE/a8WycLXMy2I/s1600/Kel.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53hUSSnXI/AAAAAAAAAmE/a8WycLXMy2I/s320/Kel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471442011566546290" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53aqEBpRI/AAAAAAAAAl8/bFD-enDm9a0/s1600/Image048.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53aqEBpRI/AAAAAAAAAl8/bFD-enDm9a0/s320/Image048.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471441897153209618" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53UHSAZCI/AAAAAAAAAl0/meiovCk_t4c/s1600/Image019.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53UHSAZCI/AAAAAAAAAl0/meiovCk_t4c/s320/Image019.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471441784737391650" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53NikKJlI/AAAAAAAAAls/Sm6J_xPVRMY/s1600/Image011.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53NikKJlI/AAAAAAAAAls/Sm6J_xPVRMY/s320/Image011.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471441671802201682" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53GhpBcvI/AAAAAAAAAlk/aRrwINZD1Sw/s1600/Fnb.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-53GhpBcvI/AAAAAAAAAlk/aRrwINZD1Sw/s320/Fnb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471441551295083250" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-52_vs4BQI/AAAAAAAAAlc/ophnxRW8oSw/s1600/150510-1300%28001%29.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-52_vs4BQI/AAAAAAAAAlc/ophnxRW8oSw/s320/150510-1300%28001%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471441434810254594" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;image&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-38Kjb4lfI/AAAAAAAAAk8/DtgHdnbtvio/s1600/140510-0940.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-38Kjb4lfI/AAAAAAAAAk8/DtgHdnbtvio/s320/140510-0940.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471306380566107634" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-37yJnR_4I/AAAAAAAAAk0/TRDJ1pw3Mgk/s1600/140510-0939.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-37yJnR_4I/AAAAAAAAAk0/TRDJ1pw3Mgk/s320/140510-0939.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471305961317728130" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-37k3YQ0VI/AAAAAAAAAks/UXBJaiGJpqQ/s1600/140510-0937.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-37k3YQ0VI/AAAAAAAAAks/UXBJaiGJpqQ/s320/140510-0937.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471305733084598610" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;video kumite -75 kg putra dan kumite +84 kg putra&lt;br /&gt;daninurriyadi dan dudi nurhadi&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-f2672a43f5a153fc" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v24.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3Df2672a43f5a153fc%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5F9F1FC741E9C898A836CC610FAAB40D2D4B910C.273E8F7BA30B9312193EA2F57419D54EB160AC9%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Df2672a43f5a153fc%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DMIttvcZ-Qk-fd_hA5z11RhOHZa8&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v24.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3Df2672a43f5a153fc%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5F9F1FC741E9C898A836CC610FAAB40D2D4B910C.273E8F7BA30B9312193EA2F57419D54EB160AC9%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Df2672a43f5a153fc%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DMIttvcZ-Qk-fd_hA5z11RhOHZa8&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-3bcd8ac946499409" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3bcd8ac946499409%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D228C405EED6508BEA0DE29459188E628EBC17F95.7F951F0230DF158DB0CAB2B0A3578BDF537E8C3E%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3bcd8ac946499409%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DCPZik-6rLdUlSanN1IYUktOPRq8&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3bcd8ac946499409%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D228C405EED6508BEA0DE29459188E628EBC17F95.7F951F0230DF158DB0CAB2B0A3578BDF537E8C3E%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3bcd8ac946499409%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DCPZik-6rLdUlSanN1IYUktOPRq8&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-1ab16297550ee61" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v14.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D01ab16297550ee61%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6DB2358A6FF044AEDFF199C431936F98E17D2747.55DFBDAD264099C33B7D4B9AA4236AD01B9F0A57%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1ab16297550ee61%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DbRaR7nlzupGe1X5ZWCAEGYH2wyk&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v14.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D01ab16297550ee61%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6DB2358A6FF044AEDFF199C431936F98E17D2747.55DFBDAD264099C33B7D4B9AA4236AD01B9F0A57%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1ab16297550ee61%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DbRaR7nlzupGe1X5ZWCAEGYH2wyk&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-7164a7a9d415f955" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v9.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D7164a7a9d415f955%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6B5F9EB26B78D960DB25A314DE128B9DB21581DA.3D3D168D45258EE55ECDEE82EDC73BD6882B2810%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7164a7a9d415f955%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7IEa-MDrADBsh4QyrJ5NmOr37xI&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v9.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D7164a7a9d415f955%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6B5F9EB26B78D960DB25A314DE128B9DB21581DA.3D3D168D45258EE55ECDEE82EDC73BD6882B2810%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7164a7a9d415f955%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7IEa-MDrADBsh4QyrJ5NmOr37xI&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-3823d566cfdcc4a7" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v24.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3823d566cfdcc4a7%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D663933CA831CB4D0AA39FD66A1C036BAB4CD37FB.7F638CB8AD39388D76B2D3B91BA0ED506B26E0AF%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3823d566cfdcc4a7%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D3wClryjYWrvZqWWlnTqTDspKkXY&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v24.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3823d566cfdcc4a7%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D663933CA831CB4D0AA39FD66A1C036BAB4CD37FB.7F638CB8AD39388D76B2D3B91BA0ED506B26E0AF%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3823d566cfdcc4a7%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D3wClryjYWrvZqWWlnTqTDspKkXY&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koran Harian seputar Indonesia&lt;br /&gt;Indonesia Jajal Malaysia   &lt;br /&gt;Saturday, 15 May 2010&lt;br /&gt;JAKARTA (SI) – Tim karate Indonesia adu kekuatan dengan tim Malaysia dalam uji coba di GOR Jakarta Timur kemarin. Selain untuk mengukur kekuatan diri dan karateka negeri tetangga, ajang ini juga untuk mempererat hubungan karate Indonesia dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Event ini sangat berguna buat kami, karena kami bisa lebih mempererat silaturahmi. Selain itu, para karateka kami juga akan mendapatkan tambahan pengalaman karena berhadapan dengan karateka luar negeri,” ujar Ketua Penyelenggara Madju Dharyanto Hutapea kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laga itu, Indonesia menurunkan 104 karatekanya yang berasal dari beberapa perguruan karate di Jakarta dan Jawa Barat. Sementara Malaysia menurunkan 21 karatekanya. ”Kami senang mendapat undangan uji coba ini. Bagi karateka kami, ini jelas akan menjadi pengalaman berharga,” ujar Manajer Tim Malaysia Ari Palagan yang juga mantan atlet nasional Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, uji coba kemarin memang sangat menarik. ”Ini ajang bagus. Saya berharap event seperti ini bisa digelar secara periodik, setidaknya dua kali setahun. Jika terus dilakukan, saya yakin Indonesia dan Malaysia akan terus masuk lima besar,” ujar Ketua Umum PB Forki Hendardji, yang memimpin pemanasan sebelum berlangsungnya perhelatan uji coba tersebut. (m ridwan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4163250080923338529?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4163250080923338529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/uji-coba-tim-karate-malaysia-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4163250080923338529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4163250080923338529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/uji-coba-tim-karate-malaysia-indonesia.html' title='uji coba tim karate malaysia - indonesia dan tim daerah_jumat-sabtu_14-15 Mei 2010_Gor Jakarta Timur'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-9QPlnRNpI/AAAAAAAAAn8/dLvvIZsBzqg/s72-c/spanduk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7379170523406399525</id><published>2010-05-11T21:28:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T06:19:35.363-07:00</updated><title type='text'>Tim Karate Kota Bekasi Akan Hadapi Timnas Malaysia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-6fX4Be-nI/AAAAAAAAAnk/aj6nSDUWlCk/s1600/19464_1236898121056_1187320133_1300423_584767_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-6fX4Be-nI/AAAAAAAAAnk/aj6nSDUWlCk/s320/19464_1236898121056_1187320133_1300423_584767_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471485829826148978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Monday, 10 May 2010 15:00 De Bratha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KlikM, Kota Bekasi - Tim karate Kota Bekasi, akan berhadapan dengan Timnas karate Malaysia dalam pertandingan uji coba jelang Porda Jawa Barat. Pertandingan persahabatan tersebut akan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur,  Jumat-Sabtu ( 14-15/5). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kesempatan ini sangat langka dan kami bangga karena PB FORKI memberi kesempatan Tim Karate Bekasi untuk menjajal kekuatan Timnas Malaysia,” tutur Zulkarnaen, Ketua Pengcab Karate Kota Bekasi, Senin, (10/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Zulkarnaen, pertandingan persahabatan tersebut juga menjadi evaluasi untuk persiapan Porda Jawa Barat yang akan dilakukan pada bulan Juni mendatang. Terkait resiko cidera pemain saat uji coba menjelang Porda yang tinggal menghitung hari, Zulkarnaen mengatakan hal tersebut bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menghadapi Malaysia minimal ada dua pertandingan lain yang akan dilakukan, yaitu dengan tim di luar provinsi Jabar. Kemungkinan dengan tim karate DKI atau Jawa Timur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karate adalah cabang unggulan Kota Bekasi. Kita berharap bias menyumbang emas sebanyak-bayaknya pada Porda Jabar mendatang,” kata Zulkarnaen optimis. (van/brat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Karate Kota Bekasi Ditantang Malaysia&lt;br /&gt;Senin, 10 Mei 2010 20:18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATRIOTNEWS-  Tim Karate Kota Bekasi yang akan diterjunkan pada Porda Jawa Barat mendatang, akan melakoni uji coba melawan tim Karate Malaysia. Partai uji coba ini akan digelar di GOR Jakarta Timur 14-15 Mei mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mendapat undangan resmi dari PB FORKI untuk uji tanding melawan Malaysia,” ujar Ketua Pengcab Karate Kota Bekasi Zulkarnaen.. Menurutnya, 18 atlet yang disiapkan untuk Porda mendatang akan diturunkan menghadapi Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangat penting untuk mengetahui kemampuan atlet Karate Bekasi, apalagi Malaysia akan membawa atlet terbaiknya. Malaysia menjadi tim Karate Kota Bekasi sebagai lawan dalam persiapan Sea Games.(adw)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7379170523406399525?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7379170523406399525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/tim-karate-kota-bekasi-akan-hadapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7379170523406399525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7379170523406399525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/tim-karate-kota-bekasi-akan-hadapi.html' title='Tim Karate Kota Bekasi Akan Hadapi Timnas Malaysia'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-6fX4Be-nI/AAAAAAAAAnk/aj6nSDUWlCk/s72-c/19464_1236898121056_1187320133_1300423_584767_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7207714790615042057</id><published>2010-05-11T20:36:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T20:46:44.119-07:00</updated><title type='text'>Latihan TC_Forki kota Bekasi_11 Mei 2010_daninurriyadi</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-aa630e2090a08cdc" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v2.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Daa630e2090a08cdc%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D7C3A8C1AFA56B55C323DCFB3A9149172F7242BAC.7826F9968550E65E8E2A5C5688E1147B661302E1%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Daa630e2090a08cdc%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D925VbGhRFUgh4nc5Fvd0efSytsg&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v2.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Daa630e2090a08cdc%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D7C3A8C1AFA56B55C323DCFB3A9149172F7242BAC.7826F9968550E65E8E2A5C5688E1147B661302E1%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Daa630e2090a08cdc%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D925VbGhRFUgh4nc5Fvd0efSytsg&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7207714790615042057?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7207714790615042057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-kota-bekasi11-mei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7207714790615042057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7207714790615042057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-kota-bekasi11-mei.html' title='Latihan TC_Forki kota Bekasi_11 Mei 2010_daninurriyadi'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1889623678683505732</id><published>2010-05-10T08:17:00.000-07:00</published><updated>2010-05-10T08:21:05.086-07:00</updated><title type='text'>Simulasi dani &amp; dudi (Twins)_Jabar</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-d4df87ba4155d48b" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v2.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd4df87ba4155d48b%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D38568EDAD6C582450421991EC66D65AC0F83D4F3.7633A1509867FD53E18709A81656EC2BF3069C31%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd4df87ba4155d48b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DBQ_z3l0tjrDFNEGwojnqsQLlypo&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v2.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd4df87ba4155d48b%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D38568EDAD6C582450421991EC66D65AC0F83D4F3.7633A1509867FD53E18709A81656EC2BF3069C31%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd4df87ba4155d48b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DBQ_z3l0tjrDFNEGwojnqsQLlypo&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1889623678683505732?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1889623678683505732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/simulasi-dani-dudi-twinsjabar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1889623678683505732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1889623678683505732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/simulasi-dani-dudi-twinsjabar.html' title='Simulasi dani &amp; dudi (Twins)_Jabar'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-5370349786027161239</id><published>2010-05-10T07:45:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T21:01:15.478-07:00</updated><title type='text'>Latihan TC_forki Bekasi_07 mei 2010_daninurriyadi(merah/aka)</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-823356f347e74f47" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v12.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D823356f347e74f47%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D59013DF87339649FA2CE97462EB3465FCD8D8D73.7C6130E2939B12F7FA92285F049B5E8C8955FFC8%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D823356f347e74f47%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DlY9cJhEX50kUnH8bmyIQNEMWrF4&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v12.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D823356f347e74f47%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D59013DF87339649FA2CE97462EB3465FCD8D8D73.7C6130E2939B12F7FA92285F049B5E8C8955FFC8%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D823356f347e74f47%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DlY9cJhEX50kUnH8bmyIQNEMWrF4&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-e055d6e2b05bda87" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v23.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3De055d6e2b05bda87%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D568203CE7CE562FAF874A9EDC621D9C3F42C91B8.5E2E081B11E38AB3D9B25039F46A8924245D41EC%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De055d6e2b05bda87%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D6uLfEA0qrvCtiPcgmrFaMcmCLa0&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v23.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3De055d6e2b05bda87%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D568203CE7CE562FAF874A9EDC621D9C3F42C91B8.5E2E081B11E38AB3D9B25039F46A8924245D41EC%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De055d6e2b05bda87%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D6uLfEA0qrvCtiPcgmrFaMcmCLa0&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-5370349786027161239?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/5370349786027161239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-bekasi07-mei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5370349786027161239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5370349786027161239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-bekasi07-mei.html' title='Latihan TC_forki Bekasi_07 mei 2010_daninurriyadi(merah/aka)'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-334119784312404123</id><published>2010-05-10T07:25:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T21:09:51.102-07:00</updated><title type='text'>Latihan TC_forki Bekasi_06 mei 2010_daninurriyadi(Merah/Aka)</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-c87702e036c258cf" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v19.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc87702e036c258cf%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D7D1C7308283A4AAFF5314D6E42532EE392ED640C.3E8E93EE7C6F38EFC0B4F119A2696E092A087547%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc87702e036c258cf%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DyKbYM6Jf32W4tM5j_5Ia7UDHcbg&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v19.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc87702e036c258cf%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D7D1C7308283A4AAFF5314D6E42532EE392ED640C.3E8E93EE7C6F38EFC0B4F119A2696E092A087547%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc87702e036c258cf%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DyKbYM6Jf32W4tM5j_5Ia7UDHcbg&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-714164e50e15ce8d" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v4.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D714164e50e15ce8d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5FB2768F6AC2CB3B4CDB55EB2B191567531816CB.18803825D6005BBC00205C93C7A13CA044A85869%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D714164e50e15ce8d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYcvxQuIe_UZquxdVnl-ntYujwAU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v4.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D714164e50e15ce8d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5FB2768F6AC2CB3B4CDB55EB2B191567531816CB.18803825D6005BBC00205C93C7A13CA044A85869%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D714164e50e15ce8d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYcvxQuIe_UZquxdVnl-ntYujwAU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-ee74a3d57ea47d73" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dee74a3d57ea47d73%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D54D305EB6D83AFE99BFE7C00F51CDE14165D5E42.7FD5F723ADEDC9FAAA474334CF910061A55CB26C%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dee74a3d57ea47d73%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYg3sHmJ2tidED5FhEJoE6OcLQ4Q&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dee74a3d57ea47d73%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D54D305EB6D83AFE99BFE7C00F51CDE14165D5E42.7FD5F723ADEDC9FAAA474334CF910061A55CB26C%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dee74a3d57ea47d73%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYg3sHmJ2tidED5FhEJoE6OcLQ4Q&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;\&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-334119784312404123?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/334119784312404123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/334119784312404123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/334119784312404123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/blog-post.html' title='Latihan TC_forki Bekasi_06 mei 2010_daninurriyadi(Merah/Aka)'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6783053208899058862</id><published>2010-05-06T20:33:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T21:11:44.864-07:00</updated><title type='text'>Azteca_1986</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OS9QPmu4I/AAAAAAAAAkY/B5_2DbHH-GU/s1600/mexico.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 101px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OS9QPmu4I/AAAAAAAAAkY/B5_2DbHH-GU/s320/mexico.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468375953588009858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO7EtFXiI/AAAAAAAAAkQ/0KcuXxEd_nc/s1600/Dani_20.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO7EtFXiI/AAAAAAAAAkQ/0KcuXxEd_nc/s320/Dani_20.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371518084177442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO3cLIubI/AAAAAAAAAkI/6PEojVwiAfg/s1600/Dani_19.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO3cLIubI/AAAAAAAAAkI/6PEojVwiAfg/s320/Dani_19.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371455664765362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO0dQG9DI/AAAAAAAAAkA/GvjJHhXftRc/s1600/Dani_18.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 86px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OO0dQG9DI/AAAAAAAAAkA/GvjJHhXftRc/s320/Dani_18.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371404414448690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOuBG9zDI/AAAAAAAAAjw/AWpD91aoIq4/s1600/dani_16.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 84px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOuBG9zDI/AAAAAAAAAjw/AWpD91aoIq4/s320/dani_16.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371293780692018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOqxce52I/AAAAAAAAAjo/NK1cJBcWH6A/s1600/Dani_15.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 90px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOqxce52I/AAAAAAAAAjo/NK1cJBcWH6A/s320/Dani_15.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371238036367202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOnxkYH9I/AAAAAAAAAjg/G0ED0eyv4Pk/s1600/dani_14.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOnxkYH9I/AAAAAAAAAjg/G0ED0eyv4Pk/s320/dani_14.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371186529869778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOk2sED9I/AAAAAAAAAjY/NXsppN3VYvQ/s1600/dani_13.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 86px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOk2sED9I/AAAAAAAAAjY/NXsppN3VYvQ/s320/dani_13.jpeg" border="0" &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOdsBA69I/AAAAAAAAAjI/X0Xb2fsZvlo/s1600/dani_11.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOdsBA69I/AAAAAAAAAjI/X0Xb2fsZvlo/s320/dani_11.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468371013240679378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOZl2x0dI/AAAAAAAAAjA/blt9jhNrbxI/s1600/dani_10.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 122px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOZl2x0dI/AAAAAAAAAjA/blt9jhNrbxI/s320/dani_10.jpeg" border="0" &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OODw9pq6I/AAAAAAAAAiQ/SvT-vRyDNwc/s1600/dani_3.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OODw9pq6I/AAAAAAAAAiQ/SvT-vRyDNwc/s320/dani_3.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468370567892151202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOAR-HHNI/AAAAAAAAAiI/Sr34zDLOCdc/s1600/dani_2.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OOAR-HHNI/AAAAAAAAAiI/Sr34zDLOCdc/s320/dani_2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468370508032974034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-ON8UO8uyI/AAAAAAAAAiA/PRqlhTFfkxs/s1600/dani_1.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-ON8UO8uyI/AAAAAAAAAiA/PRqlhTFfkxs/s320/dani_1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468370439920991010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OL_QSsR8I/AAAAAAAAAh4/FotGhxhFSLc/s1600/250px-Azteca_entrance.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OL_QSsR8I/AAAAAAAAAh4/FotGhxhFSLc/s320/250px-Azteca_entrance.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468368291379300290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OLsLa_UvI/AAAAAAAAAhw/SqO-gBGKfhA/s1600/250px-Estadio_azteca.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OLsLa_UvI/AAAAAAAAAhw/SqO-gBGKfhA/s320/250px-Estadio_azteca.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468367963654410994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OLUDQAKAI/AAAAAAAAAho/Qj6l6SOjTns/s1600/800px-Azteca_008.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OLUDQAKAI/AAAAAAAAAho/Qj6l6SOjTns/s320/800px-Azteca_008.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468367549143984130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Stadion Azteca&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OKqTHO0WI/AAAAAAAAAhg/4B1Tby76oaU/s1600/250px-Azteca_008.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OKqTHO0WI/AAAAAAAAAhg/4B1Tby76oaU/s320/250px-Azteca_008.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468366831847657826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi  Flag of Mexico.svg Mexico City, Meksiko&lt;br /&gt;Pelepasan tanah  1961&lt;br /&gt;Dibuat  29 Mei 1966&lt;br /&gt;Kapasitas  105.000&lt;br /&gt;Ukuran lapangan  105 x 68 m&lt;br /&gt;Pemakai&lt;br /&gt;América (1966–sekarang)&lt;br /&gt;Meksiko (1966–sekarang)&lt;br /&gt;Necaxa (1966–70 dan 1982–2003)&lt;br /&gt;Atlante (1966–82, 1996–2001 dan 2004–2007)&lt;br /&gt;Atlético Español (1970–1982)&lt;br /&gt;Cruz Azul (1971–1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion Azteca merupakan sebuah stadion sepak bola yang terletak di Mexico City, Meksiko. Stadion ini pernah dipakai untuk babak final Piala Dunia FIFA 1970 dan Piala Dunia FIFA 1986(Argentina Vs Jerman Barat). Stadion ini merupakan stadion sepak bola terbesar di Meksiko dan berkapasitas 105.000 kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini klub sepak bola yang bermain di stadion ini ialah América dan merupakan markas utama untuk tim nasional Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Legenda Stadion Azteca Mexico city&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu stadion sepakbola yang legendaries dan terkenal didunia adalah Stadion Azteca yang didirikan di kota Mexico. Dari stadion inilah muncul bintang-bintang besar dunia seperti Pelle dan Maradona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin masih ingat aksi ajaib tendangan emas Maradona di mexico tahun 1986 atau Pelle yang gantung sepatu dari panggung internasional setelah penampilannya yang tiada duanya di final tahun 1970 saat melawan Italia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion azteca inilah yang menjadi saksi gemilangnya bintang-bintang lapangan dalam sejarah persepakbolaan dunia.Maradona dan Pelle hanya dua dari sekian bintang yang telah membuktikan kebolehannya di stadion Azteca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion Azteca merupakan satu-satunya stadion yang pernah menyelenggarakan final piala dunia sebanyak 2 kali tepatnya pada tahun 1970 dan tahun 1986.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion azteca yang dibangun diatas tanah vulkanik bekas gunung berapi pada tahun 1962 oleh 12 arsitek, 34 insinyur, serta 15 teknisi,  juga dikerjakan oleh 800 pekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak diresmikan pada tahun 1966 dan kemudian direnovasi pada tahun 1986. Lapangan stadion didirikan 9 meter dari atas permukaan tanah dan dikelilingi 3 lapis tingkatan melengkung serta mampu menampung sekitar 115 ribu penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion Aztec juga disebut kolosus Santa Ursula karena ukurannya yang raksasa dan menjulang di ketinggian 7200 kaki diatas permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadion Azteca telah menjadi benteng keberhasilan tim nasional mexico yang ditandai dengan mengeloranya bintang-bintang nasional maupun internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tempat kebanggaan kota Mexico stadion Azteca dilengkapi dengan museum, restaurant, sarana publik juga senantiasa dijaga kebersihannya untuk kenyamanan pengunjung. Bahkan secara rutin anak–anak dan pelajar serta khalayak umum diberi kesempatan untuk melakukan tour ke dalam stadion Aztec dengan harga tiket sekitar 20 peso perorang atau sekitar 20 ribu rupiah. Tujuannya adalah untuk menjaga legendaritas dan kelestarian tempat ini sebagai satu tempat kebanggaan nasional dan merangsang generasi muda untuk mencintai olahraga khususnya sepakbola sehingga citra laga dunia sepakbola di Mexico city tetap terjaga…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6783053208899058862?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6783053208899058862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/azteca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6783053208899058862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6783053208899058862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/azteca.html' title='Azteca_1986'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S-OS9QPmu4I/AAAAAAAAAkY/B5_2DbHH-GU/s72-c/mexico.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4707977261932699022</id><published>2010-05-06T07:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T07:36:49.008-07:00</updated><title type='text'>Latihan TC_Forki Bekasi_05 Mei 2010_Daninurriyadi</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-3db0523897feb077" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v11.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3db0523897feb077%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D46F216B08C5080A5316C3879064C5B28D245156B.5C3ED118E8B5EE8F8D7AC9B6E15E0E6392934BFB%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3db0523897feb077%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D_Cv6I7ZMQnNKS0RIcjLMs66Oito&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v11.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3db0523897feb077%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D46F216B08C5080A5316C3879064C5B28D245156B.5C3ED118E8B5EE8F8D7AC9B6E15E0E6392934BFB%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3db0523897feb077%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D_Cv6I7ZMQnNKS0RIcjLMs66Oito&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-2dbaa025b3d6ea76" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v10.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D2dbaa025b3d6ea76%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D771C9C88A7205337682554F7DF309C645C1543FF.3BCB668E884F9C4D50AE7E650AD43CAB3ED027D9%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D2dbaa025b3d6ea76%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DZfafXOEEVZlDRnJZinJYngJf79M&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v10.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D2dbaa025b3d6ea76%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D771C9C88A7205337682554F7DF309C645C1543FF.3BCB668E884F9C4D50AE7E650AD43CAB3ED027D9%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D2dbaa025b3d6ea76%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DZfafXOEEVZlDRnJZinJYngJf79M&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4707977261932699022?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4707977261932699022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-bekasi05-mei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4707977261932699022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4707977261932699022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan-tcforki-bekasi05-mei.html' title='Latihan TC_Forki Bekasi_05 Mei 2010_Daninurriyadi'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7420098569413472821</id><published>2010-05-05T01:07:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T06:22:08.522-07:00</updated><title type='text'>kejuaraan karate Nasional Universitas Sunan KaliJaga</title><content type='html'>Final Kumite -75 Kg Senior Putra_UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta_12 - 14 Maret 2010_daninurriyadi (biru/ao)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-8130f18c438f8667" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v11.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D8130f18c438f8667%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DD9C6E36262004B5B6ED2B0160D017017ED83F04.7CF45BA1EA42290CC0B8527BABCDE9587B40512D%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8130f18c438f8667%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dn7lKbX3QBDv1BZwWkrIA7UcWRgI&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v11.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D8130f18c438f8667%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DD9C6E36262004B5B6ED2B0160D017017ED83F04.7CF45BA1EA42290CC0B8527BABCDE9587B40512D%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8130f18c438f8667%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dn7lKbX3QBDv1BZwWkrIA7UcWRgI&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7420098569413472821?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7420098569413472821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/kejuaraan-karate-nasional-universitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7420098569413472821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7420098569413472821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/kejuaraan-karate-nasional-universitas.html' title='kejuaraan karate Nasional Universitas Sunan KaliJaga'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3780351351242193862</id><published>2010-05-05T00:55:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T21:18:41.328-07:00</updated><title type='text'>latihan_TC Forki bekasi_04 Mei 2010</title><content type='html'>Daninurriyadi dan Dudinurhadi_team Porpfov Jabar 2010&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-1be5e248ab9e2a09" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v16.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1be5e248ab9e2a09%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D674D745BC8739848DBA512AF79639F53C5CACE4A.56A257C09321C3F3280534E71355B5D1DF396394%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1be5e248ab9e2a09%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dz7aeacFk_Vf4hjEzlBy06IS9lqQ&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v16.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1be5e248ab9e2a09%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D674D745BC8739848DBA512AF79639F53C5CACE4A.56A257C09321C3F3280534E71355B5D1DF396394%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1be5e248ab9e2a09%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dz7aeacFk_Vf4hjEzlBy06IS9lqQ&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Daninurriyadi dan Dudinurhadi_team Porpfov Jabar 2010&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-ef121d5b46327461" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v4.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Def121d5b46327461%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D70ED9722F48C23A40CD6E485C05E3D38B24ACDB0.58FFA8ABFB8A987F66B79918BDAD0755EFA22ABD%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Def121d5b46327461%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D9nQeKhLesGwvA-qPikzTx5-U_Bo&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v4.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Def121d5b46327461%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D70ED9722F48C23A40CD6E485C05E3D38B24ACDB0.58FFA8ABFB8A987F66B79918BDAD0755EFA22ABD%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Def121d5b46327461%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D9nQeKhLesGwvA-qPikzTx5-U_Bo&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-760afbcfbe5df82b" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v18.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D760afbcfbe5df82b%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DAD6BABC1FA8592C68198CEDF0AFD452B3A73D85.6798748DE221EE0FC0050469159420B321A7C2E4%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D760afbcfbe5df82b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUVm54eCt3flNSzkPUKY4AHJBhPY&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v18.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D760afbcfbe5df82b%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330149348%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DAD6BABC1FA8592C68198CEDF0AFD452B3A73D85.6798748DE221EE0FC0050469159420B321A7C2E4%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D760afbcfbe5df82b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUVm54eCt3flNSzkPUKY4AHJBhPY&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3780351351242193862?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3780351351242193862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan1tc-forki-bekasi04-mei-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3780351351242193862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3780351351242193862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/05/latihan1tc-forki-bekasi04-mei-2010.html' title='latihan_TC Forki bekasi_04 Mei 2010'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4753540393971366277</id><published>2010-03-28T01:55:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T23:50:21.299-07:00</updated><title type='text'>Istri Sholehah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BNpTpo3BI/AAAAAAAAAfg/0HCkaGiDqps/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BNpTpo3BI/AAAAAAAAAfg/0HCkaGiDqps/s320/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453944520790563858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir seorang wanita, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.&lt;br /&gt;Sifat istri shalihah lainnya bisa kita rinci berikut ini berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan setelahnya:&lt;br /&gt;1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)&lt;br /&gt;2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.&lt;br /&gt;3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)&lt;br /&gt;4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)&lt;br /&gt;6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)&lt;br /&gt;7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436)&lt;br /&gt;________________________________________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4753540393971366277?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4753540393971366277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/istri-sholehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4753540393971366277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4753540393971366277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/istri-sholehah.html' title='Istri Sholehah'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BNpTpo3BI/AAAAAAAAAfg/0HCkaGiDqps/s72-c/8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7198399536263154647</id><published>2010-03-27T03:19:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T23:52:14.992-07:00</updated><title type='text'>Dari Rumah Rasulullah saw keluarga sakinah,mawahdah dan warahmah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOFS9uyeI/AAAAAAAAAfo/XgwEJqC7x6U/s1600/Dani_4.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 83px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOFS9uyeI/AAAAAAAAAfo/XgwEJqC7x6U/s320/Dani_4.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453945001642740194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw sebagai teladan mutlak dan menyeluruh tidak diperdebatkan oleh dua orang muslim, termasuk dalam perkara rumah tangga. Tidak sedikit pelajaran, nasihat dan input positif yang bisa di ambil darinya. Sebagai seorang suami pemimpin rumah tangga, di samping tugas-tugas penting lainnya, beliau adalah suami dengan tanggung jawab paling berat, membawahi, mengayomi dan bertanggung jawab kepada sebelas orang istri, dua orang dari mereka meninggal semasa beliau hidup, yaitu Khadijah binti Khuwailid dan Zaenab binti Khuzaimah yang berjuluk Ummul Masakin, sisanya yang sembilan orang ditinggal wafat oleh beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tanggung jawab besar ini beliau menjalani dan memimpin rumah tangganya dengan sangat baik dan bijaksana sehingga rumah tangga beliau terbentuk menjadi rumah tangga yang menurut ungkapan orang-orang sekarang, sakinah mawaddah wa rahmah, beliau sebagai suami menjadi teladan bagi para suami, karena suami terbaik secara mutlak adalah beliau, “Wa ana khairukum li ahli.” Dan aku adalah yang terbaik dari kalian untuk keluargaku. Dan rumah tangga beliau sebagai cermin dan kiblat bagi rumah tangga kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu tidak berarti bahwa rumah beliau bersih dan bebas dari problem dan rintangan. Benar, beliau adalah seorang nabi dan rasul, namun istri-istri beliau adalah manusia biasa yang tidak lepas dari tabiat manusia pada umunya secara umum, tidak luput dari tabiat para wanita secara khusus dan tidak steril dari tabiat para istri secara lebih khusus. Dari sini muncul masyakil, persoalan-persoalan di dalam rumah tangga beliau yang berawal dari tarik ulur atau gesekan antara beliau dengan para istri atau antara sebagian istri dengan sebagian yang lain, lumrah dan biasa. Namun justru dari sini kita bisa memetik buah pelajaran berumah tangga pada saat kita menghadapi problem yang serupa atau yang mirip dengannya. Walaupun pelaku rumah tangga berbeda namun tidak jarang problemnya sama atau mirip atau tidak berbeda jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa peristiwa dan kejadian dalam rumah tangga Rasulullah saw yang dicatat oleh kitab-kitab sunnah. Penulis akan menyebutkannya dengan merujuk kepada kitab-kitab tersebut, setelahnya penulis akan mengurai pelajaran yang bisa kita petik darinya. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Muslim meriwayatkan dalam Kitabul Jana`iz Bab at-Taslim ala Ahlil Qubur wat Tarahhum Alaihim wad Du’a` Lahum dari Muhammad bin Qais bahwa pada suatu hari dia berkata, “Maukah kalian aku beritahu tentang diriku dan ibuku?” Dia –rawi dari Muhammad bin Qais, seorang laki-laki dari Quraisy- berkata, kami mengira maksudnya adalah ibu yang melahirkannya. Muhammad bin Qais melanjutkan, Aisyah berkata, “Maukah kalian aku beritahu tentang diriku dan Rasulullah saw?” Kami menjawab, “Ya.” Dia berkata, pada malam di mana ia merupakan giliran Rasulullah saw untuk menginap padaku, beliau pulang kepadaku, beliau melepas pakaiannya, melepas sepasang sandalnya dan meletakkan keduanya di sisi kakinya, beliau menggelar kainnya lalu berbaring. Tidak lama berselang, hanya sebatas beliau mengira aku telah tidur, beliau bangun mengambil pakaiannya pelan-pelan, memakai sandal pelan-pelan, membuka pintu pelan-pelan, lalu beliau keluar, kemudian menutup pintu pelan-pelan, maka aku meletakkan kainku di kepala, aku berkerudung dan aku memakai kain sarungku, kemudian aku keluar mengikuti beliau sampai beliau tiba di (kuburan) Baqi’. Beliau berdiri, berdirinya lama lalu mengangkat kedua tangannya tiga kali, kemudian beliau berbalik maka aku pun berbalik, beliau berjalan sedikit cepat maka aku pun berjalan sedikit cepat, beliau berjalan lebih cepat lagi maka aku pun berjalan lebih cepat lagi, beliau berlari maka aku pun berlari, aku berhasil mendahuli beliau maka aku langsung masuk, begitu aku berbaring beliau sudah masuk, beliau bertanya, “Ada apa dengan dirimu wahai Aisyah? Mengapa nafasmu naik turun?” Aku menjawab, “Tidak ada.” Nabi saw berkata, “Katakanlah atau Yang Mahalembut lagi Maha mengenal yang akan mengatakan.” Aisyah berkata, aku berkata, “Ya Rasulullah, aku korbankan bapak dan ibuku.” Maka Aisyah mengatakan apa yang baru saja dia lakukan. Rasulullah saw bersabda, “Jadi bayangan hitam yang aku lihat di depanku tadi adalah kamu?” Aku menjawab, “Benar.” Maka Rasulullah saw mendorong dadaku dengan satu dorongan yang membuatku terasa sakit. Kemudian beliau bertanya, “Apakah kamu mengira Allah dan rasulNya akan menzhalimimu?” Aisyah menjawab, “Apa pun yang disembunyikan oleh manusia pasti Allah menegetahui. Benar.” Nabi saw bersabda, “Jibril datang kepadaku pada saat kamu melihat, dia memanggilku, dia memelankannya darimu, maka aku menjawab panggilannya dan aku pun memelankannya, Jibril tidak akan masuk kepadamu sementara kamu telah meletakkan pakaianmu, aku mengiramu telah tidur, aku tidak ingin membangunkanmu, aku khawatir kamu akan ketakutan. Jibril berkata kepadaku, “Sesungguhnya Rabbmu memerintahkanmu agar datang kepada penghuni Baqi’ dan beristighfar untuk mereka.” Aisyah berkata, “Bagaimana aku berkata untuk mereka ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Semoga keselamatan atas penghuni kubur dari orang-orang mukmin dan orang-orang muslim, semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului dan yang masih tertinggal, insya Allah kami benar-benar akan menyusul.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini sarat dengan pelajaran, penulis hanya membatasi pada hal-hal yang berkaitan dengan prilaku rumah tangga antara suami dan istri, karena inilah maksud dari dikutipnya hadits ini di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- Kebaikan akhlak Rasulullah saw sebagai suami kepada keluarganya, beliau tidak ingin mengganggu keluarganya pada saat dia sedang mengambil hak istirahat walaupun itu demi melaksanakan perintah Allah untuk pergi ke kuburan Baqi’ dan memohon ampunan untuk kaum muslimin di sana. Bahkan untuk menjawab panggilan Jibril, beliau menjawabnya dengan pelan, beliau tidak ingin membuat keluarganya terkejut atau takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa saja Rasulullah saw membangunkan keluarganya dan memintanya menunggu kepulangan beliau dalam keadaan terjaga atau tertidur, tetapi ini tidak beliau lakukan, sebab hajat yang akan beliau laksanakan belum diketahui apakah akan membutuhkan waktu lama atau sebentar. Menunggu pada waktu yang semestinya untuk istirahat tentu sangat memberatkan, lebih-lebih menunggu dalam keadaan terjaga untuk sesuatu yang belum diketahui selesainya. Dari sini Rasulullah saw memilih keluar diam-diam karena beliau tidak ingin merepotkan keluarga pada waktu yang seharusnya dia tidak direpotkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2- Kelembutan beliau dalam bersikap kepada keluarga, beliau tidak marah kepada keluarganya setelah mengetahui bahwa dia membuntutinya, beliau hanya bertanya apa yang sebenarnya terjadi, meminta kejelasan, karena dalam kasus seperti ini bukan kemarahan yang diperlukan, kemarahan justru memicu masalah baru, yang diperlukan adalah ketenangan dan keterbukaan selanjutnya adalah saling memahami. Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3- Keluarga Rasulullah saw yang satu ini melakukan hal ini karena didorong rasa cemburu, dia khawatir Rasulullah saw mendatangi istrinya yang lain pada malam di mana ia merupakan haknya. Dalam riwayat Ahmad, Aisyah berkata, “Maka aku cemburu kepadanya, aku khawatir beliau datang kepada salah seorang istrinya, lalu beliau pulang melihat apa yang aku lakukan, beliau bertanya, “Apakah kamu cemburu?” Aku menjawab, “Apakah orang sepertiku tidak cemburu kepada orang sepertimu?” Kecemburuan dalam rumah tangga adalah sesuatu yang wajar, orang yang cemburu akan melakukan apa yang merupakan ungkapan dari kecemburuannya tersebut. Dalam kasus ini Rasulullah saw tidak menampakkan kekesalannya kepada keluarganya atas perbuatannya yang terdorong oleh rasa cemburu, beliau juga tidak mempersoalkan kecemburuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4- Kasus ini boleh dibilang timbul karena kesalahan presepsi dan ia selesai dengan sangat mudah, karena yang dibutuhkan hanyalah konfirmasi, saling percaya dan menjaga kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5- Terakhir, penulis membayangkan kejar-kejaran antara Rasulullah saw dengan keluarganya pada malam hari. Ketika Rasulullah saw selesai berdoa dan berbalik untuk pulang, keluarganya yang mengetahui hendak pulang, karena tidak ingin diketahui, langsung mengambil langkah, begitu Rasulullah saw mempercepat langkahnya, dia pun mempercepat langkahnya, semakin cepat Rasulullah saw melangkah, semakin cepat dia melangkah, sehingga dia tiba di rumah dengan nafas tersengal-sengal karena berlari. Dan Rasulullah saw mengetahui ada bayangan di depan beliau tetapi beliau belum mengetahui bahwa ia adalah keluraganya, beliau baru mengetahui ternyata bayangan yang berjalan mengkuti irama jalan beliau itu adalah keluarganya setelah tiba di rumah dan pemilik bayangan mengaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membentuk Keluarga Sakinah wa Rahmah&lt;br /&gt;Memasuki dunia baru bagi pasangan baru, atau lebih dikenal dengan pengantin baru memang merupakan suatu yang membahagiakan. Tetapi bukan berarti tanpa kesulitan. Dari pertama kali melangkah ke pelaminan, semuanya sudah akan terasa lain. Lepas dari ketergantungan terhadap orang tua, teman, saudara, untuk kemudian mencoba hidup bersama orang – yang mungkin – belum pernah kenal sebelumnya. Semua ini memerlukan persiapan khusus (walaupun sebelumnya sudah kenal), agar tidak terjebak dalam sebuah dilema rumah tangga yang dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Diantara persiapan yang harus dilakukan oleh pasangan baru yang akan mengarungi bahtera rumah tangga: &lt;br /&gt;• Persiapan mental. Perpindahan dari dunia remaja memasuki fase dewasa – di bawah naungan perkawinan – akan sangat berpengaruh terhadap psikologis, sehingga diperlukan persiapan mental dalam menyandang jabatan baru, sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga. Kalaupun sekarang anda telah terlanjur menyandang predikat tersebut sebelum anda sempat berpikir sebelumnya, anda belum terlambat. Anda bisa memulainya dari sekarang, menyiapkan mental anda lewat buku-buku bacaan tentang cara-cara berumah tangga, atau anda dapat belajar dari orang-orang terdekat, yang dapat memberikan nasehat bagi rumah tangga anda&lt;br /&gt;• engenali Pasangan. Kalau dulu orang dekat anda adalah ibu, teman, atau saudara anda yang telah anda kenal sejak kecil, tetapi sekarang orang yang nomor satu bagi anda adalah pasangan anda. Walaupun pasangan anda adalah orang yang telah anda kenal sebelumnya, katakanlah dalam masa pacaran, tetapi hal ini belumlah menjamin bahwa anda telah benar-benar mengenal kepribadiannya. Keadaannya lain. Masa pacaran dengan lingkungan rumah tangga jauh berbeda. Apalagi jika pasangan anda adalah orang yang belum pernah anda kenal sebelumnya. Disini perlu adanya penyesuaian-penyesuaian. Anda harus mengenal lebih jauh bagi pasangan anda, segala kekurangan dan kelebihannya, untuk kemudian anda pahami bagaimana sebaiknya anda bersikap, tanpa harus mempersoalkan semuanya. Karena sesungguhnya anda bersama pasangan anda hidup dalam rumah tangga untuk saling melengkapi satu dengan yang lainnya, sehingga tercipta keharmonisan. &lt;br /&gt;• Menyusun agenda Kegiatan. Kesibukan anda sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga tentunya akan lebih banyak menyita waktu di banding ketika anda masih sendiri. Hari-hari kemarin bisa saja anda mengikuti segala macam kegiatan yang anda sukai kapan saja anda mau. Persoalannya sekarang adalah anda tidak sendiri, kehadiran pasangan anda disamping anda tidak boleh anda abaikan. Tetapi anda tak perlu menarik diri dari aktifitas atau kegiatan yang anda butuhkan. Anda dapat membuat agenda untuk efektifitas kerja, anda pilah, dan anda pilih kegiatan apa yang sekiranya dapat anda ikuti sesuai dengan waktu yang anda miliki dengan tanpa mengganggu tugas anda sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga. &lt;br /&gt;• Mempelajari kesenangan pasangan. Perhatian-perhatian kecil akan mempunyai nilai tersendiri bagi pasangan anda, apalagi di awal perkawinan anda. Anda dapat melakukannya dengan mempelajari kesenangan pasangan anda, mulai dari selera makan, kebiasaan, hobi yang tersimpan dan lainnya. Tidak menjadi masalah jika ternyata apa yang disenanginya tidak anda senangi. Anda bisa mempersiapkan kopi dan makanan kesukaannya disaat pasangan anda yang punya hobi membaca sedang membuka-buka buku. Atau anda bisa sekali-kali menyisihkan waktu untuk sekedar mengantar pasangan anda berbelanja, untuk menyenangkan hatinya. Atau kalau mungkin anda bisa memadukan hobi anda yang ternyata sama, dengan demikian anda telah memasang saham kasih sayang di hati pasangan anda sebagai kesan pertama, karena kesan pertama akan selalu diingatnya. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda (kayak iklan saja). Dan anda bisa menjadikannya sebagai kebiasaan yang istimewa dalam rumah tangga anda.&lt;br /&gt;• Adaptasi lingkungan. Lingkungan keluarga, famili dan masyarakat baru sudah pasti akan anda hadapi. Anda harus bisa membawa diri untuk masuk dalam kebiasaan-kebiasaan (adat) yang ada di dalamnya. Kalau anda siap menerima kehadiran pasangan anda, berarti pula anda harus siap menerimanya bersama keluarga dan masyarakat disekitarnya. Awalnya mungkin anda akan merasa asing, kaku, tapi semuanya akan terbiasa jika anda mau membuka diri untuk bergaul dengan mereka, mengikuti adat yang ada, walaupun anda kurang menyukainya. Sehingga akan terjalin keakraban antara anda dengan keluarga, famili dan lingkungan masyarakat yang baru. Karena hakekat pernikahan bukan perkawinan antara anda dan pasangan anda, tetapi, lebih luas lagi antara keluarga anda dan keluarga pasangan anda, antara desa anda dengan desa pasangan anda, antara bahasa anda dengan bahasa pasangan anda, antara kebiasaan (adat) anda dengan kebiasaan pasangan anda. Dst.&lt;br /&gt;• Menanamkan rasa saling percaya. Tidak salah jika suatu saat anda merasa curiga dan cemburu. Tetapi harus anda ingat, faktor apa yang membuat anda cemburu dan seberapa besar porsinya. Tidak lucu jika anda melakukannya hanya dengan berdasar perasaan. Hal itu boleh saja untuk sekedar mengungkapkan rasa cinta, tetapi tidak baik juga kalau terlalu berlebihan. Sebaiknya anda menanamkan sikap saling percaya, sehingga anda akan merasa tenang, tidak diperbudak oleh perasaan sendiri. Yakinkan, bahwa pasangan anda adalah orang terbaik yang anda kenal, yang sangat anda cintai dan buktikan juga bahwa anda sangat membutuhkan kehadirannya, kemudian bersikaplah secara terbuka.&lt;br /&gt;• Musyawarah. Persoalan-persoalan yang timbul dalam rumah tangga harus dihadapi secara dewasa. Upayakan dalam memecahkan persoalan anda mengajak pasangan anda untuk bermusyawarah. Demikian juga dalam mengatur perencanaan-perencanaan dalam rumah tangga, sekecil apapun masalah yang anda hadapi, semudah apapun rencana yang anda susun. Anda bisa memilih waktu-waktu yang tepat untuk saling tukar pikiran, bisa di saat santai, nonton atau dimana saja sekiranya pasangan anda sedang dalam keadaan bugar.&lt;br /&gt;• Menciptakan suasana Islami. Suasana Islami ini bisa anda bentuk melalui penataan ruang, gerak, tingkah laku keseharian anda dan lain-lain. Sholat berjama’ah bersama pasangan anda, ngaji bersama (tidak perlu setiap waktu, cukup habis maghrib atau shubuh), mendatangi majlis ta’lim bersama dan memnbuat kegiatan yang Islami dalam rumah tangga anda. Hal ini akan menambah eratnya ikatan bathin antara anda dan pasangan anda. Dari sini akan terbentuk suasana Islami, Sakinah, Mawaddah wa Rahmah. Insya’allah. &lt;br /&gt;baitijannati – Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga adalah dimulai dengan ijab Kabul, saat itulah segala sesuatu yang haram menjadi halal. Dan bagi orang yang telah menikah dia telah menguasai separuh agamanya.&lt;br /&gt;Barang siapa menikah, maka dia telah menguasai separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. [HR. al-Hakim].&lt;br /&gt;Sebuah rumah tangga bagaikan sebuah bangunan yang kokoh, dinding, genteng, kusen, pintu berfungsi sebagaimana mestinya. Jika pintu digunakan sebagai pengganti maka rumah akan bocor, atau salah fungsi yang lain maka rumah akan ambruk. Begitu juga rumah tangga suami, istri dan anak harus tahu fungsi masing-masing, jika tidak maka bisa ambruk atau berantakan rumah tangga tersebut.&lt;br /&gt;Mari kita telaah satu persatu masing-masing fungsi suami dan istri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban Suami&lt;br /&gt;Suami mempunyai kewajiban mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya, tetapi disamping itu ia juga berfungsi sebagai kepala rumah tangga atau pemimpin dalam rumah tangga. Alloh SWT dalam hal ini berfirman:&lt;br /&gt;Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Alloh telah melebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka. (Qs. an-Nisaa’: 34).&lt;br /&gt;Menikah bukan hanya masalah mampu mencari uang, walaupun ini juga penting, tapi bukan salah satu yang terpenting. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat untuk mencari rezeki yang halal tetapi ternyata tidak mampu menjadi pemimpin bagi keluarganya.&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. (Qs. at-Tahriim: 6).&lt;br /&gt;Suami juga harus mempergauli istrinya dengan baik:&lt;br /&gt;Dan pergauilah isteri-isteri kalian dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (Qs. an-Nisaa’: 19).&lt;br /&gt;Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jarinya. [HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Al-Khudzri].&lt;br /&gt;Dalam satu kisah diceritakan, pada suatu hari istri-istri Rasul berkumpul ke hadapan suaminya dan bertanya, “Diantara istri-istri Rasul, siapakah yang paling disayangi?” Rasulullah Saw hanya tersenyum lalu berkata, “Aku akan beritahukan kepada kalian nanti.“&lt;br /&gt;Setelah itu, dalam kesempatan yang berbeda, Rasulullah memberikan sebuah kepada istri-istrinya masing-masing sebuah cincin seraya berpesan agar tidak memberitahu kepada istri-istri yang lain. Lalu suatu hari hari para istri Rasulullah itu berkumpul lagi dan mengajukan pertanyaan yang sama. Lalu Rasulullah Saw menjawab, “Yang paling aku sayangi adalah yang kuberikan cincin kepadanya.” Kemudian, istri-istri Nabi Saw itu tersenyum puas karena menyangka hanya dirinya saja yang mendapat cincin dan merasakan bahwa dirinya tidak terasing.&lt;br /&gt;Bahkan tingkat keshalihan seseorang sangat ditentukan oleh sejauh mana sikapnya terhadap istrinya. Kalau sikapnya terhadap istri baik, maka ia adalah seorang pria yang baik. Sebaliknya, jika perlakuan terhadap istrinya buruk maka ia adalah pria yang buruk.&lt;br /&gt;Hendaklah engkau beri makan istri itu bila engkau makan dan engkau beri pakaian kepadanya bilamana engkau berpakaian, dan janganlah sekali-kali memukul muka dan jangan pula memburukkan dia dan jangan sekali-kali berpisah darinya kecuali dalam rumah. [al-Hadits].&lt;br /&gt;Orang yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik perlakuannya terhadap keluarganya. Sesungguhnya aku sendiri adalah yang paling baik diantara kalian dalam memperlakukan keluargaku. [al-Hadits].&lt;br /&gt;Begitulah, suami janganlah kesibukannya mencari nafkah di luar rumah lantas melupakan tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga. Suami berkewajiban mengontrol dan mengawasi anak dan istrinya, agar mereka senantiasa mematuhi perintah Allah, meninggalkan larangan Allah swt sehingga terhindar dari siksa api neraka. Ia akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah jika anak dan istrinya meninggalkan ibadah wajib, melakukan kemaksiatan, membuka aurat, khalwat, narkoba, mencuri, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. [HR. Bukhari].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban Istri&lt;br /&gt;Istri mempunyai kewajiban taat kepada suaminya, mendidik anak dan menjaga kehormatannya (jilbab, khalwat, tabaruj, dan lain-lain.). Ketaatan yang dituntut bagi seorang istri bukannya tanpa alasan. Suami sebagai pimpinan, bertanggung jawab langsung menghidupi keluarga, melindungi keluarga dan menjaga keselamatan mereka lahir-batin, dunia-akhirat.&lt;br /&gt;Tanggung jawab seperti itu bukan main beratnya. Para suami harus berusaha mengantar istri dan anak-anaknya untuk bisa memperoleh jaminan surga. Apabila anggota keluarganya itu sampai terjerumus ke neraka karena salah bimbing, maka suamilah yang akan menanggung siksaan besar nantinya.&lt;br /&gt;Ketaatan seorang istri kepada suami dalam rangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga di dunia dan akhirat. Istri boleh membangkang kepada suaminya jika perintah suaminya bertentangan dengan hukum syara’, missal: disuruh berjudi, dilarang berjilbab, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dikehendaki. [al-Hadist].&lt;br /&gt;Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita shalihah. [HR. Muslim, Ahmad dan an-Nasa'i].&lt;br /&gt;Wanita yang shalihah ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). (Qs. an-Nisaa’: 34).&lt;br /&gt;Ta’at kepada Allah, ta’at kepada Rasul, memakai jilbab (pakaian) yang menutup seluruh auratnya dan tidak untuk pamer kecantikan (tabarruj) seperti wanita jahiliyah. (Qs. al-Ahzab: 32).&lt;br /&gt;Sekiranya aku menyuruh seorang untuk sujud kepada orang lain. Maka aku akan menyuruh wanita bersujud kepada suaminya karena besarnya hak suami terhadap mereka. [al-Hadits].&lt;br /&gt;Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan hatimu jika engkau memandangnya dan mentaatimu jika engkau memerintahkan kepadanya, dan jika engkau bepergian dia menjaga kehormatan dirinya serta dia menjaga harta dan milikmu. [al-Hadist].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perselisihan&lt;br /&gt;Suami dilarang memukul/menyakiti istri, jika terjadi perselisihan ada beberapa tahapan yang dapat ditempuh,&lt;br /&gt;Istri-istri yang kalian khawatirkan pembangkangannya, maka nasihatilah mereka, pisahkanlah mereka dari tempat tidur, dan pukullah mereka (dengan pukulan yang tidak membahayakan). Akan tetapi, jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. (Qs. an-Nisaa’: 34).&lt;br /&gt;Hendaklah engkau beri makan istri itu bila engkau makan dan engkau beri pakaian kepadanya bilamana engkau berpakaian, dan janganlah sekali-kali memukul muka dan jangan pula memburukkan dia dan jangan sekali-kali berpisah darinya kecuali dalam rumah. [al-Hadits].&lt;br /&gt;Jika kalian merasa khawatir akan adanya persengketaan diantara keduanya, maka utuslah seorang (juru damai) dari pihak keluarga suami dan sorang juru damai dari pihak keluarga istri. Jika kedua belah pihak menghendaki adanya perbaikan, niscaya Allah akan memberi taufik kepada suami-istri. (Qs. an-Nisaa’: 35).&lt;br /&gt;Demikianlah Islam mengatur dengan sempurna kehidupan keluarga sehingga terbentuk keluarga sakinah dan bahagia dunia-akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelas Kiat Menata Keluarga Islami&lt;br /&gt;Bagaimanakah wujud keluarga Islami itu? Bayangan anda tentang suami isteri yang bertingkah laku bagai malaikat serta rahmat Allah yang senantiasa melimpahi kebutuhan hidup mereka tentu bukanlah gambaran yang benar. Ajaran Islam sendiri merupakan ajaran yang dirancang bagi manusia yang memiliki berbagai kelemahan dan kekurangan dan siap diterapkan dalam berbagai keadaan yang menyertai hidup manusia.&lt;br /&gt;Jadi, jika anda menemui goncangan-goncangan yang menyangkut diri anda dalam masalah pribadi, hubungan dengan suami atau isteri dan anak-anak, atau dalam berbagai kondisi yang menyertai keluarga, janganlah anda panik dulu atau merasa dunia hampir kiamat. Sebab, justru dalam momen seperti itulah anda dapat memperlihatkan komitmen sebagai seseorang sebelum dibuktikannya melalui amal kehidupan.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang patut anda perhatikan dalam upaya menumbuhkan keluarga bahagia menurut ajaran Islam atau dalam menghadapi berbagai persoalan, diantaranya;&lt;br /&gt;1. Fikrah yang jelas&lt;br /&gt;Pemikiran Islami tentang tujuan-tujuan dakwah dan kehidupan keluarga merupakan unsur pentng dalam perkawinan. Ini adalah syarat utama.Keluarga islami bukanlah keluarga yang tenang tanpa gejolak. Bukan pula keluarga yang berjalan di atas ketidakjelasan tujuan sehingga melahirkan kebahagiaan semu. Kalaulah Umar bin Khattab menggebah para pedagang di pasar yang tidak memahami fiqih (perdagangan), maka layak dipandang sebagai sebuah kekeliruan besar seseorang yang menikah namun tak memahami dengan jelas apa hakekat pernikahan dalam Islam dan bagaimana kaitannya dengan kemajuan dakwah.&lt;br /&gt;2. Penyatuan idealisme&lt;br /&gt;Ketika ijab qobul dikumandangkan di depan wali, sebenarnya yang bersatu bukanlah sekedar jasad dua makhluk yang berlainan jenis. Pada detik itu sesungguhnya tengah terjadi pertemuan dua pemikiran, perjumpaan dua tujuan hidup dan perkawinan dua pribadi dengan tingkat keimanan masing-masing. Karena itu, penyatuan pemikiran dan idealisme akan menyempurnakan pertemuan fisik kedua insan.&lt;br /&gt;3. Mengenal karakter pribadi&lt;br /&gt;Kepribadian manusia ditentukan oleh berbagai unsur lingkungan: nilai yang diyakini dan pengaruh sosialisasi perilaku lingkungan terdekat serta lingkungan internal (sifat bawaan) itu sendiri. Mengenal secara jelas karakter pasangan hidup adalah bekal utama dalam upaya penyesuaian, penyeimbangan dan bahkan perbaikan. Satu catatan penting mengenai hal ini ialah anda harus menyediakan kesabaran selama proses pengenalan itu berlangsung, sebab hal itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.&lt;br /&gt;4. Pemeliharaan kasih sayang&lt;br /&gt;Sikap rahmah (kasih sayang) kepada pasangan hidup dan anak-anak merupakan tulang punggung kelangsungan keharmonisan keluarga. Rasulullah SAW menyapa Aisyah dengan panggilan yang memanjakan, dengan gelar yang menyenangkan hati. Bahkan beliau membolehkan seseorang berdiplomasi kepada pasangan hidupnya dalam rangka membangun kasih sayang. Suami atau isteri harus mampu menampilkan sosok diri dan pribadi yang dapat menumbuhkan rasa tenteram, senang kerinduan. Ingat, di atas rasa kasih sayanglah pasangan hidup dapat membagi beban, meredam kemelut dan mengurangi rasa lapar.&lt;br /&gt;5. Kontinuitas tarbiyah&lt;br /&gt;Tarbiyah (pendidikan) merupakan kebutuhan asasi setiap manusia. Para suami yang telah aktif dalam medan dakwah biasanya akan mudah mendapatkan hal ini. Namun, isteri juga memiliki hak yang sama. Penyelenggaraannya merupakan tanggung jawab suami khususnya, kaum lelaki muslim umumnya. Itulah sebabnya Rasulullah SAW meluluskan permintaan ta’lim (pengajaran) para wanita muslimah yang datang kepada beliau. Beliau memberikan kesempatan khusus bagi pembinaan wanita dan kaum ibu (ummahaat). Perbedaan perlakuan tarbiyah antara suami dan isteri akan membuat timpang pasangan itu dan akibatnya tentu kegoncangan rumah tangga.&lt;br /&gt;6 Penataan ekonomi&lt;br /&gt;Turunnya Surat al Ahzab yang berkaitan dengan ultimatum Allah SWT kepada para isteri Nabi SAW, erat kaitannya dengan persoalan ekonomi. Islam dengan tegas telah melimpahkan tanggung jawab nafkah kepada suami, tanpa melarang isteri membantu beban ekonomi suami jika kesempatan dan peluang memang ada, dan tentu selama masih berada dalam batas-batas syari’ah. Ditengah-tengah tanggung jawab dakwahnya, suami harus bekerja keras agar dapat memberikan pelayanan fisik kepada keluarga. Sedangkan qanaah (bersyukur atas seberapa pun hasil yang diperoleh) adalah sikap yang patut ditampilkan isteri. Persoalan-persoalan teknis yang menyangkut pengelolaan ekonomi keluarga dapat dimusyawarahkan dan dibuat kesepakatan antara suami dan isteri. Kebahagiaan dan ketenangan akan lahir jika di atas kesepakatan tersebut dibangun sikap amanah (benar dan jujur).&lt;br /&gt;7. Sikap kekeluargaan &lt;br /&gt;Pernikahan antara dua anak manusia sebenarnya diiringi dengan pernikahan ”antara dua keluarga besar”, dari pihak isteri dan juga suami. Selayaknyalah, dalam batas-batas yang diizinkan syari’at, sebuah pernikahan tidak menghancurkan struktur serta suasana keluarga. Pernikahan janganlah membuat suami atau isteri kehilangan perhatian pada keluarganya (ayah, ibu, adik, kakak dan seterusnya). Menurunnya frekuensi interaksi fisik (dan ini wajar) tidak boleh berarti menurun pula perhatian dan kasih sayang. Sebaliknya, perlu ditegaskan juga bahwa pernikahan adalah sebuah lembaga legal (syar’i) yang harus dihormat keberadaannya. Sebuah kesalahan serius terjadi tatkala seorang isteri atau suami menghabiskan perhatiannya hanya untuk keluarganya msing-masing sehingga tanggung jawabnya sebagai pasangan keluarga di rumahnya sendiri terbengkalai.&lt;br /&gt;8. Pembagian beban&lt;br /&gt;Meski ajaran Islam membeberkan dengan jelas fungsi dan tugas elemen keluarga (suami, isteri, anak, pembantu) namun dalam pelaksanaannya tidaklah kaku. Jika Rasulullah SAW menyatakan bahwa seorang isteri adalah pemimpin bagi rumah dan anak-anak, bukan berarti seorang suami tidak perlu terlibat dalam pengurusan rumah dan anak-anak. Ajaran Islam tentang keluarga adalah sebuah pedoman umum baku yang merupakan titik pangkal segala pemikiran tentang keluarga. Dalam tindakan sehari-hari, nilai-nilai lain, misalnya tentang itsar (memperhatikan dan mengutamakan kepentingan orang lain), ta’awun (tolong menolong), rahim (kasih sayang) dan lainnya juga harus berperan. Itu dapat dijumpai dalam riwayat yang sahih betapa Nabi SAW bercengkrama dengan anak dan cucu, menyapu rumah, menjahit baju yang koyak dan lain-lain.&lt;br /&gt;9. Penyegaran&lt;br /&gt;Manusia bukanlah robot-robot logam yang mati. Manusia mempunyai hati dan otak yang dapat mengalami kelelahan dan kejenuhan. Nabi SAW mengeritik seseorang yang menamatkan Al Quran kurang dari tiga hari, yang menghabiskan waktu malamnya hanya dengan shalat, dan yang berpuasa setiap hari. Dalam ta’lim beliau SAW juga memberikan selang waktu (dalam beberapa riwayat per pekan), tidak setiap saat atau setiap hari. Variasi aktivitas dibutuhkan manusia agar jiwanya tetap segar. Dengan demikian, keluarga yang bahagia tdak akan tumbuh dari kemonotonan aktivitas keluarga. Di samping tarbiyah, keluarga membutuhkan rekreasi (perjalanan, diskusi-diskusi ringan, kemah, dll).&lt;br /&gt;10. Menata diri&lt;br /&gt;Allah SWT mengisyaratkan hubungan yang erat antara ketaqwaan dan yusran (kemudahan), makhrojan (jalan keluar). Faktor kefasikan atau rendahnya iman identik dengan kesukaran, kemelut dan jalan buntu. Patutlah pasangan muslim senantiasa menata dirinya masing-masing agar jalan panjang kehidupan rumah tangganya dapat diarungi tanpa hambatan dan rintangan yang menghancurkan.&lt;br /&gt;11. Mengharapkan rahmat Allah&lt;br /&gt;Ketenangan dan kasih sayang dalam keluarga merupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-hambaNya yang Salih. Rintangan-rintangan menuju keadaan itu datang tidak saja dari faktor internal manusia, namun juga dapat muncul dari faktor eksternal termasuk gangguan syaitan dan jin. Karena itu, hubungan vertikal dengan al Khaliq harus dijaga sebaik mungkin melalui ibadah dan doa. Nabi SAW banyak mengajarkan doa-doa yang berkaitan dengan masalah keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBENTUK KELUARGA ISLAMI    &lt;br /&gt;Mayoritas manusia tentu mendambakan kebahagiaan, menanti ketentraman dan ketanangan jiwa. Tentu pula semua menghindari dari berbagai pemicu gundah gulana dan kegelisahan. Terlebih dalam lingkngan keluarga. Ingatlah semua ini tak akan terwujud kecuali dengan iman kepada Alloh, tawakal dan mengembalikan semua masalah kepadaNya, disamping melakukan berbagai usaha yang sesuai dengan syari'at.&lt;br /&gt;Pentingnya Keharmonisan Keluarga Yang paling berpengaruh buat pribadi dan masyarakat adalah pembentukan keluarga dan komitmennya pada kebenaran. Alloh dengan hikmahNya telah mempersiapkan tempat yang mulia buat manusia untuk menetap dan tinggal dengan tentram di dalamnya. FirmanNya: "dan diantara tanda-tanda kekuasanNya adalah Dia mencipatakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan diajadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (Ar Rum: 21)&lt;br /&gt;Ya.supaya engkau cenderung dan merasa tentram kepadanya (Alloh tidak mengatakan: 'supaya kamu tinggal bersamanya'). Ini menegaskan makna tenang dalam perangai dan jiwa serta menekankan wujudnya kedamaian dalam berbagai bentuknya.&lt;br /&gt;Maka suami istri akan mendapatkan ketenangan pada pasangannya di kala datang kegelisahan dan mendapati kelapangan di saat dihampiri kesempitan. Sesungguhnya pilar hubungan suami istri adalah kekerabatan dan pershabatan yang terpancang di atas cinta dan kasih sayang. Hubungan yang mendalam dan lekat ini mirip dengan hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. Al Qur'an menjelaskan: "Mereka itu pakaian bagimu dan kamu pun pakaian baginya." (Al Baqarah: 187) &lt;br /&gt;Terlebih lagi ketika mengingat apa yang dipersiapkan bagi hubungan ini misalnya; penddidikan anak dan jaminan kehidupan, yang tentu saja tak akan terbentuk kecuali dalam atmosfir keibuan yang lembut dan kebapakan yang semangat dan serius. Adakah di sana komunitas yang lebih bersih dari suasana hubungan yang mulia ini?&lt;br /&gt;Pilar Peyangga Keluarga Islami&lt;br /&gt;1. Iman dan Taqwa &lt;br /&gt;Faktor pertama dan terpenting adalah iman kepada Alloh dan hari akhir, takut kepada Dzat Yang memperhatikan segala yang tersembunyi serta senantiasa bertaqwa dan bermuraqabbah (merasa diawasi oleh Alloh) lalu menjauh dari kedhaliman dan kekeliruan di dalam mencari kebenaran.&lt;br /&gt;"Demikian diberi pengajaran dengan itu, orang yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat. Barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Dia kan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Dia kan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkan keperluannya." (Ath Thalaq: 2-3)&lt;br /&gt;Di antara yang menguatkan tali iman yaitu bersungguh-sungguh dan serius dalam ibadah serta saling ingat-mengingatkan. Perhatikan sabda Rasululloh: "Semoga Alloh merahmati suami yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula istrinya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya. Dan semoga Alloh merahmati istri yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula suaminya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya." (HR. Ahmad, Abu Dawud, An Nasa'i, Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Hubungan suami istri bukanlah hubungan duniawi atau nafsu hewani namun berupa interaksi jiwa yang luhur. Jadi ketika hubungan itu shahih maka dapat berlanjut ke kehidupan akhirat kelak. FirmanNya: "Yaitu surga 'Adn yang mereka itu masuk di dalamnya bersama-sama orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya." (Ar Ra'du: 23) &lt;br /&gt;2. Hubungan Yang Baik &lt;br /&gt;Termasuk yang mengokohkan hal ini adalah pergaulan yang baik. Ini tidak akan tercipt akecuali jika keduanya saling mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing.&lt;br /&gt;Mencari kesempurnaan dalam keluarga dan naggotanya adalah hal mustahil dan merasa frustasi daklam usha melakukan penyempurnan setiap sifat mereka atau yang lainnya termasuk sia-sia juga.&lt;br /&gt;3. Tugas Suami &lt;br /&gt;Seorang suami dituntut untuk lebih bisa bersabar ketimbang istrinya, dimana istri itu lemah secara fisik atau pribadinya. Jika ia dituntut untuk melakukan segala sesuatu maka ia akan buntu.&lt;br /&gt;Teralalu berlebih dalam meluruskannya berarti membengkokkannya dan membengkokkannya berarti menceraikannya. Rasululloh bersabda: "Nasehatilah wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan bagian yang bengkok dari rusuk adalah bagian atasnya. Seandainya kamu luruskan maka berarti akan mematahkannya. Dan seandainya kamu biarkan maka akan terus saja bengkok, untuk itu nasehatilah dengan baik." (HR. Bukhari, Muslim)&lt;br /&gt;Jadi kelemahan wanita sudah ada sejak diciptakan, jadi bersabarlah untuk menghadapinya. Seorang suami seyogyanya tidak terus-menerus mengingat apa yang menjadi bahan kesempitan keluarganya, alihkan pada beberapa sisi kekurangan mereka. Dan perhatikan sisi kebaikan niscaya akan banyak sekali.&lt;br /&gt;Dalam hal ini maka berperilakulah lemah lembut. Sebab jika ia sudah melihat sebagian yang dibencinya maka tidak tahu lagi dimana sumber-sumber kebahagiaan itu berada. Alloh berfirman; "Dan bergaullah bersama mereka dengan patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Aloh menjadikannya kebaikan yang banyak." (An Nisa': 19)&lt;br /&gt;Apabila tidak begitu lalu bagaimana mungkin akan tercipta ketentraman, kedamaian dan cinta kasih itu: jika pemimpin keluarga itu sendiri berperangai keras, jelek pergaulannya, sempit wawasannya, dungu, terburu-buru, tidak pemaaf, pemarah, jika masuk terlalu banyak mengungkit-ungkit kebaikan dan jika keluar selalu berburuk sangka.&lt;br /&gt;Padahal sudah dimaklumi bahwa interaksi yang baik dan sumber kebahagiaan itu tidaklah tercipta kecuali dengan kelembutan dan menjauhakan diri dari prasangka yang tak beralasan. Dan kecemburuan terkadang berubah menjadi prasangka buruk yang menggiringnya untuk senantiasa menyalah tafsirkan omongan dan meragukan segala tingkah laku. Ini tentu akan membikin hidup terasa sempit dan gelisah dengan tanpa alasan yang jelas dan benar.&lt;br /&gt;4. Tugas Istri &lt;br /&gt;Kebahagiaan, cinta dan kasih sayang tidaklah sempurna kecuali ketika istri mengetahui kewajiban dan tiada melalaikannya. Berbakti kepada suami sebagai pemimpin, pelindung, penjaga dan pemberi nafkah. Taat kepadanya, menjaga dirinya sebagi istri dan harta suami. Demikian pula menguasai tugas istri dan mengerjakannya serta memperhatikan diri dan rumahnya.&lt;br /&gt;Inilah istri shalihah sekaligus ibu yang penuh kasih sayang, pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Juga mengakui kecakapan suami dan tiada mengingkari kebaikannya. Untuk itu seyogyanya memaafkan kekeliruan dan mangabaikan kekhilafan. Jangan berperilaku jelek ketika suami hadir dan jangan mengkhianati ketika ia pergi.&lt;br /&gt;Dengan ini sudah barang tentu akan tercapai saling meridhai, akan langgeng hubungan, mesra, cinta dan kasih sayang. Dalam hadits: "Perempuan mana yang meninggal dan suaminya ridha kepadanya maka ia masuk surga." (HR. Tirmidzi, Hakim, Ibnu Majah) &lt;br /&gt;Maka bertaqwalah wahai kaum muslimin! Ketahuilah bahwa dengan dicapainya keharmonisan akan tersebarlah semerbak kebahagiaan dan tercipta suasana yang kondusif bagi tarbiyah.&lt;br /&gt;Selain itu tumbuh pula kehidupan di rumah yang mulia dengan dipenuhi cinta kasih dan saling pengertian anatar sifat keibuan yang penuh kasih sayang dan kebapakan yang tegas, jauh dari cekcok, perselisihan dan saling mendhalimi satu sama lain. Juga tak ada permusuhan dan saling menyakiti. &lt;br /&gt;Penutup &lt;br /&gt;Lurusnya keluarga menjadi media untuk menciptakan keamanan masyarakat. Bagaimana bisa aman bila ikatan keluarga telah amburadul. Padahal Alloh memberi kenikmatan ini yaitu kenikmatan kerukunan keluarga, kemesraan dan keharmonisannya.&lt;br /&gt;Hubungan suami istri yang sangat solid dan fungsinya sebagai orang tua di tambah anak-anaknya yang tumbuh dalam asuhan mereka, merupakan gambaran umat terkini dan masadepan. Karena itu ketika setan berhasil menceraikan hubungan keluarga dia tidak sekadar menggoncangkan sebuah keluarga namun juga menjerumuskan masyarakat seluruhnya ke dalam kebobrokan yang merajalela. Realita sekarang menjadi bukti.&lt;br /&gt;Semoga Alloh merahmati pria yang perilakunya terpuji, baik hatinya, pandai bergaul (terhadap keluarga), lemah lembut, pengasih, penyayang, tekun, tidak berlebihan dan tiada lalai dengan kewajibannya. Semoga Alloh merahmati pula wanita yang tidak mencari-cari kekeliruan, tidak cerewet, shalihah, taat dan memelihara dirinya ketika suaminya tidak ada karena Alloh telah memeliharanya.&lt;br /&gt;Bertaqwalah wahai kaum muslimin, wahai suami istri. Barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaaya akan dimudahkan urusannya. (Syeikh Shalih bin Abdullah bin Al Humaid).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7198399536263154647?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7198399536263154647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/dari-rumah-rasulullah-saw-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7198399536263154647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7198399536263154647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/dari-rumah-rasulullah-saw-keluarga.html' title='Dari Rumah Rasulullah saw keluarga sakinah,mawahdah dan warahmah'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOFS9uyeI/AAAAAAAAAfo/XgwEJqC7x6U/s72-c/Dani_4.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-8775224661168770861</id><published>2010-03-26T06:48:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T00:31:19.461-07:00</updated><title type='text'>LATIHAN KEBUGARAN JASMANI</title><content type='html'>1. A.     Pengertian Latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan adalah suatu proses yang sistrematis secara berulang-ulang, secara tetap dengan selalu memberikan peningkatan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. B.     Tujuan Pokok dari Latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pokok dari latihan adalah prestasi maksimal di samping kesehatan serta kesegaran jasmani bagi atlet. Sesuai dengan tujuannya maka urutan penekanan latihan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pembentukan kondisi fisik (Phesical build up).Unsur-unsur yang harus di bentuk dan dikembangkan meliputi.&lt;br /&gt;   2. Kekuatan (stregth)&lt;br /&gt;   3. Kecepatan (speed)&lt;br /&gt;   4. Daya tahan  (endorance)&lt;br /&gt;         1. Kelincahan (agelity)&lt;br /&gt;         2. Kelentukan (flexibility)&lt;br /&gt;         3. Kecepatan (accurancy)&lt;br /&gt;         4. Keseimbangan dan koordinasi&lt;br /&gt;               1. Pembentukan Teknik (Technical Build Up)&lt;br /&gt;               2. Pembentukan Taktik (Tactical Builp Up)&lt;br /&gt;               3. Pembentukan Mental (Mental Build Up)&lt;br /&gt;               4. Pembentukan Kematangan Juara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. C.     Beban Latihan (Loading)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beban latihan atau disebut juga bahan latihan atau loading  adalah suatu bentuk-bentuk latihan jasmani dan rohani atlet guna mencapai prestasi olah raga. Bentuk-bentuk latihannya dapat dilakukan dengan berbagai cara : jari-senam-angkat besi-eross eouentry dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua macam pengertian tentang beban latihan dapayt dibedakan sebagai beikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Beban Luar (outer load)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan bebna latihan yang langsung dapat dilihat secara nyata. Beban luar dapat ditandai dengan adanya sifat-sifat dari beban, itu sendiri, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Insentif latihan&lt;br /&gt;   2. Volum latihan&lt;br /&gt;   3. Lamanya latihan&lt;br /&gt;   4. Rhytmo latihan dsb&lt;br /&gt;         1. Beban Dalam (inner load)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan beban latihan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap fisiologis dari atlit. Jadi sebenarnya beban dalam adalah bebas luar yang dikenakan terhadap atlit yang memberikan pengaruh terhadap kenaikan denyut nadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. D.     Ciri-ciri Latihan&lt;br /&gt;   2. Intensity      :    merupakan ukuran kesungguhan dalam melakukan latihan yang betul pelaksanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jumlah bebas dalam latihan kekuatan.&lt;br /&gt;   2. Kecepatan dalam hari pada jarak yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;   3. Jarak dalam latihan lempar.&lt;br /&gt;   4. Tinggi dalam latihan lompat dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita dapat menjalankan secara penuh sesuai dengan kemampuan ini berarti kita menjalankan intensity 100% (maksimal). Tingkat intensity dapat dibedakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 % atas lebih (110%)         -    super maximal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100% penuh                           -    maxsimal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80% s/d 99%                          -    sub maximal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60% s/d 79%                          -    medium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59% s/d ke bawah                   –    law (rendah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Volume       :    jumlah beban yang dinyatakan dengan satuan jarak, waktu, berat, jumlah beban latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Duration     :    lamanya waktu latihan seluruhnya (penuh) setelah dikurangi dengan waktu yang dipergunakan untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Frequency  :    beberpa kali suatu latihan dilakukan setiap minggunya : dua kali, tiga kali atau enam kali. Cepat dan lambatnya suatu latihan dilakukan setiap set atau setiap elemen latihan juga merupakan frequency. Seringnya ulangan yang dilakukan setiap set atau elemen latihan disebut : density.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ritme          :    merupakan irama dari latihan, misalnya : berta dan ringannya suatu latihan atau tinggi rendahn ya latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. E.     Bentuk-bentuk Latihan Kondisi Fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai bentuk latihan kondisi fisik antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Fartlek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fartlek adalah bentuk latihan yang dilakukan dengan lari jarak jauh seperti halnya pada cross country. Bentuk latihan in iberasal dari Swedia yang berarti “spee play” atau bermain-main dengan kecepatan, waktu, latihan tidak dibatasi tetapi atlit bebas melakukan latihan ini dengan berbagai variasi bentuk lari sesuai dengan medianya. Sebaiknya untuk latihan fartlek ini dipilihnya latihan (medan) yang mempunyai pemandangan indah sedikit rintan gn dengan lintasan yang berbeda-beda : lumpur-keras-terjal-turun-pasir-rumput-salju atau lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan yang indah akan menyebabkan atlit lupa akan kelelahan sehingga dengan bebas melakukan latihannya. Coch ataupun atlitnya sendiri dapat menentukan bentuk larinya maupun lamanya latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan bentuk lari dapat diatur dengan berbagai variasi, misalnya (costa holmen) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mulai dengan lari lambat 5-10 menit.&lt;br /&gt;   2. Kecpatan yang konstan dan cukup tinggi.&lt;br /&gt;   3. Jalan cepat (istirahat aktif).&lt;br /&gt;   4. Lari lambat-lambat diselingi lari yang makin lama makin cepat (win sprin).&lt;br /&gt;   5. Lari lambat-lambat diselingi 3-4 langkah mendadak cepat.&lt;br /&gt;   6. Naik bukit dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;   7. Lari dengan tempo yang cepat (pace) selama 1 menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan latihan sama dengan cross country terutama untuk daya tahan atau stamina. Bentuk latihan in baik sekali dilakukan pada periode persiapan atau bahkan pada periode latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Internal Trainning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada khir0akhir ini sistem latihan interfasi mulai digunakan untuk semua cabang olah raga : atletik, balap sepeda, mendayung, dan macam-macam permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interval trainning merupakan bentuk latihan yang diselingi dengan istirahat tertentu (intervasi). Bentuk latihan in pada mulanya ditemukan oleh seorang dokter yang juga coach atletik dari Jerman : dr. Woldemar Cersshler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interval trainning merupakan penyempurnaan dari fartlek dengan memebrikan koreksi secara teliti dalam : menentukan jarak, istirahat, banyaknya ulangan (repetation) dan waktu latihan. Latihan interval juga menggunakan prinsip penambahan beban latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jarak lari ditentukan: 1600 m (4 kali keliling lintasan lari.&lt;br /&gt;   2. b.      Ulangan (repetition) : 4 kali, berarti 4 X 400m. &lt;br /&gt;   3. c.       Waktu untuk menempuh jarak (400 m): 90 detik.&lt;br /&gt;   4. d.      Waktu istirahat (recovery interval): 120 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lari pertama latihan boleh digunakan ulangan 2-3 kali terlebih dahulu, kemudian untuk seterusnya 4 kali ulangan. Atlit diharuskan menempuh jarak 400 m dengan waktu 90 detik, kemudian jalan selama 120 detik, baru kemudian lari untuk putaran kedua, istirahat lagi dan seterusnya sampai selesai 4 x 400 m lari. Demikianlah untuk seterusnya latihan dilakukan akan tetapi waktu istirahat makin lama makin di kurangi dari 120 detik menjadi 90 – 60 – 50 detikdan setrerusnya sampai tujuan akhir tercapai yaitu lari 4 x 400 m tanpa istirahat = 1600 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memper berat latihan disamping pengurangan waktu istirahat dapat pula dengan meningkatkan bentuk istirahat dari jalan, jalan cepat atau lari-lari kecil. Cara meningkatkan beban dapat pula dengan memperberat salah satu dari faktor – faktor di atas dikombinasikan, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jarknya yang ditambah.&lt;br /&gt;   2. Ulangan yang diperbanyak.&lt;br /&gt;   3. Waktu dipercepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Aerobik&lt;br /&gt;   2. a.      Arti dan tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan aerobik adalah suatu sistem altihan yang mendorong kerja jantung, darah, dan paru-paru untuk periode waktu yang cukup untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan dan keadaan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan-perbaikan tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)      Bertambah kuatnya oto-otot pernapasan untuk memungkinkan aliran udara yang cepat ke dalam dan keluar paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)      Bertambah kuatnya jantung untuk memompa lebih banyak darah dan oksigen pada tiap denyutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)      Menambah kuat oto-otot diseluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan aerobik, kita akanmendapatkan suatu pengaruh yang menuju pada perbaikan-perbaikan ataupun dapat melawan penyakit-penyakit teetentu diantaranya sakit jantung, sakit paru-paru, dapat menambah kesegaran jasmani,merugah sikap tubuh menjadi lebih tegap dan mental yang baik, menambah lebih waspada, percaya pada diri sendiri, mempercantik wajah serta untuk melawan penyakit-penyakit yang lainnya. Jadi, aerobik dapat berfungsi sebagai obat dan untuk mempetinggi daya tahan dari seranganp-serangan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. b.      Program aerobik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya memulai program aerobik, kita harus mengklasifikasikan diri dalam suatu kategori bagaimana keadaan kondisi kita pada saat sekarang. Dengan bermacam-macam tes kita akan mengetahui apakah tubuh kita ini dalam kondisi yang baik (segar) atau kondisi fisik yangkurang baik. Sudah barang tentu bila kondisi kita ternyata baik, pasti kita akan mempertahankan bahkan ditingkatkan dan bila ternyata kurang baik kita beruaha untuk memperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari macam-macam tes yang ada maka tes 12 menit adalah salah satu jenis tes yang mudah dilaksanakan oleh semua orang dan biayanya pun sangat murah. Tes 12 menit dilakukan dengan berlari-lari di lapangan, di jalan atau tempat-tempat yang memuingkinkan untuk mengukur jarak tempuhnya. Dalam lari in kita diperbolehkan untuk berjalan kaki bila kita lelah/ capai. Hindarilah memaksa diri untuk mendapatkan suatu nilai dimana dengan cara itu badan kita menjadi letih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila waktu 12 menit telah habis maka kita harus segera memberi tanda pada titik yang kita capai. Bila hal ini dilakukan di jalan, kita dapat mengukur jarak yang ditempuh dengan speed meter mobil atau sepeda motor atau melihat tanda yang telah ditentukan bila hal ini dilakukan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RANGKUMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan adalah suatu proses yang sistrematis secara berulang-ulang, secara tetap dengan selalu memberikan peningkatan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pokok dari latihan adalah prestasi maksimal di samping kesehatan serta kesegaran jasmani bagi atlet. Beban latihan atau disebut juga bahan latihan atau loading  adalah suatu bentuk-bentuk latihan jasmani dan rohani atlet guna mencapai prestasi olah raga. Aerobik adalah suatu sistem altihan yang mendorong kerja jantung, darah, dan paru-paru untuk periode waktu yang cukup untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan dan keadaan tubuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-8775224661168770861?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/8775224661168770861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/latihan-kebugaran-jasmani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8775224661168770861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8775224661168770861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/latihan-kebugaran-jasmani.html' title='LATIHAN KEBUGARAN JASMANI'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-8432791982982220274</id><published>2010-03-26T06:46:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T00:31:54.444-07:00</updated><title type='text'>Kurikulum Penjas dan Olahraga</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Latar Belakang&lt;br /&gt;Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari keseluruhan program pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sisitematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup, pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangan penting yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistemmatis. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan p[engembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat.&lt;br /&gt;Pendidikan memiliki sasaran pedagogis, oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa adanya pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, karena gerak sebagai aktifiats jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang senantiasa berkembang searah perkembangan jaman. Selama ini telah terjadi kecenderungan dalam memberikan mutu pendidikan yang hanya dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif. Pandangan ini telah membawa akibat terabaikannya aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, seni, psikomotor, serta life skill. Dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standart Nasional Pendidikan akan memberikan peluang untuk menyempurnakan peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, ketermpilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritualsosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Tujuan&lt;br /&gt;Mata pelajaran Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olah raga yang terpilih.&lt;br /&gt;2.Meningkatkan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikis yang lebih baik.&lt;br /&gt;3.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerakan dasar.&lt;br /&gt;4.Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui interalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan.&lt;br /&gt;5.Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan demokratis.&lt;br /&gt;6.Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan.&lt;br /&gt;7.Memhami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil serat memiliki sikap yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Ruang Lingkup&lt;br /&gt;Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk jenjang SMP / MTs adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Permainan dan olahraga meliputi : olahraga tradisional, permainan. Eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif, atletik, kasti, rauders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis dan beladiri, serta aktivitas lainnya.&lt;br /&gt;2.Aktivitas pengembangan meliputi : mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani dan bentuk postur tubuh serta ativitas lainnya.&lt;br /&gt;3.Aktivitas senam meliputi : ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya.&lt;br /&gt;4.Aktivitas ritmik meliputi : gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya.&lt;br /&gt;5.Aktivitas air meliputi : permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air dan renang serta aktivitas lainnya.&lt;br /&gt;6.Pendidikan luar kelas, meliputi : piknik / karya wisata, pengenalan lingkungan, berkemah, menjelajah dan mendaki gunung.&lt;br /&gt;7.Kesehatan, meliputi : penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar&lt;br /&gt;Kelas VII, Semester I&lt;br /&gt;1.Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga, serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;1.1Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.2Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola kecil lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.3Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar atletik serta nilai toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.4Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bela diri dengan koordinasi yang baik, serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan, dan percaya diri.&lt;br /&gt;2.Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;2.1Mempraktikkan jenis latihan kekuatan dan daya tahan otot serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;2.2Mempraktikkan latihan k daya tahan jantung dan paru-paru serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;3.Mempraktikkan senam dasar dengan teknik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;3.1Mempraktikkan senam dasar dengan bentuk latihan keseimbangan bertumpu pada kaki, serta nilai disiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;3.2Mempraktikkan senam dasar dengan bentuk latihan keseimbangan bertumpu pada kaki, serta nilai disiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;4.Mempraktikkan senam irama tanpa alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;4.1Mempraktikkan teknik dasar senam irama tanpa alat, gerak langkah kaki mengikuti irama, serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan.&lt;br /&gt;4.2Mempraktikkan teknik dasar senam irama tanpa alat, gerak mengayun satu lengan mengikuti irama, serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan.&lt;br /&gt;5.Mempraktikkan sebagian teknik dasar renang gaya dada dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;5.1Mempraktikkan teknik dasar gerakan kaki renang gaya dada, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.2Mempraktikkan teknik dasar gerakan langan renang gaya dada, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.3Mempraktikkan teknik dasar gerakan kaki, gerakan lengan dan pernafasan gaya dada, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;6.Mempraktikkan perkemahan dan dasar-dasar penyelamatan di lingkungan sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;6.1Mempraktikkan pemilihan tempat yang tepat untuk mendirikan tenda perkemahan, mempraktikkan teknik dasar pemsangan tenda untuk perkemahan di lingkungan sekolah secara beregu, serta nilai kerjasama, tanggung jawab dan tenggang rasa.&lt;br /&gt;6.2Mempraktikkan penyelamatan dan P3K terhadap jenis luka ringan, serta nilai kerjasama, tanggung jawab dan tenggang rasa.&lt;br /&gt;7.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;7.1Memahami pola makan sehat.&lt;br /&gt;7.2Memahami perlunya keseimbangan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas VII, Semester 2&lt;br /&gt;8.Mempraktikkan teknik dasar dan olahraga dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;8.1Mempraktikkan teknik dasar salah satu nomor olahraga bola besar beregu lanjutan serta nilai kerjasama, toleransi, memecahkan masalah, menghargai teman dan keberanian.&lt;br /&gt;8.2Mempraktikkan teknik dasar salah satu nomor olahraga bola kecil beregu dan perorangan, serta nilai kerjasama, kejujuran dan menghormati lawan.&lt;br /&gt;8.3Mempraktikkan teknik dasar salah perorangan lanjutan atletik serta nilai disiplin, semangat, sportivitas, percaya diri dan kejujuran.&lt;br /&gt;8.4Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga perorangan bela diri lanjutan serta nilai kerjasama, kejujuran, percaya diri dan menghormati lawan.&lt;br /&gt;9.Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;9.1Mempraktikkan jenis latihan untuk kelentukan dan keseimbangan serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;9.2Mempraktikkan jenis latihan kecepatan dan kelincahan serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;10.Mempraktikkan teknik dasar senam lantai dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;10.1Mempraktikkan teknik dasar gerak guling depan serta nilai kedisiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;10.2Mempraktikkan teknik dasar guling belakang serta nilai disiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;11.Mempraktikkan senam irama tanpa alat dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;11.1Mempraktikkan teknik dasar senam irama tanpa alat gerak mengayun dua lengan mengikuti irama serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan.&lt;br /&gt;11.2Mempraktikkan teknik dasar senam irama tanpa alat dengan melangkah dan mengayun, serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan.&lt;br /&gt;12.Mempraktikkan teknik dasar renang gaya bebas dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;12.1Mempraktikkan koordinasi gerakan kaki dan lengan renang gaya bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;12.2Mempraktikkan koordinasi gerakan lengan dan pernapasan renang gaya bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;12.3Mempraktikkan koordinasi renang gaya bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;13.1Memahami berbagai penyakit menular seksual (PMS).&lt;br /&gt;13.2Memahami cara menghindari penyakit menular seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas VIII, Semester I&lt;br /&gt;1.Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;1.1Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.2Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola kecil lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.3Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan olahraga atletik lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.4Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bela diri lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan, dan percaya diri.&lt;br /&gt;2.Mempraktikkan latihan kebugaran dalam bentuk latihan-latihan sirkuit, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;2.1Mempraktikkan latihan kekuatan dan daya tahan anggota bahan bagian atas dengan sistem sirkuit serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;2.2Mempraktikkan latihan kekuatan dan daya tahan anggota badan bagian bawah dengan sistem sirkuit serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;3.Mempraktikkan teknik dasar senam lantai dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;3.1Mempraktikkan teknik dasar senam lantai meroda berdasarkan konsep serta nilai kedisiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;3.2Mempraktikkan teknik dasar senam lantai guling lenting, serta nilai kedisiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;4.Mempraktikkan senam irama dengan alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;4.1Mempraktikkan teknik dasar senam irama menggunakan tongkat atau atau simpai dengan gerakan mengayun dan memutar ke berbagai arah serta nilai disiplin, toleransi dan estetika.&lt;br /&gt;4.2Mempraktikkan kombinasi gerakan mengayun/memutar ke berbagai arah dengan gerak melangkah, serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan gerak dan estetika.&lt;br /&gt;5.Mempraktikkan sebagian teknik dasar renang gaya bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;5.1Mempraktikkan teknik dasar gerakan kaki renang gaya bebas, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.2Mempraktikkan teknik dasar gerakan langan renang gaya bebas, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.3Mempraktikkan teknik dasar pernafasan gaya bebas, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;6.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;6.1Mengenal bahaya seks bebas.&lt;br /&gt;6.2Menolak budaya seks bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas VIII Semester 2&lt;br /&gt;7.Mempraktikkan teknik dasar dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;7.1Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;7.2Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola kecil lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri , keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;7.3Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar lanjutan atletik dengan koordinasi yang baik, serta nilai percaya diri , keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;7.4Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bela diri lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri , keberanian, menghormati lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;8.Mempraktikkan latihan kebugaran dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;8.1Mempraktikkan jenis latihan untuk kecepatan dan kelincahan anggota badan bagian atas serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;8.2Mempraktikkan latihan kecepatan dan kelincahan anggota badan bagian bawah serta nilai disiplin dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;9.Mempraktikkan teknik dasar senam lantai dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;9.1Mempraktikkan teknik dasar gerak meroda dan guling depan serta nilai disiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;9.2Mempraktikkan teknik dasar guling depan dan guling lenting serta nilai disiplin, keberanian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;10.Mempraktikkan senam irama tanpa alat dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;10.1Mempraktikkan variasi gerakan mengayun ke berbagai arah serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan gerak.&lt;br /&gt;10.2Mempraktikkan variasi gerakan memutar ke berbagai arah serta nilai disiplin, estetika, toleransi dan keluwesan.&lt;br /&gt;11.Mempraktikkan teknik dasar renang gaya dada dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;11.1Mempraktikkan koordinasi teknik dasar meluncur lanjutan, gerakan kaki dan lengan gaya dada dalam jarak tertentu bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;11.2Mempraktikkan koordinasi teknik dasar pernapasan renang gaya dada serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;12.Mempraktikkan budaya di sekitar sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;12.1Mendeskripsikan perencanaan kegiatan penjelajahan secara sederhana.&lt;br /&gt;12.2Memparaktikkan keterampilan penjelajahan di sekitar sekolah serta nilai kerjasama, toleransi, tolong menolong, etika, memperhatikan, keselamatan dan kebersihan lingkungan.&lt;br /&gt;13.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;13.1Memahami berbagai penyakit menular yang bersumber dari lingkungan tidak sehat.&lt;br /&gt;13.2Memahami cara menghindari penyakit menular yang bersumber dari lingkungan tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas XI, Semester 1&lt;br /&gt;1.Mempraktikkan berbagai teknik dasar ke dalam permainan dan olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;1.1Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan konsisten, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.2Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola kecil lanjutan dengan konsisten, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.3Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan olahraga atletik lanjutan baik serta nilai toleransi, percaya diri, keberanian, menjaga keselamatan diri dan orang lain, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;1.4Mempraktikkan vasriasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bela diri lanjutan dengan konsisten, serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan, dan percaya diri.&lt;br /&gt;2.Mempraktikkan jenis latihan beban dengan alat sederhana untuk meningkatkan kebugaran kebugaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;2.1Mengidentifikasi jenis-jenis latihan yang sesuai dengan latihan.&lt;br /&gt;2.2Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan alat sederhana serta nilai semangat, tanggung jawab, disiplin dan percaya diri.&lt;br /&gt;3.Mempraktikkan rangkaian gerak senam lantai dengan gerakan yang benar dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;3.1Memparktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama, disiplin, keberanian dan keselamatan.&lt;br /&gt;3.2Mempraktikkan beberapa rangkaian senam lantai, serta nilai keberanian, kedisiplin, keluwesan dan estetika.&lt;br /&gt;4.Mempraktikkan rangkaian gerak senam irama tanpa dan dengan alat serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;4.1Memparktikkan rangkaian aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang baik serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan, dan estetika.&lt;br /&gt;4.2Memparktikkan rangkaian aktivitas ritmik berirama menggunakan alat dengan koordinasi gerak yang baik serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan, dan estetika.&lt;br /&gt;5.Mempraktikkan sebagian teknik dasar renang gaya punggung dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;5.1Mempraktikkan teknik dasar gerakan kaki renang gaya punggung, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.2Mempraktikkan teknik dasar gerakan langan renang gaya punggung, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;5.3Mempraktikkan teknik dasar pernafasan gaya punggung, serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;6.Mempraktikkan dasar-dasar penjelajahan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;6.1Mempraktekkan rencanaan kegiatan penjelajahan.&lt;br /&gt;6.2Memparaktikkan berbagai keterampilan untuk memecahkan masalah yang ditemukan dalam aktivitas penjelajahan di alam bebas serta nilai kerjasama, disiplin , keselamatan dan kebersihan dan etika.&lt;br /&gt;7.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;7.1Memahami berbagai bahaya kebakaran.&lt;br /&gt;7.2Memahami cara menghindari bahay kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas XI, Semester 2&lt;br /&gt;Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar.&lt;br /&gt;8.Mengembangkan berbagai teknik dasar ke dalam permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;8.1Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan tepat dan lancar serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;8.2Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola kecil lanjutan dengan tepat dan lancar, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri , keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;8.3Mempraktikkan teknik dasar lanjutan atletik serta nilai toleransi, percaya diri, keberanian, keselamatan, berbagi tempat dan peralatan.&lt;br /&gt;8.4Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bela diri lanjutan dengan tepat dan lancar, serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan, dan percaya diri.&lt;br /&gt;9.Mempraktikkan tes kebugaran jasmani secara sederhana.&lt;br /&gt;9.1Mempraktikkan tes kesegaran jasmani secara sederhana.&lt;br /&gt;9.2Menginterpretasi secara sederhana hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran.&lt;br /&gt;10.Mempraktikkan rangkaian gerak senam dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;10.1Mempraktikkan rangkaian senam lanatai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggung jawab dan menghargai teman.&lt;br /&gt;10.2Mempraktikkan rangkaian senam lanatai dengan alat serta nilai percaya diri dan disiplin.&lt;br /&gt;11.Mempraktikkan senam irama dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;11.1Mempraktikkan kombinasi gerak berirama tanpa alat dengan koordinasi yang benar serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan, dan estetika.&lt;br /&gt;11.2Mempraktikkan kombinasi gerak rangkaian senam irama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan, dan estetika.&lt;br /&gt;12.Mempraktikkan kecakapam teknik dasar renang dan nilai-nilai yang trerkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;12.1Mempraktikkan koordinasi teknik dasar meluncur, gerakan kaki dan lengan gayrenanga bebas dalam jarak tertentu bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;12.2Mempraktikkan koordinasi teknik dasar meluncur, gerakan kaki, lengan dan pernapasan renang gaya bebas serta nilai disiplin, keberanian dan kebersihan.&lt;br /&gt;13.Mempraktikkan keterampilan dasar penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;13.1Mempraktekkan perencanaan dasar-dasar kegiatan menjelajah alam bebas serta nilai kerjasama, toleransi, tolons menolong, pengambilan keputusan dalam kelompok.&lt;br /&gt;13.2Memparaktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di alam bebas serta nilai kerjasama, toleransi, tolons menolong, pengambilan keputusan dalam kelompok.&lt;br /&gt;14.Menerapkan budaya hidup sehat.&lt;br /&gt;14.1Memahami berbagai bahaya bencana alam.&lt;br /&gt;14.2Memahami cara menghadapi berbagai bencana alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-8432791982982220274?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/8432791982982220274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kurikulum-penjas-dan-olahraga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8432791982982220274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8432791982982220274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kurikulum-penjas-dan-olahraga.html' title='Kurikulum Penjas dan Olahraga'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-998385389705790592</id><published>2010-03-26T06:45:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T06:45:51.068-07:00</updated><title type='text'>TEKNIK MEMEGANG RAKET TENIS</title><content type='html'>Agar dapat bermain tenis dengan baik, salah satu kunci utamanya adalah teknik memegang raket (grip) dengan sempurna. Grip sendiri ada bermacam-macam di antaranya one handed backhand/forehand (backhand/forehand satu tangan) dan two handed backhand/forehand (backhand/forehand dua tangan).&lt;br /&gt;Bagaimana teknik memegang raket yang benar. Berikut penjelasan atlet tenis Sekolah Tenis Gelora (STG) Solo, Elfa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegangan dengan satu tangan tampaknya sederhana tapi jika tidak dilakukan dengan benar hasil pukulannya pun tidak maksimal. Langkah awal melakukan pukulan satu tangan ini dengan menempatkan telapak tangan di puncak (di ujung) pegangan raket. Pada pukulan ini ibu jari sebaiknya dalam posisi kerah bawah diagonal berlawanan dengan posisi belakang grip. Akan lebih baik jika bagian dalam ibu jari tepat menyentuh permukaan datar dari pegangan raket (foto 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegangan dengan dua tangan. Pegangan ini ini lebih sulit dilakukan dari pada pukulan satu tangan, cara paling gampang melakukan pukulan ini adalah pegang raket dengan gaya bersalaman forehand grip yang senyaman mungkin. Untuk memaksimalkan hasil, tangan yang lain memegang raket dengan teknik forehand grip lainnya dengan posisi tangan kanan lebih di atas untuk mendorong pukulan (foto 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://harianjoglosemar.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=8291&amp;Itemid=1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GRIP (PEGANGAN RAKET)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali pemain yang baru atau belum pernah sama sekali bermain tenis terjebak pada kesalahan dasar dalam memegang raket. Melihat hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kebanyakan orang Indonesia yang jauh mengenal bulutangkis sebagai olahraga paling populer dimainkan di Indonesia, sehingga seringkali mengadopsi gaya pegangan raket bulutangkis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegangan raket bulutangkis cenderung berada di tengah gagang, sedangkan tenis cenderung berada di ujung dari gagang raket. Contohnya bisa dilihat pada gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perbedaan ini dapat dimengerti dari kinetik ayunan dalam memukul bola atau kok dalam bulutangkis. Tenis cenderung menggunakan ayunan tangan dan pergerakan badan serta putaran bahu untuk memukul bola, sehingga raket dapat dianggap sebagai perpanjangan tangan dan merupakan satu kesatuan dengan badan. Ketika pegangan raket berada di titik tengah, maka akan merusak kestabilan raket dan keutuhan ayunan lengan itu sendiri. Lain halnya dengan bulutangkis yang memiliki raket dengan berat yang lebih ringan dari tenis. Bulutangkis lebih banyak menggunakan gerakan pergelangan tangan daripada keseluruhan lengan hinga bahu itu sendiri, sehingga pegangan di tengah gagang justru lebih memperkuat cengkeraman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut akan dijelaskan posisi pegangan tangan di gagang tenis ditinjau dari posisi pegangan raket. Umumnya. gagang raket tenis berbentuk oktagonal. Kedelapan sisi tersebut dibagi menjadi sisi atas, bawah, kiri, kanan dan sudut 1, 2, 3, dan 4 (searah jarum jam) seperti yang diilustrasikan pada gambar di samping. Yang dipakai menjadi patokan dari setiap tipe grip adalah posisi dari pangkal ujung jari telunjuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya ditinjau beberapa grip atau pegangan raket dalam permainan tenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Forehand Continental grip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grip ini merupakan grip klasik yang selalu digunakan oleh pemain-pemain tenis jaman dahulu ketika raket kayu masih digunakan. Posisi tangan berada tepat di atas gagang raket dan posisi pangkal telunjuk berada di sudut 1 (untuk pemain tangan kanan) atau sudut 4 (untuk pemain kidal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain pro modern yang tercatat masih menggunakan tipe ini adalah Stefan Edberg dan sebelumnya adalah John McEnroe. Grip ini sangat baik digunakan di permukaan lapangan yang cepat, seperti rumput, dan digunakan oleh pemain dengan tipe permainan ‘Service Volley’. Saat ini tidak banyak yang menggunakan tipe continental sebagai pegangan forehand utamanya karena tempo permainan yang semakin cepat dengan bola yang semakin berputar (spin). Minus grip ini adalah hanya bisa dipakai untuk pukulan mendatar (flat) dan mengiris (slice), sedangkan untuk pukulan spin agak sulit. Pemain yang memakai grip ini juga seringkali kesulitan menghadapi bola-bola top spin yang bersifat agak melambung parabolik. Akan tetapi, grip continental merupakan grip standar untuk melakukan service dan juga untuk pukulan volley serta overhead karena tangan mantap mencengkeram gagang raket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Forehand Eastern grip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eastern merupakan grip yang paling mudah diaplikasikan petenis pemula. Grip ini seringkali disebut sebagai ‘pegangan berjabat tangan’. Anda dapat mencobanya dengan memulai pegangan dari leher raket, seperti menjabat tangan, lalu turun ke ujung gagang raket. Posisi dari pangkal telunjuk cenderung berada pada sisi kanan (untuk pemain tangan kanan) atau sisi kiri (untuk pemain kidal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegangan jenis ini dapat memberikan variasi pukulan yang lengkap, baik itu flat, slice, maupun spin. Pilihan grip ini cocok sekali bagi pemain yang sering mengandalkan permainan volley ke depan net karena anda dapat dengan mudah dan cepat menyesuaikan grip untuk pukulan volley ke depan net. Namun minus pegangan ini sekali lagi agak susah untuk menghadapi bola-bola topspin yang bersifat parabolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pemain pro yang merajai tenis di tahun 90′an, yaitu Pete Sampras, memakai grip ini sebagai pilihannya karena dia merupakan tipikal pemain Service Volley yang sangat nyaman memakai grip ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Forehand Semi-Western grip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grip jenis ini adalah grip yang paling banyak dipakai oleh pemain tenis modern, terutama yang memiliki tipe permainan baseliner. Kita dapat mencoba grip ini dengan menempatkan pangkal jari telunjuk anda di sudut 2 (untuk pemain tangan kanan) atau 3 (untuk pemain kidal). Atau bisa juga berawal dari grip eastern kemudian tangan anda diputar searah jarum jam satu sudut ke sudut 2atau3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan dari grip ini adalah anda dapat memukul spin dengan baik sehingga kemungkinan bola untuk melewati net lebih besar karena sifatnya yang parabolik. Grip ini juga dapat dipakai untuk memukul flat tetapi tidak direkomendasikan untuk memukul slice. Minus dari grip ini adalah sulit untuk mengantisipasi bola-bola rendah yang dihasilkan dari pukulan flat atau slice terutama di lapangan cepat (grass atau hard court). Beberapa contoh pemain pro yang menggunakan grip ini adalah:Andre Agassi, Roger Federer, Marat Safin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Forehand Western grip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grip jenis ini merupakan grip yang ekstrim digunakan terutama untuk memproduksi pukulan topspin. Pemain spesialis lapangan tanah liat (clay) umumnya menggunakan grip jenis ini, juga banyak pemain modern saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grip ini sebagai ‘pegangan wajan’ karena cara memegang raket ini seperti saat kita memegang gagang wajan atau panci masakan. Caranya adalah menempatkan posisi pangkal telunjuk pada sisi bawah dari gagang raket. Atau anda dapat memulai dari posisi semi-western kemudian bergeser satu sudut ke sisi bawah gagang raket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grip ini sangat baik digunakan bagi pemain yang ingin memukul bola dengan top spin yang ekstrim. Arah bola dari hasil pukulan ini dapat melambung di atas net dan turun menurut garis parabolik yang ekstrim. Grip ini juga sangat nyaman digunakan untuk mengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanah liat. Akan tetapi, minus dari grip jenis ini adalah tidak bisa dipakai untuk melakukan pukulan flat serta slice dan juga sangat sulit untuk mengantisipasi bola-bola slice yang jatuh rendah di lapangan cepat seperti rumput (grass) atau semen (hard court)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://tenispro.multiply.com/journal/item/193/GRIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMEGANG RAKET YANG BENAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota “Lawn Tennis Regristered Profesional Coaches Association” (Perkumpulan Pelatih Tennis Profesional) yang telah berpengalaman menyebutkan bahwa permulaan dari permainan tennis dengan mempelajari cara memegang raket sehingga merasakan “perasaan” maksimal pada jari-jari dan tangan menyentuh senar raket.Pegangan raket harus mencapai jangkauan semaksimal mungkin dan harus bisa dilenturkan. Mengerahkan segala kemampuan untuk mengembalikan pukulan-pukulan lawan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menguasai dan menjinakkan kekuatan bola yang sedang bergarak dibantu oleh sebuah kelenturan. Sebagian besar pemain tingkat tinggi merasa bahwa kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan memegang raket melalui cara-cara tertentu yang khusus untuk pukulan-pukulan pertama sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Forehand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukulan ini dilakukan dengan menggunakan bagian depan tangan dan  menghadap kedepan. Untuk membiasakan diri untuk forehand  grip,pegang raket dengan membentuk sudut siku-siku. Letakkan tangan kanan diatas senar. Kemudian luncurkan tangan kanan keujung pegangan raket. Sekarang pegang pegangan raket seolah sedang berjabat tangan. Pindahkan jari-jari tangan sampai pegangan terasa enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Backhand Drive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut backhand drive karena bagian belakang tangan menghadap bola ketika bola dipukul. Utuk melakukannya letakkan ibu jari pada pusat raket, ibu jari terpisah sedangkan keempat jari lainnya dirapatkan, telapak tangan menghadap ke bawah. Dengan raket sejajar dengan bahu dan senar tegak lurus dengan tnah dorong pegangan raket kearah ibu jari. Tutup tangan dengan ibu jari yang mengarah pada senar di belakang raket (bukan disamping atas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Chopper Grip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukulan ini sesuai untuk serve. Perhatikan posisi “V” yang dibentuk penggabungan telunjuk dan ibu jari. Untuk meningkatkan pengontrolan raket, pukul-pukul bola ke tanah dengan sisi raket (kerangka raket). Latihlah sampai dapat memukul bola sampai 20X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jones, C. M. &amp; Angela Buxton. Tanpa tahun. Belajar Tennis Untuk Pemula. Bandung: CV Pionir Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MEMEGANG RAKET&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 1. Forehand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Siap, dalam melakukan Rally harus berdiri di tengah-tengah arena dekat baseline. Raket tergenggam erat mengarah pada net, sehingga dengan mudah menggerakkannya ke kiri atau ke kanan sesuai dengan arah tembakan lawan. Leher raket harus ditunjang oleh jari-jari tangan kiri. Ini mengurangi beban yang harus ditanggung tangan kanan dan cara ini juga memungkinkan tangan kiri unutk memulai putaran bahu ke kiri atau ke kanan pada saat raket ditarik sebagai persiapan untuk melakukan pengembalian bola dari lawan. Berat badan harus berada pada ujung kaki, kaki direntangkan selebar kira-kira 30cm, dan kedua lutut sedikit ditekuk agar cepat bergerak kea rah bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan cengkraman forehand timur peganglah leher raket dengan tangan kiri “Frame”-nya tegak lurus dengan tanah, dan handel raket mengarah pada tubuh anda. Kemudian goyang-goyangkan raket dengan tangan kanan. Caranya letakkan telapak tangan pada sisi handel yang datar disebelah kanan dan tekuklah jari-jari mencengkeram hendel tersebut. Pangkal telapak tangan harus berht mpitan dengan ujung hendel raket dan telunjuk rentangkan sepanjang hendel agar lebih dapat mengontrol raket. Ibu jari sebagian harus diletakkan pad bagian atas hendel dan sebagian lagi melintasi sisi diagonal hendel bagian atas sebe;ah kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi kaki saat melakukan pukulan forehand ini sangat menentukan. Saat siap melakukan ayunan, kaki kanan harus sejajar dengan baseline dan kaki kiri (membentuk sudut 45 derajat uus lebioh dekat kira-kira enam inci ke sideline kanan daripada kaki yang kanan. Pada akhir ayunan, tubuh berdiri menyamping net, ke dua lutut sediikit diterhadap baseline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan cengkeraman Continental, peganglah raket di deparn seperti pada cara forehand Timur, lalu letakkan telapak tangan pada bevel (sebelah kanan atas sehingga mencengkeramnya seperti kalau akan memotong kayu dengan sebuah kapak.Ibu jari harus diletakka pada sisi hendel yang datar disebelah kiri dan telunjuk direntangkan disepanjang handel agar dapat mengontrol raket dengan baik )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 2. Backhand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cengkeraman backhand ala “Timur” (Eastern Backhand Grip) dianjurkan untuk semua pemain pemula. Karena cengkeraman atau grip ini memberikan dukungan yang cukup bagi raket, pada saat raket diayun ke depan untuk menyambut bola. Grip ini juga melenyapkan kemungkinan adanya satu tembakan dengan chop tajam, yakni  suatu pukulan backhand yang “memotong” bolda yang dianggap lemah, atau beckhand yang dipukul datar (keras dengan sedikit spin) seperti dalam permainan tenis dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan cengkeraman posisi backhand “Timur”, lakukan grip forehand timur, dimana telapak tangan berada di belakang handel, pegang raket di depan, dan gerakkan raket dengan seperdelapan putaran. Ini membuat telapak tangan berada pada handel bagian atas dan ibu jari menyilang pada sisi kirinya. Huruf  V yang terbentuk oleh obi jari dan telunjuk, terletak pada sisi miring handel bagian atas. (ibu jari dapat diletalkkan di sepanjang kika merasa cara ini memberikan dukungan yang lebih baik). Agar memperoleh control yang lebih baik lingkarkan telinjuk pada sisi miring handel sebelah kanan atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-998385389705790592?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/998385389705790592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/teknik-memegang-raket-tenis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/998385389705790592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/998385389705790592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/teknik-memegang-raket-tenis.html' title='TEKNIK MEMEGANG RAKET TENIS'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-5598976511697018010</id><published>2010-03-25T05:05:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:32:59.382-07:00</updated><title type='text'>UPAYA-UPAYA DALAM MENYIKAPI TEKANAN PSIKIS PESERTA DIDIK DAN PROSES LAYANAN DALAM MENYIKAPI TEKANAN PSIKIS PESERTA DIDIK</title><content type='html'>Dasar perkembangan atau pemikiran tentang penetapan program bimbingan dan konseling di sekolah, bukan semata-mata terletak pada ada atau tidak adanya landasan hukum (perundang-undangan) atau ketentuan dari atas, namun yang lebih penting adalah menyangkut upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya (menyangkut aspek fisik, emosi, intelektual, sosial dan moral-spritual).&lt;br /&gt;Nurihsan (2006 : 9) menyatakan bahwa Bimbingan adalah suatu proses membantu individu agar mereka dapat membantu dirinya sendiri dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Sementara itu Yusuf (2006 : 32) menyatakan konseling merupakan bentuk hubungan antara dua orang, dimana yang seorang adalah klien dibantu untuk l lebih mampu menyesuaikan diri secara efektif terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya.&lt;br /&gt;Siswa yang sedang berada dalam proses berkembang dan menjadi becoming berarti berkembang ke arah kematangan dan kemandirian. Untuk mencapai kematangan tersebut siswa memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya. Pengalaman dalam arah kehidupannya. Di samping ituproses perkembangan siswa tidak berlangsung secara mulus atau steril darimasalah, dengan kata lain, proses perkembangan itu tidak selalu berjalan dalam alur, lurus, atau searah dengan potensi harapan dan nilai-nilai yang dianut.&lt;br /&gt;Perkembangan siswa tidak lepas dari pengaruh lingkungan, baik fisik, psikis, sosial, perubahan-peerubahan yang terjadi dalam lingkungan itu dapat mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Kebutuhan akan bimbingan konseling sangat dipengaruhi oleh faktor filosofis, psikologis, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, demokralisasi dalam pendidikan, serta perluasan program pendidikan.&lt;br /&gt;Permasalahan yang dialami para siswa di sekolah seringkali tidak dapat dihindari, meski dengan pengajaran yang baik sekalipun. Hal ini telebih lagi karena disebabkan karena sumber-sumber permasalahan siswa banyak terletak di luar sekolah. Dalam kaitan itu, permasalahan siswa tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apabila misi sekolah adalah menyediakan pelayananyang luas untuk secara efektif membantu siswa mencapai tujuan-tujuan perkembangannya dan mengatasi permasalahannya, maka segenap kegiatan dan kemudahanyang diselenggarakan sekolah perlu diarahkan ke sana. Disinilah dirasakan perlunya pelayanan bimbingan dan konseling di samping kegiatan pengajaran. Dalam tugas pelayananyang luas, bimbingan dan konseling di sekolah adalah pelayanan untuk semua murid yang mengacu pada keseluruhan perkembangan mereka yang meliputi empat dimensi kemanusiaannya dalam rangka mewujudkan manusia seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Perlunya Bimbingan Konseling&lt;br /&gt;Pembangunan nasional bertujuan membangun manusia Indonesia seutuhnya dan membangun seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan ini selain untuk menghadapi tuntutan dan tantangan perubahan masyarakat dan modernisasi (termasuk di dalamnya globalisasi, industrialisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi), terutama untuk mengembangkan manusiaIndonesia sesuai dengan hakekat kemanusiaan.&lt;br /&gt;Hakikat kemanusiaan dapat ditinjau dari kedua sisi itu akan memperlihatkan betapa manusia amat berpotensi untuk memperkembangkan dirinya, untuk menguasai alam, dan untuk mengembangkan budaya setinggi-tingginya demi kebahagiaan hidupnya dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Pengembangan manusia seutuhnya baik manusia sebagai kumpulan orang-orang maupun sebagai individu bertitik tolak dari kedua sisi hakikat kemanusiaan itu. Manusia perlu mengembangkan diri sehingga ketinggian derajat dan keindahan dirinya serta keempat dimensi kemanusiaannya itu benar-benar terwujud manusia yang utuh, baik menurut pandangan agama, psikologi, maupun sosial budaya, pada dasarnya adalah mereka yang telah berhasil mewujudkan keempat dimensi kemanusiaan secara selaras, serasi dan seimbang, sehingga ketinggian derajat dan keindahandari mereka benar-benar dirasakan adanya dan manfaatnya oleh diri sendiri, orang lain dan lingkungannya. Di Indonesia maanusia seutuhnya seperti itu adalah manusia Pancasila yang dengan penuh telaah menghayati dan mengamalkan sila-sila Pancasila.&lt;br /&gt;Diakui bahwa organisme manusia sangatlah kompleks, demikian pula faktor-faktor lingkungan yang dapat mempengaruhinya. Kompleksnya interaksi tiap individu dengan lingkungannya akan mengakibatkan banyak jenis pengalaman yang berbeda-beda yang bisa mengubah intensitas nilai terhadap dirinya dan orang lain misalnya interaksi orang tua dan anak di lingkungan keluarga, guru dan murid di sekolah, dokter dan pasien di rumah sakit, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Kebutuhan akan bimbingan dan konseling sangat dipengaruhi oleh faktor filosofis, psikologis, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, demokralisasi dalam pendidikanserta serta perluasan program pendidikan. Latar belakang filosofis berkaitan dengan pandangan tentang hakekat manusia. Salah satu aliran filsafat yang berpengaruh besar terhadap timbulnya semangat memberikan bimbingan adalah filsafat humanisme, aliran filsafat ini berpandangan bahwa manusia memiliki potensi untuk dapat dikembangkan melalui bimbingan pekerjaan sehingga pengangguran dapat dihapuskan. Mereka berpandangan bahwa sekolah adalah tempatyang baik untuk memberikan bimbingan pekerjaan dalam uaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;Latar belakang psikologis berkaitan erat dengan proses perkembangan manusia yang sifatnya unik, berbeda dari individu lain dalam perkembangannya. Implikasinya dari keragaman ini ialah bahwa individu memiliki kebebasan dan kemerdekaan untuk memilih dan mengembangkan diri sesuai denngan keunikan atau tiap-tiap potensi tanpa menimbulkan konflik dengan lingkungannya dari sisi keunikan dan keragaman individu, diperlukan bimbingan untuk membantu setiap individu mencapai perkembangan yang sehat di dalam lingkungannya&lt;br /&gt;Pelayanan bimbingan konseling di sekolah di Indonesia sebenarnya telah dirintis sejak tahun 1960-an, mulai tahun 1975 pelayanan bimbingan dan konseling telah secara resmi memasuki sekolah-sekolah yaitu dengan dicantumkannya pelayanan tersebut pada kurikulum 1975yang berlaku di sekolah-sekolah seluruh Indonesia, pada jenjang SD, SLTP dan SLTA. Pada kurikulum 1984 keberadaan bimbingan dan konseling lebih dimantapkan lagi.&lt;br /&gt;Sejak tahun 1989 berlaku sejumlah peraturan perundangan baru dalam bidang pendidikan. Peraturan dasar pelaksanaannya yaitu Peraturan Pemerintah No. 27, No. 28, No. 29 dan No. 30 tahun 1980, No. 72 dan No. 73 tahun 1991,serta No. 38 tahun 1992 masing-masing tentang pendidikan prasekola, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pendidikan luar biasa, pendidikan luar sekolah, dan tenaga kependidikan, secara resmi berlaku. Peraturan perundangan tersebut mengakui sepenuhnya adanya berbagai tenagayang berperanan di dalam dunia pendidikan, selain guru. Undang-undang No. 2 tahun 1989 menjelaskan bahwa kependidikan meliputi tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti dan pengembang di bidang pendidikan, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar (Pasal 27 ayat 2), tenaga pendidik bertugas membimbing, mengajar dan/atau melatih peserta didik (Pasal 1 ayat 8). Dalam pengertian tersebut jelaslah bahwa pekerjaan bimbingan di sekolah merupakan salah satu tugasdari tenaga pendidik dengan kata lain tugas pendidik salah satu di antaranya adalah membimbing.&lt;br /&gt;Dalam surat Keputusan Menteri pendayagunaan aparatur negara, No. 26 tahun 1989 menyebutkan secara eksplisit pekerjaan bimbingan dan penyuluhan (konseling) dan pekerjaan mengajaryang satu sama lain berkedudukan seimbang dan sejajar. Dalam SK tersebut bahwa seorang guru di sekolah dapat mengerjakan kegiatan mengajar atau kegiatan pelayanan bimbingan dan penyuluhan. Keberadaan pelayanan bimbingan dan penyuluhan di sekolah dipertegas lagi oleh peraturan pemerintah No. 28 tahun 1990 (tentang pendidikan dasar) dan no. 29 tahun 1990 (tentang pendidikan menengah).&lt;br /&gt;Gambaran bimbingan dan konseling dalam lampiran keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara menegaskan bahwa pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah telah diterima dan menjadi suatu pekerjaan dan ruang lingkupnya jelas, lebih jelas, mengingat bahwa sumber permasalahan anak-anak, remaja dan pemuda sebagian besar berada di luar sekolah dan mengingat pula bahwa permasalahan yang dialami manusia tidak hanya terdapat di sekolah, maka pelayanan bimbingan dan konseling perlu menjangkau daerah-daerah yang lebih luas di luar sekolah. Anak-anak, para remaja dan pemuda bahkan orang-orang dewasa di dalam keluarga, di dalam lembaga-lembaga kemungkinan untuk menghadapi masalah dalam kehidupan dan perkembangannya.&lt;br /&gt;Beberapa generalisasi yang menggambarkan karakteristik utama kegiatan bimbingan dan konseling yaitu :&lt;br /&gt;1. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu bentuk hubungan yang bersifat membantu. Makna bantuan itu sendiri yakni sebagai upaya untuk membantu orang lain agar ia, mampu tumbuh ke arah yang dipilihnya sendiri, mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya dan mampu menghadapi krisis-krisis yang dialami dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;2. Hubungan dalam bimbingan dan konseling bersifat interpersonal. Hubungan konseling terjadi dalam bentuk wawancara secara tatap muka antara konselor dengan klien. Hubungan ini tidak hanya bersifat kognitif dan dangkal, tetapi melibatkan semua unsur kepribadian dari dua belah pihak yang meliputi pikiran, perasaan, pengalaman, nilai-nilai, kebutuhan, harapan dan lain-lain. Dalam bimbingan konseling, kedua belah pihak hendaknya menunjukkan kepribadian yang asli. Hal ini dimungkinkan karena konseling itu dilakukan secara pribadi dan dalam suasana rahasia.&lt;br /&gt;Keefektifan layanan bimbingan dan konseling sebagian besar ditentukan oleh kualitas hubungan antara konselor dan kliennya. Dilihat dari segi konselor, kualitas hubungan itu bergantung pada kemampuannya dalam menerapkan teknik-teknik konseling dan kualitas pribadinya.&lt;br /&gt;Nurihsan (2006 ; 9), mengemukakan bahwa pelaksanaan bimbingan perlu memperhatikan beberapa prinsip, yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Bimbingan adalah suatu proses membantu individu agar mereka dapat membantu dirinya sendiri dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.&lt;br /&gt;2. Hendaknya bimbingan bertitik tolak (berfokus) pada individu yang dibimbing.&lt;br /&gt;3. Bimbingan diarahkan pada individu memiliki karakteristik tersendiri. Oleh karena itu, pemahaman keragaman dan kemampuan individu yang dibimbing sangat diperlukan dalam pelaksanaan bimbingan.&lt;br /&gt;4. Masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh tim pembimbing di lingkungan lembaga pendidikan hendaknya diserahkan kepada ahli atau lembaga yang berwenang menyelesaikannya.&lt;br /&gt;5. Bimbingan dimulai dengan identifikasi kebutuhan yang dirasakan oleh individu yang akan dibimbing.&lt;br /&gt;6. Bimbingan harus luwes danfleksibel sesuai dengan kebutuhan individu dan masyarakat.&lt;br /&gt;7. Program bimbingan di lingkunganlembaga pendidikan tertentu harus sesuai dengan program pendidikan pada lembaga yang bersangkutan.&lt;br /&gt;8. Hendaknya, pelaksaan program bimbingan dikelola oleh orang yang memiliki keahlian dalam bidang bimbingan, dapat bekerja sama dan menggunakan sumber-sumber yang relevan yang berada di dalam ataupun di luar lembaga penyelenggaraan pendidikan.&lt;br /&gt;9. Hendaknya, pelaksanaaan program bimbingan dievaluasi untuk mengetahui hasil dan pelaksanaan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menghadapi suatu kasus yang dialami oleh seseorang, ada tiga hal utama yang perlu diselenggarakan, yaitu penyikapan, pemahaman, dan penanganan terhadap kasus tersebut. Pemahaman yang lebih mendalam terhadap kasus dilakukan untuk mengetahui lebih jauh berbagai seluk beluk kasus tersebut, tidak hanya sekedar mengerti permasalahannya atas dasar deskripsi yang telah dikemukakan pada awal pengenalan kasus semata-mata.&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang dapat menjadi bekal bagi pengembangan pemahaman terhadap suatu kasus ialah bagaimana dapat dibayangkan berbagai kemungkinan yang bersangkut paut dengan kasus itu, terutama dilihat dari segi rincian permasalahannya, kemudian sebab-sebabnya dan kemudian akibat-akibatnya. Kemungkinan-kemungkinan yang dibayangkan itu dpat menjadi arah awal bagi upaya penjelajahan untuk lebih memahami kasus-kasus yang terjadi pada murid.&lt;br /&gt;Dalam perencanaan program layanan bimbingan konseling, beberapa aspek penting yang perlu dilakukan, yaitu :&lt;br /&gt;a. Analisis kebutuhan dan permasalahan siswa.&lt;br /&gt;b. Penentuan tujuan program layanan bimbingan yang hendak dicapai.&lt;br /&gt;c. Analisis situasi dan kondisi di sekolah.&lt;br /&gt;d. Penentuan jenis-jenis kegiatan yang akan dilakukan.&lt;br /&gt;e. Penetaan metode dan teknik yang akan digunakan dalam kegiatan.&lt;br /&gt;f. Penetapan personel-personel yang akan digunakan dalam kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;g. Persiapan fasilitas dan biaya pelaksanakan kegiatan-kegiatan bimbingan yang direncanakan, serta&lt;br /&gt;h. Perkiraan tentang hambatan-hambatan yang akan ditemui dan usaha-usaha apa yang akan dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan.&lt;br /&gt;Dalam bimbingan konseling ada empat jenis alayanan utama yaitu (1) layanan dasar bimbingan, (2) layanan responsif, (3) layanan perencanaan individual dan (4) dukungan sistem.&lt;br /&gt;Layanan dasar bimbingan merupakan layanan bimbingan yang bertujuan membantu para individu mengembangkan perilaku efektif dan keteampilan-keterampilan hidupnya yang mengacu pada tugas-tugas perkembangan. Layanan dasar bimbingan ini ditujukan untuk seluruh individu, dilaksanakan dengan menggunakan strategi bimbingan klasikal dan dinamika kelompok.&lt;br /&gt;Layanan responsif adalah layanan bimbingan yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan yang dirasakan sangat penting oleh individu saat ini. Layanan ini lebih bersifat preventif atau mungkin kuratif. Strategi yang digunakan adalah konseling individual, konseling kelompok dan konsultasi. Isi layanan responsif ini adalah bidang :&lt;br /&gt;a. Pendidikan&lt;br /&gt;Dalam bidang pendidikan, layanan responsif terkait dengan layanan mengatasi masalah kesulitan dalam memilih pendidikan, jurusan, program studi yang cocok dengan minat, bakat dan ciri-ciri kepribadian lainnya.&lt;br /&gt;b. Belajar&lt;br /&gt;Dalam bidang belajar, layanan responsif terkait dengan layanan mengatasi masalah kesulitan dalam belajar, mengatur cara belajar, memprioritaskan pelajaran, serta strategi dan teknik belajar.&lt;br /&gt;c. Sosial&lt;br /&gt;Dalam bidang sosial, layanan responsif terkait dengan layanan mengatasi masalah kesulitan dalam hubungan sosial, kesulitan dengan menyesuaikan dengan lingkungan keluarga, tetangga, teman, sekolah dan masyarakat.&lt;br /&gt;d. Pribadi&lt;br /&gt;Dalam bidang pribadi, layanan responsif terkait dengan layanan mengatasi masalah kesulitan dalam mengatasi konflik internal pribadi, kesulitan dalam mengambil keputusan, dan kesulitan dalam mengendalikan diri serta mengarahkan diri.&lt;br /&gt;e. Karier&lt;br /&gt;Dalam bidang karier, layanan responsif terkait dengan layanan mengatasi masalah kesulitan dalam memilih pekerjaan yang cocok dengan minat, keahlian, dan ciri-ciri kepribadian lainnya, kesulitan dalam memenuhi karier atau syarat dari suatu pekerjaan dan kesulitan dalam mengendalikan diri dengan lingkungan pekerjaan.&lt;br /&gt;f. Tata tertib di sekolah&lt;br /&gt;g. Narkotika dan perjudian&lt;br /&gt;h. Perilaku seksual serta&lt;br /&gt;i. Kehidupan lainnya&lt;br /&gt;Layanan perencanaan individual adalah layanan bimbingan yang bertujuan membantu individu membuat dan mengimplementasikan rencana-rencana pendidikan, karier dan sosial pribadinya. Membantu individu memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangannya sendiri, kemudian merencanakan dan mengimplementasikan rencana-rencananya sesuai dengan pemantauan dan pemahamannya. Teknik bimbingannya adalah konsultasi dan koseling. Isi perencanaan individual adalah :&lt;br /&gt;1. Bidang pendidikan dengan topik-topik belajar yang efektif, belajar memantapkan program keahlian yang sesuai dengan bakat, minat dan karakteristik kepribadian lainnya.&lt;br /&gt;2. Bidang karier dengan topik-topik mengidentifikasi kesempatan karier yang ada di lingkungan masyarakat, mengembangkan sikap positif terhadap dunia kerja dan merencanakan kehidupan kariernya&lt;br /&gt;3. Bidang sosial-pribadi dengan topik mengembangkan konsep diri yang positif, mengembangkan keterampilan-keterampilan sosial yang tepat, belajar menghindari konflik dengan teman, dan belajar memahami perasaan orang lain.&lt;br /&gt;Dukungan sistem merupakan kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan memantapkan, memelihara, dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan profesional, hubungan masyarakat dan staf, konsultasi dengan guru, staf ahli/penasihat, dari masyarakat yang lebih luas, manajemen program serta penelitian dan pengembangan.&lt;br /&gt;Penilaian bimbingan di sekolah adalah segala upaya, tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program bimbingan di sekolah dengan mengacu pada kriteria atau patokan-patokan tertentu sesuai dengan program bimbingan yang dilaksanakan.&lt;br /&gt;Kriteria atau patokan yang dipakai untuk menilai keberhasilan pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling di sekolah adalah mengacu pada terpenuhi atau tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan peserta didik dan pihak-pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung berperan memantu peserta didik dalam memperoleh perubahan perilaku dan pribadi ke arah yang lebih baik.&lt;br /&gt;Dalam keseluruhan kegiatan layanan bimbingan dan konseling, penilaian diperlukan untuk memperoleh umpan balik terhadap keefektifan layanan bimbingan yang telah dilaksanakan. Dengan informasi ini dpat diketahui sampai sejauh mana derajat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan. Berdasarkan informasi ini dapat ditetapkan langkah-langkah tindak lanjut untuk memperbaiki dan mengembangkan program selanjutnya&lt;br /&gt;Ada dua macam kegiatan penilaian program kegiatan bimbingan, yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses dimaksudkan untuk mengetahui sampai sejauh mana keefektivan layanan bimbingan dilihat dari prosesnya, sedangkan penilaian hasil dimaksudkan untuk memperoleh informasi keefektivan layanan bimbingan dilihat dari hasilnya.&lt;br /&gt;Aspek yang dinilai, baik proses maupun hasil antara lain :&lt;br /&gt;a. Kesesuaian anatara program dengan pelaksanaan.&lt;br /&gt;b. Keterlaksanaan program.&lt;br /&gt;c. Hambatan-hambatan yang dijumpai.&lt;br /&gt;d. Dampak layanan bimbingan terhadap kegiatan belajar mengajar.&lt;br /&gt;e. Respon siswa, personel sekolah, orang tua, dan masyarakat terhadap layanan bimbingan.&lt;br /&gt;f. Perubahan kemajuan siswa dilihat dari pencapaian tujuan layanan bimbingan, pencapaian tugas-tugas perkembangan, dan hasil belajar.&lt;br /&gt;g. Keberhasilan siswa setelah menyelesaikan sekolah, baik pada studi lanjutan maupun pada kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Penanganan Psikis pada Peserta Didik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan pada hakekatnya merupakan usaha yang dilaksanakan dengan sadar, dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku terdidik ke arah yang diharapkan. Karena usaha ini, yaitu mengubah tingkah laku terdidik, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, tidak begitu saja terlaksana atau terwujud dengan segera, tetapi memerlukan waktu yang cukup lama, maka tepatlah bila dikatakan bahwa usaha pendidikan itu merupakan suatu “proses” selanjutnya, agar usaha tersebut membuahkan hasil yang diharapkan dalam arti membuahkan pribadi-pribadi yang berkembang secara wajar dan efektif maka usaha yang dijalankan di samping menghendaki kesabaran juga harus selaras dengan sifat dan hakikat terdidik.&lt;br /&gt;Perlu diingat bahwa pendekatan terhadap tiap masalah pendidikan boleh jadi dibatasi oleh sifat masalahnya sendiri atau oleh kesulitan dalam mengadakan dan menentukan kontrol-kontrol yang memadai kenyataan ini menghendaki pendekatan tertentu, dalam arti harus menyesuaikan dengan sifat dan jenis masalahnya.&lt;br /&gt;Adapun penanganan yang dapat digunakan yaitu dengan beberapa metode yaitu :&lt;br /&gt;1. Metode percobaan (eksperimental)&lt;br /&gt;Mengetes keyakinan atau pendapat tentang tingkah laku manusia dalam situasi atau kondisi tertentu. Dengan kata lain eksperimen ini dilakukan dengan anggapan bahwa semua situasi atau kondisi itu dapat dikontrol dengan teliti, yang keadaannya berbeda dari observasi yang terkontrol.&lt;br /&gt;2. Metode pengamatan (observasi)&lt;br /&gt;Pengamatan atau observasi bias dibedakan menjadi dua yaitu pengamatan yang dilakukan dengan sengaja dan sistematis. Dalam hubungan ini telah diperlihatkan oleh anak-anak pada taman kanak-kanak dan dalam situasi permainan bebas. Misalnya studi yang dilakukan oleh Bakker dan kawan-kawannya tentang anak-anak yang cenderung memperlihatkan tingkah laku yang regresif karena dikecewakan. Tingkah laku yang serupa ini ditandai oleh reaksi-reaksi yang keakanak-kanakan, yang sering disertai dengan menangis, menjerit-jerit dan bertingkah marah. Hal yang sama juga berlaku pada orang-orang dewasa.&lt;br /&gt;3. Metode genetik&lt;br /&gt;Yakni perkembangan sosialnya kemudian dicatat dengan cermat. Pendekatannya bisa menempuh satu atau dua pendekatan sekaligus yaitu : cross-sectional (horizontal) dan longitudinal (vertikal)&lt;br /&gt;4. Metode riwayat hidup atau klinis (the case history or clinical method). Metode riwayat hidup ini biasanya penerapannya terbatas untuk mencoba memecahkan kesulitan-kesulitan yang benar-benar dihadapi pelajar.&lt;br /&gt;5. Metode test (test method). Tes merupakan instrument riset yang penting dalam psikologi masa sekarang. Tes digunakan untuk menakar semua jenis kemampuan, minat, bakat, prestasi, sikap dan ciri kepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR RUJUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abror, Rachman. 1993. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : PT Tiara Wacana Yogya.&lt;br /&gt;Nurihsan, Ahmad. 2006. Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung : Refika Aditama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prayitno dan Amti, Erman. 1999. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta : Rineka Cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf, Syamsu. 2006. Program Bimbingan dan Konseling Di Sekolah (SLTP dan SLTA). Bandung : Pustaka Bani Quraisy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-5598976511697018010?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/5598976511697018010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/upaya-upaya-dalam-menyikapi-tekanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5598976511697018010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5598976511697018010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/upaya-upaya-dalam-menyikapi-tekanan.html' title='UPAYA-UPAYA DALAM MENYIKAPI TEKANAN PSIKIS PESERTA DIDIK DAN PROSES LAYANAN DALAM MENYIKAPI TEKANAN PSIKIS PESERTA DIDIK'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-2465217912756384533</id><published>2010-03-25T05:00:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:35:53.614-07:00</updated><title type='text'>IMPLIKASI KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN</title><content type='html'>Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Intelektual Terhadap Penyelengaaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinjau dari segi pendidikan khususnya dalam segi pembelajaran, yang&lt;br /&gt;penting adalah bahwa potensi setiap peserta didik (termasuk kemampuan&lt;br /&gt;intelektualnya) harus dipupuk dan dikembangkan. Untuk itu sangat diperlukan&lt;br /&gt;kondisi-kondisi lingkungan yang memungkinkan berkembangnya kemampuan intelektual&lt;br /&gt;tersebut. Conny Semiawan (1994) mengemukakan bahwa dua buah kondisi yaitu&lt;br /&gt;keamanan psikologis dan kebebasan psikologis. Peserta didik akan merasa aman&lt;br /&gt;secara psikologis apabila:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendidik&lt;br /&gt;dapat menerima peserta didik sebagaimana adanya tanpa syarat dengan segala&lt;br /&gt;kekuatan dan kelemahannnya serta memberi kepercayaan padanya bahwa ia baik dan&lt;br /&gt;mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pendidik&lt;br /&gt;mengusahakan suasana dimana peserta didik tidak merasa dinilai oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pendidik&lt;br /&gt;memberi pengertian dalam arti dapat memahami pemikiran, perasaan dan perilaku&lt;br /&gt;peserta didik, dapat menempatkan diri dalam situasi anak, dan melihat dari sudut&lt;br /&gt;pandang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teorri Pieget mengenai perkembangan kognitif, sangat erat dan penting&lt;br /&gt;hubungannya dengan umur serta perkembangan moral. Konsep tersebut menunjukan&lt;br /&gt;bahwa aktifitas adalah sebagai unsur pokok dalam perkembangan kognitif.&lt;br /&gt;Pengalaman belajar yang aktif cenderung untuk memajukan perkembangan kognitif,&lt;br /&gt;sedangkan pengalaman belajar yang pasif dan hanya menikmati pengalaman orang&lt;br /&gt;laian saja akan mempunyai konsekuensi yang minimal terhadap perkembangan&lt;br /&gt;kognitif termasuk didalamnya perkembangan intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Pendidikan yang aktif adalah model yang tidak menunggu sampai&lt;br /&gt;peserta didik siap sendiri. Tetapi sekolahlah yang mengatur lingkungan belajar&lt;br /&gt;sedemikan rupa sehingga dapat memberi kemungkinan maksimal pada peserta didik&lt;br /&gt;untuk berinteraksi. Dengan lingkungan yang penuh rangsangan untuk belajar&lt;br /&gt;tersebut, proses pembelajaran yang aktif akan terjadi sehingga mampu membawa&lt;br /&gt;peserta didik utuk maju ke taraf/tahap berikutnya. Dalam hal ini pendidik&lt;br /&gt;handaknya menyadari benar-benar bahwa perkembangan intelektual anak berada&lt;br /&gt;ditangannya. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menciptakan&lt;br /&gt;interksi atau hubungan yang akrab dengan peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memberi&lt;br /&gt;kesempatan kepada para peserta didik untuk berdialog dengan orang-orang yang&lt;br /&gt;ahli dan berpengalaman dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan akan sangat&lt;br /&gt;menunjang perkembangan intelaktual anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjaga dan&lt;br /&gt;meningkatkan pertumbuhan fisik peserta didik baik mlalui kegiatan olah raga&lt;br /&gt;maupun menyediakan gizi yang cukup, sangat penting bagi perkembangan berfikir&lt;br /&gt;peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Meningkatkan&lt;br /&gt;kemampuan berbahasa peserta didik baik melalui mass-media cetak maupun&lt;br /&gt;menyediakan situasi yang memungkinkan peserta didik berpendapat atau&lt;br /&gt;mengemukakan ide-idenya, sengat besar pengaruhnya bagi perkembangan intelektual&lt;br /&gt;peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Fisisk Teerhadap Penyelenggaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penyelenggaraan pendidikan, perlu diperhatikn sarana dan prasarana&lt;br /&gt;yang ada jangan sampai menimbulkan gangguan pada peserta didik. Misalnya:&lt;br /&gt;tempat didik yang kurang seuai, ruangan yang gelap dan terlalu sempit yang dapat&lt;br /&gt;menimbulkan gangguan kesehatan. Disamping itu juga perlu diperhatikan waktu&lt;br /&gt;istirahat yang cukup. Penting juga untuk menjaga supaya fisik tetap sehat&lt;br /&gt;adanya jam-jam olah raga bagi peserta didik di luar jam pelajaran. Misalnya:&lt;br /&gt;merlalui kegiatan ekstra kurikuler kelompok olah raga, bela diri, dan&lt;br /&gt;sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Emosional terhadap Penyelenggaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan emosi peserta didik sengat erat kaitannya dengan&lt;br /&gt;factor-faktor: perubahan jasmani, perubahan dalam hubungannya dengan orang tua,&lt;br /&gt;perubahan dalam hubungannya dalam teman-teman, perubahan pandangan luar (dunia&lt;br /&gt;luar) dan perubahan dalam hubungannya dengan sekolah. Oleh karena itu perbedaan&lt;br /&gt;individual dalam perkembangan emosi sangat dimungkinkan terjadi, bahkan&lt;br /&gt;diramalkan pasti dapat terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menghadapi luapan emosi remaja, sebaiknya ditangani dengan&lt;br /&gt;sikap yang tenang dan santai. Orang tua dan pendidik harus bersikap tenang,&lt;br /&gt;bersuasana hati baik dan penuh pengertian. Orang tua dan pendidik sedapat&lt;br /&gt;mungkin tidak memperlihatkan kegelisahannya maupun ikut terbawa emosinya dalam&lt;br /&gt;menghadapi emosi remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan singkat dapat dikatakan bahwa untuk mengurangi luapan emosi peserta didik&lt;br /&gt;perlu dihindari larangan yang tidak terlalu penting. Mengurangi pembatasan dan&lt;br /&gt;tututan terhadap remaja harus disesuaikan dengan kemampuan mereka. Sebaiknya&lt;br /&gt;memberi tugas yang dapat diselesaikan dan jangan memberi tugas dan peraturan&lt;br /&gt;yang tidak mungkin di lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Sosial-Kultural terhadap Penyelenggaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia remaja adalah usia yang sedang tumbuh dan berkembang baik secara&lt;br /&gt;kuantitatif maupun secara kualitatif, baik fisik maupun psikisnya. Menganggap&lt;br /&gt;dirinya bukan anak-anak lagi, tetapi sekelilingnya menganggap mereka belum&lt;br /&gt;dewasa. Dengan beberapa problem yang dialaminya pada masa ini, akibatnya mereka&lt;br /&gt;melepaskan diri dari orang tau dan mengarahkan perhatiannya pada lingkuan di&lt;br /&gt;luar keluarganya untuk bergabung dengan teman sekebudayaannya, guru dan&lt;br /&gt;sebagainya. Lingkunga teman memgang peranan dalam kehidupan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang diserahi tugas&lt;br /&gt;untuk mendidik, tidak kecil peranannya dalam rangka mengembangkan hubungan&lt;br /&gt;sosial peserta didik. Jika dalam hal ini guru tetap berpegang sebagai tokoh&lt;br /&gt;intelektual dan tokoh otoritas yang memegang kekuasaan penuh sepeerti ketika&lt;br /&gt;anak-anak belum menginjak remaja, maka sikap sosial atau hubungan sosial anak&lt;br /&gt;akan sulit untuk dikembangkan. Untuk itu rambu-rambu berikut dapat digunakan&lt;br /&gt;sebagai titik tolak untuk pengembangan hubungan sosial peserta didik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sekolah&lt;br /&gt;harus merupakan dasar untuk perkembangan kepribadian peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saling&lt;br /&gt;menghargai merupakan kunci yang dapat digunakan untuk menanggulangi&lt;br /&gt;masalah-masalah yang timbul dalam hubungan dengan peserta didik yang bertabiat&lt;br /&gt;apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pola&lt;br /&gt;pengajaran yang demokratis merupakan alternatif yang sangat bermanfaat bagi&lt;br /&gt;guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Bakat Khusus terhadap Penyelenggaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kemampuan yang menunjuk pada suatu “performance” yang&lt;br /&gt;dapat dilakukan sekarang, bakat sebagai potensi masih memerlukan latihan dan&lt;br /&gt;pendidikan agar “suatu performance” dapat dilakukan pada masa yang akan datang&lt;br /&gt;(Semiawan, 1987; Munandar, 1992). Hal ini memberikan pemahaman bahwa bakat&lt;br /&gt;khusus sebagai “potential ability” untuk dapat terwujud sebagai “performance”&lt;br /&gt;atau perilaku yang nyata dalam bentuk suatu prestasi yang menonjol masih&lt;br /&gt;memerlukan latihan dan pengembangan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan ini untuk menunjang perkembangan bakat umum maupun bakat&lt;br /&gt;khusus terlebih supaya mencapai titik optimal di kalangan peserta didik usia&lt;br /&gt;sekolah menengah perlu dilakukan langkah-langkah antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dikembangkan&lt;br /&gt;suatu situasi dan kondisi yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk&lt;br /&gt;mengembangkan bakat-bakatnya, dengan selalu mengusahakan adanya dukungan&lt;br /&gt;psikologis maupun fisiologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dilakukan&lt;br /&gt;usaha menumbuh kembangkan minat dan motivasi berprestasi yang tinggi serta&lt;br /&gt;kegigihan dalam melakukanusaha dikalangan anak dan remaja, baik dalam lingkungan&lt;br /&gt;keluarga, sekolah, maupun masyarakat oleh semua pihak yang terkait secara&lt;br /&gt;terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Dikembangkannya program pendidikan berdiferensi di lingkungan lembaga pendidikan&lt;br /&gt;formal (sekolah) guna memberikan pelayanan secara lebih efektif kepada peserta&lt;br /&gt;didik yang memiliki bakat khusus menojol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Faktor Komunikasi terhadap Penyelenggaraan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tingkatan kemampuan peserta didik sebagaimana dikemukakan di atas tentunya&lt;br /&gt;akan sangat mempengaruhi aktivitas komunikasi dua arah antara pendidik dengan&lt;br /&gt;peserta didik. Persoalannya adalah bagaimana untuk menjadi pendidik yang&lt;br /&gt;memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik ? Beberapa hal dibawah ini dapat&lt;br /&gt;digunakan sebagai acuan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam dunia&lt;br /&gt;pendidikan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memberi&lt;br /&gt;penjelasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyampaikan informasi kepada peserta didik (yang berkaitan dengan&lt;br /&gt;iptek), hendaknya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Menentukan&lt;br /&gt;hal-hal pokoknya dan hubungannya satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Memberi&lt;br /&gt;penjelasan yang meyakinkan artinya menerangkan hal-hal yang benar dan&lt;br /&gt;menghindari penjelasan yang salah baik disengaja maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Memberi&lt;br /&gt;penjelasan secara gamblang dan sederhana sehingga sehingga semua peserta didik&lt;br /&gt;dapat menangkapnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menghindari&lt;br /&gt;berbicara dengan bahasa yang muluk, dan mengusahakan berbicara dengan bahasa&lt;br /&gt;yang mudah dimengerti oleh peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Menghindari&lt;br /&gt;penggunaan kata-kata yang tidak jelas, tidak pasti dan tidak tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Memeriksa&lt;br /&gt;kembali penjelasan apakah semua peserta didik telah mengerti terhadap informasi&lt;br /&gt;yang disampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengajukan&lt;br /&gt;pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang diajukan oleh pengajar dapat digolongkan dalam dua jenis,&lt;br /&gt;yaitu pertanyaan “tingkat tinggi” dan pertanyaan “tingkat rendah”. Pertanyaan&lt;br /&gt;tingkat tinggi adalah pertanyaan yang menuntut pemikiran abstrak, sedangkan&lt;br /&gt;pertanyaan tingkat rendah adalah pertanyaan yang menyangkut fakta, pengetahuan&lt;br /&gt;sederhana, dan penerapan pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diusahakan oleh pendidik dalam kaitannya dengan kegiatan&lt;br /&gt;ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mengulangi&lt;br /&gt;pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik dengan maksud agar peserta didik&lt;br /&gt;yang lain mengetahui secara jelas masalah yang ditanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menempatkan&lt;br /&gt;pertanyaan peserta didik dalam konteks keseluruhan bahan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Merangsang&lt;br /&gt;peserta didik agar mau mengajukan pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Merespon&lt;br /&gt;pertanyaan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Memberikan Umpan Balik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan umpan balik akan diketahui apakah komunikasi dua arah sudah&lt;br /&gt;tercapai dengan baik atau belum. Umpan balik ini berlaku baik dari pengajar&lt;br /&gt;kepada peserta didik atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi&lt;br /&gt;Pertumbuhan/Perkembangan/Kematangan Peserta Didik terhadap Penyelenggaraan&lt;br /&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai individu yang sedang tumbuh dan berkembang, maka proses pertumbuhan dan&lt;br /&gt;perkembangan peserta didik tersebut sangat dipengaruhi oleh adanya interaksi&lt;br /&gt;antara dua faktor yang sama-sama penting kedudukannya yaitu faktor hereditas dan&lt;br /&gt;faktor lingkungan. Keberadaan dua faktor tersebut tidak bisa dipisakan satu sama&lt;br /&gt;lainnya karena kenyataannya kedua faktor tersebut tidak bekerja sendiri-sendiri&lt;br /&gt;dalam operasionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar sedikit informasi tersebut di atas, maka dapatlah ditarik beberapa&lt;br /&gt;butir implikasi pertumbuhan/perkembangan/kematangan peserta didik terhadap&lt;br /&gt;penyelenggaraan pendidikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak lahir berlangsung dalam lingkungan&lt;br /&gt;      sosial yang meliputi semua manusia yang berada dalam lingkungan hidup itu.&lt;br /&gt;   2. Interaksi&lt;br /&gt;      manusia dengan lingkungannya sejak lahir menghendaki penguasaan lingkungan&lt;br /&gt;      maupun penyesuaian diri pada lingkungan.&lt;br /&gt;   3. Dalam&lt;br /&gt;      interaksi sosial, manusia sejak lahir telah menjadi anggota kelompok sosial&lt;br /&gt;      yang dalam hal ini ialah keluarga.&lt;br /&gt;   4. Atas&lt;br /&gt;      dasar keterikatan dan kewajiban sosial para pendidik terutama orang tua, maka&lt;br /&gt;      anak senantiasa berusaha menciptakan lingkungan fisik, lingkungan sosial,&lt;br /&gt;      serta lingkungan psikis yang sebaik-baiknya bagi proses pertumbuhan dan&lt;br /&gt;      perkembangannya.&lt;br /&gt;   5. Setelah&lt;br /&gt;      umur kronologis mencapai lingkungan tertentu, anak telah mencapai berbagai&lt;br /&gt;      tingkat kematangan intelektual, sosial, emosional, serta kemampuan jasmani&lt;br /&gt;      yang lain.&lt;br /&gt;   6. Kematangan sosial merupakan landasan bagi kematangan intelektual, karena&lt;br /&gt;      perkembangan kecerdasan berlangsung dalam lingkungan sosial tersebut.&lt;br /&gt;   7. Kematangan emosional melandasi kematangan sosial dan kematangan intelektual,&lt;br /&gt;      karena sebagian besar tingkah laku manusia dikuasai atau ditentukan oleh&lt;br /&gt;      kondisi perasaannya.&lt;br /&gt;   8. Kematangan jasmani merupakan dasar yang melandasi semua kematangan sebagimana&lt;br /&gt;      dimaksudkan di atas.&lt;br /&gt;   9. Pendidik&lt;br /&gt;      yang berkecimpung dalam pengasuhan anak dalam perkembangan di masa kanak-kanak&lt;br /&gt;      hendaklah memperhatikan keterkaitan antara berbagai segi kematangan jasmani&lt;br /&gt;      dan rohani anak dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif.&lt;br /&gt;  10. Hasil-hasil belajar yang mendasari hidup bermasyarakat banyak dicapai oleh&lt;br /&gt;      anak dalam keluarga terutama semasa masih kanak-kanak, yaitu sikap dan pola&lt;br /&gt;      tingkah laku terhadap diri sendiri dan terhadap orang lain.&lt;br /&gt;  11. Iklim&lt;br /&gt;      emosional yang menjiwai keluarga itu meliputi: hubungan emosional antara&lt;br /&gt;      keluarga, kadar kebebasan menyatakan diri dan tanggung jawab dalam pengambilan&lt;br /&gt;      keputusan.&lt;br /&gt;  12. Seorang&lt;br /&gt;      anak dimana anak sekolah adalah seorang realis yang hendak mengenal kenyataan&lt;br /&gt;      di sekitarnya menurut keadaan senyatanya atau objektif apa adanya.&lt;br /&gt;  13. Pada&lt;br /&gt;      umumnya anak masa sekolah dan masa remaja mengalami pertumbuhan jasmani yang&lt;br /&gt;      semakin kuat dan sehat. Sedangkan dalam segi ruhani ia mengalami perkembangan&lt;br /&gt;      pengetahuan dan kemampuan berpikir yang pesat pula karena ditunjang oleh&lt;br /&gt;      hasrat belajar yang sehat serta ingatan yang kuat.&lt;br /&gt;  14. Pemahaman&lt;br /&gt;      guru terhadap minat dan perhatian peserta didik akan sangat bermanfaat dalam&lt;br /&gt;      perencanaan program-program pendidikan maupun pengajaran.&lt;br /&gt;  15. Karakteristik umum pertumbuhan/perkembangan peserta didik ialah ditandai&lt;br /&gt;      dengan: Kegelisahan, pertentangan, keinginan mencoba segala sesuatu, menghayal&lt;br /&gt;      dan aktivitas berkelompok.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-2465217912756384533?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/2465217912756384533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/implikasi-karakteristik-peserta-didik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2465217912756384533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2465217912756384533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/implikasi-karakteristik-peserta-didik.html' title='IMPLIKASI KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4865537763221927418</id><published>2010-03-25T04:53:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:36:29.705-07:00</updated><title type='text'>PERANAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN AWAL PESERTA DIDIK</title><content type='html'>Perkembangan merupakan suatu proses yang menggambarkan perilaku kehidupan sosial psikologi manusia pada proses yang lebih luas dan kompleks. Oleh Havighurst dalam Hartono dan Sunarto (2002) menyatakan bahwa perkembangan tersebut sebagai tugasyang harus dipelajari, dijalani, dan dikuasai oleh setiap individu dalam perjalanan hidupnya, atau dengan perkataan lain perjalanan hidup manusia ditandai dengan berbagai tugas perkembangan yang harus ditempuh.&lt;br /&gt;Diakui bahwa organisme manusia sangatlah kompleks, demikian pula factor-faktor lingkungan yang dapat mempengaruhinya (orang, obyek, situasi, dan kondisi). Kompleksnya interaksi tiap individu dengan lingkungannya akan menggambarkan banyak jenis pengalaman yang berbeda-beda yang pada gilirannya akan bisa mengubah intensitas nilai tehadap dirinya dan terhadap orang lain. Kenyataan ini semakin terasa dalam struktur masyarakat dewasa ini. Misalnya, interaksi orang tua dan anak di lingkungan keluarga, guru dan murid di sekolah, manajer dan karyawan diperusahaan, dokter dan pasien di rumah sakit, pedangan dan pembeli di pasar danlain-lain.&lt;br /&gt;Seorang anak sudah melihat sejak lahir. Seorang anak sudah dapat berkomunikasi sejak lahir dengan menangis, ekspresi muka dan gerakan-gerakan. Oleh karena itu, sejak lahir sebaiknya paraorang tua diberi keterampilan untuk mengembangkan perkembangan anak, dengan membantu orang tua agar lebih tanggap dan melakukan komunikasi dengan anak.&lt;br /&gt;Pengaruh keluarga terhadap perkembangan awal anak sangat penting karena disinilah awal mula dari pendidikan anak yang mana orang tua sebagai guru, anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya untuk membentuk kepribadian anak.&lt;br /&gt;Menurut Idris dan Jamal (1992), peranan orang tua dalam mendidik anak adalah memberikan dasar pendidikan, sikap, watak, keterampilan dasar seperti pendidikan agama, budi pekerti, sopan-santun, estetika, kasih sayang, rasa aman, dasar-dasar mematuhi peraturan, serta menanamkan kebiasaan-kebiasaanyang baik dan disiplin.&lt;br /&gt;Telah perubahan sosial budaya yang terjadi dewasa ini menyebabkan perubahan dalam semua aspek kehidupan bermasyarakatan termasuk keluarga.&lt;br /&gt;Hawari dalam Syamsu (2001 ; 36) mengemukakan, bahwa perubahan-perubahan yang serba cepat sebagai konsekuensi globalisasi, modernisasi, industrialisasi, dan iptek telah mengakibatkan perubahan pada nulai-nilai kehidupan sosial dan budaya. Perubahan itu antaralain pada nilai moral, etik, kaidah agama dan pendidikan anak di rumah, pergaulan dan perkawinan. Perubahan ini muncul, karena pada masyarakat terjadi pergeseran pola hidupyang semula bercorak sosial religius ke pola individual materialistis dan sekuler. Salah satu dampak perubahan itu adalah terancamnya lembaga perkawinanyang merupakan lembaga pendidikan dini bagi anak dan remaja. Dalam masyarakat modern, telah terjadi perubahan dalam cara mendidik anak dan remaja dalam keluarga. Misalnya, orang tua memberikan banyak klonggaran dan “serba boleh” (greater permissivness) kepada anak dan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erickson dalam Hamalik (2000), menyajikan suatu teori tentang lingkaran hidup (life cycle theory), tentang tingkat-tingkat perkembangan. Kehidupan adalah suatu rangkaian (sequence)dari perkembangan dan terjadinya krisis-krisis. Pada setiap tahap perkembangan tentu terjadi krisis. Penyelesaian krisis-krisis itu menentukan perkembangan berikutnya. Erikson membagi tingkat perkembangan menjadi delapan tingkatan:&lt;br /&gt;1. Masa bayi sebagai landasan terbentuknya kepribadian, berkembangnya a sense of trust di dalam dirinya dan dalam hubungan dengan lingkungannya. Pada masa ini terjadi krisisyang disebutnya mistrust, yakni timbulnya rasa terpisah dari ibunya bila pemeliharannya tidak secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;2. Masa permulaan kanak-kanak di mana terjadi kematangan otot-otot yang menuju kepada nilai kemandirian (autonomous). Namun, di balik itu terdapat pula bahaya, yakni timbulnya rasa malu dan keragu-raguan.&lt;br /&gt;3. Masa bermain, yakni dimulai berkembangnya inisiatif, imajinasi, bertambah luasnya komunikasi dan dorongan untuk mengetahui lingkungannya. Bahayayang timbul adalah perasaan bersalah dan kecemasan.&lt;br /&gt;4. Masa sekolah, menerima pelajaran, dan senang bekerja yang disebutnya masa industri. Bahaya yang terjadi dalam tahap ini adalah timbulnya perasaan tidak sama dan infeerioritas.&lt;br /&gt;5. Masa Adolesen dimana terjadi pengintegrasian identifikasi kekanak-kanakan dengan dorongan biologis, native endowment, dan kesempatan dalam peran-peran sosial. Bahayayang terjadi adalah timbulnya difusi identitas.&lt;br /&gt;6. Masa dewasa muda, perkembangan intimasi dalam dirinya dan dengan orang lain. Bahaya yang timbul adalah kecemasan akan hilangnya identitasnya yang menyebabkan perasaan terisolasi.&lt;br /&gt;7. Masa dewasa, ditandai dengan berkembangnya generativitas, yakni minat seseorang untuk membangun dan membimbing generasi berikutnya, tetapi dibalik itu muncul absorsi diri, yakni perasaan stagnasi.&lt;br /&gt;8. Masa senescenence, menjadi orang tua, telah tercapai integritas ego, menerima tanggung jawab hidup, namun masih ada bahaya timbulnya perasaan disgust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Prinsip-prinsip Perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan individu berlangsung sepanjang hayat, dimulai sejak masa pertemuan sel ayah dengan ibu dan berakhir pada saat kematian. Perkembangan individu manusia bersifat dinamis, perubahannya kadang-kadang lambat tetapi bisa juga cepat, hanya berkenaan dengan salah satu aspek atau beberapa aspek berkembang secara serempak. Perkembangan tiapindividu juga tidak selalu sama, seorang berbeda dengan yang lainnya. Beberapa kecenderungan perkembangan yang merupakan prinsip-prinsip perkembangan menurut Nana (2005; 112):&lt;br /&gt;1. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (Never Ending Process). Manusia secara terus menerus berkembang / berubah yang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar sepanjang hidupnya. Perkembangan berlangsung secara terus sejak masa konsepsi sampai mencapai kematangan atau masa tua.&lt;br /&gt;2. Semua perkembangan saling mempengaruhi. Setiap aspek perkembangan individu, baik fisik, emosi, intelegensi maupun sosial, satu sama lainnya saling mempengaruhi. Terdapat hubungan kolerasi yang positif diantara aspek-aspek tersebut. Apabila seorang anak dalam pertumbuhan fisiknya mengalami gangguan (sering sakit-sakitan), maka diaakan mengalami kemandekan dalam perkembangan aspek lainnya, seperti kecerdasannya kurang berkembang dan mengalami kelebihan emosional.&lt;br /&gt;3. Perkembangan itu mengikuti pola atau arah tertentu. Perkembangan terjadi secara teratur. Setiap tahap perkembangan dari tahap sebelumnya yang merupakan prasyarat bagi perkembangan selanjutnya. Contohnya seorang anak harus dapat berdiri terlebih dahulu dan berjalan merupakan prasyarat bagi perkembangan selanjutnya.&lt;br /&gt;4. Perkembangan belangsung dari kemampuan yang bersifat umum menuju ke yang lebih khusus, mengikuti proses diferensiasi dan integrasi. Perkembangan dimulai dengan dikuasainya kemampuan-kemampuan yang bersifat umum.&lt;br /&gt;5. Sampai batas-batas tertentu perkembangan sesuatu aspek dapat dipercepat atau diperlambat. Perkembangan sesuatu aspek dapat dipercepat atau dipelambat. Perkembangan dipengaruhi oleh faktor pembawaan dan juga faktor lingkungan.&lt;br /&gt;6. Pada saat-saat tertentu dan dalam bidang-bidang tertentu perkembangan pria dan wanita. Pada usia 12 – 13 tahun anaka wanita lebih cepat kematangan sosial, dan moralnya dibandingkan dengan anak laki-laki. Pertumbuhan fisik laki-laki umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. Laki-laki lebih kuat dalam kemampuan inteleknya, sedangkan wanita lebih kuat dalam kemampuan bahasa dan estetika atau keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Aspek-aspek Perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan berkenaan dengan keseluruhan kepribadian individu, karena kepribadian individu membentuk satu kesatuan yang terintegrasi. Kesatupaduan kepribadian ini sebenarnya sukar dipisah-pisahkan, tetapi untuk sekedar membantu mempermudah mempelajari dan memahami, pembahasan aspek demi aspek biasa dilakukan.&lt;br /&gt;Keluarga menurut Terkelsen dalam Hadis (1993) adalah suatu sistem sosial berskala kecil yang dibentuk oleh individu-individu yang saling berhubungan secara timbal balik dan di ikat oleh afeksi, kesetiaan serta membentuk suatu rumah tangga yang di pertahankan dalam jangka waktu yang lama.&lt;br /&gt;Dengan kasih sayang dan loyalitas sebagai andalan, anggota keluarga diharapkan saling terikat dan saling berinteraksi sedemikian rupa sehingga dapat membantu perkembangan fisik maupun perkembangan kepribadian para anggotanya.&lt;br /&gt;Suatu keluarga adalah bagian dari jaringan sosial yang lebih luas dan di pengaruhi oleh kekuatan-kekuatan yang berasal dari lingkungan masyarakat. contohnya, hubungan dan perilaku antar anggota keluarga untuk sebagian diatur oleh berbagai norma dan kebiasaan yang ada di masyarakat, dipengaruhi oleh kondisi keuangan keluarga dan dipengaruhi oleh angka perceraian, tempat tinggal dan lain-lain.&lt;br /&gt;Secara sederhana kita dapat membedakan bebebrapa aspek utama kepribadian, yaitu aspek : fisik dan motorik, intelektual, sosial, bahasa, emosi, moral dan keagamaan dimana satu sama lain memiliki keterkaitan yang sangat erat yang menunjukkan keterpaduan kepribadian yang sangat erat.&lt;br /&gt;Perkembangan dari setiap aspek kepribadian tidak selalu bersama-sama atau sejajar, perkembangan sesuatu aspek mungkin mendahului atau mungkin juga mengikuti aspek lainnya. Pada awal kehidupannya, yaitu pada saat dalam kandungan dan tahun-tahun pertama, perkembangan aspek fisik dan motorik sangat menonjol. Selama sembilan bulan dalam kandungan, ukuran fisik bayi berkembang dari seperdua ratus millimeter menjadi 50 cm panjangnya. Selama dua tahun pertama, bayi yang tidak berdaya pada awal kelahirannya, telah menjadi anak kecil yang bisa duduk, merangkak, berdiri, bahkan pandai berjalan dan berlari. Pertumbuhan dan perkembangan fisik terus berjalan dan loncatan lagi pada usia 13 – 16 tahun yaitu masa remaja awal.&lt;br /&gt;Perkembangan aspek sosial diawali pada masa kanak-kanak (usia 3-5 tahun), agak pesat pada masa anak sekolah (usia 11-12 tahun) dan sangat pesat pada masa remaja (usia 16-18 tahun). Aspek konigtif atau intelektual perkembangannya diawali dengan perkembangan kemampuan mengamati, melihat hubungan dan memecahkan masalah sederhana, kemudian berkembang ke arah pemahaman dan pemecahan masalah sederhana, kemudian berkembang ke arah pemahaman dan pemecahan masalah yang pelik. Aspek ini berkembang pesat pada masa mulai masuk sekolah dasar (usia 6-7 tahun), berkembang koinstan selama masa belajar dan mencapai puncaknya pada masa sekolah menengah atas (usia 16-17 tahun).&lt;br /&gt;Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, dimana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambing atau symbol untuk mengungkapkan sesuatu pengertian, seperti dengan menggunakan lisan, tulisan, isyarat, bilangan, lukisan dan mimik muka.&lt;br /&gt;Aspek bahasa berkembang dimulai dengan peniruan bunyi, meraba dan diikuti dengan bahasa satu suku kata, dua suku kata, menyusun kalimat sederhana, dan seterusnya melakukan sosialisasi dengan menggunakan bahasa kompleks sesuai dengan tingkat perilaku sosial. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh lingkungan, maka bahasa mulai berkembang dari tingkat yang sanagat sederhana menuju ke bahasa yang sangat kompleks. Perkembangan bahasa sangat dipengaruhi oleh lingkungan, karena bahasa pada dasarnya merupakan hasil belajar dari lingkungan. Anak (bayi) belajar bahasa seperti halnya belajar hal lain, “meniru” dan “mengulang” hasil yang telah didapatkan merupakan cara belajar bahasa awal.&lt;br /&gt;Aspek fisiologis emosional memiliki aspek-aspek fisiologis yang mempersiapkan individu untuk menyelesaikan hal yang bersifat darurat. Seseorang dalam merespon sesuatu lebih banyak diarahkan oleh penalaran dan pertimbangan-pertimbangan objektif. Akan tetapi pada saat tertentu di dalam kehidupannya, dorongan emosional banyak campur tangan dan mempengaruhi pemikiran-pemikiran dan tingkah lakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Faktor Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak. Perawatan orang tua yang penuh kasih sayang dan pendidikan tetang nilai-nilai kehidupan, baik agama maupun sosial budaya yang diberikannya merupakan factor yang kondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang sehat.&lt;br /&gt;F.J. Brown dalam Syamsu (2000 ; 36) mengemukakan bahwa ditinjau dari sudut pandang sosiologi, keluarga dapat diartikan dua macam, yaitu a) dalam arti luas, keluarga meliputi semua pihak yang berhubungan darah atau keturunan yang dapat dibandingkan dengan “clan” atau marga; b) dalam arti sempit keluarga meliputi orang tua dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga juga dipandang sebagai institusi (lembaga) yang dapat memenuhi kebutuhan insani (manusiawi), terutama kebutuhan bagi pengembangan kepribadiannya dan pengembangan ras manusia. Apabila mengaitkan peranan keluarga dengan upaya memenuhi kebutuhan individu, maka keluarga merupakan lembaga pertama yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Melalui perawatan dan perlakuan yang baik dari orang tua, anak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya, baik fisik-biologis maupun sosiopsikologisnya. Apabila anak telah memperoleh rasa aman, penerimaan sosial dan harga dirinya, maka anak dapat memenuhi kebutuhan tertingginya, yaitu perwujudan diri (self-actualization).&lt;br /&gt;Keluarga yang bahagia merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perkembangan emosi para anggotanya (terutama anak). Kebahagiaan ini diperoleh apabila keluarga dapat memerankan fungsinya secara baik. Fungsi dasar keluarga adalah memberikan rasa memiliki, rasa aman, kasih sayang, dan mengembangkan hubungan yang baik di antara anggota keluarga. Secara psikososiologis keluarga berfungsi sebagai (1) pemberi rasa aman bagi anak dan anggota keluarga lainnya, (2) sumber pemenuhan kebutuhan, baik fisik maupun psikis, (3) sumber kasih sayang dan penerimaan, (4) model pola perilaku yang tepat bagi anak untuk belajar menjadi anggota masyarakat yang bak, (5) pemberi bimbingan bagi pengembangan perilaku yang secara sosial dianggap tepat, (6) pembentuk anak dalam memecahkan masalah yang dihadapinya dalam rangka menyesuaikan dirinya terhadap kehidupan, (7) pemberi bimbingan dalam belajar keterampilan motorik, verbal dan sosial yang dibutuhkan untuk penyesuaian diri, (8) stimulator bagi pengembangan kemampuan anak untuk mencapai prestasi, baik di sekolah maupun di masyarakat, (9) pembimbing dalam mengembangkan aspirasi, dan (10) sumber persahabatan/teman bermain bagi anak sampai cukup usia untuk mendapatkan teman di luar rumah.&lt;br /&gt;Hubungan cinta kasih dalam keluarga tidak sebatas perasaan, akan tetapi juga menyangkut pemeliharaan, rasa tanggung jawab, perhatian, pemahaman, respek dan keinginan untuk menumbuh kembangkan anaka yang dicintainya. Keluarga yang hubungan antar anggotanya tidak harmonis, penuh konflik, atau gap communication dapat mengembangkan masalah-masalah kesehatan mental (mental illness) bagi anak.&lt;br /&gt;Dilihat dari sudut pandang sosiologis, fungsi keluarga ini dapat diklasifikasikan ke dalam fungsi-fungsi berikut :&lt;br /&gt;1. Fungsi Biologis&lt;br /&gt;Keluarga dipandang sebagai pranata sosial yang memberikan legalitas, kesempatan dan kemudahan bagi para anggotanya untuk memenuhi kebutuhan dasar biologisnya. Kebutuhan itu meliputi (a) pangan, sandang, dan pangan, (b) hubungan seksual suami-istri, dan (c) reproduksi atau pengembangan keturunan (keluarga yang dibangun melalui pernikahan merupakan tempat “penyemaaian” bibit-bibit insani yang fitrah).&lt;br /&gt;2. Fungsi Ekonomis&lt;br /&gt;Keluarga (dalam hal ini ayah) mempunyai kewajiban untuk menafkahi anggota keluarganya (istri dan anak). Maksudnya, kewajiban suami memberi makan dan pakaian kepada para istri dengan cara yang ma’ruf (baik). Seseorang (suami) tidak dibebani (dalam memberi nafkah), melainkan menurut kadar kesanggupannya.&lt;br /&gt;3. Fungsi Pendidikan (Edukatif)&lt;br /&gt;Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Menurut UU No. 2 tahun 1989 Bab IV Pasal 10 Ayat 4: “Pendidikan Keluarga merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan dalam keluarga dan yang memberikan keyakinan agama, nilai budaya, nilai moral, dan keterampilan”.&lt;br /&gt;3. Fungsi Sosialisasi&lt;br /&gt;Keluarga merupakan buaian atau penyemaian bagi masyarakat masa depan, dan lingkungan keluarga merupakan factor penentu (determinant factor) yang angat mempengaruhi kualitas generasi yang akan datang. Keluarga berfungsi sebagai miniatur masyarakat yang mensosialisasikan nilai-nilai atau peran-peran hidup dalam masyarakat yang harus dilaksanakan oleh para anggotanya. Keluarga merupakan lembaga yang mempengaruhi perkembangan kemampuan anak untuk menaati peraturan (disiplin), mau bekerjasama dengan orang lain dan lain-lain.&lt;br /&gt;4. Fungsi Perlindungan&lt;br /&gt;Keluarga berfungsi sebagai pelindung bagi para anggota keluarganya dari gangguan, ancaman atau kondisi yang menimbulkan ketidakyamanan para anggotanya.&lt;br /&gt;5. Fungsi Rekreatif&lt;br /&gt;Keluarga harus diciptakan sebagai lingkungan yang memberikan kenyamanan, keceriaan, kehangatan dan penuh semangat bagi anggotanya.&lt;br /&gt;6. Fungsi Agama (Religius)&lt;br /&gt;Keluarga berfungsi sebagai penanaman nilai-ilai agama kepada anak agar mereka memiliki pedoman hidup yang benar. Keluarga berkewajiban mengajar, membimbing atau membiasakan anggotanya untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan anak, lingkungan keluarga merupakan lingkungan pengaruh inti, setelah itu sekolah dan kemudian masyarakat. keluarga dipandang sebagai lingkungan dini yang dibangun oleh orang tua dan orang-orang terdekat. Dalam bentuknya keluarga selalu memiliki kekhasan. Setiap keluarga selalu berbeda dengan keluarga lainnya. Ia dinamis dan memiliki sejarah “perjuangan, nilai-nilai, kebiasaan” yang turun temurun mempengaruhi secara akulturatif (tidak tersadari). Sebagian ahli menyebutnya bahwa pengaruh keluarga amat besar dalam pembentukan pondasi kepribadian anak. Keluarga yang gagal membentuk kepribadian anak biasanya adalah keluaraga yang penuh konflik, tidak bahagia, tidak solid antara nilai dan praktek, serta tidak kuat terhadap nilai-nilai yang rusak.&lt;br /&gt;Sejalan dengan modernitas, sekolah memang berperan sebagai in loco parentis atau mengambil alih peran orang tua. Tetapi institusi sekolah tidak akan mampu mengambil alih seluruh peran orang tua dalam pendidikan anak.&lt;br /&gt;Globalisasi, kalu ditinjau dari dampak cultural dan kemajuan teknologi, merupakan wahana ‘penjajahan’ oleh kultur yang dominan. Nilai-nilai budaya dominan ini yang sebagian besar tidak sesuai dengan timbangan moral Indonesia sudah menembus kamar-kamar dan sekeliling kita. Dalam konteks ini, keluarga bisa dimetafora sebagai sebuah benteng yang mampu menciptakan ‘imunisasi’ bukan ‘sterilisasi’. Pendekatan imunisasi bermakna bahwa anak tetap berperan aktif dalam lingkungan global tetapi pendidikan dalam keluarga memberinya kekebalan terhadap pengaruh-pengaruh negatif dari globalisasi. Dengan kata lain, putra-putri kita diarahkan untuk secara optimal meraih manfaat dan nilai positif dari globalisasi. Idealnya, kita arahkan mereka untuk menjadi ‘pemain’, bukan ‘penonton’ apalagi ‘obyek’ globalisasi. Sedangkan ‘sterilisasi’ akan berdampak kurang baik bagi pertumbuhan anaka dan bisa menumbuhkan sikap eskapisme dan isolatif.&lt;br /&gt;Orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam menumbuh kembangkan fitrah beragama anak.&lt;br /&gt;Menurut Hurlock dalam Syamsu (2001 ; 138) Keluarga merupakan “Training Centre” bagi penanaman nilai-nilai. Pengembangan fitrah atau jiwa beragama anak, seyogianya bersamaan dengan perkembangan kepribadiannya, yaitu sejak lahir bahkan lebih dari itu sejak dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dalam lingkungan keluarga sebaiknya diberikan sedini mungkin St. Franciscus Xaverius mengatakan: “Give me the children until are seven and anyone may have them afterward”. Sedangkan menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib (RA), seorang sahabat utama Rasulullah Muhammad (SAW), menganjurkan: Ajaklah anak pada usia sejak lahir sampai tujuh tahun bermain, ajarkan anak peraturanatau adab ketika meraka berusia tujuh sampai empat belas tahun, pada usia empat belas sampai dua puluh satu tahun, jadikanlah anak sebagai mitra orang tuanya.&lt;br /&gt;Ketika anak masuk ke sekolah mengikuti pendidikan formal, dasar-dasar karakter anak ini sudah terbentuk. Anak yang sudah memiliki watak yang baik biasanya memiliki achievement motivation yang lebih tinggi karena perpaduan antara intelligence quotient, emotional quotient dan spiritual quotient sudah mulai terformat dengan baik. Disamping itu, hal tersebut bisa pula mengurangi beban sekolah dengan pemahaman bahwa sekolah bisa lebih berfokus pada aspek bagaimana memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi anak untuk mengembangkan potensi konigtif, afektif dan motorik.&lt;br /&gt;Pada perkembangan emosi berhubungan dengan seluruh aspek perkembangan anak. Pada perkembangan awal anak, mereka telah menjalin hubungan timbal balik dengan orang-orang yang mengasuhnya. Kepribadian orang yang terdekat akan mempengaruhi perkembangan baik sosial maupun emosional. Kerjasama dan hubungan dengan teman berkembang sesuai dengan bagaimana pandangan anak terhadap lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;Perkembangan sosial merupakan pencapaian kematangan dalam hubungan sosial. Dapat juga diartikan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral, dan tradisi; meleburkan diri menjadi suatu kesatuan dan saling berkomunikasi dan bekerja sama.&lt;br /&gt;Perkembangan sosial biasanya dimaksudkan sebagai perkembangan tingkah laku dalam menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat di mana anak berada. Perkembangan sosial anak sangat dipengaruhi oleh proses perlakuan atau bimbingan orangtua terhadap anak dalam mengenalkan berbagai aspek kehidupan sosial, atau norma-norma kehidupan bermasyarakat serta mendorong dan memberikan contoh kepada anaknya bagaimana menerapkan norma-norma tersebut dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa anak merupakan periode perkembangan yang cepat dan dapat terjadinya perubahan dalam banyak aspek perkembangan. Pengalaman masa kecil mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perkembangan berikutnya.&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu mereka mengembangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya dan melalui pemahaman tentang factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak, dapat diantisipasi tentang berbagai upaya untuk menfasilitasi perkembangan tersebut, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan anak, lingkungan keluarga merupakan lingkungan pengaruh inti, setelah itu sekolah dan kemudian masyarakat. keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak, oleh karena itu kedudukan keluarga dalam pengembangan kepribadian anak sangatlah penting.&lt;br /&gt;Orang tua adalah contoh atau model bagi anak, orang tua mempunyai pengaruh yang sangat kuat bagi anak ini dapat di lihat dari bagaimana orang tua mewariskan cara berpikir kepada anak-anaknya, orang tua juga merupakan mentor pertama bagi anak yang menjalin hubungan dan memberikan kasih sayang secara mendalam, baik positif atau negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR RUJUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Razak Daruma, dkk. Perkembangan Peserta Didik: Makassar. PT. FIP UNM, 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fawzia Aswin Hadis, 1993. Gagasan Orang Tua dan Perkembangan Anak: Disertasi. Jakarta. Program Pascasarjana Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunaryadi (2007, 3 Juni). Pendidikan Nasional, Globalisasi, dan Peranan Keluarga, pada: http://www. Geocities.com/~eunike-net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idris, Z. dan L. Jamal, 1992. Pengantar Pendidikan: Jakarta. Grasindo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamalik Oemar, 2000. Psikologi Belajar dan Mengajar: Bandung. PT. Sinar Baru Algesindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hartono Agung dan Sunarto, 2002. Perkembangan Peserta Didik: Jakarta. PT. Rineka Cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana Syaodih, S. 2000. Landasan Psikologi: Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soemiarti Patmonodewo, 2000. Pendidikan Anak Prasekolah: Jakarta. PT. Rineka Cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syamsu Yusuf, 2006. Perkembangan Anak dan Remaja: Bandung. PT. Rineka Cipta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4865537763221927418?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4865537763221927418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/peranan-keluarga-terhadap-perkembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4865537763221927418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4865537763221927418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/peranan-keluarga-terhadap-perkembangan.html' title='PERANAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN AWAL PESERTA DIDIK'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3554399096955915306</id><published>2010-03-25T04:47:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:37:06.270-07:00</updated><title type='text'>PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK</title><content type='html'>Hakikat Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Diddik&lt;br /&gt;Dengan mempelajari perkembangan peserta didik kita akan inemperoleh beberapa keuntungan. Pertama, kita akan mempunyai ekspektasi yang nyata tentang anak dan remaja. Dari psikologi perkembangan akan diketahui pada umur berapa anak mulai berbicara dan mulai mampu berpikif abstrak. Hal-hal itu merupakan gamharan umum yang terjadi pada kebanyakan anak, di samping itu akan diketahui pula pada umur berapa anak tertcntu akan memperoleh keterampilan perilaku dan emosi khusus. Kedoa, pengetahuun tentang psikologi perkembangan anak membantu kita untuk merespons sebagaimana mestinya pada perilaku tertentu dari seorang anak. Bila seorang anak dari Taman Kanak-kanak tidak man sekolah lagi karena diganggu temannya, apa yang harus dilakukan oleh guru dan orang tuanya? Dila anak selalu ingin merebut mainan temannya apakah dibiarkan saja? Psikologi perkembangan akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan menunjukk’an sumber-sumber jawaban serta pola-pola anak mengenai pikiran, perasaan dan perilakunya. Ketiga, pengetahuan tentang perkembangan anak akan membantu mengenali berbagai penyimpangan dari perkembangan yang normal. Bila anak umur dua tahun belum berceloteh (banyak bicara) apakah dokter dan guru harus mengkhawatirkannya? .Bagaimana bila hal itu terjadi pada anak umur tiga atau empat tahun? Apa yang perlu dilakukan bila remaja umur lima belas tahun tidak mau lagi sekolah karena keinginannya yang berlebihan yaitu ingin melakukan sesualu yang menunjukkan sikap “jagoan”? Jawaban akan lebih mudah diperoleh apabila kita mengetahui apa yang biasanya terjadi pada anak atau remaja. Keempat, terakhir, dengan mempelajari perkembangan anak akan membantu memahami diri sendiri. Psikologi perkembangan akan secara terbuka mengungkap proses pertumbuhan psikologi, proses-proses yang akan dialami pada kehldupan sehari-hari. Yang lebih penting lagi, pengetahuan ini akan membantu kita memahami apa yang kita alami sendiri, misalnya mengapa masa puber kita lebih awal atau lebih lambat dibandingkan dengan teman- teman lain. Berikut ini adalah beterapa hal yang mendasari pentingnya mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Masa Perkembangan Yang Cepat&lt;br /&gt;Pada anak terjadi pertumbuhan-pertvimbuhan yang cepat dibandingkan dengan perubahan-perubahati yang dialami species lain. Perubahan flsik, misalnya pada tahun pertama lebih cepat dari pada talvm-tahun berikutnya. Hal yang sama terjadi juga pada perubalian yang menyangkut interaksi sosial, perolehan dan penggunaan, bahasa,. kemampuan mengingat serta berbagai&lt;br /&gt;fungsi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengaruh yang lama&lt;br /&gt;Alasan lainnya mengapa mempelajari anak ialah bahwa peristiwa- peristiwa dan pengalaman-pengalaman pada tahun-tahun awal menunjukkan pengaruh yang lama dan kuat terhadap perkembangan individu pada masa- masa berikjtn/a. Kebanyakan ahli teoii psikologi berpsndapat bahwa apa yang terjadi hari-ini sangat’banyak ditentukan oleh perkembangan kita sebagai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Proses yang kompleks&lt;br /&gt;Sebagai peneliti yang mencoba memalnmi perilaku orang dewasa yang kompleks, berpendapat bahwa mengkaji tentang bagaimana perilaku itu pada saat masih sederhana akan sangat berguna. Misalnya ialah bahwa kebanyakan orang dapat membuat kalimat yang panjang dan dapat mengerti oleh orang lain. Manusia mampu berkomunikasi dari cara yang sederhana sampai yang kompleks karena bahasa yang dipergimakan mengikuti aturan-aturan tertentu. Tetapi menentukan apa aturan itu dan bagaimana menggunakan adalah sulit. Suatii pendekatan terhadap masalah ini adalnh dengan mempelajari proses kemampuan ‘berbahasa. Anak membentuk kalimat yang hanya terdiri atas saiu atau dua kata, kalimat itu muncul dengan mengikuti aturan yang diajarkan orang dewasa. Dengan mengkaji kalimat pertama”tersebut para peneliti bahasa bertambah wawasannya tentarg mekanisme cara berbicara orang dewasa yang lebih kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. . Nilai yang ditempatkan&lt;br /&gt;Kebanyakan ahli psikologi perkembangan melakukan penelitiannya dalam laboratorium dan sering kali mengkaji pertanyaan-perianyaan teoritis berdasarkan hasil penelitiannya. Produk penelitian ini kadang-kadang dapat diterapkan di dunia nyata. Misalnya penelitian tentang tahap awal perkembangan sosial yang secara relevan berkaitnn dengan orang tua tentang peranannya dalam kehidupannya sehari-hari, percobaan tentang strategi pemecahan masalah pada anak akan memberikan informasi berharga mengenai metode mengajar yang baik. Hasil dari penelitian atau pengkajian teoritis dapat secara langsung atau tidak dapat mempengaruhi pbla pendidikan atau pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Masalah yang menarik&lt;br /&gt;Anak merupakan makhluk yang mengagumkan dan penuh teka-teki serta menarik untuk dikaji. Kemudahan anak umur dua talnin untuk mempelajari bahasa ibunya dan kreativitas anak untuk bermain dengan temannya merupakan dua hal dari karakterstik atiak yang sedang berkembang. Misalnya banyak lagi hal-hal yang berka’itan dengan perkembangan anak yang merupakan mister! dan menarik. Dalari hal ini ilmu pengetahuan Iebih banyak menjumpai pertanyaan-pertanyaan da”i pada jawabannya. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak- awal tahun 1980-an semakin diakuinya pengaruh keturunan (genetik) terhadap perbedaan individu. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian perilaku genetik yang mendukung, pentingnya pengaruh keturunan menunjukkan tentang pentingnya pengaruh lingkungan. Perilaku yang kompleks yang menarik minat para ahli psikologi (misalnya temperamen, kecerdasan dan kepribadian) mendapat pengaruh yang sama kuatnya baik dari faktor-faktor lingkungan maupun keturunan (genetik).&lt;br /&gt;Aspek apa sajakah yang mempengaruhi faktor genetik? Menurut Santrok (1992), banyak aspek yang dipengaruhi laktor genetik. Para ahli genetik menaruh minat yang sangat besar untuk mengetahui dengan pasti tentang variasi karakteristik yang dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. Kecerdasan dan temperamen merupakan aspek-aspek-yang paling banyak ditelaah yang dalam perkembangannya dipengaruhi oleh keturunan.&lt;br /&gt;1. Kecerdasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Arthur Jensen (1969) mengemukakan pendapatnya bahwal kecerdasan itu diwariskan (ditururikan). la juga mengemukakan bahwa lingkungan dan budaya hanya mempunyai peranan minimal dalam kecerdasan. Dia telah melakukan beberapa penelitian tentang kecerdasan, di antaranya ada yang membandingkan tentang anak kembar yang berasal dari satu telur (identical twins) dan yang dari dua telur (fraternal twins). Identical hvins memiliki genetik yang identik, karena itu kecerdasan (IQ) s^harusnya sama. Fraternel twins pada anak sekandung genetiknya tidak sama karena itu IQ-nya pun tidak sama. Menurut Jensen bila pengaruh lingkungan lebih penting pada identical ftiv’m yang dibesarkan pada aua lingkungan yang berbeda, seharusnya menunjukkan IQ yang berbeda pula. Kajian terhadap hasil penelitian menunjukkan bahwa identical t\vins yang dibesarkan pada dua lingkungan yang berbeda korelasi rata-rata IQ-nya. 82. Dua saudara sekandung yang dipelihara pada dua lingkungan yang berbeaa korelasi rata-rata IQ-nya, 50.&lt;br /&gt;Banyak ahli-ahli yang mengkritik Jensen. Salah seorang di antaranya mengkritik tentang definisi kecerdasan itu sendiri. Menurut Jensen IQ yang diukur dengan tes kecerdasan yang baku merupakan indikator kecerdasan yang baik. Kritik dari ahli lain ialah bahwa tes IQ hanya menyentuh sebagian kecil saja dari kecerdasan. Cara individu niemecahkan masalah sehari-hari. penycsuaian dirinya terhadap lingkungan kerja dan lingkungan sosial, merupakan aspek-aspek kecerdasan yang penting dan tidak terukur oleh tes kecerdasan baku yang digunakan oleh Jensen. Kritik kedua menyatakan bahwa kebanynkan .penelitian tentang keturunan dan lingkungan tidak mencakup lingkungan-lingkungan yang berbeda secara radikal. Karena itu tidaklah mengherankan bahwa studi tentang genetik menunjukkan bahwa lingkungan mempunyai pengaruh yang lemah terhadap kecerdasan.&lt;br /&gt;Menurut Jensen pengaruh keturunan terhadap kecerdasan sebesar 80 person. Kecerdasan memang dipengaruhi oleh keturunan tetapi kebanyakan ahli perkembangan menyatakan bahwa penganih itu berkisar sekitar 50 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Temperamen&lt;br /&gt;Temperamen adalah gaya-perilaku karakteristik individu dalam merespons. Ahli-ahli perkembangan sangat tertarik mengenai temperamen bayi. Sebagian bayi sangat aktif menggerak-gerakkan tangan, kaki dan mulutnya dengan keras, sebagian lagi lebih tenang, sebagian anak menjelajahi lingkungannya dengan giat parta vvaktu yang lama dan sebagian lagi tidak demikian. Slebagian bayi merejpons orang Iain dengan hangat, sebagai lagi pasif dart acuh tidak acuh. .Gaya-gaya perilaku tersebut di atas menunjukkan temperamen seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Thomas &amp; Chess (1991) ada tiga tipe dasar temperamen yaitu mudah, sulit, dan lambat untuk dibangkitkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Anak yang mudah umumnya mempunyai suasana hati yang positif dan dapat dengan cepat membentuk kebiasaan yang teratur, serta dengan mudah pula menyesuaikan diri dengan pengalaman baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Anak yang sulit cenderung untuk bereaksi secara negatif serta sering menangis dan lambat untuk menerima pengalaman-pengalaman baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Anak yang lambat untuk dibangkitkan mempunyai tingkat kegiatan yang rendah, kadang-kadang negatif, dan penyesuaian diri yang rendah dengan lingkungan atau pengalaman baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli perkembangan, termasuk Chess dan Thomas, Berpendapat bahvva temperamen adalah karakteristik bayi yang baru lahir dan akan dibentuk dan dimodifikasi oleh pengalaman-pengalaman anak pada masa-masa berikutnya. Para peneliti menemukan bahwa indeks pengaruh lingkungan terhadap temperamen sebesar .50 sampai .60 menunjukkan lemahnya pengaruh tersebut. Kekuatan pengaruh ini biasanya menurun saat anak itu tumbuh menjadi- lebih besar. Menetap atau konsisten tidaknya temperamen bergantung kepada “kesesuaian” hubtingan antara anak dengan orang tuanya. Orang tua mempengaruhi anak, tetapi anak pun mempengartihi orang tua. Orang tua dapat menjauh dari anaknya yang sulit, atau mereka dapat menegur dan menghukumnya, hal ini akan menjadikan anak yang sulit menjadi lebih sulit lagi. Orang tua yang luwes dapat inemberi pengaruh yang menen’angkan terhadap anak yang sulit atau akan tetap menunjukkan kasih sayang walau anak menjauh atau berkeras kepala.&lt;br /&gt;Dengan singkat dapat dikatakan bahwa keturunan mempengaruhi temperamen. Tingkat pengaruh ini bergantung pada respons orang tua terhadap anak-anaknya dengan pengalaman-pengalaman masa kecil yang ditemui dalani lingkungan.&lt;br /&gt;3. Interaksi keturunan lingkungan dan perkembangan&lt;br /&gt;Keturunan dnn lingkungan berjalan bersama atau bekerja sama dan menghasilkan individu dengan kecerdasan, temperamen tinggi dan berat badan, minat yang khas. Bila seorang gadis cantik dan cerdas terpilih menjadi ketua OSIS, apakah k:ta akan berkesimpulan bahwa keberhasilannya itu hanya karena lingkungan atau lainnya karena keturunannya? tentu saja karena keduanya. Karena pengaruii lingkungan bergantung kepada karakteristik genetik, maka dapat dikatakan bahwa antara keduanya. terdapat interaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh genetik terhadap kecerdasan terjadi pada awal perkembangan anak dan berlanjut terus sr.mpai dewasa. Kita ketahui pula bahwa dengan dibesarkan pada kelur.rga yang sama dapat terjadi perbedaan kecerdasan secara individual dengan varjasi yang kecil pada kepribadian dan minat. . Salah satu alasan terjadinya hal itu ialah mungkin karena keluarga mempunyai penekanan yang sama kepada anak-anaknya berkenaan dengan perkembangan kecerdasan yaitu dengan mendorong anak mencapai tingkal tertinggi. Mereka tidak mengarahkan anak ke arah minat dan kepribadian yang sama. Kebanyakan orang tua menghendaki anaknya untuk mencapai tingkat kecerdasan di atas rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang .perlu diketahui tentang interaksi antara keturunan dengan lingkungan dalam perkembangan? Kita perlu mengetahui lebih banyak tentang interaksi tersebut dalam perkembangan yang berlangsung normal. Misalnya, apakah arti perbedaan IQ antara dua orang sebesar 95 dan 1257 Untuk dapat menjawabnya diperlukan informasi tentang pengaruh-pengaruh budaya dan genetik. Kita pun perlu mengetahui pengaruh keturunan terhadap seluruh siklus kehidupan. Contoh lain pubertas dan menopause bukanlah semata-mata hasil lingkungan, walaupun pubertas dan menopause dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti nutrisi, berat, obat-obatan dan kesehalan, evolusi dasar dan program genetik. Pengaruh keturunan pada pubertas dan menopause tidak dapat diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B FASE-FASE PERKEMBANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang berkembang dengan karakteristik tersendiri. Hampir sepanjang waktu perhatian kita tertuju pada keunikan masing-masing. Sebagai manusia, sctiap orang melalui jalan-jalan yang umum. Setiap diri kita mulai belajar berjalan pada usia satu tahun, berjalan pada usia dua tahun, tenggelam pada -permainan fantasi pada niasa kanak-kanak dan belajar mandiri pada usia remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang dimaksud oleh para ahli psikologi dengan perkembangan individu? Menurut Santrok dan Yussen (1992) perkembangan adalah pola gerakan atau perubahan yang dimulai pada saat terjadi pembuahan dan berlangsung terus selama siklus kehidupan. Dalam perkembangan terdapat pertumbuhan. Pola gerakan itu kompleks karena merupakan hasil (produk) dari beberapa proses: proses biologis, proses kogm’tif dan proses sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses-proses biologis meliputi perubahan-perubahan fisik individu. Gen yang diwarisi dari orang tua, perkembangan otak, penambahan tinggi dan berat, keterampilan motorik, dan perubahan-perubahan hormon pada masa puber mencerminkan peranan proses-proses biologis dalam perkembangan.&lt;br /&gt;Proses kognitif meluputi perubahan-perubahan yang terjadi pada individu mengenai pemikiran, kecerdasan dan bahasa. Mengamati gerakan mainnn bayi yang digantung, menghubungkan dua kata menjadi kalimat, menghafal. puisi dan memecahkan soal-soal matematik» mencerminkan peranan proses-proses kognitif dalam perkembangan anak.&lt;br /&gt;Proses-proses sosial meliputi perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan individu dengan orang lain, perubahan-perubahan dalam emosi dan perubahan-perubahan dalam kepribadian. Senyuman bayi srbagai respons terhadap sentuhan ibunya, sikap agiesif anak laki-laki terhadap teman mainnya, kewaspadaan seorang gadis terhadap lingkungannya mencerminkan peranan proses sosial dalam perkembangan anak.&lt;br /&gt;Hendaknya selalu diingat bahwa antara ketiga proses, yaitu biologis, kognitif, dan sosial terdapat jalinan yang kuat. Anda akan mengetahui bagaimana proses sosial membentuk proses-proses kognilif. Akan sangat membantu untuk mempelajari berbagai proses yang mempengaruhi perkembangan anak dengan tetap mengingat bahwa Anda sedang mempelajari perkembangan anak yang terintegrasi sebagai manusia seutuhnya dan memiliki seutuhnya dan memiliki kesatuan jiwa dan raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pada perkembangan merupakan produk dari proses-proses biologis, kognitif dan sosial. Proses-proses itu terjadi pada perkembangan manusia yang berlangsung pada keseluruhan siklus hidupnya.&lt;br /&gt;Untuk memudahkan pemahaman tentang perkembangan maka dilakukan pembagian berdasarkan waktu-waktu yang dilalui manusia dengan sebutan fase. Santrok dan Yussen membaginya atas lima yaitu: fase pranatal (saat dalam kandungan), fase bayi, fase kanak-kanak awal, fase anak akhir dan fase remaja. Perkiraan waktu ditentukaii padn setiap fase tintuk memperoleh gambaran waktu suatu fase itu dimulai dan berakhir.&lt;br /&gt;1.Fase pra natal (saat dalam kandungan) adalah waktu yang terletak antara masa pembuahan dan masa kelahiran. Pada saat ini terjadi pertumbuhan yang luar biasa dari satu sel menjadi satu organisme yang lengkap dengan otak dan kemampunn berperilaku, dihasilkan dalam waktu lebih kurang Sembilan bulan&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;2.Fase bayi adalah saat perkembangan yang brrlangsung sejak lahir sampai 18 atau 24 bulan. Masa ini adalah masa ynng sangat. Bergantung kepada orang tua. Banyak kegiatan-kegiatan psikologis yang baru dimulai misalnya; bahasa, koordinasi sensori motor dan sosialisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Fase kanak-kanak awal adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak akhir masa bayi sampai 5 atau 6 tahun, kadang-kadang disebut masa pra sekolah. Selama fase ini mereka belajnr melakukan sendiri banyak hal dan berkembang keterampilan-keteranipilan yang berkaitan dengan kesiapan unttik bersekolah dan memanfaatkan waktu selama beberapa jam untuk bermain sendiri ataupun dengan temannya. Memas.uki kelas satu SD menandai berakhirnya fase ini.&lt;br /&gt;4.Fase kannk-knnak tengah dan akhir adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 11 tahun, sama dengan masa usia sekolr.h dasar. Anak-anak menguasai keterampilan-keterampilan dasar membaca, menulis dan berhitung. Secara formal mereka mulai&lt;br /&gt;memastiki dunia yang lebih luas dengan budayanya. Pencapaian prestasi menjadi arah perhatian pada dunia anak, dan pengendalian diri sendiri bertambah pula.&lt;br /&gt;Masa remaja adalah masa perkembangan yang merupakan transisi dr.ri masa Nanak-kanak ke masa dewasa? aval, yang dimulai kira-kira timur 10 sampai 12 tahun dan berakhir kira-kira umur 18 sampai 22 tahun. Remaja mengalami perubahan-penibahan fisik yang sangat cepat, perubahan perbandingan ukuran bagian-bagian badan, bcrkembangnya karakteristik seksual seperti membesarnya payudara, tumbuhnya rambut pada bagian tertentu dan perubahan sua.a. Pada fase ini dilakukan upaya-upaya untuk mandiri dan pencarian identifas diri. Pemikirannya Iebih !ogis, abstrak dan idealis. Semakin lama banyak waktu dimanfaatkan di luar.keluarga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3554399096955915306?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3554399096955915306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/pertumbuhan-dan-perkembangan-peserta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3554399096955915306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3554399096955915306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/pertumbuhan-dan-perkembangan-peserta.html' title='PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7759682179083840426</id><published>2010-03-25T04:45:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:37:37.975-07:00</updated><title type='text'>Hambatan - hambatan menjadi guru profesional</title><content type='html'>Banyak hambatan yang dihadapi seorang guru untuk menjadi guru yang baik. Beberapa hambatan tersebut diantaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Gaji yang terlalu pas-pasan bahkan mungkin kurang. Gaji yang pas-pasan memaksa seorang guru untuk mencari nafkah tambahan seusai jam kerja. Hal ini mengakibatkan tidak memiliki kesempatan untuk membuat persiapan mengajar dengan membaca ulang materi pelajaran yang akan diajarkan besok hari. Hal ini dapat mengurangi kesiapan dan penampilan di muka kelas.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Tugas-tugas administrasi yang memberatkan. Sejak diberlakukannya kurikulum 2006, banyak tugas-tugas administrasi yang harus dikerjakan seorang guru yang tujuannya untuk meningkatkan profesionalitas seorang guru. Ternyata tugas-tugas ini menjadi beban yang cukup berat dan hampir tidak ada manfaatnya untuk menambah penampilan dan kesiapan seorang guru di muka kaelas. Sebagian besar tugas administrasi dibuat dengan setengah terpaksa hanya untuk menyenangkan hati atasan. Sebagai contoh, seorang guru diwajibkan membuat KTSP, Silabus dan Tetek mbegek yang lain, yang memaksa guru menuliskan uraian yang sama pada tugas pertama dan ditulis ulang pada tugas kedua dan tugas ketiga. Semuanya ini tidak pernah dipakai untuk meringankan beban mengajar di kelas karena tugas-tugas tersebut tidak pernaha dibaca lagi pada waktu akan/dan sedang mengajar. Seorang guru lebih suka membuka dan membaca buku pegangan mengajar daripada membawa Program Satuan Mengajar, Analisis Materi Pelajaran ataupun Rencana Pengajaran. Tugas-tugas ini memang sangat berguna bagi seorang calon guru. Tapi bagi guru yang sudah mengajar lebih dari tiga tahun , tugas ini hanya merupakan pekerjaan yang sia-sia (dikerjakan, lalu disimpan dalam lemari dan baru akan diperlihatkan jika “sedang sial” dapat kebagian pengawas), yang akhirnya masuk keranjang sampah dan ….Tahun berikutnya dia harus menulis ulang pekerjaan yang sia-sia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini beberapa sekolah yang baik dan dapat dikatakan sudah sangat berhasil tampil sebagai sekolah yang baik, sedang berusaha meningkatkan profesionalitas guru-gurunya yakni dengan memberi tugas tambahan kepada guru-guru untuk menganalisa setiap soal yang diberikan pada setiap kali ulangan. Dari hal tersebut diharapkan guru-guru pada suatu saat menjadi analisator soal yang baik, yang dapat membuat soal super sempurna dan valid jika diberikan kepada setiaap obyek yang di tes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin perancang ide ini adalah orang yang tidak pernah menjadi guru atau memang bukan guru atau orang yang sengaja memberikan kesibukan sedemikan berat bagi guru agar guru tidak memikirkan kenaikan gaji yang terasa sangat pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menganalisa soal diperlukan waktu kira-kira dua puluh lima kali waktu yang diperlukan untuk mengoreksi soal tes. Jika seorang guru mengajar 15 (lima belas) kelas, setiap kelas berisi 40 siswa dan untuk mengoreksi tes setiap siswa diperlukan waktu 5 menit (untuk tes esey) maka setiap kali ulangan seoarang guru memerlukan waktu untuk mengoreksi selama 15 X 40 X 5 menit = 3000 menit atau 50 jam. Jika harus menganalisa soal tes yang diberikan, diperlukan waktu 25 X 50 jam = 1250 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan banyaknya waktu yang harus dihabiskan untuk melakukan tugas-tugas ini, kapan seorang guru mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri agar dapat tampil prima di muka kelas? Kapan guru bisa mengajar dengan baik? Oleh karena itu jangan salahkan guru kalau prestasi siswa menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah ada manfaatnya soal tersebut dianalisa? Jawabnya T I D A K. Mengapa tidak. Soal yang sudah diberikan pada siswa dan sudah dianalisa dan valid, apakah mungkin dipakai lagi untuk tes yang akan datang, jawabnya juga T I D A K, mengapa? Soal yang sudah pernah dikeluarkan, jika dikeluarkan lagi untuk tes berikutnya pasti BOCOR, karena siswa berikutnya pasti sudah mempelajari soal tersebut. Tidak hanya itu. Pada analisa suatu soal untuk kelompok tes siswa A akan berbeda hasilnya dengan kelompok siswa B. Sekumpulan soal yang diberikan pada siswa sekolah A, valid, tetapi jika diberikan pada sekolah B tidak valid atau sebaliknya. Jika ditemukan hal seprti ini, apakah soal ini valid atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nyata soal Ujian Nasional misalnya, untuk sekolah tertentu nilainya sangat baik (katakanlah rata-rata 9,00), tapi untuk sekolah yang lain nilainya sangat buruk (katakanlah rata-rata 5,00), bagaimana validitas soal UNAS tersebut?, tolonglah dipikirkan. Valid tidaknya suatu soal sangat ditentukan oleh kondisi siswa dan keadaaan serta kesiapan siswa menghadapi tes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat saya yang paling baik adalah membahas soal-soal tes setelah diujikan, beberapa saat setelah diujikan. Di sini akan diketahui apakah soal yang disajikan itu baik atau tidak untuk kelompok tes itu.Menganalisa soal sebaiknya dilakukan oleh suatu tim analisator yang tugasnya memang mmenganalisa soal, bukan oleh seorang guru yang mengajar si kelas yang tugasnya sudah segudang. Soal-soal yang dianalisa, bukan hanya untuk porsi ulangan rutin sehari-hari namun juga utnuk tes yang sifatny masal untuk tujuan-tujuan tertentu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7759682179083840426?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7759682179083840426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/hambatan-hambatan-menjadi-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7759682179083840426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7759682179083840426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/hambatan-hambatan-menjadi-guru.html' title='Hambatan - hambatan menjadi guru profesional'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-102202514859076887</id><published>2010-03-25T04:43:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:38:24.843-07:00</updated><title type='text'>Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru</title><content type='html'>Guru profesional seharusnya memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogis, kognitif, personaliti, dan sosial.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, selain terampil mengajar, seorang guru juga memiliki pengetahuan yang luas, bijak, dan dapat&lt;br /&gt;bersosialisasi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi guru dan dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang memerlukan prinsip-prinsip profesional. Mereka harus&lt;br /&gt;(1) memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme, (2) memiliki kualifikasi pendidikan dan latar belakang pendidikan&lt;br /&gt;yang sesuai dengan bidang tugasnya, (3) memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, mereka juga harus (4) mematuhi kode etik profesi, (5) memiliki hak dan kewajiban dalam melaksanakan&lt;br /&gt;tugas, (6) memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerjanya, (7) memiliki kesempatan untuk&lt;br /&gt;mengembangkan profesinya secara berkelanjutan, (8) memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas&lt;br /&gt;profesionalnya, dan (9) memiliki organisasi profesi yang berbadan hukum (sumber UU tentang Guru dan Dosen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mencermati prinsip-prinsip profesional di atas, kondisi kerja pada dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki&lt;br /&gt;titik lemah pada hal-hal berikut. (1) Kualifikasi dan latar belakang pendidikan tidak sesuai dengan bidang tugas. Di&lt;br /&gt;lapangan banyak di antara guru mengajarkan mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan latar&lt;br /&gt;belakang pendidikan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Tidak memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai bidang tugas. Guru profesional seharusnya memiliki empat&lt;br /&gt;kompetensi, yaitu kompetensi pedagogis, kognitif, personaliti, dan sosial. Oleh karena itu, seorang guru selain terampil&lt;br /&gt;mengajar, juga memiliki pengetahuan yang luas, bijak, dan dapat bersosialisasi dengan baik. (3) Penghasilan tidak&lt;br /&gt;ditentukan sesuai dengan prestasi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini guru yang berprestasi dan yang tidak berprestasi mendapatkan penghasilan yang sama. Memang benar&lt;br /&gt;sekarang terdapat program sertifikasi. Namun, program tersebut tidak memberikan peluang kepada seluruh guru.&lt;br /&gt;Sertifikasi hanya dapat diikuti oleh guru-guru yang ditunjuk kepala sekolah yang notabene akan berpotensi subjektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Kurangnya kesempatan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan. Banyak guru yang terjebak pada&lt;br /&gt;rutinitas. Pihak berwenang pun tidak mendorong guru ke arah pengembangan kompetensi diri ataupun karier. Hal itu&lt;br /&gt;terindikasi dengan minimnya kesempatan beasiswa yang diberikan kepada guru dan tidak adanya program pencerdasan&lt;br /&gt;guru, misalnya dengan adanya tunjangan buku referensi, pelatihan berkala, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesionalisme dalam pendidikan perlu dimaknai he does his job well. Artinya, guru haruslah orang yang memiliki insting&lt;br /&gt;pendidik, paling tidak mengerti dan memahami peserta didik. Guru harus menguasai secara mendalam minimal satu&lt;br /&gt;bidang keilmuan. Guru harus memiliki sikap integritas profesional. Dengan integritas barulah, sang guru menjadi teladan&lt;br /&gt;atau role model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari banyaknya guru yang belum memenuhi kriteria profesional, guru dan penanggung jawab pendidikan harus&lt;br /&gt;mengambil langkah. Hal-hal yang dapat dilakukan di antaranya (1) penyelenggaraan pelatihan. Dasar profesionalisme&lt;br /&gt;adalah kompetensi. Sementara itu, pengembangan kompetensi mutlak harus berkelanjutan. Caranya, tiada lain dengan&lt;br /&gt;pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pembinaan perilaku kerja. Studi-studi sosiologi sejak zaman Max Weber di awal abad ke-20 dan penelitian-penelitian&lt;br /&gt;manajemen dua puluh tahun belakangan bermuara pada satu kesimpulan utama bahwa keberhasilan pada berbagai&lt;br /&gt;wilayah kehidupan ternyata ditentukan oleh perilaku manusia, terutama perilaku kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Penciptaan waktu luang. Waktu luang (leisure time) sudah lama menjadi sebuah bagian proses pembudayaan. Salah&lt;br /&gt;satu tujuan pendidikan klasik (Yunani-Romawi) adalah menjadikan manusia makin menjadi "penganggur terhormat",&lt;br /&gt;dalam arti semakin memiliki banyak waktu luang untuk mempertajam intelektualitas (mind) dan kepribadian (personal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Peningkatan kesejahteraan. Agar seorang guru bermartabat dan mampu "membangun" manusia muda dengan penuh&lt;br /&gt;percaya diri, guru harus memiliki kesejahteraan yang cukup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-102202514859076887?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/102202514859076887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/upaya-meningkatkan-profesionalisme-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/102202514859076887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/102202514859076887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/upaya-meningkatkan-profesionalisme-guru.html' title='Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4847974194714103724</id><published>2010-03-25T04:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:38:53.733-07:00</updated><title type='text'>bagai mana menjadi guru yang baik (profesional)</title><content type='html'>Tidak mudah menjadi guru yang baik, dikagumi dan dihormati oleh anak didik, masyarakat sekitar dan rekan seprofesi.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang guru untuk mendapat pengakuan sebagai guru yang baik dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama. Berusahalah tampil di muka kelas dengan prima. Kuasai betul materi pelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Jika perlu, ketika berbicara di muka kelasa tidak membuka catatan atau buku pegangan sama sekali. Berbicaralah yang jelas dan lancar sehingga terkesan di hati siswa bahwa kita benar-benar tahu segala permasalahan dari materi yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua. Berlakulah bijaksana. Sadarilah bahwa siswa yang kita ajar, memiliki tingkat kepandaian yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;Ada yang cepat mengerti, ada yang sedang, ada yang lambat dan ada yang sangat lambat bahkan ada yang sulit untuk bisa dimengerti. Jika kita memiliki kesadaran ini, maka sudah bisa dipastikan kita akan memiliki kesabaran yang tinggi untuk menampung pertanyaan-pertanyaan dari anak didik kita. Carilah cara sederhana untuk menjelaskan pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan rendah dengan contoh-contoh sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari walaupun mungkin contoh-contoh itu agak konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga. Berusahalah selalu ceria di muka kelas. Jangan membawa persoalan-persoalan yang tidak menyenangkan dari rumah atau dari tempat lain ke dalam kelas sewaktu kita mulai dan sedang mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat. Kendalikan emosi. Jangan mudah marah di kelas dan jangan mudah tersinggung karena perilaku siswa. Ingat siswa yang kita ajar adalah remaja yang masih sangat labil emasinya. Siswa yang kita ajar berasal dari daerah dan budaya yang mungkin berbeda satu dengan yang lainnya dan berbeda dengan kebiasaan kita, apalagi mungkin pendidikan di rumah dari orang tuanya memang kurang sesuai dengan tata cara dan kebiasaan kita. Marah di kelas akan membuat suasana menjadi tidak enak, siswa menjadi tegang. Hal ini akan berpengaruh pada daya nalar siswa untuk menerima materi pelajaran yang kita berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima. Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa. Jangan memarahi siswa yang yang terlalu sering bertanya. Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa dengan baik. Jika suatu saat ada pertanyaan dari siswa yang tidak siap dijawab, berlakulah jujur. Berjanjilah untuk dapat menjawabnya dengan benar pada kesempatan lain sementara kita berusaha mencari jawaban tersebut. Janganlah merasa malu karena hal ini. Ingat sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan. Tapi usahakan hal seperti ini jangan terlalu sering terjadi. Untuk menghindari kejadian seperti ini, berusahalah untuk banyak membaca dan belajar lagi. Jangan bosan belajar. Janganlah menutupi kelemahan kita dengan cara marah-marah bila ada anak yang bertanya sehingga menjadikan anak tidak berani bertanya lagi. Jika siswa sudah tidak beranibertanya, jangan harap pendidikan/pengajaran kita akan berhasil. Keenam. Memiliki rasa malu dan rasa takut. Untuk menjadi guru yang baik, maka seorang guru harus memiliki sifat ini. Dalam hal ini yang dimaksud rasa malu adalah malu untuk melakukan perbuatan salah, sementara rasa takut adalah takut dari akibat perbuatan salah yang kita lakukan. Dengan memiliki kedua sifat ini maka setiap perbuatan yang akan kita lakukan akan lebih mudah kita kendalikan dan dipertimbangkan kembali apakah akan terus dilakukan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh. Harus dapat menerima hidup ini sebagai mana adanya. Di negeri ini banyak semboyan-semboyan mengagungkan profesi guru tapi kenyataannya negeri ini belum mampu/mau menyejahterakan kehidupan guru. Kita harus bisa menerima kenyataan ini, jangan membandingkan penghasilan dari jerih payah kita dengan penghasilan orang lain/pegawai dari instansi lain. Berusaha untuk hidup sederhana dan jika masih belum mencukupi berusaha mencari sambilan lain yang halal, yang tidak merigikan orang lain dan tidak merugikan diri sendiri. Jangan pusingkan gunjingan orang lain, ingatlah pepatah “anjing menggonggong bajaj berlalu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan. Tidak sombong.Tidak menyombongkan diri di hadapan murid/jangan membanggakan diri sendiri, baik ketika sedang mengajar ataupun berada di lingkungan lain. Jangan mencemoohkan siswa yang tidak pandai di kelas dan jangan mempermalukan siswa (yang salah sekalipun) di muka orang banyak. Namun pangillah siswa yang bersalah dan bicaralah dengan baik-baik, tidak berbicara dan berlaku kasar pada siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan. Berlakulah adil. Berusahalah berlaku adil dalam memberi penilaian kepada siswa. Jangan membeda-bedakan siswa yang pandai/mampu dan siswa yang kurang pandai/kurang mampu Serta tidak memuji secara berlebihan terhadap siswa yang pandai di hadapan siswa yang kurang pandai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4847974194714103724?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4847974194714103724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/bagai-mana-menjadi-guru-yang-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4847974194714103724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4847974194714103724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/bagai-mana-menjadi-guru-yang-baik.html' title='bagai mana menjadi guru yang baik (profesional)'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1589158063645506524</id><published>2010-03-25T04:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:41:19.678-07:00</updated><title type='text'>7 cara menjadi guru yang profesional dalam bersikap</title><content type='html'>1.      Anda sedang berada diruang guru untuk beristirahat atau sekedar berkumpul dengan rekan sejawat? Sedikit demi sedikit ubah kebiasaan untuk membicarakan hal dan topik diluar areal kita sebagai pendidik professional. Pertama kali anda mungkin akan dianggap aneh, namun sebagai guru jangan khawatir dianggap aneh jika yang kita maksudkan adalah demi perbaikan pola pikir dalam bersikap dan berkarier. Sekarang mana yang lebih penting, membicarakan gosip artis terbaru atau menganalisa pola pikir pemilih pemula dalam pemilu yang baru lalu yang nota bene adalah siswa-siswi kita? Tidak itu saja banyak topik yang jika kita renungkan, tidak layak didiskusikan oleh guru sebagai pendidik. Jika anda masih merasa sulit untuk melakukan hal diatas, caranya gampang, cukup cari bacaan yang bermanfaat, bacalah maka anda akan terhindar dari pembicaraan yang sia-sia di ruang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Jika anda punya rekan baru, bimbinglah dan berikan support dan dukungan untuk maju dengan cara selalu berkomentar positip untuk hal-hal yang dilakukannya. Tempatkan diri anda pada dirinya, maka anda akan menjadi rekan kerja yang supportif dan mau mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Saat rapat, usahakan lah memberikan ide yang terbaik, masalahnya bukan pada diterima atau tidak, tapi sudahkah anda belajar meyakinkan orang lain bahwa ide andalah yang terbaik. Hal yang terbaik ketika meyakinkan rekan sekerja adalah dengan menggunakan data yang berupa hasil riset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Jadilah guru yang berpikiran terbuka atas ide atau pendapat orang lain, menyadari kelemahan dan kekuatan diri kita sendiri, dijamin makin hari wawasan dan kualitas diri kita sebagai guru akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Ciptakan jaringan bagi diri sendiri yang membuat anda semakin hari berubah kearah guru yang lebih baik. Gunakan situs pertemanan seperti facebook untuk membuat jaringan pada pribadi-pribadi yang membuat anda bersemangat untuk maju. Jangan gunakan situs pertemanan untuk pelarian ketika anda mempunyai masalah dengan rekan sekerja di sekolah. Sambil berusaha sedikit demi sedikit menyelesaikan hal yang mungkin menjadi ganjalan , buktikan bahwa jika anda tidak mendapatkan support yang baik disekolah anda bisa mendapatkannya dengan bantuan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.      Semua guru berbeda, seperti juga terhadap siswa, sebagai rekan kita semestinya menjadikan perbedaan itu sebagai anugrah. Dengan menyadari perbedaan, pikiran kita akan lebih cepat terbuka ketika menerima kritik, masukan dan ide dari rekan sekerja. Saat yang sama kita menjadi lebih jujur mengenai kelebihan dan tidak malu mengatakan kekurangan sebagai pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Jangan takut untuk dibicarakan oleh orang lain ‘dibelakang’. Terkadang sebagai guru, hanya karena takut dibicarakan orang lain dibelakang, guru menjadi malas untuk berinovasi dan melakukan sesuatu dengan cara yang kreatif dan beda. Padahal jika sebagai guru, kita yakin bahwa hal yang kita lakukan demi kebaikan siswa, untuk apa pusing mendengarkan pendapat orang lain. Mari mensucikan niat bahwa semua hal yang terbaik yang kita lakukan adalah demi mempersiapkan masa depan siswa, bukan demi karier, demi dipuji rekan, atasan dan orang tua siswa.&lt;br /&gt;Categories: Hubungan sekolah dengan masyarakat, Kurikulum Baru (KTSP), Manajemen personalia sekolah, Pengembangan kebijakan sekolah Tag:agus sampurno, anak-anak, belajar kreatif, Guru, guru kreatif, guru profesional, PAKEM(pembelajaran kreatif aktif menyenangkan), pelatihan, pelatihan guru, Pendidikan, pengajaran kreatif, seminar guru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1589158063645506524?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1589158063645506524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/7-cara-menjadi-guru-yang-profesional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1589158063645506524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1589158063645506524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/7-cara-menjadi-guru-yang-profesional.html' title='7 cara menjadi guru yang profesional dalam bersikap'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6567935808695841573</id><published>2010-03-25T04:38:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:41:43.021-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Guru Profesional</title><content type='html'>Dalam manajemen sumber daya manusia, menjadi profesional adalah tuntutan jabatan, pekerjaan ataupun profesi. Ada satu hal penting yang menjadi aspek bagi sebuah profesi, yaitu sikap profesional dan kualitas kerja. Profesional (dari bahasa Inggris) berarti ahli, pakar, mumpuni dalam bidang yang digeluti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi profesional, berarti menjadi ahli dalam bidangnya. Dan seorang ahli, tentunya berkualitas dalam melaksanakan pekerjaannya. Akan tetapi tidak semua Ahli dapat menjadi berkualitas. Karena menjadi berkualitas bukan hanya persoalan ahli, tetapi juga menyangkut persoalan integritas dan personaliti. Dalam perspektif pengembangan sumber daya manusia, menjadi profesional adalah satu kesatuan antara konsep personaliti dan integritas yang dipadupadankan dengan skil atau keahliannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi profesional adalah tuntutan setiap profesi, seperti dokter, insinyur, pilot, ataupun profesi yang telah familiar ditengah masyarakat. Akan tetapi guru...? Sudahkan menjadi profesi dengan kriteria diatas. Guru jelas sebuah profesi. Akan tetapi sudahkah ada sebuah profesi yang profesional...? Minimal menjadi guru harus memiliki keahlian tertentu dan distandarkan secara kode keprofesian. Apabila keahlian tersebut tidak dimiliki, maka tidak dapat disebut guru. Artinya tidak sembarangan orang bisa menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kenyataanya, banyak ditemui menjadi guru seperti pilihan profesi terakhir. Kurang bonafide, kalau sudah mentok tidak ada pekerjaan lain atau sebuah status sosial yang lekat dengan kemarginalan, gaji kecil, tidak sejahtera malah dibawah garis kemisikinan. Bahkan guru ada yang dipilih asal comot yang penting ada yang mengajar. Padahal guru adalah operator sebuah kurikulum pendidikan.Ujung tombak pejuang pengentas kebodohan. Bahkan guru adalah mata rantai dan pilar peradaban dan benang merah bagi proses perubahan dan kemajuan suatu masyarakat atau bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat guru adalah profesi yang sangat idealis, pertanyaannya adakah guru profesional itu...? Dan bagaimana melahirkan sosok guru yang profesional tersebut...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Profesional&lt;br /&gt;Kalau mengacu pada konsep di atas, menjadi profesional adalah meramu kualitas dengan intergiritas, menjadi guru pforesional adalah keniscayaan. Namun demikian, profesi guru juga sangat lekat dengan peran yang psikologis, humannis bahkan identik dengan citra kemanusiaan. Karena ibarat sebuah laboratorium, seorang guru seperti ilmuwan yang sedang bereksperimen terhadap nasib anak manusia dan juga suatu bangsa.Ada beberapa kriteria untuk menjadi guru profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki skill/keahlian dalam mendidik atau mengajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi guru mungkin semua orang bisa. Tetapi menjadi guru yang memiliki keahlian dalam mendidikan atau mengajar perlu pendidikan, pelatihan dan jam terbang yang memadai. Dalam kontek diatas, untuk menjadi guru seperti yang dimaksud standar minimal yang harus dimiliki adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Memiliki kemampuan intelektual yang memadai&lt;br /&gt;    * Kemampuan memahami visi dan misi pendidikan&lt;br /&gt;    * Keahlian mentrasfer ilmu pengetahuan atau  metodelogi pembelajaran&lt;br /&gt;    * Memahami konsep perkembangan anak/psikologi perkembangan&lt;br /&gt;    * Kemampuan mengorganisir dan problem solving&lt;br /&gt;    * Kreatif dan memiliki seni dalam mendidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personaliti Guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi guru sangat identik dengan peran mendidik seperti membimbing, membina, mengasuh ataupun mengajar. Ibarat sebuah contoh lukisan yang akan ditiru oleh anak didiknya. Baik buruk hasil lukisan tersebut tergantung dari contonya. Guru (digugu dan ditiru)  otomatis menjadi teladan. Melihat peran tersebut, sudah menjadi kemutlakan bahwa guru harus memiliki integritas dan personaliti yang baik dan benar. Hal ini sangat mendasar, karena tugas guru bukan hanya mengajar (transfer knowledge)  tetapi juga menanamkan nilai - nilai dasar dari bangun karakter atau akhlak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memposisikan profesi guru sebagai  The High Class Profesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeri ini sudah menjadi realitas umum  guru bukan menjadi profesi yang berkelas baik secara sosial maupun ekonomi. Hal yang biasa, apabila menjadi Teller di sebuah Bank, lebih terlihat high class dibandingkan guru. jika ingin menposisikan profesi guru setara dengan profesi lainnya,  mulai di blow up bahwa profesi guru strata atau derajat yang tinggi dan dihormati dalam masyarakat. Karena mengingat begitu fundamental peran guru bagi proses perubahan dan perbaikan di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita perlu berguru dari sebuah negara yang pernah porak poranda akibat perang. Namun kini telah menjelma menjadi negara maju yang memiliki tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang sangat tinggi. Jepang merupakan contoh bijak untuk kita tiru. Setelah Jepang kalah dalam perang dunia kedua,  dengan dibom atom dua kota besarnya, Hirohima dan Nagasaki, Jepang menghadapi masa krisis dan kritis kehidupan berbangsa dan bernegara yang sangat parah. Namun ditengah kehancuran akibat perang, ditengah ribuan orang tewas dan porandanya infrastruktur negaranya, Jepang berpikir cerdas untuk memulai dan keluar dari kehancuran perang. Jepang hanya butuh satu keyakinan, untuk bangkit. Berapa guru yang masih hidup...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya setelah berpuluh tahun berikut, semua orang terkesima dengan kemajuan yang dicapai Jepang. Dan tidak bisa dipungkiri, semua perubahan dan kemajuan yang dicapai, ada dibalik sosok Guru yang begitu dihormati dinegeri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, lihatlah Indonesia, negara yang sangat kurang respek dengan posisi guru. Negara yang kurang peduli dengan nasib guru. Kini lihatlah hasilnya. Apabila mengacu pada Human Index Development (HDI), Indonesia menjadi negara dengan kualias SDM yang memprihatinkan. Berdasarkan HDI tahun 2007,  Indonesia berada diperingkat 107 dunia dari 177 negara. Bila dibandingkan dengan negara sekitar, tingkat HDI Indonesia jauh tertinggal.Contoh Malaysia berada diperingkat 63,  Thailand 78, dan Singapura 25. Indonesia hanya lebih baik dari Papua Nugini dan Timor Leste yang berada diposisi 145 dan 150.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDI merupakan potret tahunan untuk melihat perkembangan manusia di suatu negara. HDI adalah kumpulan penilaian dari 3 kategori, yakni kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Menjadi jelaslah bahwa, sudah saatnya Indonesia menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam program pembangunan. Apabilah hal ini tidak dibenahi, bukan hal mustahil daya saing dan kualitas manusia Indonesia akan lebih rendah dari negara yang baru saja merdeka seperti Vietnam atau Timor Leste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Profesionalisme Guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pola rekruitmen yang berstandar dan selektif&lt;br /&gt;    * Pelatihan yang terpadu, berjenjang dan berkesinambungan (long life eduction)&lt;br /&gt;    * Penyetaraan pendidikan dan membuat standarisasi mimimum pendidikan&lt;br /&gt;    * Pengembangan diri dan motivasi riset&lt;br /&gt;    * Pengayaan kreatifitas untuk menjadi guru karya (Guru yang bisa menjadi guru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Manajeman Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Fasilitator program Pelatihan dan Pengembangan profesi&lt;br /&gt;    * Menciptakan jenjang karir yang fair dan terbuka&lt;br /&gt;    * Membangun manajemen dan sistem ketenagaan yang baku&lt;br /&gt;    * Membangun sistem kesejahteraan guru berbasis prestasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6567935808695841573?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6567935808695841573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/menjadi-guru-profesional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6567935808695841573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6567935808695841573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/menjadi-guru-profesional.html' title='Menjadi Guru Profesional'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1435764394690818582</id><published>2010-03-15T19:37:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T00:42:33.595-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1435764394690818582?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1435764394690818582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/image-to-yogyakarta-12-14-maret-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1435764394690818582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1435764394690818582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/image-to-yogyakarta-12-14-maret-2010.html' title=''/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3096682232265266964</id><published>2010-03-15T19:37:00.000-07:00</published><updated>2010-03-15T19:41:25.574-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3096682232265266964?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3096682232265266964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3096682232265266964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3096682232265266964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/blog-post.html' title=''/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-8050036767902201060</id><published>2010-03-09T20:30:00.000-08:00</published><updated>2010-03-27T01:28:47.424-07:00</updated><title type='text'>Pastikan Rasa Percaya Diri Dalam Bertanding</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S63Bi4o4wOI/AAAAAAAAAXo/orUJQE5AEqU/s1600/Saat+ini_17%2726+wib.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S63Bi4o4wOI/AAAAAAAAAXo/orUJQE5AEqU/s320/Saat+ini_17%2726+wib.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453227528879128802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasa percaya diri adalah kunci paling utama memenangkan setiap pertandingan. &lt;br /&gt;semua atlit telah memiliki modal kemampuan, pendidikan, serta latihan yang cukup untuk berlaga di arena &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saudara sudah menjalani segala pelatihan dan pendidikan yang diperlukan. Tidak boleh ada yang ragu-ragu, tidak percaya diri. Itu modal utama selama berada di pertandingan, patrikan rasa kepercayaan diri,"&lt;br /&gt;setiap atlet untuk gigih memenangkan semua pertandingan dengan cara mengeluarkan semua potensi yang tersimpan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu sangat menentukan keberhasilan. Jangan diremehkan sejak berangkat, berada di sana, dan sampai kembali, jaga kesehatan dan keselamatan diri. Kondisi selama berada di sana haruslah tetap prima," &lt;br /&gt;pesan kepada para official, manajer, pelatih, dan semua staf pendukung agar mereka menjaga kepemimpinan yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laksanakan tugas dengan baik. Atur kegiatan sebaik-baiknya, jangan menambah beban apa pun kepada atlet," &lt;br /&gt;"Semua atlit telah mempersiapkan diri dan semuanya berangkat dalam keadaan siap,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"daninurriyadi Moch gundarya Sasifah"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-8050036767902201060?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/8050036767902201060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/patrikan-rasa-percaya-diri-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8050036767902201060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/8050036767902201060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/patrikan-rasa-percaya-diri-dalam.html' title='Pastikan Rasa Percaya Diri Dalam Bertanding'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S63Bi4o4wOI/AAAAAAAAAXo/orUJQE5AEqU/s72-c/Saat+ini_17%2726+wib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7270684008248884370</id><published>2010-03-08T00:44:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:00:36.155-07:00</updated><title type='text'>Tujuh Kesalahan dalam Berhubungan dengan Lawan Jenis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQDJqr9AI/AAAAAAAAAf4/g2dNNd5z9RM/s1600/cinta_36.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 95px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQDJqr9AI/AAAAAAAAAf4/g2dNNd5z9RM/s320/cinta_36.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453947163810460674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi beberapa orang, menjalin hubungan dengan lawan jenis merupakan hal yang mudah. Namun tidak sedikit orang yang mengalami masalah serius dalam hal ini, yang sebagian besar disebabkan karena kurangnya pemahaman yang benar. Berikut ini 7 kesalahan umum yang sering terjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kita salah mengartikan perhatian dari lawan jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali dibawah tekanan rasa frustasi atau putus asa yang sering dialami saat kita ingin memiliki pasangan atau menikah, banyak para single yang bereaksi secara berlebihan terhadap perhatian apapun dari lawan jenis, terutama jika seseorang tampak menarik bagi mereka. Misalnya, jika seorang pria melihat seorang wanita dua kali, wanita itu bisa berpikir bahwa pria ini menyukainya. Sedangkan jika seorang wanita menghampiri seorang pria dan duduk bersamanya dalam suatu acara, pria ini berpikir wanita itu memberinya “lampu hijau“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan dalam mengartikan perhatian inilah yang sering menjadi masalah utama bagi para lajang pria dan wanita untuk memiliki hubungan pertemanan atau persaudaraan yang murni. Keduanya lebih memilih untuk berjaga-jaga, mengamati dan mengartikan sinyal-sinyal, daripada berpikir bahwa mereka dapat menikmati percakapan dan keberadaan sebagai teman tanpa ketertarikan romantis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak single Kristen bahkan menikmati untuk mengirim sinyal-sinyal kepada orang lain lalu di kemudian hari menyangkalnya. Bagaimanapun juga, sikap tersebut lahir dari ego mereka, dengan berasumsi bahwa orang itu sudah berada di dalam pengaruhnya, dan berpikir mungkin satu saat mereka dapat mendekati orang tersebut, meskipun sebenarnya mereka tidak merasa benar-benar tertarik. Mereka menyamarkan tindakannya dengan mengatakan pada semua orang, bahkan juga di depan orang yang bersangkutan bahwa mereka hanya berteman, agar perkataan itu dapat dipakai sebagai dalih jika mereka ingin menjauh dari hubungan tersebut. Sinyal-sinyal yang mereka kirimkan benar-benar menyebabkan salah paham. Dan tindakan tersebut jelas-jelas menyakiti hati orang lain dalam proses memberi makan ego mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kita berharap terlalu banyak dan bertahan terlalu lama dalam suatu hubungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantulah dirimu sendiri dengan mengakui bahwa kamu mempunyai ketergantungan emosional yang kita sebut “cinta” atau bahkan mengakui bahwa kamu benar-benar mencintai seseorang. Namun akuilah dengan penuh kesadaran bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang salah dan keluarlah dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kamu bisa keluar? Dengan mengambil langkah tegas, seperti yang Yesus katakan dalam Matius 5:29-30. Jika kamu sedang berada dalam suatu hubungan dan diperlakukan dengan tidak hormat, sembrono, atau tidak sepantasnya, maka itu adalah tanda bahwa kamu sudah bertahan terlalu lama dan berharap terlalu banyak. Jika kamu berharap dia akan berubah, berarti kamu tidak tahu banyak tentang kecenderungan manusia. Selama dia bisa tetap menjalani hubungan ini dengan memperlakukanmu seenaknya, sepertinya sikapnya tidak akan berubah. Jika kamu tidak bahagia dengan perlakuan yang kamu terima dari seseorang sebelum menikahinya, yakinilah bahwa setelah menikah, perlakuan yang kamu terima akan sama bahkan lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kita tidak selalu pintar membaca sinyal berbahaya dalam suatu hubungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali para single memiliki pilihan-pilihan yang buruk dalam beberapa hubungan yang mereka jalani. Namun kelihatannya mereka tidak bisa melihat sinyal-sinyal yang berbahaya, bahkan sering kali mereka memang tidak mau melihatnya. Ingatlah bahwa saat emosi kita terlibat dalam suatu situasi, kita bisa sangat mudah kehilangan perspektif. Kamu tidak dapat mempercayai emosi. Karena begitu emosi mengalir dan perasaan-perasaan romantis mulai memenuhi kepalamu, kamu dapat kehilangan perspektif dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa sinyal yang berbahaya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Perbedaan usia yang signifikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bervariasi, bersifat individual, dan tergantung pada jarak usia yang terlibat. Walaupun perbedaan usia tidak selalu menjadi suatu masalah, namun ini adalah satu hal yang perlu dipertimbangkan dengan sangat hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Perbedaan latar belakang keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya tidak ada 2 keluarga yang benar-benar mirip. Namun lihatlah dasarnya: nilai-nilai apakah yang diajarkan oleh kedua keluarga? Jenis hubungan seperti apa yang ada di antara masing-masing anggota keluarga? Beberapa keluarga sangat dekat satu sama lain sementara yang lainnya tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Perbedaan prioritas kehidupan rohani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu orang dalam sebuah hubungan mempunyai prioritas yang lebih tinggi dalam kehidupan rohani dibanding pasangannya, ini adalah sebuah sinyal yang benar-benar berbahaya dan tidak seharusnya diabaikan. Biasanya jika kamu terlibat dengan seseorang yang “temperatur” rohaninya dibawahmu, kamu tidak akan membawa mereka naik ke levelmu, tapi kamu yang akan turun ke level mereka. Hal ini sudah sangat sering terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kita terlalu cepat dan terlalu jauh terlibat secara fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah kita harus waspada terhadap filosofi dunia yang berusaha mempengaruhi pikiran kita tentang aspek fisik dalam sebuah hubungan. Kita telah diperingatkan dalam Roma 12:1-2. Saat kita menganggap bahwa hubungan seks sebelum menikah adalah wajar, kita akan berakhir seperti dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu tetap ingin menjaga kemurnian diri dalam kehidupan seksual dan mempertahankannya untuk satu orang dari Tuhan, bagaimanapun juga kamu membutuhkan disiplin untuk menjaga kontak fisik yang minimum. Kamu tidak dapat mempercayai reaksi kimia tubuhmu. Sekali reaksi ini berjalan terlalu jauh, maka akan sangat sulit untuk kembali mengendalikannya. Maka sangatlah penting untuk menjaga kontak fisik tetap pada level minimum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kita berpikir bahwa satu-satunya persyaratan yang penting adalah pasangan kita seorang Kristen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena seseorang itu Kristen dan cukup baik, belum tentu bahwa dialah satu-satunya orang yang dengannya kita akan bahagia dan menikah. Adalah penting jika kamu mempertimbangkan baik-baik tentang hubunganmu sebelum memutuskan untuk menikah. Pertimbangkan bahwa emosimu terlibat dan karenanya mungkin perspektifmu tidak begitu terfokus. Mintalah pertimbangan lain dari orang-orang yang dapat dipercaya. Lakukan apa yang dapat kamu lakukan untuk mengetahui apa yang akan kamu jalani sebelum kamu melangkah ke dalamnya. Juga dengan pertimbangan-pertimbangan apakah seseorang ini adalah pasangan yang tepat bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kita membawa daftar kriteria tentang pasangan ideal dan menilai orang lain dengan egois dan terlalu kcepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakah mengagumkan bahwa Tuhan kita sanggup berurusan dengan segala perbedaan dan “keanehan” kita? Dia tidak mencari “robot” Kristen yang mempunyai penampilan dan perilaku yang mirip dalam semua hal. Kita memang mempunyai prinsip-prinsip Firman yang sama untuk diterapkan dalam kehidupan kita, namun di antara prinsip-prinsip tersebut, terdapat banyak ruang untuk keunikan individual dan kepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak single yang kelihatannya mempunyai daftar panjang kriteria untuk pasangan yang ideal. Dan alasannya mungkin sebagai reaksi dari banyaknya pernikahan yang gagal di sekitar kita. Sepertinya mereka mengamati kita dengan sangat jeli, memastikan bahwa kita dapat memenuhi kebutuhan mereka. Mempunyai panduan dalam menjalin hubungan sangat berguna untuk mencegah kita membuat keputusan yang berdasarkan emosi semata. Namun menilai seseorang untuk alasan yang egois adalah sesuatu yang terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kita berpikir bahwa keadaan apapun lebih baik daripada sendirian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang memiliki kebutuhan dasar untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Namun tidak benar bahwa kesendirian adalah kondisi terburuk di dunia. Perhatikanlah bahwa kesendirian tidak sama dengan kesepian. Banyak orang takut sendirian karena bagi mereka kesendirian sama dengan kesepian. Mereka belum belajar untuk mengisi waktu mereka dan mengalami kesendirian sebagai waktu yang berharga dan menyegarkan untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepian adalah sebuah perasaan. Kita pasti pernah mengalaminya di saat-saat tertentu. Namun menjalin hubungan dengan lawan jenis semata-mata hanya untuk menggantikan rasa sepi itu adalah satu kesalahan besar. Ada hal-hal yang lebih buruk dari kesepian, dan dengan kasih karunia Tuhan, kita tidak perlu dikalahkan oleh rasa kesepian. Dia dapat mengambil kesendirian kita dan mengubahnya menjadi waktu yang produktif dan indah bersamaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kamu sendirian, tidak berarti kamu adalah orang yang tidak cocok dengan lingkungan sosial. Jangan mau tenggelam dalam kebohongan yang membuat kita putus asa. Saat kita merasa putus asa, kita bertindak dengan irasional. Kenali kebutuhanmu akan interaksi sosial dan rencanakanlah sesuatu. Kamu tidak harus berkencan untuk mendapatkan teman atau agar kamu tidak merasa sendirian. Bergabunglah dengan teman-temanmu dalam suatu komunitas dan luangkanlah waktumu untuk berada bersama-sama dengan mereka. Kenalilah dan terimalah mereka apa adanya, maka kamu akan menemukan bahwa rasa kesepian itu telah pergi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7270684008248884370?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7270684008248884370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tujuh-kesalahan-dalam-berhubungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7270684008248884370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7270684008248884370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tujuh-kesalahan-dalam-berhubungan.html' title='Tujuh Kesalahan dalam Berhubungan dengan Lawan Jenis'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQDJqr9AI/AAAAAAAAAf4/g2dNNd5z9RM/s72-c/cinta_36.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4163256800432411672</id><published>2010-03-08T00:42:00.000-08:00</published><updated>2010-03-28T23:55:24.105-07:00</updated><title type='text'>TIPS MENJAGA HUBUNGAN DGN PACAR AGAR TIDAK MUDAH PUTUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOz_gFtVI/AAAAAAAAAfw/ALLQdqXwYQU/s1600/dani_1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 96px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOz_gFtVI/AAAAAAAAAfw/ALLQdqXwYQU/s320/dani_1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453945803871991122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memiliki pacar yang kita sayangi dan cintai sangat menyenangkan untuk dijalani. Selama masa berpacaran pasti akan ada berbagai masalah yang datang silih berganti. Jika anda berhasil menjalani itu semua, maka kesuksesan anda adalah menikah dengan doi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan agar hubungan anda tetap menyenangkan dan lancar dengan pacar tercinta sehingga dapat menikahinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Komunikasi Yang Intensif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan teknologi yang sudah maju anda bisa sering menelpon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari menanyakan hal yang sama berulang-ulang dan dapat membuat pasangan anda bosan menjawabnya. Jika anda mempunyai sesuatu hal yang menarik dan baru, sampaikanlah. Selain malam hari, jangan ganggu si dia terlalu lama. Cukup dengan telepon sebentar dan beberapa sms segar. Jangan paksakan melakukan komunikasi jika keadaan sedang tidak memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beri Perhatian Lebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakukan si dia berbeda dan lebih baik dari orang lain. Ketika dia ulang tahun atau event-event tertentu ucapkan selamat dan juga bisa anda beri hadiah. Buatlah seolah-olah dia seorang yang spesial dan anda tidak mau kehilangan dirinya. Jika doi ada masalah, bantulah minimal dengan mendengarkan curhat serta membantu dengan memberi solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ungkapan Cinta Yang Tulus Dan Wajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan memberi ungkapan gombal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ungkapkan cinta anda secukupnya secara wajar tidak dibuat-buat alias maksa. Buat varasi ungkapan cinta anda dengan berbagai metode dan cara agar tidak monoton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pelajari Sifat Dan Perilaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amati dan pelajari apa-apa yang ia sukai dan apa-apa yang tidak disukainya. Jika anda sudah tahu, jangan lakukan hal-hal yang tidak ia sukai dan lakukanlah apa yang ia sukai selama tidak melanggar aturan hukum, norma dan agama serta tidak membebani anda. Hindari hubungan seks di luar nikah untuk menghindari masalah pelik yang dapat muncul. Tolak dengan baik ajakan-ajakan yang berbahaya, karena belum tentu ia akan menikah dengan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan Pelit Dan Matre&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sedang pergi berdua jika memungkinkan tanggunglah biaya-biaya pacaran berdua seperti makan, nonton, belanja, jajan, transport, dsb. Jangan maunya dibayari saja tanpa mau mengorbankan sedikitpun uang anda untuk orang yang anda sayangi. Tetapi jika salah satu ada yang sudah bekerja dan yang satunya tidak bekerja, dibayari adalah sesuatu yang wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Perjelas Hubungan Ke Depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen menikah merupakan sesuatu yang penting dan perlu disepakati yang menunjukkan bahwa anda dan pasangan saling mencintai. Komitmen tersebut bisa diungkapkan di awal maupun setelah lama berhubungan. Semakin jelas hubungan anda dengan dirinya, maka semakin kuat ikatan batin anda dengan si dia. Terlebih lagi jika keluarga kedua belah pihak telah mengetahui serta merestuinya. Berdoalah kepada Tuhan agar anda kelak bahagia bersama pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hubungan Keluarga Yang Baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga si dia jangan sampai menimbulkan masalah dan citra yang negatif. Jika ada masalah segera selesaikan secara kekeluargaan bersama pasangan anda. Pernikahan tidak hanya penyatuan seorang laki-laki dengan perempuan, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jujur Dan Menjadi Diri Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sebagai diri sendiri dan tidak meniru adegan sinetron, novel, film, dan sebagainya. Tanpa berpura-pura menjadi seseorang yang sempurna, kita akan merasa bebas lepas tanpa beban dalam menjalani hubungan cinta anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan tidak membohongi kekasih anda dan katakan apa adanya sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sekali berbohong maka anda harus membuat kebohongan lainnya untuk menutupinya. Jika telah menikah nanti akan lebih indah jika saling jujur tanpa ada dusta diantara anda dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Menjaga Emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan membalas emosi dengan emosi. Gunakan kesabaran yang tinggi untuk meredam amarah si dia. Ungkapkan anda tidak suka jika dia marah membabi-buta. Jika si dia melakukan kesalahan atau kebohongan pun jangan sampai emosi anda meledak-ledak. Tetap tenang dan gunakan akal sehat dalam menjalani suatu masalah. Berbicaralah baik-baik dan lembut namun tegas dalam menyikapi sesuatu karena emosi terkadang sifatnya hanya sementara. Emosi yang saling beradu sangat berbahaya dalam menjaga hubungan agar tidak putus cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Selesaikan Masalah Yang Ada Secepatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menunda-nunda untuk mencari pemecahan dari masalah yang timbul. Jika keadaan dibuat mengambang terlalu lama maka bisa jadi si dia akan berpaling dari anda dan menjalin cinta yang lain. Sedapat mungkin hubungan yang terjalin dapat kembali mesra seperti sedia kala setelah masalah terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Selalu Setia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sangat penting adalah menjaga kepercayaan si doi. Jika anda ketahuan pacaran lagi dengan orang lain maka hancurlah hati si dia jika mengetahuinya. Jangan pernah menduakan cinta anda, karena itu sangat membahayakan hubungan anda dengan pacar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Seimbang / Tidak Ada Dominasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai hubungan yang berjalan menjadi kurang nyaman karena yang satu dianggap atau menganggap dirinya lebih dewasa, lebih pintar, lebih kaya, dan sebagainya. Buatlah diri anda dengan dirinya seimbang satu sama lain tanpa perbedaan. Keadaan yang seimbang antara pria dan wanita seperti teman akan sangat menyenangkan daripada yang satu harus selalu menuruti kemauan salah satu pihak terus menerus seperti pembantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Lakukan Hal-Hal Yang Menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang membuat anda berdua senang tidaklah harus yang berharga mahal. Mungkin dengan belanja bersama ke pusat perbelanjaan, jalan-jalan naik motor berdua atau duduk berdua di bangku taman yang gratis dapat menyenangkan kedua belah pihak. Nikmatilah masa-masa pacaran anda yang indah agar tidak menyesal nantinya ketika menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Semoga kisah cinta anda berdua dengan pacar selalu lancar aman terkendali hingga jenjang pernikahan yang suci dan sakral. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4163256800432411672?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4163256800432411672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-menjaga-hubungan-dgn-pacar-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4163256800432411672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4163256800432411672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-menjaga-hubungan-dgn-pacar-agar.html' title='TIPS MENJAGA HUBUNGAN DGN PACAR AGAR TIDAK MUDAH PUTUS'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BOz_gFtVI/AAAAAAAAAfw/ALLQdqXwYQU/s72-c/dani_1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-3872480777944766322</id><published>2010-03-08T00:41:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:01:54.130-07:00</updated><title type='text'>Bisakah Hubungan Jarak Jauh Bertahan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQW5oHoWI/AAAAAAAAAgA/S3MauQQRX2I/s1600/cinta_22.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 75px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQW5oHoWI/AAAAAAAAAgA/S3MauQQRX2I/s320/cinta_22.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453947503102108002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan merupakan bagian besar dari sebuah kehidupan bersama, terutama dalam hubungan jarak jauh dimana kesetiaan sering mendikte masa depan hubungan kedua pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sebagian besar hubungan diawali dari sebuah tempat yang sama, banyak pasangan akhirnya terpisah oleh suatu alasan professional dan pribadi. Dalam masalah ini, apa yang terjadi terhadap pasangan yang telah berhubungan beberapa bulan atau bahkan tahun? Akankah masalah jarak menjadi alasan untuk mengakhiri hubungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya para pasangan dihadapkan pada tiga kemungkinan utama: (1) tetap bertahan untuk setia, (2) tetap bertahan tetapi berhubungan dengan orang lain, (3) putus .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pilihan adalah tetap setia walaupun jarak memisahkan mereka. Pemikiran seperti ini sangat popular diantara anak muda sebagai suatu komitmen terhadap hubungan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka cenderung percaya bahwa jarak diantara mereka tidak akan mempengaruhi kesetiaan karena cinta “”abadi”" mereka tidak dapat dilampaui oleh rintangan kecil itu. Ini adalah suatu contoh yang baik bagi pasangan yang dipisahkan oleh jarak karena urusan pendidikan atau pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi dalam beberapa kasus adalah mereka mulai merasa kesepian dan mulai melirik-lirik sekitar untuk melihat “”peluang yang mungkin”" sebagai suatu upaya untuk melepaskan rasa sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi masalahnya kemudian apakah mereka mampu bertahan disituasi yang tidak menyenangkan , bahkan jika selama enam bulan berlalu sejak terakhir kali mereka bertemu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, kesepakatan akan memberikan masing-masing suatu kebebasan untuk berhubungan dengan orang lain dan kemudian melihat masa depan apa yang dipegang mereka pertama kali mereka bersatu kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran yang penting dalam masalah ini adalah bukan janji-janji dan hanya kasih sayang yang tulus yang akhirnya akan menentukan nasib hubungan mereka. Mereka harus memiliki pengertian yang sama terhadap situasi ini dan saling menghormati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-3872480777944766322?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/3872480777944766322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/bisakah-hubungan-jarak-jauh-bertahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3872480777944766322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/3872480777944766322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/bisakah-hubungan-jarak-jauh-bertahan.html' title='Bisakah Hubungan Jarak Jauh Bertahan?'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQW5oHoWI/AAAAAAAAAgA/S3MauQQRX2I/s72-c/cinta_22.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-70817420485751214</id><published>2010-03-08T00:40:00.001-08:00</published><updated>2010-03-29T00:03:53.807-07:00</updated><title type='text'>kenapa pacar kamu selingkuh?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQ02n0oLI/AAAAAAAAAgQ/EQK0z9e_Ua8/s1600/1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 92px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQ02n0oLI/AAAAAAAAAgQ/EQK0z9e_Ua8/s320/1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453948017691631794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin selingkuh yang terjadi diantara setiap pasangan sudah menjadi sesuatu yang sering anda dengar baik dalam rumah tangga ataupun pacar kita selingkuh karna suatu alasan yang tidak jelas. Mungkin berbagai alasan bagi setiap pria melakukan hal tersebut, entah karna kejenuhan dalam berhubungan atau sudah merasa tidak ada kecocokan satu dengan yang lain, lalu apakah ada alasan yang menyebabkan pacar kita selingkuh? Seperti yang diungkapkan dalam lagu Yovie and Nuno, indah kuingat dirimu... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin satu sisi kita tidak bisa menyalahkan kaum pria dalam hal ini, terkadang wanita pun kerap kali melakukan hal tersebut, yang beberapa diantara perempuan yang selingkuh beranggapan hanya untuk kesenangan semata. Memang terkadang persahabatan antara pria dan wanita yang sudah memiliki pasangan akan dengan sendirinya tumbuh rasa saling menyukai, yang dilandaskan oleh karna adanya kecocokan baik dalam berbagai hal, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa faktor seks mampu merubah pendirian seseorang dalam menjalani sebuah hubungan, apakah anda pernah mengalami hal tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalani sebuah hubungan dengan pacar atau kekasih memang sangatlah sulit dalam memegang sebuah kepercayaan untuk saling mencintai, terlebih jika anda menjalani pacaran jarak jauh, yang tidak mampu memonitor setiap kegiatan pasangan kita setiap hari nya. Dengan saling terbuka dalam berkomunikasi mungkin tanpa kita sadari hal tersebut akan menumbuhkan rasa kepercayaan diantara pasangan kita, namun beda hal nya jika punya pacar yang sangat cemburuan, meskipun setiap yang kita ungkapkan adalah kejujuran, namun tidak bisa diterima oleh pasangan kita yang terkadang membuat kita jenuh dalam menjalani sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sikap saling mengerti dan memahami dengan pacar kita sudah pasti kurang lebih akan memberikan sebuah arti dan kurangi menilai sesuatu dengan materi, selain itu pererat komunikasi baik dengan sms ataupun telephone setidaknya 2-3 kali dalam 1 hari tentunya akan mampu melepaskan rasa kangen kamu meskipun tidak bertemu. Apakah anda memiliki alasan lain kenapa pacar kamu selingkuh?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-70817420485751214?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/70817420485751214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kenapa-pacar-kamu-selingkuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/70817420485751214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/70817420485751214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kenapa-pacar-kamu-selingkuh.html' title='kenapa pacar kamu selingkuh?'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQ02n0oLI/AAAAAAAAAgQ/EQK0z9e_Ua8/s72-c/1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6857062646351961534</id><published>2010-03-08T00:35:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:05:24.405-07:00</updated><title type='text'>Saling Memberi Saling Menerima: Kiat-kiat Sukses Menjalin Hubungan dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRLWjEHjI/AAAAAAAAAgY/NHbOqzNKuVM/s1600/dani_2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 87px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRLWjEHjI/AAAAAAAAAgY/NHbOqzNKuVM/s320/dani_2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453948404218732082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saling Memberi Saling Menerima: Kiat-kiat Sukses Menjalin Hubungan dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cinta yang kita berikan adalah satu-satunya cinta yang kita simpan," begitulah kata Elbert Hubbard (1856-1915), seorang penulis Amerika. Ketika kita memberikan cinta, maka cinta pulalah yang akan kita terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling memberi dan saling menerima, itulah prinsip penting dalam menjalin hubungan, bahkan prinsip penting dalam menjalani hidup. Manusia membutuhkan sesamanya, manusia membutuhkan alam, dan, terlebih lagi, manusia membutuhkan Sang Penciptanya. Dalam menjalani kehidupannya di dunia, manusia pasti butuh untuk berhubungan dengan pihak-pihak tadi; entah ia kehendaki ataupun tidak, entah ia sadari atapun tidak. Kesuksesan atau kegagalan dalam menjalin hubungan-hubungan itu, secara langsung berpengaruh pada sukses tidaknya kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk dapat sukses dalam menjalin hubungan-hubungan tersebut, ktia harus mengetahui hak-hak serta kewajiban-kewajiban kita terhadap mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6857062646351961534?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6857062646351961534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/saling-memberi-saling-menerima-kiat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6857062646351961534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6857062646351961534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/saling-memberi-saling-menerima-kiat.html' title='Saling Memberi Saling Menerima: Kiat-kiat Sukses Menjalin Hubungan dalam Islam'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRLWjEHjI/AAAAAAAAAgY/NHbOqzNKuVM/s72-c/dani_2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6145801196347131593</id><published>2010-03-08T00:34:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:07:02.774-07:00</updated><title type='text'>Penyebab Kandasnya Hubungan Kekasih | Suami-Istri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRhmUeFBI/AAAAAAAAAgg/gAjILJLarhs/s1600/14.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRhmUeFBI/AAAAAAAAAgg/gAjILJLarhs/s320/14.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453948786409608210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap melihat berita di televisi ataupun majalah-majalah tentang selebriti pasti yang paling pavorite mengenai, percerain ataupun putus hubungan dengan kekasih, tapi Kandasnya suatu hubungan, bukan di alami seorang selebriti saja melainkan, orang biasa juga banyak yang mengalami hal seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, di sini kita bahas mengenai Penyebab Kandasnya Hubungan Kekasih atau Suami-istri, yang seperti biasa ala cengkir.. Udah pada taukan cengkir? (belum ada isinya), hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang asik ya yang namanya membahas tentang cinta yang ngak pernah habisnya, karena cinta adalah misteri yang takakan habis di gali dan sulit dimengerti, tetapi mudah dinikmati, untuk itu kita bahas sedikit karena cinta terkadang disalah pahami. Tarik napas dengan santai,,, ayo kita lanjutkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pasangan-pasangan yang telah cukup lama menjalani hubungan bisa kandas, itu di karenakan suatu pasangan tidak bisa melewati titik-titik dimana akan mulai adanya kejenuhan dalam hubungan, nah perubahan dimulai dari keributan kecil yang menyebabkan emosipun timbul seakan-akan mulai menumpahkan kembencian pada pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyababnya bisa melalui komunikasi yang kurang lancar antar hubungan akhirnaya menyebabkan tindak-tindakan yang mulai membanding-bandingkan pasangan dengan dengan orang lain. Contoh kamu sedang mengalami keributan kecil tapi tindakan hati yang kamu lakukan malah kamu membandingkan kekasih kamu dengan orang lain, adapun hal yang sering fatal sekali kamu malah merasa berfikiran masih banyak yang lebih baik atau ataupun yang lebih cantik/gagah,keren bisa didapatkan dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa sebaiknya kita dimulai dari sekarang menanamkan prinsip kepada pasangan kita masing-masing agar dapat menghidupkan selalu bara-bara cinta…duh dalam baget,, agar hubungan cinta dapat awet adapun pripsip-prinsip tersebuat antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terima apa adanya, bukan menerima ada apanya ya. Hal ini adalah langkah awal untuk mendulang kesuksesan dalam hubungan baik itu pasangan kekasih, orang tua, maupun sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selalu respek pada sentuhan personal, yang dimaksud dengan mengunakan bahasa cinta, waduh ngak tahan ni dengan mengunakan bahasa cinta,, menggunakan bahasa cinta antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kata-kata pujian/motivasi biasanya pasangan sangat merasa senang , bahagia,dan gembira saat mendapatkan kata-kata pujian.&lt;br /&gt;- Menyediakan waktu untuk pasangan karena pasangan sangat senang walaupun waktu yang di sediakan sedikit namun bermamfaat antara lain bisa mendengarkan obrolannya, ataupun melakukan aktivitas bersama.&lt;br /&gt;- Memberikan hadiah sekecil apapun itu hadiah,akan memiliki makna yang mendalam&lt;br /&gt;- Melakukan sentuhan dengan kasih sayang, alangkah bahagianya pasangan kalau mendapat sentuhan dari pasangan, apalagi disaat jalan berdua pasangan kita digandeng tangannya ,dll,,, wah romantis banget ya… coba deh lakuin sama pasangan kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengesxpresikan perasaan, yang dimakasud adalah menunjukan bahawa kita care atau peduli terhadap pasangan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling penting mulaila dengan sahabat terdekat dan keluarga, artinya apa gunaya kamu sukses dalam hidup ini, tetapi kamu sendiri tidak dicintai oleh orang-orang terdekat atau disekeliling kita. Waduh dah panjang ni nulisnya,, dah dulu ya itu lah sedikit ulasan dari seorang dogancengkir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6145801196347131593?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6145801196347131593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/penyebab-kandasnya-hubungan-kekasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6145801196347131593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6145801196347131593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/penyebab-kandasnya-hubungan-kekasih.html' title='Penyebab Kandasnya Hubungan Kekasih | Suami-Istri'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BRhmUeFBI/AAAAAAAAAgg/gAjILJLarhs/s72-c/14.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1732015322885277637</id><published>2010-03-08T00:33:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:09:21.663-07:00</updated><title type='text'>Mengenal Kejujuran Cinta dari Pasangan Anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSGveaTHI/AAAAAAAAAgo/3VTxnzfGy9o/s1600/Cinta_34.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 126px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSGveaTHI/AAAAAAAAAgo/3VTxnzfGy9o/s320/Cinta_34.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453949424522382450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Kejujuran Cinta dari Pasangan Anda mungkin hal ini tidak relevaan lagi ya, untuk di ulas, tapi apa salahnya kita ulas sedikit. Mengigat beberapa hari mnjelang valentine, hehehe, namun sebenarnya semua ini tidak menyangkut tentang valentine. Kejujuran cinta bisanya sangat di butuhkan seseorang yang sedang menjalin hubungan kekasih, tetapi kejujuran cinta tidak mutlak untuk hubungan kekasih saja ya?&lt;br /&gt;Tapi disini kita mengulas hubungan untuk kekasih, karena kebimbangan dalam menyikapi persaan cinta yang dilontarkan dari kekasihnya sangat berpengaruh besar dalam perasan cinta. Karna setiap manusia tidak mau dibohongi dengan cinta karna kebohongan sangalah di benci.. udah ah panjang lebar ni saya langsung saja kita ulas tentang mengenal kejujuran cinta dari pasangan anda.&lt;br /&gt;- Pasti kalian pernah merasakan dalam bertatapan dengan seseorang, telapak kamu&lt;br /&gt;berkeringat, hatimu deg-deg an, suaramu ngak bisa keluar bagaikan kesangkut dipohon  di tenggirokan, nah itu bukan perasaan cinta melainkan perasaan suka dan kagum kamu kedia,&lt;br /&gt;- Bila tangan pasangan kamu tak dapat henti untuk memegang, membelai dan menyentuhmu, dan itu juga bukan cinta tapi nafsu belaka.&lt;br /&gt;- Ketiaka pasangan mu berbicara dia ingin selalu berada disamping kamu terus itu juga buak cinta, itu karena dia sedang merasa kesepian.&lt;br /&gt;- Kadang – kadang ada type yang mau menerima cinta dengan alasan tidak mau menyakiti hatinya itu bukan cinta tapi orang itu kasihan kepadanaya.&lt;br /&gt;- Ada yang loyal atau memberikan semua apa ya kamu suka, itu juga bukan cinta melainkan kemurahan hati.&lt;br /&gt;- Yang ini biasanya sering dilakukan bagi anak ABG yang baru puber dan mengenal pacaran, selalu memamerkan pasangan ke orang-orang ditambah pasangan nya cantik atau gagah, sepurna la dimata dia. Itu juga bukan cinta itu hanya sifat kebanggaan.&lt;br /&gt;- Terakhir biasanya pasangan kita sering bahwa kitalah satu-satunya di hati dia, itu juga bukan cinta itu hanya naluri gombal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti pertanyaan kalian jadi yang benar – benar jujur untuk cinta itu yang seperti apa?&lt;br /&gt;Ya kalau menurut saya yang mau saling memberi dan menerima dan selalu mensuport kita dalam keadaan apapun tanpa imbalan apapun,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-1732015322885277637?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/1732015322885277637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/mengenal-kejujuran-cinta-dari-pasangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1732015322885277637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/1732015322885277637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/mengenal-kejujuran-cinta-dari-pasangan.html' title='Mengenal Kejujuran Cinta dari Pasangan Anda'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSGveaTHI/AAAAAAAAAgo/3VTxnzfGy9o/s72-c/Cinta_34.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-789366435020191456</id><published>2010-03-08T00:31:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:11:01.436-07:00</updated><title type='text'>Kiat Menjaga Hubungan Cinta dengan Kekasih/Pacar agar Awet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSe3-arNI/AAAAAAAAAgw/tGD6A4zO4wU/s1600/Dani_20.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 117px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSe3-arNI/AAAAAAAAAgw/tGD6A4zO4wU/s320/Dani_20.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453949839120968914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjaga Hubungan Cinta dengan Kekasih/Pacar agar Awet terkadang dibilang gampang-gampang susah, kenapa begitu,?  karena selama kita menjalin hubungan dengan kekasih, pasti kita selalu mendapatkan masalah, baik yang kita sengaja, ataupun tidak sengaja kita lakukankan. Dan yang paling sering dialami orang yang berhubungan dengan kekasihnya dengan waktu yang cukup lama seselalu menagalami titik kejenuhan dalam berhubungan walaupun sepele tapi bisa membuat fatal.&lt;br /&gt;Saya akan membahas Kiat Menjaga Hubungan Cinta dengan Kekasih/Pacar agar Awet.&lt;br /&gt;1. Komunikasi yang Baik&lt;br /&gt;Komunikasi yang dimaksud disini dengan menggunakan telpon selular, menelpon ataupun memberi sms. Usahakan menelpon atau sms jangan menayakan hal yang beulang-ulang, berilah obrolan yang segar dan menarik agar sidia nyaman, untuk menerima telpon dan sms kita.&lt;br /&gt;2. Beri Perhatian Khusus&lt;br /&gt;Berilah perhatian khusus ke dia karena dia adalah orang special bagi kita, jika dia ada masalah bantulah dia, walaupun hanya mendengarkan curhat dan memberi solusi. Itu sudah cukup untuk menandai kita di mata dia bahwa kita memberikan perhatian yang khusus ke dia.&lt;br /&gt;3. Jujur dan Menjadi Diri Sendiri&lt;br /&gt;Menjadi diri sendiri itu penting, kita jangan berbohong untuk menjadi sempurna di mata dia, karena dengan menjadi diri sendiri kita bisa enjoy untuk menjalani hubungan kekasih. Dan bersiakap jujur di dalam segala hal ke dia.&lt;br /&gt;4. Saling Mengetahui Sifat dan Prilaku&lt;br /&gt;Mengetahui sifat prilaku sangat penting agar kita tau mana yang dia sukai atupu yang dia tidak sukai&lt;br /&gt;5. Perjelas Komitmen Kedepan&lt;br /&gt;Yang dimaksud hubungan komitmen kedepan, Komitmen dalam tujuan menikah karena itu sangat penting untuk disepakati, mengingat untuk menjalani hubungan kekasih tujuanaya untuk menikah, bukan untuk main-main, semakin jelas hubungan dengan sidia, semakin erat hubungan batin anda ke dia.&lt;br /&gt;6. Menjaga Hubungan Keluarga yang Baik&lt;br /&gt;Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga jangan samapai menimbulkan masalah dan akan menimbulkan citra yang negative.&lt;br /&gt;7 Menjaga Emosi&lt;br /&gt;Kalau ada masalah cepat selesaikan jangan ditunda-tunda, berbicaralah dengan baik dan lembut namun tegas dalam menyikapi, jagan gunakan emosi, karena emosi sifatnya sementara, apalagi emosi ketemu emosi pasti akan berbahaya dalam hubungan anda, ibarat kayu keras kalau di adu sama kayu keras pasti salah satu akan patah, kontrollah emosi anda dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua hal diatas yang paling penting dalam menjalin hubungan supaya bertahan lama dengan kekasih kalian, adalah saling percaya, lakukanlah pikiran yang positif kepada kekasih/pacar kita, supaya dalam menjalani hubungan tidak menimbulkan titik jenuh yang lama-lama, akan menjadi kebosanan dan membuat pacar kita menghindar dari kita. Jika berhasil menjalani itu semua kesuksesan dalam mejalani pacaran akan tebuka lebar dan mungkin bisa lanjut ke jenjang pernikahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-789366435020191456?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/789366435020191456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kiat-menjaga-hubungan-cinta-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/789366435020191456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/789366435020191456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kiat-menjaga-hubungan-cinta-dengan.html' title='Kiat Menjaga Hubungan Cinta dengan Kekasih/Pacar agar Awet'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BSe3-arNI/AAAAAAAAAgw/tGD6A4zO4wU/s72-c/Dani_20.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-5996155535501514278</id><published>2010-03-08T00:30:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:12:33.740-07:00</updated><title type='text'>Strategi Ampuh Merebut Kembali Hati Mantan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BS2Zc3Y4I/AAAAAAAAAg4/i2Srzrazro0/s1600/Dani_11.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BS2Zc3Y4I/AAAAAAAAAg4/i2Srzrazro0/s320/Dani_11.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453950243244041090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rebut Hati Mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu baru saja diputusin pacar kamu? Atau kamu menyesali keputusan kamu memutuskan pacar kamu? Kamu pengen kalian balikan lagi? Kalau dari tadi kamu mengangguk terus, jawabannya adalah: BISA! Balikan sama mantan tercinta itu cuma soal strategi. Strategi berikut ini bisa bikin mantan kamu jadi jatuh cinta lagi sama kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Strategi Awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mulailah menghilang dari peredaran. Kalau perlu, ganti nomor telepon supaya kamu bisa ‚lebih fokus. Ini juga berguna untuk memberi jarak yang lebih longgar untuk mantan kamu. Biarkan dia menikmati kesendiriannya dulu.&lt;br /&gt;   2. Mulailah mendaftarkan dirimu di pusat kebugaran dan mulailah giat berolahraga. Kalau budget tipis yang gampang aja, kamu bisa mulai lari atau naik sepeda ke mana- mana.&lt;br /&gt;   3. Bangun kembali rasa percaya diri kamu dengan mulai berpikir positif. Aura rasa pe-de yang tinggi akan muncul ke permukaan dan membuat perasaanmu lebih baik.&lt;br /&gt;   4. Lakukan kegiatan intelegensi. Minta teman-teman kamu yang mengenal kalian berdua untuk mencari tahu bagaimana perasaannya padamu setelah kalian putus. ‚Ä®¬†¬†¬† Kalau jawabannya positif, silakan maju ke Strategi Akhir. Kalau jawabannya negatif, well, akan ada pembahasan terpisah mengenai ini khusus untuk kamu di edisi ‚Ä®¬†¬†¬† lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, mari kita anggap bahwa jawaban dari intel kamu adalah positif. Mantan kamu masih cinta tapi gengsi. Silakan kamu lanjut ke Strategi Akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Strategi Akhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setelah giat berolahraga bikin tanpa sengaja kamu ketemu dia di mana keq, tempat favorit kalian lah, tempat favorit dia lah, di sekolahnya, di kafe, di acara teman, pokoknya pastikan kamu tahu keberadaannya lewat intel kamu. Pastinya dandanan kamu harus disesuaikan dengan bentuk badan kamu yang terkini dong. Jangan kekeuh pakai baju lama kamu yang mungkin sudah nggak pas lagi or, kuno modelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tunjukkan niat baik kamu untuk ‚Äòhanya berteman saja‚Äô dengannya. Jangan terbawa suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan terpancing untuk menjadi terharu atau emosional di depan matanya. Air mata bisa bikin rencana kamu gagal total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tunjukkan bahwa kamu sudah move-on. Titip pesan ke intel kamu untuk mengabarkan ‚Äòkemandirian‚Äô kamu setelah kalian putus. Atau, muncul secara ‚Äòtidak sengaja‚Äô ‚Ä®¬†¬†¬† di tempat-tempat di mana kamu tahu pasti teman-teman mantan kamu suka hang out. Bisa sendiri, bisa juga dengan ‘bantuan’ dari gebetan baru.‚Ä®5. Setelah kalian bertemu lagi, sesekali selipkan penggunaan kata ‚Äòkita‚Äô saat kalian mengobrol untuk memberi kesan bahwa saat-saat bersamanya masih saat-saat ‚Ä®¬†¬†¬† terindah kalian yang bisa terulang lagi, tanpa maksud mengungkit-ungkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tunjukkan kepadanya bahwa kamu sudah berubah menjadi seseorang yang lebih percaya diri dan menikmati hidup dengan atau tanpa dirinya. Ini akan memancing ‚Ä®¬†¬†¬† rasa penasarannya lebih jauh dan membuatnya ingin menikmati hidup ini bersama kamu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kamu membaca ini, jangan buang-buang waktu lagi untuk memulai menjalani 4 Strategi Awal. Lebih cepat lebih baik, sebelum mantan kamu jatuh ke ‘tangan musuh’. Selamat berjuang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-5996155535501514278?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/5996155535501514278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/strategi-ampuh-merebut-kembali-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5996155535501514278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/5996155535501514278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/strategi-ampuh-merebut-kembali-hati.html' title='Strategi Ampuh Merebut Kembali Hati Mantan'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BS2Zc3Y4I/AAAAAAAAAg4/i2Srzrazro0/s72-c/Dani_11.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-4930922555155319444</id><published>2010-03-08T00:29:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T00:30:23.080-08:00</updated><title type='text'>Kepercayaan Diri yang Membuat Mantanmu Kembali</title><content type='html'>10-Quick-Confidence-Boosters_full_article_vertical&lt;br /&gt;Ketika kau putus, apakah kehidupan pribadi diri anda berada dalam kehancuran?bagaimana rasa percaya diri anda? Anda merasa kehilangan percaya diri anda dari pada biasanya, kebanyakan setiap orang mempunyai waktu tersendiri untuk memupuk kepercayaan diri nya kembali. Tapi ada juga yang mempunyai waktu yang lebih lama …. Saya bayangkan ,apakah mantan anda juga memikirkan yang kamu sedang alami? Apakah karena itu dia meninggalkan mu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya kepada diri anda secara jujur , “apa yang dapat anda kembangkan untuk diri anda atau untuk mendapatkan mantan anda kembali?” mungkin ,dengan mencatat hal-hal yang dia suka dan yang tidak.mengenai anda, lalu anda harus prioritaskan daftar “hal yg tidak disukai“ buat menjadi hal2 yang terutama dan berikutnya ke hal yang lebih ringan dibawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari kita memeriksa list yang tidak disukai ini, dan menguranginya satu persatu ketika anda sudah bisa mengatasinya. Ingat jangan pernah berhenti untuk mengembangkannya karena kamu merasa sudah bisa melewatinya , semua itu membutuhkan waktu untuk membuat perubahan ,tetapi anda pasti dapat mengatasinya. Dan jangan lupa untuk meneruskan daftar kelebihan – kelebihan mu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga rasa percaya diri dan membuktikan kepada diri anda sendiri ,penting untuk membuat diri anda tetap sibuk dan tetap focus, berikan usaha ekstra ke dalam pekerjaan yang kamu lakukan , buat diri anda sesibuk mungkin, jika anda tidak ada pekerjaan yg dilakukan, bantulah orang yg membutuhkan bantuan, ketika anda membantu, anda dapat mengerti bahwa masih ada yang membutuhkan bantuan, dan kita dapat mengucap syukur , masih ada yang kurang daripada keadaan kita sekarang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-4930922555155319444?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/4930922555155319444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kepercayaan-diri-yang-membuat-mantanmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4930922555155319444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/4930922555155319444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/kepercayaan-diri-yang-membuat-mantanmu.html' title='Kepercayaan Diri yang Membuat Mantanmu Kembali'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-6018322933079723261</id><published>2010-03-08T00:27:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T00:29:32.854-08:00</updated><title type='text'>Tips Menjalani Kehidupan setelah putus?</title><content type='html'>Awal yg baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda melewati disaat anda putus ini membuat anda merasa mendapat tantangan yg berat untuk anda melanjuti hidup? Berdiam pada kondisi putus itu tidak lah baik dan membuat anda tidak dapat mengerti apa yang ada saat itu sedang butuhkan dan anda dapat dari sebuah suatu hubungan. Tips berikut dapat membantu anda untuk melewati sakit hati atau hal yang baru saja anda alami dan membimbing anda untuk menemukan cinta yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima kenyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima kenyataan bahwa hubungan itu telah berakhir. Jangan memberikan diri anda kepada imajinasi yang berpikir bahwa suatu hari nanti kalian akan bersatu lagi. Hargai kenyataan itu bahwa hubungan itu memiliki waktunya sendiri. Tetapi tidak mencari jalan keluar untuk dapat berjalan bersama lagi. Semua itu adalah bagian dari hidup anda yang telah tertutup dan anda sekarang siap untuk lebih menjadi dewasa , bertumbuh dan memasuki babak baru dari hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hal itu kita dapat dan belajar dari pengalaman , sehingga kita dapat menggunakan itu sebagai kelebihan , lihat hubungan itu telah berakhir dan daftarkan apa yang telah anda terima sebagai kebaikan dan apa apa yang salah, gunakan catatan itu untuk sebagai alat untuk mengembangkan keahlian anda dalam berhubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengganggap semua orang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalani waktu dimana setelah putus, memang menyebabkan emosi anda bergejolak, dan sakit. Dimana membuat anda untuk menyamakan semua orang yang anda bertemu atau anda pilih untuk menjalani suatu hubungan. Taruh dalam pikiran mu bahwa semua orang adalaj mempunyai pribadi masing-masing dengan keunikannya. Dan jangan samakan mereka dengan hubungan dengan mantan mu yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus pada dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berusaha untuk mengenali pribadi anda sendiri sebelum anda mencoba untuk memulia hubungan yang baru dengan orang lainnya. Mengetahui apa yang anda layak serta butuhkan ,dan apa yang anda mau kasih ke orang yang lain. Ketika anda sudah yakin mengenai apa yang anda ingin berikan dan anda dapatkan, anda akan dapat menemukan pasangan yang cocok dengan anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-6018322933079723261?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/6018322933079723261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-menjalani-kehidupan-setelah-putus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6018322933079723261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/6018322933079723261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-menjalani-kehidupan-setelah-putus.html' title='Tips Menjalani Kehidupan setelah putus?'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-2571445641905898732</id><published>2010-03-08T00:24:00.000-08:00</published><updated>2010-03-29T00:03:06.045-07:00</updated><title type='text'>Tips pacaran jarak jauh agar tetap harmonis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQpESUIVI/AAAAAAAAAgI/l6rM5wL15ps/s1600/Dani_6.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 96px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQpESUIVI/AAAAAAAAAgI/l6rM5wL15ps/s320/Dani_6.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453947815201087826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memang diperlukan beberapa tips saat menjalani pacaran jarak jauh. Semua orang yang pernah menjalani pacaran jarak jauh mengakui bahwa kondisi seperti ini tidaklah mudah. Bahkan seorang teman saya yang pernah menjalani pacaran jarak jauh mengatakan, "yang paling sulit saat menjalani pacaran jarak jauh adalah menghilangkan perasaan negatif seperti cemburu, curiga dan takut kehilangan. yang ujung-ujungnya akan mengarah ke sikap posesif." Sikap yang harus dijauhi saat menjalani pacaran jarak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana tips pacaran jarak jauh agar tetap langgeng? Apa saja tips pacaran jarak jauh agar hubungan tetap harmonis? Oke, kita langsung saja, ini dia tips pacaran jarak jauh agar tetap harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Menjaga dan Menjalani Hubungan/Pacaran Jarak Jauh Agar Tetap Harmonis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menjaga komunikasi&lt;br /&gt;Menjaga komunikasi yang baik antara kamu dan pasangan sangat mutlak diperlukan dalam menjalani hubungan /pacaran jarak jauh. Zaman sekarang ini tidak akan sulit untuk melakukan komunikasi karena sudah banyak sarana pendukungnya. Bisa telepon, sms, malahan bisa pake Video Call yang sekarang sedang marak. Jadi manfaaatkan fasilitas ini sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjaga kepercayaan&lt;br /&gt;Saling percaya, adalah sebuah pondasi yang kuat dalam dalam menjalin hubungan. Termasuk saaat menjalani pacaran jarak jauh ini. Ketika kepercayaan sudah ditumbuhkan dalam hati masing-masing, maka hubungan ini pun akan terasa nyaman, hati akan terasa tenteram. Tidak ada lagi rasa was-was dan curiga yang hanya kamu merasa depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buat komitmen yang jelas&lt;br /&gt;Buatlah sebuah komitmen antara kamu dan pasangan. Ke mana arah hubungan ini sebenarnya. Apakah hubungan ini adalah hubungan adalah hbungan yang serius atau hanya main-main. Kalau ini adalah hubungan yang serius berarti kamu dan pasanganmu harus harus sama-sama berikrar untuk menjadi pasangan yang setia. Tapi kalau hubungan ini hanya main-main, berarti kamu hanya sedang membuang -buang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Jangan mudah termakan gosip&lt;br /&gt;Situasi yang tidak memungkinkan untuk sering bertemu membuat informasi yang sampai ke kamu dan pasanganmu simpang siur. Berita itu bisa jadi benar bisa juga hanya gosip belaka. Untuk memastikannya, tentu kamu harus konfirmasi dulu kepada pihak yang bersangkutan, dalam hal ini pacar kamu. Jangan mudah termakan gosip yang tidak benar. Itu hanya akan merugikan kamu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengenali lingkungan tempat pacar kamu berada&lt;br /&gt;Untuk meminimalkan perasaan was-was, resah, ragu-ragu, curiga, dan yang lainnya, maka kamu perlu untuk mengenal lingkungan tempat dia berada. Misalkan kamu di Bandung dan pacar kamu di Jogja. Usahakan sekali saja kamu berkunjung ke tempat pacar kamu di jogja. Untuk mengenal seperti apa lingkungan tempat dia tinggal, tempatnya kuliah, sekolah atau tempat dia bekerja. Hal ini akan membuat kamu merasa lebih nyaman dan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menjalin keakraban dengan teman-teman pacar kamu&lt;br /&gt;Ini juga penting nih... Bersosialisasi, menjalin komunikasi yang baik dengan teman pacar kamu akan memudahkan kamu untuk memperoleh informasi apa pun tentang pacar kamu. Cara monitoring yang efektif sekaligus menghilangkan rasa curiga dan cemburu buta. Karena kamu sudah tahu, siapa saja orang-orang yang dekat dengan pacar kamu di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Banyak berdoa meminta perlindungan dari Yang Maha Kuasa&lt;br /&gt;Jangan pernah melupakan khasiat sebuah doa. Ingat, hidup manusia sudah ada yang mengatur. Setelah kita berusaha, maka doa adalah langkah selanjutnya yang harus dijalani. Kenapa banyak orang-orang yang was-was, tidak tenang,  timbul masalah. Karena mereka lupa meminta ketenangan, Tidak meminta perlindungan agar dijauhkan dari godaan-godaan yang akan merusak hubungan. berusaha dan berdoa, kunci dalam menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan jarak jauh, pacaran jarak jauh tidak akan menjadi masalah selama kita bisa membuat komitmen dan menjaga kepercayaan dalam berhubungan. Semoga tips ini membantu kamu yang sedang menjalaninya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-2571445641905898732?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/2571445641905898732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-pacaran-jarak-jauh-agar-tetap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2571445641905898732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/2571445641905898732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-pacaran-jarak-jauh-agar-tetap.html' title='Tips pacaran jarak jauh agar tetap harmonis'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/S7BQpESUIVI/AAAAAAAAAgI/l6rM5wL15ps/s72-c/Dani_6.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-7534051895487221707</id><published>2010-03-08T00:18:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T00:24:37.289-08:00</updated><title type='text'>Tips dan Trik Hilangkan Kejenuhan dalam Berhubungan</title><content type='html'>Rasa bosan memang terkadang kerap muncul dalam hubungan anda dan pasangan, apalagi bagi pasangan yang sudah bersama dalam jangka waktu yang lama. Bagaimanapun tak semsetinya rasa bosan menjadi alasan anda untuk mengakhiri hubungan. Ada cara yang bisa anda tempuh untuk mengatasi rasa bosan tersebut dan mendapatkan kembali gairah dalam hubungan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip Loving You, sepasang kekasih bisa terbebas dari rasa bosan dan jenuh saat menjalani hubungan cinta. Berikut tipsnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ingat kembali masa-masa romantis berdua&lt;br /&gt;Terjebak dalam rutinitas kantor yang padat tak berarti membuat Anda melupakan waktu berdua dengan si dia. Carilah waktu bersama dengan mengajaknya berkencan di lokasi pertama kali Anda berjumpa. Saat itulah Anda bisa mengenang romantisme saat mengutarakan isi hati kepadanya. Agar lebih romantis, cobalah menikmati alunan musik favorit kalian berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 10 menit curahkan isi hati&lt;br /&gt;Meski waktu Anda bersama si dia cukup lama, namun jangan biarkan diisi dengan obrolan yang biasa saja. Tidak hanya membuat suasana menjadi jenuh, pasangan pun akan menilai Anda kurang pintar menciptakan cerita cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ambil kesempatan sekira 10 menit untuk mencurahkan isi hati kepadanya. Misalnya, mencurahkan betapa sayang dan rindunya Anda kepadanya setelah satu pekan tak bertemu. Niscaya, curahan hati ini membuat Anda berdua semakin serius menjalani hubungan asmara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Perlakukan pasangan secara istimewa&lt;br /&gt;Membunuh rasa bosan dalam hubungan percintaan harus dimulai dari diri Anda sendiri. Jika Anda merasa hubungan sudah tak sehangat dan seindah dulu, mulailah dengan memberikan perlakukan istimewa kepadanya. Misalnya, mengirimkan setangkai mawar merah sebagai hadiah spesial di akhir pekan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5422738541448282217-7534051895487221707?l=daninurriyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/feeds/7534051895487221707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-dan-trik-hilangkan-kejenuhan-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7534051895487221707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5422738541448282217/posts/default/7534051895487221707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://daninurriyadi.blogspot.com/2010/03/tips-dan-trik-hilangkan-kejenuhan-dalam.html' title='Tips dan Trik Hilangkan Kejenuhan dalam Berhubungan'/><author><name>www.daninurriyadi.co.id</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14679460380296676218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_BaCZNvYHzWE/TDsDKZTsulI/AAAAAAAAAoo/wSsj9_sauxo/S220/Libra_101084.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5422738541448282217.post-1716478010605015404</id><published>2010-03-07T05:05:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T00:45:01.570-07:00</updated><title type='text'>EMOTIONAL FOR SUCCES</title><content type='html'>Dahulu orang menilai, bahwa kesuksesan itu tergantung pada kecerdasan intelektual (IQ). Seseorang yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi, diasumsi dan dipersepsikan akan menjadi orang yang sukses. tetapi kenyataan berkata lain, tidak semua orang yang ber IQ tinggi menjadi orang yang sukses. bahkan sangat banyak diantaranya yang menjadi criminal, menjadi penjahat, menjadi orang yang dibenci orang lain karena sikapnya yang menyakiti orang lain ataupun hanya sekedar menjadi pekerja atau staf biasa di Perusahaan dan instansi pemerintah. Lebih dari itu juga banyak yang menjadi pengangguran.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil riset, pada tahun 1995, Daniel Goleman menulis sebuah buku yang berjudul Emotional Intelligence. Daniel goleman mengatakan, bahwa kesuksesan seseorang itu tidak ditentukan oleh IQ saja, tapi oleh kecerdasan emosional. Bahkan dia mengatakan 80 % kesuksesan ditentukan oleh Emotional Intelligence ini. Kecerdasan emosional ini adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan dan menggunakan kekuatan emosinya untuk mencapai tujuan hidup maupun dalam berinteraksi dengan orang lain.&lt;br /&gt;Daniel Goleman mengatakan bahwa manusia memiliki otak emosional yang disebut amygdala. Otak emosional ini lebih kuat dari otak rasional, karena ketika otak emosional ini bekerja, maka dia akan membajak otak rasional. Sebagai contoh ketika seseorang sedang dicekam ketakutan saat itu otak emosionalnya bekerja, maka orang itu kehilangan kesadaran atau rasionalitasnya dalam mengambil tindakan. Oleh karena itu ketika otak emosional ini berhasil diberdayakan maka dia akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk mendorong otak rasional manusia. Salah satunya untuk memperkuat daya ingat atau memory manusia. Peristiwa atau kejadian yang kita ingat adalah peristiwa yang mempengaruhi kita secara emosional, baik ketika peristiwa itu terjadi kita merasa sedih, gembira, takut, marah ataupun senang. Otak kita akan bekerja dalam keadaan optimal ketika kita berada dalam keadaan gembira dan senang. Sebaliknya ketika kita dalam keadaan takut, tertekan atau cemas, saat itu otak kita tidak berfungsi dengan baik. Makanya salah satu teknik yang digunakan dalam quantum learning, untuk memiliki daya ingat super adalah mengaitkan hal yang ingin kita ingat dengan emosi kita. Artinya belajar akan mampu masuk kedalam memory jangka panjang jika berada dalam situasi emosi yang kondusif yaitu gembira dan senang. Konsep belajr dalam quantum learning yaitu “learning is fun”, atau belajar itu menyenangkan dan menggembirakan.&lt;br /&gt;Daniel Goleman mengatakan beberapa ciri orang yang memiliki kecerdasan emosional antara lain: pertama, kemampuan untuk mengenali emosi diri. Kedua, kemampuan untuk mengelola emosi. Ketiga, kemampuan untuk memotivasi dirinya sendiri. Keempat, kemampuan untuk mengenali emosi dan berempati pada orang lain. Dan Kelima kemampuan untuk membina hubungan.&lt;br /&gt;Penjelasannya sebagai berikut. Pertama, Kemampuan untuk mengenali emosi ini berarti adanya kesadaran diri terhadap situasi emosi yang dirasakan. Ada suatu kisah yang diceritakan Daniel Goleman. Seorang samurai yang suka bertarung, menantang seorang Guru Zen (spiritual) untuk menjelaskan konsep surga dan neraka. Guru tersebut menjawab dengan meremehkan samurai tersebut sambil berkata ‘ saya tidak perlu melayani dan menjawab pertanyaan orang seperti engkau, hanya membuang-buang waktuku saja”. Samurai itu merasa marah, lalu mengeluarkan samurainya. Kemudian Guru Zen itu berkata “Itulah Neraka”. Mendengar perkataan Guru Zen itu, samurai itu tersadar akan emosinya yang tidak terkendali lalu, dia kembali menyarungkan samurainya. Melihat itu Guru zen itu berkata “Itulah Surga”. Samurai itu merasa takjub, dan mengucapkan terima kasihnya kepada kebijaksanaan Guru Zen itu dalam menjelaskan konsep surge dan neraka.&lt;br /&gt;Kisah ini menceritakan, bagaimana seorang samurai itu dapat mengenali emosinya dalam keadaan marah ketika diremehkan oleh guru zen. Ketika dia sadar sudah terperangkap dalam kemarahan, lalu kemudian dia mengontrol dirinya. Inilah yang dimaksud dengan ciri kecerdasan emosi yang pertama, yaitu kemampuan untuk mengenali emosinya sendiri.&lt;br /&gt;Kedua, kemampuan untuk mengelola emosi, yaitu kemampuan untuk tidak menjadikan diri terperangkap dan terjebak dalam situasi emosi yang tidak terkendali dan budak bagi nafsunya sendiri. Untuk menggambarkan betapa pentingnya kemampuan untuk mengendalikan diri dan mengelola emosi ini, Daniel Goleman menceritakan sebuah kisah percobaan yang dilakukan oleh Walter Mischel seorang ahli Psikolog dari Stanford University pada tahun 1960, pada beberapa orang murid TK berusia 4 sampai 5 tahun. mereka menyukai sejenis kue yang disebut Marshmallow. Pada percobaan itu murid-murid itu diberi masing-masing kue marshmallow dimana mereka boleh memakannya langsung sekarang juga. Akan tetapi jika mereka mampu untuk bersabar tidak memakan kue itu selama 15 – 20 menit, maka mereka akan mendapatkan kue tambahan 2 buah marshmallow lagi. Beberapa orang murid mampu melakukannya, dengan cara ada yang menutup matanya agar tidak melihat kue itu, ada yang berpura-pura tidur dan berbagai aktivitas lainnya. Namun ada juga beberapa orang yang langsung menyambar kue itu ketika diberikan. Setelah 14 tahun kemudian, ketika anak-anak itu beranjak remaja, ternyata anak-anak yang mampu menahan diri tidak memakan marshmallow saat itu juga, menjadi remaja yang lebih cakap secara social, lebih mampu bergaul dan beradaptasi dengan orang lain, dan lebih berprestasi dibandingkan dengan teman-temannya yang langsung memakan kue ketika diberikan.&lt;br /&gt;Kisah ini menceritakan bagaimana pentingnya kemampuan mengelola dan mengendalikan emosi. Emosi yang harus dikendalikan itu seperti rasa marah dan rasa sedih. Kebanyakan orang yang tidak mampu mengendalikan rasa marah, tidak akan mampu berhasil dalam hubungan dengan orang lain, cendrung dijauhi dan tidak disukai. Banyak terjadi peristiwa kejahatan seperti, perkelahian, kekerasan dalam rumah tangga, dan pembunuhan, disebabkan sipelaku tidak mampu mengendalikan rasa marah yang dimilikinya. Begitu juga dengan rasa sedih. Ketika seseorang tidak mampu mengendalikan rasa sedih dan kecewa yang dimilikinya, maka lama kelamaan orang tersebut dapat mengalami depresi sampai tingkat depresi berat, sehingga orang tersebut bisa mengalami gangguan jiwa bahkan gila. Orang yang memiliki kecerdasan emosi mampu untuk mengendalikan dirinya tidak terlalu larut dalam keadaan tersebut, dengan cara berpikir yang positif (positive thinking) dan perasaan yang positif (positive feeling).&lt;br /&gt;Ciri kecerdasan emosi yang ketiga yaitu kemampuan untuk memotivasi dirinya. Penelitian dilakukan pada grand master catur internasional semenjak mereka kecil. Salah satu penyebab mereka mampu melakukan latihan selama bertahun-tahun dengan sabar dan bersemangat, sehingga mereka dapat berprestasi adalah kemampuan mereka untuk memotivasi diri. Mereka telah melatih dirinya semenjak berusia 7 tahun. Sedangkan mereka yang menonjol di tingkat nasional, rata-rata memulai latihannya pada usia 10 tahun. Semua atlit-atlit berprestasi dan juara-juara sekolah, adalah mereka-mereka yang memiliki kemampuan untuk memotivasi dirinya agar berlatih dan belajar secara tekun semenjak dini, walaupun tidak disuruh atau didorong orang lain. Fenomena ini terjadi di Amerika, dimana akhir-akhir ini profesi dokter dan hokum, banyak diisi oleh anak-anak amerika keturunan asia. Seakan-akan mereka lebih pintar dan lebih tinggi IQ nya dari anak-anak amerika kulit putih, padahal tingkat IQ nya sama. Penyebabnya ditemukan oleh Sanford Dorensbuch, ahli sosiologi dari Stanford University, ternyata anak-anak asia amerika itu menghabiskan waktu 40 % lebih banyak dalam mengerjakan pekerjaan rumah daripada murid lainya. Artinya mereka lebih tekun dan lebih banyak berlatih, karena memiliki motivasi dalam dirinya.&lt;br /&gt;Harapan juga merupakan kekuatan motivasi besar yang dimiliki oleh orang yang memiliki kecerdasan emosional. C.C Snyder Ahli psikologi dan University of Kansas melakukan study membandingkan prestasi akademik mahasiswa tahun pertama yang memiliki harapan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang memiliki harapan lebih rendah. Walaupun tingkat IQ mereka sama, namun mahasiswa yang memiliki harapan yang lebih tinggi, memiliki prestasi akademis yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang harapannya lebih rendah.&lt;br /&gt;Daniel Goleman mengatakan “harapan menurut penemuan peneliti-peneliti modern, lebih bermanfaat daripada memberikan sedikit hiburan ditengah kesengsaraan; harapan memainkan peran yang menakjubkan manfaatnya dalam kehidupan, memberikan suatu keunggulan dalam bidang-bidang yang begitu beragam seperti prestasi belajar dan keberhasilan memikul tugas-tugas yang berat. Harapan, dalam artian teknis, adalah lebih daripada pandangan yang optimis bahwa segala sesuatunya akan menjadi beres.&lt;br /&gt;Optimisme juga merupakan kekuatan motivasi yang mencirikan kecerdasan emosional. Sebuah penelitian yang dilakukan Martin Selligman pada Matt Biondi seorang anggota tim olimpiade AS pada olahraga renang. Sebelum bertanding orang memprediksikan Matt Biondi akan akan meraih medali emas. Namun dia gagal pada nomor pertamanya, yaitu gaya bebas 200 meter. Kemudian dia kalah lagi pada nomor gaya kupu-kupu. Tapi Matt Biondi selalu optimis dan pantang menyerah. Terbukti dia meraih medali emas pada 5 nomor yang tersisa, walaupun telah mengalami 2 kegagalan sebelumnya. Sikap optimism Matt Biondi ini sudah diteliti oleh Martin Selligman, ketika Biondi melakukan latihan. Pelatih Biondi dan selligman sepakat memberikan informasi yang salah tentang catatan waktu biondi ketika berenang. Mereka mengatakan waktunya lebih buruk padahal waktu yang dicatat biondi sudah baik. Kemudian Biondi istirahat dan memulai lagi percobaan lombanya, Biondi mencatat waktu yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Berbeda dengan perenang lain yang dikatakan bahwa waktunya buruk, justru pada percobaan berikutnya prestasi mereka menjadi lebih buruk.&lt;br /&gt;Selligman kemudian menyimpulkan pengertian optimism adalah dalam kerangka bagaimana orang memandang kegagalan dan keberhasilan. Orang yang optimis menganggap kegagalan sebagai sesuatu yang dapat diubah sehingga mereka yakin kedepan mereka dapat berhasil. Sementara orang pesimis menerima kegagalan sebagai kesalahannya sendiri, yang sudah mendarah daging dan tidak dapat diubahnya.&lt;br /&gt;Kecerdasan emosi yang keempat yaitu kemampuan untuk mengenali perasaan orang lain dan berempati kepada mereka. Kemampuan untuk mengenali perasaan orang lain adalah kemampuan yang sangat penting untuk membangun hubungan baik, membuat kita disukai ataupun menghindarkan manusia dari tindakan kejahatan pada orang lain. Orang yang empati adalah orang mampu mengenali perasaan orang dari tindakan, ekspresi, kata-kata, nada bicara atau membaca bahasa non verbal manusia. Emosi biasanya memang tidak terungkap melalui kata-kata, tapi terungkap melalui bahasa non verbal. Orang yang tidak memiliki empati ini disebut aleksitisme, suatu keadaan dimana orang itu bingung terhadap perasaannya sendiri dan perasaan orang lain. Orang yang tidak memiliki empati, cendrung menjadi psikopat, pembunuh, pemerkosa dan tindakan kejahatan lainnya. Sebaliknya orang yang memiliki empati akan mudah peduli, mengasihi, mau membantu, mau mendengarkan orang lain. Dalam sebuah penelitian terhadap 1011 anak, untuk mengetahui tingkat empati mereka. Mereka yang dapat membaca perasaan orang lain, cendrung menjadi anak yang lebih popular dan menjadi kesayangan guru-gurunya.&lt;br /&gt;Kecerdasan emosi yang kelima adalah kemampuan membina hubungan dengan orang lain. Menurut Daniel Goleman kemampuan membina hubungan dengan orang lain ini disebut juga dengan kecerdasan social (Social intelligence). Orang yang memiliki kemampuan ini, memiliki kematangan dan keterampilan emosional terutama kemampuan manajemen diri dan empati. Sebagai contoh ada seorang anak kecil yang berkelahi gara-gara mainan dengan kakaknya, sehingga dia menangis. Kemudian ibu anak ini memarahi kakaknya sehin
